Dijuluki sosok yang ditakuti bahkan oleh para dewa, ia menghabisi segalanya tanpa emosi selama masa hidupnya yang panjang. Tapi setelah pembantaian besar terakhirnya, sesuatu berubah emosinya yang lama terkubur akhirnya bangkit. Detik berikutnya, ia membuka mata di bumi, dalam tubuh baru, memulai kehidupan yang benar-benar berbeda dari masa lalunya yang kelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 15 : SANG PENGUASA
Tiga bulan berlalu begitu saja
Evelyn yang sedang duduk berkultivasi pun kini membuka kedua mata nya dan dia pun sedikit merenggangkan tubuh nya
"Berkat metode pelatihan suami aku bisa menghancurkan sebuah bola besi dalam satu kali pukulan..." Gumam Evelyn dengan sedikit senang
setelah beberapa saat dia pun menerima panggilan dari ponsel nya dan dia melirik bahwa itu berasal dari putri pertama nya
Putri pertama “Bu kau di mana aku sudah menunggumu selama lima menit di asrama ku…”
Evelyn yang mendengar itu pun sontak tertegun dan dia lupa jika harus menjemput putri nya
Evelyn “Yah tunggu sebentar lagi ibu baru saja selesai melakukan pekerjaan..”
Putri pertama “Tidak masalah Bu aku akan menunggu nya..”
setelah beberapa percakapan singkat ponsel nya pun langsung dimatikan dan Evelyn pun sontak langsung buru buru membersihkan diri
Di garasi bawah tanah
“Astaga, aku lupa jika belum membeli mobil sederhana.." Gumam Evelyn yang melihat Supercar yang berada di depan nya
"sudah lah aku tidak perlu terlalu banyak berpikir dan lebih baik langsung menjemput putri ku.." gumam Evelyn dengan ringan
Dia yang sedang mengendarai Bugatti La Voiture Noire pun melirik ke luar jendela dan dia dapat melihat begitu banyak mobil yang menjaga jarak dengan nya
Namun bukan hanya itu saja dan banyak juga yang menggunakan ponsel mereka untuk mengabadikan momen nya
Namun setelah melihat lampu lalu lintas yang sudah berubah menjadi hijau dia pun langsung menancap gas dan hanya menyisakan raungan yang menggelar dan membuat beberapa orang kagum
Setelah beberapa saat mengendarai Supercar itu Evelyn pun tiba di depan gerbang universitas Vonix
Namun wajah nya langsung menjadi buram saat melihat beberapa orang yang sedang mengganggu seorang gadis dan pria culun dan gadis itu bukan lain adalah putri nya sendiri
Duangh..
“dasar bajingan culun berani nya kau menghalangi kami.." ucap salah satu preman yang dihadang oleh pria culun dengan kacamata itu
"Friska cepat kabur, orang ini pasti orang yang dibayar oleh seseorang untuk mencelakai mu.." ucap pria culun dengan dengan keras
Saat mendengar itu wajah Friska pun menjadi pucat pasih dan dia terlihat sangat takut
“cepat tangkap gadis itu jangan sampai membuat nya kabur.." teriak sang bos dengan marah
saat mendengar perintah sang bos salah satu dari para preman itu pun langsung berjalan ke arah Friska dengan wajah mesum
Bam..!!
_________________
Beberapa menit sebelum Evelyn datang untuk menjemput putrinya, Di gerbang universitas Vonix
"Friska kenapa ibu mu belum datang juga..?" tanya seorang pria yang terlihat cukup cukup
"ibu ku lagi memiliki pekerjaan yang harus dikerjakan jadi dia akan datang sebentar lagi.." gumam Friska dengan ringan
"Oh ya bagaimana tugas beberapa hari yang lalu diberikan oleh Guru..?" tanya pria culun itu lagi
“Cukup sulit, tapi aku berhasil mendapatkan nilai sempurna.." ucap Friska dengan percaya diri
"Tentu saja kau kan dijuluki sebagai primadona sempurna di kelas.." ucap pria culun itu dengan senyuman di wajah nya
"Dasar kau ternyata memiliki mulut yang begitu manis.." ucap Friska dengan bercanda
Namun saat sedang berbincang bincang beberapa orang sedang duduk di kejauhan dan menatap ke arah kedua orang itu dengan tatapan yang sedikit bermusuhan
pria " Bos dia adalah wanita yang menjadi target kita.." ucap seorang
"Bagus, gadis ini sangat cantik dan setelah menangkap nya aku akan bermain dengan nya terlebih dahulu sebelum menyerahkan nya kepada kalian..." ucap pria dengan luka bakar di setengah wajah nya liar " ini makanan bagus bos.." ucap para preman itu sambil menjilat
____________________
Kembali ke sisi Evelyn
Namun sebelum menyentuh Friska sebuah tendangan pun langsung membuat preman yang hendak menyentuh Friska itu langsung terpental
“Ingin menyentuh putri ku..?, apa kalian sudah bosan hidup.?" seorang wanita cantik dengan pakaian kasual pun terlihat sedang berdiri di belakang Friska
"Bu, kapan kau datang..?" Friska yang menoleh pun langsung terkejut dan menatap ibu nya dengan tatapan tidak percaya
"Friska tunggu ibu, ibu akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat.." ucap Evelyn dengan lembut
saat mendengar itu Friska pun tidak tahu harus berbuat apa dan kemudian dia ingat bahwa mereka memiliki guru yang ahli dalam ilmu beladiri
"kalian kenapa ingin menyentuh putri ku..?" tanya Evelyn dengan nada dingin
Bos preman yang melihat Evelyn pun meneguk ludahnya dengan paksa, tubuh ramping dada bulat bokong yang seksi serta kedewasaan yang memikat membuat nya tanpa sadar membayangkan nya di atas ranjang
"Wah siapa sangka dia ternyata adalah putri mu, aku akan melepas kan putri mu jika kau melayani ku malam ini.." ucap pria itu dengan wajah yang mesum
"Bah, dasar sampah tidak tahu malu.." Evelyn pun langsung bergegas dan bertarung dengan beberapa anak buat preman itu
"Jangan lukai tubuh nya, aku harus tidur dengan nya malam ini.." perintah bos preman itu
namun saat itu juga setelah sepuluh menit puluhan preman itu pun sudah tergeletak sambil meringis kesakitan
"Cih dasar para sampah.." Gumam Evelyn dengan jijik
setelah itu dia pun menatap ke arah bos para preman itu dengan dingin
"Nona cantik kau ternyata ahli dalam ilmu beladiri, namun hari ini kau harus tidur di atas ranjang ku bersama putrimu.." ucap Preman itu dengan senyuman di wajah nya
"hanya preman kecil seperti mu.." Bam..
Setelah mengatakan itu Evelyn pun langsung melancarkan tendangan nya dan Langsung menuju ke arah kepala preman itu
“sangat kuat, dia bahkan membuat tangan ku mati rasa.." Gumam bos preman itu yang sudah memblokir tendangan Evelyn dengan tangan nya
“ternyata kau memiliki beberapa kemampuan.." ucap Evelyn dengan dingin
setelah mengatakan itu kali ini dia semakin ganas dan dalam lima menit kemudian preman itu pun terkapar dengan tidak berdaya
"Friska apa yang terjadi dan di mana para preman itu..?" namun tak lama kemudian seorang pria dewasa pun langsung berbicara dengan tenang
"Guru semua preman nya sudah di kalah kan oleh ibu ku.." ucap Friska yang menatap kagum ke arah sang ibu
saat mendengar itu tiba tiba Guru beladiri itu pun langsung melirik ke arah Evelyn dan secara kebetulan kedua nya bertatapan secara sekilas
Deg..!
Wajah cantik, Dada bulat, bokong yang seksi dan postur tubuh yang baik membuat guru beladiri itu langsung jatuh cinta
“Friska ayo pulang.." ucap Evelyn dengan dingin
saat mendengar itu Friska pun langsung mengangguk dan kemudian dia langsung mengikuti ibu nya berjalan ke sebuah mobil
"Bu ini..?," tanya Friska dengan terkejut
"Naik lah nanti ibu akan menjelaskan nya saat berada di dalam mobil.." ucap Evelyn dengan lembut
Guru beladiri yang melihat kepergian kedua sosok itu pun sekarang menatap ke arah pria culun itu
“apa menurut mu ibu nya Friska cocok dengan ku..?" tanya guru beladiri itu dengan tenang
"Guru menurut murid, guru sangat cocok dengan ibu Friska.." ucap pemuda culun itu dan jujur saja dia juga sangat terkejut dan nafsu saat melihat Evelyn namun karena menyukai Friska jadi dia tidak berpikir macam macam
"sungguh wanita yang sempurna, aku akan mendapatkanmu dan menjadi suami mu.." gumam guru beladiri itu
______________________