ketika cowo cuek jadi kang bucin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fransiska simanjuntak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab#33
seorang gadis cantik berjalan menuju kelas dengan handseat yang terpasang di kedua telinganya.
saat Lawra memasuki kelas, banyak mata yang menatap Lawra dengan kagum Karena kecantikannya.
"wihh..cecan datang...gue udah ganteng belum?"
"baru satu hari dia masuk..gue udah suka aja."
"Bantu gue tembak dia istirahat nanti bro."
"itu milik gue ******"
"bisa diperas kayaknya ni orang."
bisik-bisik itu terdengar jelas di telinga Lawra, Lawra tak ingin ambil pusing dia memilih duduk di bagian nomor 4 dan paling pojok.
ia meletakkan tasnya di lantai dan menyandarkan punggungnya di kursi dan memejamkan matanya, sesaat setelahnya ada beberapa cowok yang menghampirinya.
"anak baru..bagi duit dong." ucapnya sok jago.
Lawra masih tidak membuka matanya, malas meladeni mereka.
"woy tuli..lo dengar nggak, bagi duit." teriak cowok lainnya.
Lawra yang merasa terganggu membuka matanya, Ia berdecak sebal dan menatap mereka, "apa si." bentaknya kesal.
"wah.. wahh.. lo murid baru jangan belagu.. berani-beraninya lo bentak kita, belum kenal lo sama kita?'' ucap cowok yang paling tampan di sana.
"emang lo siapa?" tanya Lawra datar.
"wahh..ni anak makin belagu, memang cantik si.. tapi cupu." ucap salah satu cowok lain.''
"woe, jangan ganggu dia." teriak salah seorang cewek tomboy yang membuat penghuni kelas itu menoleh padannya.''
"wih, ada pahlawan kesiangan nih."
selama ini ini tidak ada yang berani berurusan dengan mereka yaitu Aldo ddk, mereka sangat ditakuti karena bullyan mereka bukan maen. hanya cewek inilah yang berani membentak Aldo ddk.
'' dia baru satu hari menjadi anak Cinta Bangsa, kalian udah bully aja.. memang anak kuliahan kadang kagak pake otak." sahut cewek itu sinis.''
Brag..
"lo nyindir gue." Aldo menggebrak meja Lawra dan berjalan mendekati cewek itu.
"iya." mata cewek itu menatap Aldo tajam.
"sini lo..jangan karna gue kalah tarung kemaren, lo bisa seenaknya nyindir gue."
bugh..
pukulan hampir saja mengenai wajah cewek itu Tapi terpeleset mengenai dinding.
bugh.
prang..
cewek itu menendang Aldo dan terjatuh terpental dengan menabrak kursi mahasiswa.
"maju lo." tantang cewek itu menunjuk Aldo yang meringis kesakitan.
seketika pula mereka henning dan berlalu takut. "ck, cabut." ucap Aldo dan keluar dari kelas itu untuk bolos pelajaran nanti.
"huuffh.. lo ikut gue." cewek itu itu menghembuskan nafas kasar lalu menarik tangan Lawra keluar dari kelas itu.
"kenalin nama gue Nara."
"Lawra."
"ck, udah ditolongin masih cuek aja ni anak." batin arah kesal.
"oh iya..mari berteman" ucapnya mengulurkan tangannya.
"Hm, oke." sambut Lawra tersenyum simpul, dari dulu Lawra memang mencari teman yang seperti Nara, tomboy dan bisa dimanfaatin.
"yok lah masuk, bentar lagi dosen killer datang." Mereka pun masuk kelas dan kembali duduk di kursi masing-masing.
'' Selamat pagi semua.'' sapa pak Fredrick yang baru masuk.. Fredrick, dosen paruh baya yang Killer berumur 45 tahunan, Iya mengajar tentang statistika.
"pagi pak." jawab mahasiswa/ siswi serentak.
" hari ini kita ada Quiz bukan? tanyanya menatap tajam mahasiswa/ Siswi itu dan tatapan itu berhenti di Lawra.
"iya pak.." jawab mereka serentak, selain Lawra.
'' kamu murid baru?" tanyanya menunjuk Lawra.
"iya pak."
" saya beri kamu kelonggaran.. kamu ikut Quiz sekarang atau kamu Quiz susulan besok di ruangan saya?.'' tanyanya dengan wajah datar.
'' sekarang saja Pak.'' jawab Lawra membalas dengan wajah datarnya juga.
'' Oke kita mulai,
diketahui tinggi badan siswa kelas V SD Maju Jalan adalah sebagai berikut:
145, 131, 150, 135, 150, 145, 134, 131, 143, 145, 131, 135,
133,135, 144, 146, 149, 150, 144, 149, 145, 131, 144.
Tentukan rata-rata tinggi badan siswa kelas V SD Maju Jalan!" pak Fredrick mulai memberikan soal Quiz.
'' saya Pak.'' ucap Lawra mengangkat tangannya percaya diri yang membuat penghuni kelas itu menoleh padanya termasuk dosen Fredrick.
"oke, silahkan."
dengan telaten dan penuh konsentrasi Lawra pun menjawab pertanyaan itu...
dan benar.. semua para mahasiswa/siswi disana bertepuk tangan termasuk dosen Fredrick.
,,,
5 pertanyaan kuis berlalu dan Lawra dapat menjawab 3 Soal Quis dengan benar dan 2 lagi dijawab oleh mahasiswa terpintar di sana sebelum Lawra masuk ke kelas itu.
Nara yang melihat teman barunya itu sangat pintar bersorak. 'wahh.. kayanya bisa nih dimanfaatin jadi bahan contekan.' batinnya.
sedangkan dosen Fredrick sangat kagum dengan kecerdasan Lawra, mungkin setelah ini Lawra akan jadi mahasiswi kesayangannya untuk diawasi secara khusus di bidang akademik.
yuk semangt yuk up nya kak