NovelToon NovelToon
Perjalanan Istimewa

Perjalanan Istimewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Misteri / Mata Batin
Popularitas:422.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Sekuel dari Novel Arjuna Bopo Istimewa.
Di sini kita akan di suguhkan dengan perjalanan cinta antara Arjuna dan Meshwa.
Perjalanan rumah tangga dan kehidupan dari Bopo Istimewa ini, ternyata banyak sekali ujiannya.
Apakah Meshwa yang berstatus sebagai istri sanggup menemani perjalanan Arjuna? ataukah dia akan menyerah?

Di Novel ini juga akan ada kelanjutan kisah cinta Nala dan Mifta. Lalu, bagaimana dengan Dipta? Apakah dia akan menemukan tambatan hati?

simak kelanjutan cerita dari Keluarga Bopo Desa Banyu Alas di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Kemasukan

"Mbak Meshwa... Mas Juna..." Terdengar suara melengking Shima. Suara ketukan yang awalnya perlahan pun kini terdengar semakin keras.

"Iya, Dek, sebentar." Jawab Arjuna yang tergopoh - gopoh membukakan pintu untuk adiknya.

"Lama banget sih, Mas!" Protes Shima yang melenggang dengan santai memasuki kamar Arjuna dan Meshwa bak tuan putri.

"Mas sama Mbak baru selesai sholat loh, Nduk." Jawab Arjuna.

"Mas kok gak ke Masjid?" Tanya Shima.

"Iya, tadi sholat sama Mbak Meshwa.

"Emang Mbak Meshwa gak berani sholat sendiri? Biasanya juga sendirian sholatnya." Cerocos Shima dengan ucapannya yang blak - blakan.

"Ya berani. Kenapa sih, emangnya? Gak boleh, Mas Juna sholat berjamaah sama Mbak Meshwa?" Tanya Arjuna sambil petantang - petenteng di depan Shima.

"Ya ke Masjid lah! Kan Masjidnya deket. Masak laki - laki sholat di rumah. Yang sholat di rumah itu perempuan. Mas Juna pake mukena aja kalo sholatnya di rumah." Cicit Shima yang membuat Meshwa hampir menyemburkan tawanya.

"Laki - laki juga boleh ya sholat di rumah, kalo kepepet. Dasar anak kecil, kalo ngomong asal njeplak aja!" Gemas Arjuna sambil mencapit bibir adiknya.

"Masih subuh lho ini, kok ya udah mau gelut." Komentar Meshwa melihat tingkah Kakak Adik yang usianya terpaut jauh itu.

"Loh! Mbak Meshwa kok jalannya kayak gitu?" Tanya Shima yang kemudian turun dari ranjang dan menghampiri Meshwa.

"Kenapa? Mbak biasa aja kok jalannya." Jawab Meshwa.

"Enggak, beda!" Sergah Shima.

"Kaki Mbak Meshwa sakit? Kok jalannya kayak gini?" Tanya Shima sambil mempraktikkan cara Meshwa berjalan hingga membuat Kakak dan Kakak Iparnya itu terbahak - bahak.

"Emang Mbak kayak gitu jalannya? Ah Cima lebay!" Kata Meshwa.

"Iya! Mbak Meshwa jalannya kayak Mas Anto pas baru di sunat." Kata Shima yang teringat dengan salah satu tetangganya yang belum lama di khitan.

"Mbak Meshwa emang nunuk nya di sunat?" Tanya Shima dengan wajah serius.

"Heh! Ya enggak lah. Ngawur kamu ini, Dek." Cicit Meshwa sambil tertawa.

"Terus kenapa kok kayak gitu? Mbak Meshwa sakit, ya? Aku panggilin Buna, ya." Kata Shima sambil berlari keluar kamar dan berteriak memanggil Bunanya.

"Dek! Heh, Cima! Ya Allah. Mbak Meshwa gak sakit, Dek." Seru Arjuna. Arjuna hendak mengejar, namun gadis kecil itu sudah lebih dulu kabur.

"Mas, ya Allah. Tobaat aku." Kata Meshwa sambil menepuk dahinya.

Sementara itu, suara nyaring Shima yang memanggil - manggil Bunanya, membuat suasana rumah Arjuna yang sedang sibuk itu, menjadi semakin riuh.

"Kenapa sih, Nduk? Kenapa?" Tanya Saira.

"Tolongin itu, Mbak Meshwa sakit, Buna." Kata Shima.

"Itu, Mbak Meshwa sakit, jalannya jadi kayak gini." Imbuh Shima sambil mempraktikkan cara jalan Meshwa yang tadi ia lihat.

Melihat Shima yang mempraktikkan cara jalan Meshwa yang seperti itu, membuat Saira, Aksa, Dipta, Nala, Gama dan Mifta yang ada di sana, saling tatap. Tak lama, pecahlah tawa mereka semua.

"Wah, parah itu kalau udah kayak gitu sakitnya Mbak Meshwa, Mbak." Kata Dipta.

"Abis kemasukan linggis itu!" Imbuhnya kemudian.

"Jangan - jangan malah bonggol telo (Batang singkong)." Timpal Mifta.

"Apanya yang kemasukan linggis? Perut Mbak Meshwa kemasukan linggis sama bonggol telo?" Tanya Shima dengan wajah polos yang panik dan khawatir.

"Iya, itu! Pasti abis kemasukan sesuatu." Kata Gama.

"Coba sana tanya sama Mbak Meshwa. Abis kemasukan apa?" Ujar Gama yang turut mengerjai.

"Aaaa Mbakku kemasukan linggis sama bonggol telo?" Seru Shima sambil kembali berlari menuju ke kamar Arjuna dan Meshwa.

Para orang dewasa yang sedang berada di halaman rumah itu pun kembali terbahak - bahak melihat tingkah Shima.

"Kalian bertiga nanti lak kena omel sama Arjuna karna ngajarin Cima yang enggak - enggak." Kata Aksa di sela tawanya.

"Biarin, biar di sirep sekalian sama Arjuna orang tiga itu. Kok ya aneh - aneh aja." Timpal Saira yang kembali memecah tawa Aksa, Gama, Mifta dan Dipta.

"Ra terimo mung di sirep, Na. Lak di santet pisan kuwi mengko karo Mas Juna. (Gak cuma di sirep, Na. Lak di santet itu nanti sama Mas Juna)." kata Nala.

"Kenapa sih, subuh - subuh kok heboh gini udahan?" Tanya Sashi saat menghampiri bersama Jemma yang menggendong Ara.

Jemma yang awalnya hanya ingin berkunjung beberapa hari, menjadi tinggal lebih lama di Desa Banyu Alas karena pernikahan Arjuna yang mendadak hingga membuat Dipta sibuk dan tak bisa mengantarnya sesuai jadwal. Dipta tentu tak mengizinkan Jemma untuk pulang sendiri ke London.

"Biasalah, Cima bikin geger." Sahut Gama.

"Geger kenapa?" Tanya Sashi yang tampak bingung. Pun dengan Jemma yang memang sudah banyak mengerti bahasa indonesia.

"Itu loh, Mbak, tadi heboh nyariin Buna. Bilang kalo Mbak Meshwa sakit karena jalannya yang mekangkang." Cerita Saira.

"Ya jelas jalannya kayak gitu to, semalem apa gak abis di ontran - ontran (acak - acak) sama Mas Juna." Kata Dipta.

"Lha terus, kemana bocahnya?" Tanya Sashi.

"Itu, ke kamarnya Mas Juna lagi. Orang sama Kak Gama suruh nanyain, Mbak Meshwa kemasukan apa." Sahut Nala.

"Wah... Itu jelas geger di dalem kamar Juna. Lak misuh - misuh itu pasti Arjuna." Kata Sashi.

Mereka semua pun kembali tertawa, membayangkan Arjuna yang misuh - misuh karena Shima yang geger. Sementara itu, Shima kembali membuat keributan di kamar Arjuna dan Meshwa hingga membuat dua orang itu kebingungan.

"Mbak Meshwa kemasukan apa? Kok jadi kayak gitu?" Cicit Shima yang baru masuk ke kamar mereka sambil ngos - ngosan karena berlari.

"Kemasukan apa sih, Dek? Gimana maksudnya, coba ngomong pelan - pelan." Tanya Meshwa.

"Itu katanya ada yang masuk ke perut Mbak Meshwa kalo jalannya kayak gitu. Aku mau lihat, apa yang masuk ke perut Mbak Meshwa. Nanti kalo Mbak Meshwa sakit terus di bawa ke rumah sakit lagi, gimana?" Kata Shima yang panik sendiri.

"Heh... Heh... Apa yang mau di periksa. Gak ada apa - apa yang masuk ke perut Mbak Meshwa. Mbak Meshwa gak sakit." Kata Arjuna sambil menahan tubuh adiknya yang hendak menubruk istrinya.

Arjuna pun menggendong lalu membawa Shima duduk di pangkuannya untuk menenangkan adiknya yang sedang khawatir itu.

"Kenapa, Dek. Coba ngomong pelan - pelan sama Mas Juna dan Mbak Meshwa." Pinta Meshwa yang ikut duduk bersama Arjuna dan Shima.

"Kata Dipta, kalo Mbak Meshwa jalannya kayak gitu, berarti ada yang masuk ke perut Mbak Meshwa." Cerita Shima dengan wajah polosnya.

"Terus Katanya Dipta sama Mas Mifta, Mbak Meshwa kemasukan linggis sama bonggol telo." Imbuhnya kemudian.

Mendengar cerita Shima, Arjuna dan Meshwa sempat bengong sejenak.

"Woh! Ancene edian wong loro kuwi. Njaluk di serampang ngge arit gulune. (Woh! Emang gila orang dua itu. Minta di lempar pake sabit lehernya)." Pisuh Arjuna.

"Jangan, Mas! Nanti Dipta sama Mas Mifta meninggal. Nanti Cima gak punya Dipta sama Mas Mifta...." Kata Shima dengan air mata yang mulai bercucuran karena pisuhan Arjuna.

1
Atik Kiswati
knp lg itu.....jadi kwatir nih.....
Kasandra Kasandra
up lg
aurora
semoga penyakit nya mbak meshwa ikut luntur
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
pembersihan kah?
amilia amel
semoga itu pertanda rahim Meshwa dibersihkan dari sisa-sisa kiriman jahat
dan semoga habis ini Meshwa kembali hamil dan kali ini calon bopo
cipa
semoga pertanda baik...segera dikasih momongan kembar 3
Tosari Agung
thor si projo kenapa gak serahkan ke arjuna aja sih buat di eksekusi dari di cincang terus di kasih makan ke belang
rizky tria
jd inget ibu Raina dulu, persis ya.. keguguran anak pertama, perempuan..
semoga dengan menjalankan ritual, salah satu pembersihan rahim mbak Meshwa.. sabar ya mas Juna & mbak Meshwa 🤗
setelah ini hamil lg langsung kembar 3 calon Bopo semua 🤲😊🙏
rizky tria: aamiin yra 🤲🤲
total 2 replies
Santi
semoga ini pertanda baik ya, rahim meshwa sedang dibersihkan dan di obati
Kasandra Kasandra
moga nanti di karuniai anak kembar... lanjut double up
Nuri 73749473729
mudah2an pertanda kebaikan thor... lanjut thor masih penadaran
Ika Shanti Budipertiwi
thor jangan sedih-sedih ah
Lenny Fitriany
ikutan nangis 😭😭
dik sugiyantoro
pertanda apa lagi ini. semoga aja itu pembersihan dari telur yg dikirim ke meshwa, dan semoga meshwa Ng akan kenapa2 dan tetap bisa hamil lagi kembar pula. 💪💪💪💪💪 up lagi dong thor
Rusi Rusi
lanjut lagi thor, jangan bikin penasaran. semangat
Nice1808
meshwa kenapa lagi ya, apa makhluk jahat kiriman projo merusak peranaka n meshwa, moga aja gak ya thor🙏
Rahmawati
yg sabar ya juna dan meshwa, nanti semoga dapet anak kembar
Dewi kunti
dibersihkan rahimnya secara ghaib
diyah
lagi😘
Putri Anghita Tera Vita
wah kenapa tuh meshwa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!