NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Regazz

"Apa-apaan sih loe, pincang! Jangan sok kecantikan deh. Lebih baik pakai baju loe sana! Loe pikir gue bakalan tertarik apa sama loe!" ujar Zayn berkata kasar pada istrinya saat malam pertama mereka.

Varisha Salsabilla Jannah.

Gadis pincang yang baru saja kehilangan suami sekaligus calon anaknya.
Ia bahkan terpaksa harus menikah dengan adik iparnya sendiri, yaitu Zayn Alkautsar.
Adik ipar yang membenci dirinya.

Apakah pernikahan terpaksa ini akan berakhir mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Regazz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Zayn berubah

Bab 32

•••

“Balasan?” ujar Varisha lagi.

“Arghh!” Varisha mencoba melepaskan dirinya dari jeratan tali di kedua tangannya.

Varisha seketika termenung. Ia kembali mengingat ucapan Zayn beberapa detik yang lalu.

“Gak, gak mungkin. Gak mungkin dia masih ingat hal itu.” Varisha menolak kenyataan.

“jangan nikahi Adam, Varisha. Aku beneran cinta sama kamu.”

Ingatan itu kembali terlintas di benaknya.

“Apa salahku padanya? Padahal itu kan salahnya dulu, bukan salahku.” Varisha kembali mencoba melepaskan dirinya. Namun, tetap saja tak bisa. Tangannya bisa terluka jika ia paksakan.

Varisha terdiam. Ia mendapati di kamar hotel itu hanya ada dirinya saja yang ditemani keheningan.

2 jam berlalu

Varisha hanya bisa tidur dengan posisi terlentang. Kedua tangannya sudah lelah sedari tadi.

Di seberang lain, Zayn masuk kedalam sebuah butik yang menjual berbagai jenis pakaian mewah untuk wanita dan pria.

Ia menatap sebuah gaun malam berwarna soft pink dan jilbab yang begitu cantik dan elegan.

Ia tersenyum tipis.

“Aku ingin ini.” tunjuk Zayn pada seorang penjaga toko didalam butik tersebut.

“Baik, tuan.”

•••

Cklek!

Pintu terbuka.

Zayn masuk kedalam kamar.

“Lepasin aku, Zayn!”

Zayn tersenyum miring, ia malah duduk di samping ranjang sambil meletakkan sebuah tas goodiebag besar diatas ranjang.

“Zayn, kamu itu dengar atau nggak sih?!” kesal Varisha yang diabaikan. Ia sudah lelah menjadi istri yang penurut selama ini.

Zayn masih diam. Ia malah mengisap sepuntung rokok miliknya dan mengeluarkannya dengan santai ke udara.

“Zayn!” jerit Varisha.

Zayn menoleh menatap Varisha tajam. Wanita itu langsung menciut.

“Loe berani ngelunjak, ya?!” kesal Zayn sembari menjatuhkan Putung rokok tersebut ke atas lantai dan menginjaknnya.

Dalam hitungan detik, kini Zayn sudah duduk diatas perut Varisha.

“Panggil gue ‘Mas’ sekarang.”

“Tidak akan lagi.”

Zayn mencengkram kedua pipi Varisha, “OHH, jadi sekarang loe udah berani banget sama gue ya. Oke!”

Zayn malah mendekatkan wajahnya pada Varisha. “Kamu mau apa?”

“Tentu saja melakukan apa yang biasa dilakukan suami istri pada umumnya.”

Mata Varisha melotot.

Ia memberontak dengan menggelengkan kepalnya ke kiri-kanan.

“Aku tidak mau. Aku tidak mau, Mas.”

Zayn menyeringai, “bagus.” ia membelai pipi Varisha sebentar.

Ia senang jika Varisha memanggil dirinya dengan sebutan “Mas”.

Perlakukan Zayn yang aneh ini kembali membuat Varisha bingung sekaligus risih.

“Mas, aku gak mau. Aku bukan bonek—” Varisha memberontak namun mendadak berhenti saat mendapati kedua tangannya sudah tidak terikat lagi.

Eh!

Zayn tersenyum miring.

Zayn menjauhkan dirinya dari Varisha.

“Pokoknya gue gak mau tau. Besok loe pakek ini.” Zayn menyerahkan goodie bag tadi pada Varisha.

Varisha tentu saja kaget dan mengintip apa isinya. Dan kembali menatap Zayn dengan aneh.

“Gaun?”

“Besok ada acara pertemuan para pembalap. Gue mau loe ikut dan pakek itu.” Zayn langsung pergi tanpa mendengar jawaban dari Varisha.

Varisha masih terdiam.

Masih merespon apa yang dikatakan oleh Zayn barusan.

“Kenapa dia jadi mendadak begini lagi?” bingungnya sembari menyentuh gaun cantik tersebut.

Cantik. Bahkan, sangat cantik.

“Apa ini…gak! Aku gak boleh berharap banyak.”Varisha masih tak percaya.

Varisha masih terdiam.

“Andai saja dia beneran berubah, aku berharap banyak pada Engkau Ya Allah.”

•••

Selepas sholat Maghrib, Varisha langsung keluar kamar. Suasana begitu kosong sekali. Kamar hotel ini begitu luas sekali. Bahkan, dilengkapi dengan dapur dan ruang tamu.

“Pasti dia dengan Adinda lagi,” lirih Varisha sedih ia duduk di ruang tamu.

“Ayo kita makan malam diluar!”

“Astagfirullah!” kejut Varisha.

“Hahahaha…loe kenapa?” Zayn tertawa keras.

Varisha tersipu malu.

Bahkan, Zayn masih menertawakan dirinya dengan lepas.

Hal yang tidak pernah Varisha lihat sebelumnya.

“Ayo siap-siap! Gue mau ngajak loe makan malam diluar.” Zayn berucap sambil menyeka airmatanya yang hampir jatuh.

“Kamu yakin?” Varisha melihat kakinya.

“Ayo buruan, gue tunggu 5 menit loe gak siap. Awas aja!”

“Ah, iy-iya!” Varisha langsung bangkit sambil bertumpu pada sofa. Tanpa tongkat, tongkat miliknya sudah hilang.

Melihat Varisha yang kesusahan berjalan, membuat Zayn langsung mengendong tubuhnya.

“AA!” jerit Varisha pelan.

“Loe leleh banget,”

Varisha hanya tersenyum kejut.

Kenapa Zayn berubah begini?

Apa obat pria ini sudah habis?

Atau kabel otaknya sudah putus?

Zayn memperhatikan Varisha yang nampak melamun. Bahkan, setelah ia menurunkan wanita tersebut.

“Mau ganti sendiri atau gue bantu gantiin?”

“Hah? Iya?” Varisha kaget dengan ucapan Zayn.

“Sini biar gue bantu aja, loe leleh banget. Gue udah laper banget nih!” Zayn mulai mendekati Varisha.

Varisha tentu saja panik. Dan spontan menyilangkan kedua tangan di dadanya.

“Jangan!”

Zayn menyipitkan matanya saat mendengarkan penolakan dari Varisha.

Tentu saja Varisha langsung menciut.

Aura pria itu begitu seram dan aneh sekali.

“Loe istri gue atau bukan?”

Varisha diam. Otaknya seolah tak merespon sama sekali. Kan, selama ini mereka hanya suami istri di depan orang lain. Bukan, bagi Zayn sendiri.

“Jawab!” desak Zayn dingin.

“Istri kamu Zayn.”

“Panggil aku ‘Mas’.”

“Baik, Mas.”

Zayn tersenyum tipis dan mengusap lembut rambut Varisha.

“Bagus.”

Varisha hanya diam.

Zayn membantu dirinya dengan mengganti pakaian.

Memang malu.

Tapi, selama ini bukannya Zayn sudah melihat seluruh tubuhnya.

Bahkan, Zayn membantu memakaikan jilbab untuk Varisha. Sebuah French Khimar.

Varisha hanya membeku setiap perlakuan hangat Zayn padanya.

‘Ya Allah, apa Mas Zayn sudah berubah?’ batin Varisha.

“Loe melamun trus?”

“Gak apa-apa, Mas.” senyum Varisha lembut.

•••

Mereka keluar kamar hotel secara bersamaan. Dengan Zayn yang menggandeng tangan Varisha begitu erat. Mereka layaknya suami istri yang begitu harmonis sekali.

Namun, mendadak sebuah panggilan telepon pun berdering dari saku celana Zayn.

“Hallo, Adinda..”

Ekpresi di wajah Varisha langsung berubah. Ia bahkan kini sudah gak mendengar lagi apa yang dikatakan oleh Zayn pada Adinda.

Perasaannya seperti hancur.

“Makan malam ini batalin aja ya. Gue mau lihat adinda dulu, loe bisa pesan makanan aja di kamar.” Zayn langsung pergi dengan buru-buru. Bahkan, tak ada niatan untuk mengantar Varisha kembali ke dalam kamar hotel. Bahkan, untuk sekedar meminta maaf.

Airmata itu jatuh.

Varisha tak berkata apapun.

Hatinya hancur.

Zayn tak sepenuhnya berubah.

Ia masih belum bisa memiliki hati pria itu.

To be continue…

1
Emi Sudiarni
lanjut
Amran Markokotu
tdak ada lgi lnjutanya ya cetita zayn dan varussa thor
Regazz: masih ada lanjutannya kok. beberapa hari ini author sibuk bgt maklum ada acara di luar kota🙏. insyaallah besok bakalan up.
total 1 replies
Emi Sudiarni
kok up nya dkit, mau tnya aja kak ap jdi varisha kmaren operasi, kta nya kmaren org tua nya za😍yn thu tindakan kekerasan oleh dinda dan zayn mlalui CCTV yg di kmar zayn. kok ngah ad penjelasan stlah itu
Regazz: salah up itu🙏😭
mau direvisi malah ditolak. abaikan aja bab itu
total 1 replies
Siti Fatima
pergi saja varisha
partini
di culik??
Emi Sudiarni
kok tiba di culik kan varisha mau di operasi. ngapa ya zayn tak sdar2 . kmu pergi aja varisha
Regazz: itulah. kan mau direvisi tapi ditolak sama editornya😭
jadi kacau gini babnya🙏
total 1 replies
Siti Fatima
lanjut kak
Emi Sudiarni
lanjut kak, seru bngat
Emi Sudiarni
zayn benar 2 ngah berubah ya
Siti Fatima
lanjut kak
Emi Sudiarni
geram bngat mlihat laku zayn
partini
kamu bilang Ampe dower ga bakal percaya biarin aja lah nanti kalau tau jg ga perduli orang zay goblok
Emi Sudiarni
aduh... zayn aneh kmu.. tu pasti cemburu🤣🤣
partini
wanita di sakiti berulang kali Ampe darah tetep aja ga akan pergi paling cuma mewek doang 🤦
Emi Sudiarni
gemesin bngat zayn. ktanya ngah suka vrisha tpi lihat varisha dkat dgn laki 2 lain kok mrah😄😄😄
Emi Sudiarni
lanjut
.. smangat untuk kak author .. sdah ngh sbar nungu bab berikutnya
Regazz: terimakasih🙏☺️
total 1 replies
partini
jajat bngt BUCIN nanti kamu
Emi Sudiarni
senang de lihat zayn cemburu
Tamirah
Jadi wanita jangan bodoh bodoh amat, walau kamu cacat sedikit saja punya harga diri lu disiksa diperkosa ngapain gk pergi dr rumah itu....!
Emi Sudiarni
lanjut kak seru bngat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!