NovelToon NovelToon
MODEL CANTIK INCARAN SANG CASANOVA

MODEL CANTIK INCARAN SANG CASANOVA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Model / Tamat
Popularitas:925.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: iraurah

Hasrat seorang Casanova tiba-tiba saja menggelora tatkala dirinya bertemu dengan seorang model pakaian dalam di sebuah lift.

Namun, tak disangka wanita itu justru memukul wajahnya dengan sebuah tas besar.

"Kau memperlihatkan anggota tubuhmu di berbagai majalah dan media, bisa-bisanya kau menolak tidur denganku!"

"Aku begini untuk bekerja, bukan untuk menjual diri!"

bagaimanakah perjalanan Sang Casanova mendapatkan wanita incarannya?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadiah Aneh

"DASAR PRIA MESUM, BAJINGAN, GILA.... MATI SAJA KAU SEANNNNN.....!!!"

Bella sudah kehabisan kesabaran, lelaki seperti sean sungguh tidak ada kapoknya! Bisa-bisanya ia memberikan barang seperti ini pada Bella, apa maksud pria itu sih?? Apa dia pikir Bella wanita kesepian yang membutuhkan mainan seperti ini?! Kurang ajar memang!

Bella merebut ponsel miliknya kemudian kembali mencari nomor yang tadi menghubungi sampai sambungan telepon pun terhubung ke nomor tersebut.

Dalam satu kali sambungan ponsel Bella sudah terhubung pada ponsel milik Sean.

"Wah kau mengubungi ku lagi ternyata, kau mengingkari janjimu untuk tidak menghubungi ku. Kenapa? Kau merasa bersalah?" Ucap Sean tanpa mendengarkan perkataan dari si penelpon terlebih dulu.

"Berhenti berpikir terlalu tinggi! Apa maksudmu mengirim ku barang menjijikkan ini, hah?!!" Bentak Bella meminta penjelasan.

"Oh kau sudah menerima barangnya? Bagaimana apa kau suka? Aku sengaja memilih ukuran jumbo supaya kau puas, ukuran itu sudah paling mirip dengan milikku" Ujar Sean tanpa beban sedikitpun, dia bahkan sudah tau betul detail bentuk serta tekstur barang yang diberikan kepada Bella.

Bella tercengang mendengarnya, apa yang dikatakan pria ini? Benda itu mirip dengan miliknya??? Apa Sean kira Bella ingin merasakan milik pria itu?!

"Kau pikir aku wanita ****** yang haus akan se'ks seperti dirimu??? Aku tidak butuh barang sampah seperti itu! Menjijikkan!!!" Bentak Bella emosi, sudah tak bisa dibayangkan lagi semerah apa wajahnya ketika meluapkan amarah yang menggebu-gebu.

"Benarkah?? Lalu kau pakai apa jika sedang bergairah?" Tanya Sean lebih intim.

Bella menganga mendengar pertanyaan nyeleneh dari Sean, tidakkah pria itu punya rasa malu bertanya hal sensitif seperti ini??? Sepertinya urat malu Sean sudah putus sejak lahir.

"Berhenti bertanya hal itu!! Aku tidak butuh mainan ini atau apapun barang-barang darimu! Stop sok akrab denganku, urusi saja kehidupan mu yang rumit itu"

"Sayang sekali Nona Bella, tapi aku sudah dibuat penasaran dengan hidupmu. Jangan kaget jika nanti aku tahu segala sesuatu tentang dirimu.... Oh ya dan satu lagi, jika kau sedang mencari kepuasan temuilah aku, aku akan selalu ada kapan saja kau butuh" Ucap Sean panjang lebar.

Bella sempat termangu beberapa saat, tetapi ia dibuat kesal lagi ketika mendengar pernyataan Sean yang terakhir. Mencari kepuasan kayaknya.

"Apa yang kau.... "

"Sudah dulu ya, aku sedang sibuk sekarang. Selamat beristirahat dan cepatlah tidur. Jangan lupa untuk mencoba hadiah yang ku beri"

Tuttttt.................

Panggilan dimatikan oleh Sean, Bella mengumpat karena gagal memberi peringatan pada lelaki itu.

"Shittt......! Dia mematikan telponnya" Geram Bella ketika melihat layar ponsel yang mati.

Pada akhirnya Bella hanya bisa menghembuskan nafas berat.

Bella menghempaskan bokongnya di atas ranjang empuk yang masih tertata rapi, wanita itu merenung seraya menenangkan diri dari gejolak api didalam jiwanya.

Kenapa Sean begitu penasaran akan hidupnya? Bella merasa hidupnya tidaklah unik untuk di telisik, apa yang mau lelaki itu cari tau tentangnya?

Bella memijit pelipisnya yang terasa berdenyut, pusing rasanya terus diganggu oleh satu mahluk seperti Sean.

Kehidupan Bella yang berjalan lancar tanpa ada hambatan kini mulai berbelok belok ketika Sean muncul.

Pandangan Bella mengedar mencari barang yang tadi sempat ia lempar, benda itu tergeletak di lantai. Warna serta bentuknya nyaris terlihat nyata dan membuat Bella bergidik.

Ia pun bangkit dan mendekat untuk mengambil benda itu, tak mungkin Bella membiarkan benda tersebut terkapar sembarangan. Bagaimana jika pembantu atau Olive masuk dan melihatnya?? Mereka pasti berpikiran yang tidak tidak tentang Bella.

Jari-jari lentik Bella menggenggam benda kenyal yang berukuran besar tersebut, tiba-tiba saja semburat merah muncul di kedua pipi Bella.

"Benarkah miliknya sebesar ini?" Gumam Bella membayangkan.

Namun sepersekian detik Bella menggeleng-gelengkan kepala mengusir pikiran kotor dari otaknya sendiri.

"Astaga, apa yang aku pikirkan?!!"

Tak mau berlama-lama berpikiran liar Bella pun buru-buru memasukkan mainan tersebut ke dalam box asalnya.

1
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
Gedeg bgt sm Sean😡😡😡
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
Kelakuan Sean emang bener" diluar nurul/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!