NovelToon NovelToon
Sepasang Antagonis

Sepasang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Najmu Laila

Velica seorang artis terkenal yang iseng membaca novel bertema " Gadis seindah musim semi " yang sedang booming dengan banyak sanjungan banyak orang. Bukannya menyanjung, Velica justru mengkritik tokoh utama novel tersebut yang menurutnya terlalu menganiaya sang antagonis.

‎"Kasihan sekali Clarissa ini, Padahal Robert itu tunangannya, Tetapi mengapa ia harus di benci karna marah ketika tunangannya berselingkuh." Ujarnya kesal.

‎"Padahal Clarissa punya segalanya, Ia juga melakukan semuanya untuk Robert, Robert itu lah yang tidak tahu diri. Sudah di bantu dia malah menyukai anak dari seorang pelayan, Sih Nadia itu!"

‎"Jika aku menjadi Clarissa, Sudah ku buat kedua orang itu kehilangan wajahnya di muka umum, Beraninya dia yang seorang pemuda miskin memperlakukan Clarissa begini!" Velica melempar novel itu dengan kesal.

‎Tak lama, Novel itu terbuka sendiri...membuat Velica masuk ke dalam nya. Jika penasaran cuss langsung baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31 - Nadia mengingat masa lalu.

...Chapter 31...

...----------------...

"Clarissa begitu baik, Dia membiarkan-ku mengantarmu pulang. Padahal kau saja belum meminta maaf padanya."Ucap Robert tersenyum, Kini ia dan Nadia sedang berjalan keluar dari pesta.

Nadia tidak berbicara, Gadis itu diam dan terus berjalan, Robert melihatnya dengan bingung. Tidak seperti biasanya Nadia mendiaminya.

"Nadia, Kau jalan terlalu cepat." Ucap Robert menyamakan langkahnya. Ia menatap Nadia, Gadis itu menoleh dengan linangan air mata di seluruh pipinya.

"Kau....Kau menghinaku sama seperti yang lainnya. Aku tahu aku hanya seorang anak pelayan. Tapi apa maksudmu memberikanku baju bekas milik Clarissa!" Ucapnya menangis, Robert menatapnya bingung.

"Nadia, Clarissa hanya ingin berbaikan dengan..."

"TIDAK!"

"Dia hanya ingin merendahkan ku dengan posisinya, Jika dia ingin berbaikan denganku mengapa tidak memberikan-ku baju yang baru. Kau...sudah terpengaruh dengannya!" Teriak Nadia menangis.

"Nadia, Clarissa tidak bermaksud begitu, Kau salah paham." Ucap Robert yang tidak mengerti mengapa Nadia begitu sensitif pada Clarissa.

"Untuk beberapa hari ini, Tolong jangan menghubungiku dulu, Aku ingin sendiri."Nadia melangkah pergi, tanpa mendengar balasan dari Robert. Robert menghela nafasnya dalam.

"Baiklah."

...--------------------------------...

Nadia menunggu sebuah taksi sambil memeluk tubuhnya, Ia hancur dan kecewa pada semua nya yang memperlakukannya dengan tidak baik.

"Seharusnya semua perhatian itu milik-ku, Mengapa semuanya justru milik Clarissa!" Batinnya menangis.

Gadis itu berjongkok, Menangis sendirian. Dan merasa ketakutan. Seseorang membalut tubuhnya dengan sebuah Jas mahal.

"Untuk apa kau berada di sini?" Tanya Luzkay, Menatap Nadia dingin.

Nadia mengusap air matanya, Menatap Luzkay yang kini menatapnya dingin. Ia bangun dan menggeleng.

"Aku hanya sedang mencari udara segar saja, Ada urusan apa anda mendatangi saya?" Tanya Nadia bingung, Pria dingin dan cuek itu datang padanya, Pasti ada sesuatu.

"Kau sangat menyedihkan, Padahal di kehidupan yang lalu kau begitu beruntung."Ucap Luzkay tersenyum merendahkan.

Nadia bingung dengan maksud Luzkay, Mengapa ia berbicara perkataan aneh. Luzkay tertawa sumbang, Ia menarik Nadia dengan paksa. Pemuda itu menarik Nadia ke arah sebuah jalan sepi yang terdapat sebuah danau di sampingnya.

"Apa yang anda lakukan, Anda..."

"Nadia...Nadia...Kau itu karakter utama dalam novel ini, Dan kau kalah dari seseorang yang datang dari dunia lain?" Tanya Luzkay tertawa.

"Apa maksud anda?" Bingung Nadia, Ia masih tak paham dengan apa yang di ucapkan Luzkay padanya.

"Berhutang Budi lah padaku, Karna-ku kau bisa mengetahui segalanya."Ucap Luzkay tersenyum menyeringai, Nadia merinding. Ia sangat takut.

Luzkay mendorongnya ke sebuah danau, Yang tepat berada di samping mereka. Ia melihat dengan jelas, Pemuda itu tertawa menyeringai saat ia terjatuh seolah penderitaannya adalah kesenangan.

"Tolong!"

Nadia meminta tolong, Ia tak bisa berenang. Tetapi seolah sudah merencanakan, Luzkay memilih jalan yang sepi dan pas untuk membunuhnya. Nadia sudah berusaha menggerakkan kedua tangan dan kakinya, Namun hasilnya nihil.

Perlahan, Tubuh gadis itu Tenggelam, Tak bisa lagi menarik nafas, Paru-parunya terasa panas, Jantungnya hampir meledak. Air mencoba menerobos organ dalamnya.

"Aku tak mengerti, Mengapa aku di perlakukan seperti ini."Batin gadis itu sebelum menutup kedua matanya.

...--------------------------------...

Clarissa melirik Axion yang sedang diam bersama keluarganya. Ia yang sedang bersama Robert itu sedang menikmati hidangan. Beberapa tamu bahkan sudah banyak yang pulang.

"Akh!"

Uhuk uhuk!

Clarissa mengusap bahu Robert, Pemuda itu pucat pasi dengan nafas yang tidak beraturan, Padahal dirinya sedang makan dengan tenang.

"Ada apa Robert?" Bingung Clarissa, Robert menggeleng.

"Perasaanku tidak enak, Mendadak jantung ku rasanya sakit sekali. Seperti tertimbun sesuatu."Ucapnya menekan dadanya yang sesak.

"Baiklah, Kita pulang saja."Ucap Clarissa, Ia meng-kode Sera untuk memberitahu keluarganya.

"Tuan, Nyonya. Nona Clarissa ingin pulang."Ucap Sera, Amrita dan Louis pun mengangguk.

"Baiklah, Ayo..."Ucap amrita tersenyum, Setelah itu ia pamit pulang pada sang tuan rumah acara, Tuan Kenny.

"Clarissa, Selamat bertemu di sekolah!" Teriak Mia tersenyum senang.

"Baiklah!" Clarissa ikut tersenyum dan melambai, Begitu pun saat melewati keluarga William, Ia tersenyum sopan pada Delano dan dayanti.

Akhirnya, Keluarga bellen memutuskan untuk pulang. Axion menatap Luzkay yang datang dengan wajah tak bersahabat.

"Luzkay!"

Anak pemilik acara itu diam dan menoleh dengan dingin, Wajahnya terlihat kesal dan benci. Padahal Axion tak tahu apa kesalahan yang ia buat.

"Ada apa?" Tanyanya.

"Kau dari mana, Sepanjang acara kau tidak terlihat seperti nona Mia?" Ucap Axion menatapnya tajam, Entah mengapa ia merasa Luzkay sedang melakukan sesuatu.

"Memangnya aku harus seperti Mia, Aku punya banyak urusan, Sedangkan adik-ku hanya perlu menikmati pesta saja."Ucap Luzkay.

"Oh ya, Begitu?"

"Jika tidak ada urusan lain, Jangan menggangguku."Ucap Luzkay kesal, Ia berjalan menuju meja sang adik.

...--------------------------------...

‎‎"Maafkan aku Axion, Aku tidak pernah mencintaimu, Aku hanya mencintai Robert. Dia satu-satunya orang yang ingin aku ajak hidup bersama."

‎"Tetapi aku selalu menjagamu, Melindungi mu, Dan kau selalu datang padaku ketika kau sedih? Apakah aku bukan apa-apa bagimu?"

‎"Ya...karna aku tidak pernah mencintaimu, Aku hanya menganggap kamu sebagai mainan yang bisa aku buang."

‎"Nadia, Ayo kita pergi. Kita sudah mendapatkan apa yang kita mau, Semua saham dan harta keluarga William dan juga bellen sudah kita dapatkan, Mereka sudah tak berguna lagi untuk kita." Ucap Robert.

"Apa kau pernah mencintaiku? Apa selama ini kau hanya menginginkan harta ini?" Axion bertanya dengan lemah, Ia sudah di racuni sejak awal.

"Ya...aku tidak pernah mencintaimu, Selama ini aku berpura-pura mencintaimu. Aku juga yang menjelek-jelekan calon tunangan-mu. Aku senang melihatmu yang seorang tuan muda dengan keluarga yang berpengaruh ini bersikap seperti anjing yang menjilat kaki-ku. Aku yang anak seorang pelayan ini, Bisa membuatmu bertekuk lutut di bawah kaki-ku hahahaa..." Ucap Nadia tersenyum Licik.

"Setelah ku patahkan kakimu, Dan kedua tanganmu, Aku akan membuatmu pergi ke dalam jurang yang amat dalam." Ucap Robert menarik salah satu kaki Axion, Axion meringis tertahan.

‎"Sekarang pergilah bersama, Kalian para mainan kami!" Ucap Nadia tersenyum licik.

*‎**Setelah kematian Axion dan Clarissa, Nadia dan Robert berhasil memegang kendali keluarga William dan bellen. Mereka menggunakan stempel kedua keluarga itu untuk merubah semuanya menjadi hak milik mereka*.

Nadia yang tadinya hanya seorang pelayan, Sekarang menjadi gadis terhormat dengan kekayaan yang melimpah. Dengan bantuan keluarga Joana roxsiana dan bantuan keluarga Rolan. Nadia dan Robert berhasil membangun kekayaannya. Menghancurkan 4 peringkat keluarga terpandang.

Keluarga bellen dan William sudah di kuasai, Mereka bahkan membuat nyonya amrita dan tuan Louis masuk penjara dengan surat penangkapan palsu, Begitu pun keluarga William, Dia juga menjebak tuan Delano dan nyonya dayanti untuk menjadi pelayan mereka.

Keluarga kenny yang tidak bisa apa-apa hanya mampu pasrah dan mengikuti kehancuran itu, Kota yang tadinya memiliki 4 keluarga Utama, Kini hanya tersisa 1. Keluarga Joana roxsiana.

"Nadia, Aku sangat senang kau berhasil dalam rencanamu, Clarissa yang sombong itu berhasil kita bunuh." Ucap Joana tersenyum senang.

"Aku berhasil karna anda nona Joana, Jikalau anda tidak membantu saya menenangkan para keluarga berkuasa itu, Mana mungkin saya dan Robert berhasil." Ucap Nadia.

"Baiklah, Untuk merayakan. Bagaimana jika kita minum sebuah wine." Ucap Joana, Nadia mengangguk. Ia bersulang dengan Joana. Keduanya Tertawa dan bercerita.

Tak lama, Tawa keduanya menghilang. Joana memuntahkan darah sangat banyak dari dalam mulutnya. Ia pun terkulai lemas di hadapan Nadia. Nadia langsung terkejut.

Jantungnya memompa hebat seolah ingin meledak, Kepalanya pusing. Darah mulai keluar dari dalam mulut, Hidung dan kedua matanya. Lalu, Semuanya terasa gelap.

"Hosshh!

Nadia terbangun, Ia berada di dasar danau, Ia meraba jantungnya. Ia masih hidup dan baik-baik saja. Sebenarnya apa yang terjadi, Mimpi itu terasa nyata.

"Apa aku hidup kembali, Apa yang di maksud kehidupan kedua adalah saat ini?" Bingung Nadia, kepalanya berdenyut sakit, Semua ingatan aneh masuk ke dalam kepalanya.

"Ternyata benar, Aku...pemeran utama di dalam cerita ini, Harusnya nona Joana menjadi temanku. Semua keluarga itu berhasil aku tundukkan."Ucapnya tersenyum senang.

"Clarissa, Mulai hari ini...kau akan aku hancurkan, Aku akan merebut semuanya dan tetap menjadi pemeran utama."Ucap Nadia tertawa jahat.

TBC

like dan komen.

1
lin sya
mnding velica jujur sm xion ttg dunia novel, siapa tau mereka ttp brjodoh klo ares bneran bsa bikin clarisa asli hdup dan nadia mati
JasmineA
kek kucing aja nyawa si nadia...tp keknya halo protagonist nya nadia ilang dan masuk ke tubuh axion deh...terus nadia matinya nnt gimana?masa gak mati2 sih
lin sya
sbnrnya luzkay siapa, penulis novel nya kah atau org yg hdup didunia sm kyk clarisa tp dia kan pnya rasa sm clarisa dan nadia klo hdup lgi, trus musnahnya dgn apa
Author hidup: Luzkay suka Clarissa
Alexion suka velica

wkwk
total 1 replies
JasmineA
sayonara Nadia...selamat ketemu raja yama di neraka😉
falea sezi
jd Mia sama tora ikutan balik
Author hidup: Tora aja, Mia engga
total 1 replies
JasmineA
tampaknya nadia yang terlahir kembali sgt meledak2 ya emosi nya
JasmineA: benar...pion nya lepas dri genggaman😂
total 2 replies
JasmineA
palingan harus cacat tuh Nadia dibuat kevian
JasmineA
iya kan situ cuman pelayan atuh...udah cukup bagus kok diberi gaun syantik walau bekas daripada diberi gaun compang camping kan😉
JasmineA
anak pelayan aja belagunya mintak ampun💆🏻‍♀️ mana ngaku kerabat jauh keluarga axion lagi😂
Saidatul Farisha
uish clarisa menjadi rebutan🤭
Laura Xaviera 💕
yuhuuuu/Determined/
Iruma-chan
semangat nulisnya, aku suka cerita transmigrasi.
Anissa Rahma
ceritanya menarik kak
Author hidup: Makasih kakak cantik
total 1 replies
Putri Amalia
halo kak, aku dah liat novelnya menarik bgt. rajin up yah jg smpe Hiatus 👀
Author hidup: Wah terima kasih, Aku akan berusaha up tepat waktu. Bantu like dan komen ya🙏😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!