NovelToon NovelToon
Hey! My Heart Is Yours My Police

Hey! My Heart Is Yours My Police

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nur Nilam Sarii

cerita berbau dewasa, yg belum dewasa jgn coba coba baca , hehe 😅


seorang polisi muda yg sudah berpangkat komandan diumur yg masih muda 25 tahun yg sedang bertugas menangkap pelaku pemakai dan pengedar narkoba tiba tiba harus bertengkar dengan seorang gadis yg belum menginjak usia 20 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Nilam Sarii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TWENTY-NINE

Beruntung Marissa tidak meminta dirinya yang terbang, dia malah menyuruh Rey tetap disini menemani nya, dan Jack yang pergi ke negara itu. Jack tidak bisa membantah, kenapa, di kehamilan Nyonya mudanya yang pertama ini harus membuat semua orang merasakan jengkel.

Jadilah hari- hari yang mereka lewati penuh dengan keinginan Marissa yang masih di bilang wajar, sembari menunggu Jack kembali membawa Rendang.

" Berapa lama lagi Rey ?" Tanya Marissa yang saat ini menyenderkan kepalanya ke dada bidang Rey.

" Sabar lah, dia bilang akan sampai besok " Marissa memeluk Rey erat, saat ini mereka ada di atas ranjang sedang tiduran, perut yang semakin besar itu, membuat Marissa semakin sulit untuk tidur, akhir-akhir ini juga, baby girl didalam sana semakin aktif menendang perut Marissa, tak jarang itu membuat Marissa sering meringis namun dia juga senang.

Ya, baby girl, Marissa mengandung anak perempuan, seorang gadis yang nanti akan menjadi putri raja nya Rey.

Rey malah berharap anaknya perempuan, dia ingin anaknya nanti seperti Marissa, Jikapun lelaki, dia tetap bersyukur yang terpenting jangan seperti dirinya ketika belum bertemu Marissa.

Hidup itu tidak seindah apa yang di bayangkan Rey sebelumnya, dia hanya berfikir hidup itu, uang, wanita dan kesenangan, tapi Marissa mengubah segalanya, perempuan mungil , polos, dengan mulut pedasnya itu, mampu membuat Rey bertekuk lutut dan dunianya yang dipenuhi kebahagiaan dengan kehadiran Marissa. Kini perempuan itu tengah mengandung anak mereka, buah cinta mereka, putri mereka.

Rey merasa hidupnya sudah lengkap, kabar sang papa yang membaik juga menambah kebahagian bagi Rey. Dan Rey sendiri sudah memutuskan untuk aktif di perusahaan, masalah markas nya dia akan ikut jika memang benar-benar harus turun tangan.

Matahari pagi menusuk Indra penglihatan Rey, serta suara dering ponsel yang langsung menyambutnya. Tangan Rey meraba nakas meja yang tepat berada disampingnya, melihat nama Brian , sekertaris nya, Rey perlahan menarik tangannya yang digunakan Marissa menjadi bantal nya. Beruntung itu tidak menganggu tidur istrinya, karena dia tau bagaimana Marissa sangat sulit tidur akhir-akhir ini.

Rey pergi menuju balkon kamar.

" Ada apa, aku sudah bilang, seminggu ini jadwal ku kosongkan, kau tau, aku ingin berada disamping istri ku, menjelang masa lahirannya "

" Maaf Mr, perwakilan perusahaan Geon company ingin bertemu, saya sudah menjelaskan bahwa Mr tidak bisa menemuinya, tapi dia ingin tetap bertemu, saya sudah bilang alasan Mr yang tidak bisa bertemu " Rey menghela nafas , perusahaan satu ini memang selalu banyak maunya.

" Apa dia mengatakan sesuatu lagi " Tanya Rey.

" Dia mengancam akan memutuskan kontrak kerja Mr "

" Putuskan saja, dia ingin bermain denganku, dan jangan lupa lakukan seperti biasa, akan ku kirim bukti yang bisa menghancurkan perusahaan itu " kalau sudah begini Brian tau, ada kesalahan pada perusahaan itu.

Dengan sepihak Rey memutuskan panggilan telepon itu, dan kembali bersama Marissa, tapi sebelum itu dia mengambil laptop nya yang ada di lemarinya, Ya, dia akan kirim bukti penggelapan dana perusahaan, dan penipuan yang dilakukan perusahaan itu pada perusahaan lainnya. Mau mengancam Rey? dia tidak akan bisa.

Rey melihat Marissa yang masih tidur dengan nyaman, dia tidak ingin menganggu.

Rey meletakkan kembali laptopnya saat sudah mengirimkan apa yang harus dikirim nya via email, pada sekertaris nya itu.

Rey meringsut ke dalam balik selimut, turun kebawah hingga berhadapan langsung perut buncitnya Marissa yang didalamnya ada putri nya dan Marissa.

" Pagi baby, " Rey mengelus lembut perut itu, yang langsung bersentuh dengan kulitnya saat baju tidur yang dipakai Marissa disingkapnya ke atas.

" Jangan menyusahkan Mommy ya sayang " Rey mengecup perut itu dan menurunkan kembali baju Marissa.

Dia akan ke dapur, tapi sebelumnya Rey akan mencucinya wajahnya terlebih dulu dan menggosok gigi nya.

Rey turun yang sudah disambut oleh para pelayan diujung tangga, meja makan masih kosong. Ya, Rey berpesan dia ingin membuat sarapan untuk dirinya sendiri dan Marissa, jadi para pelayan hanya perlu membersihkannya mansion saja.

" Pagi tuan " Rey hanya membalas dengan anggukan singkat nya. Dia harus segera memasak.

Dia akan memasak bubur untuk Marissa, jangan lupakan harus pedas dan Rey yang akan mengontrol rasa pedasnya itu biar tidak berlebihan.

setelah selesai membuat bubur, Rey membuat sarapan untuk dirinya dengan beberapa lembar roti yang sudah dipanggang dan diberi selai kacang kesukaan nya. Dan Rey tidak akan lupa untuk membuat susu khusus ibu hamil untuk Marissa.

hanya butuh waktu 30 menit semuanya sudah beres, Rey kembali ke kamar dengan membawa nampan berisi makanan yang dia buat tadi.

Saat pintu dibuka , disana Marissa sudah bangun dengan wajah yang masih mengantuk, Rey terkekeh melihatnya.

" Just woke up honey? wash your face, have breakfast " Kata Rey sambil meletakkan nampan di atas meja dekat sofa yang berada dikamar itu.

Dengan langkah malas Marissa masuk kedalam kamar mandi, melakukan apa yang dilakukan Rey tadi sebelum masak.

"Come on honey, eat your breakfast" Marissa mengangguk dan memakan bubur buatan Rey dengan semangat, dan tidak lupa susu rasa vanila kesukaan nya.

" Ingin jalan-jalan sayang " tanya Rey saat sarapan mereka sudah habis.

" Tidak, aku ingin dirumah saja, sudah sangat berat saat aku harus berjalan " Rey mengerti.

" So, what are we dying to do? " Marissa menggeleng, dan lebih memilih kembali keranjang dan merebahkan dirinya, baiklah istrinya malas mode on.

" Akhh " Rey tersentak saat mendengar suara teriakan Marissa.

" Ada apa sayang "

" Sakit Rey, aaakhh Rey aku ahhkk "

" Kita kerumah sakit " Dengan lembut Rey menggendong Marissa, menuruni anak tangga dengan hati hati,

" Siap kan mobil " teriak Rey, dan sopir pribadi Rey langsung bergegas, mwmbukkan pintu saat Rey sudah sampai di depan mobil

" Cepatlah" teriaknya lagi, dengan kecepatan penuh mobil melaju, dan Marissa masih meringis kesakitan.

" Tunggulah sebentar lagi, kita akan sampai" ucap Rey seraya mengusap keringat yang ada di dahi Marissa.

" Rey , sakitnya hilang timbul "

" Iya sayang, sebentar ya "

FOLLOW INSTAGRAM KU _nns14

DAN FOLLOW AKUN ******* KU @nilnilnilnilnilnil

1
Erni Syah
ya ampun ternyata suka main perempuan...ihh ga suka aku dngn polisi seperti itu
DSM
bocah sengklek...
Anna Susiana
kapan ya up nya,?
Murni Zain
oke saya baru ketemu novel ini jd saya'br mulai .. salam kenal Thor 🙏🙏🌹
Yulia
langsung like fav thour
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
sukses
semangat
AQueene Rya Afrizal
ABG sombong
Nani Ningsih
l
elf
suka
Irawati
digabung dulu baru nanti kli dah besar baru ceritanya dipisah kan makin seru.
Irawati
digabung dulu baru nanti kli dah besar baru ceritanya dipisah kan makin seru
Pengghosting novel T_T
Baru baca part 1 aja dah bikin senyum senyum sendiri ku yakin seterusnya pasti bikin meleyot oleh keuwuan mereka😍😍
Fanilatisamaharani
authorny msh mud bngt yaa
Dewi Larasati
lanjut
Dewi Larasati
bagus
Olivia Sophiesalsabila
hamidun kaya nya
Olivia Sophiesalsabila
dua jempol deh buat marisa 👍👍
semangat melawan pelajor
Olivia Sophiesalsabila
kalo jodoh emang gk akan kemana 😊😊
Olivia Sophiesalsabila
cerita yg menarik
Taz
berbadan dua, Kan digempur terus sama Rey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!