NovelToon NovelToon
Three Minds, One Darkness

Three Minds, One Darkness

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Aliansi Pernikahan
Popularitas:115.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Trio Psikopat Klan Pratomo ( lanjutan GD3 )

- Kirana, seorang fotografer lepas, mencari pria yang sudah memberikan anak padanya karena one night stand. Kirana tahu dia dimanfaatkan oleh pria itu untuk mendapatkan informasi tapi selama dia mencari ayah putra semata wayangnya, pria itu seperti hantu. Hingga dirinya tahu siapa pria itu dan Kirana akan meminta pertanggungjawaban Yagami.

- Princess Margareth dari Swedia adalah biang kerok hingga suatu hari dia memergoki prince Alucard de la Borde sedang membunuh seorang pria di apartemen karena hendak membunuh dirinya. Maggie, yang nyaris dibunuh oleh Alucard, bernegosiasi dengan pria psikopat itu. Maggie bersedia menikah demi dua kerajaan dengan syarat, Alucard berhenti membunuh. Apakah berhasil?

- Dirandra sudah dibidik oleh badan intelijen Jepang saat dirinya memberikan kuliah tentang racun karena kasus pembunuhan pejabat kotor disana. Chief Tora Matsumoto menuduh gadis itu pelakunya.

8th generation klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Papa Drak dan ... Mavis?

"Serius kamu sama Maggie?"

Drakula menoleh dan melihat Akira Léopold mendatangi dirinya yang sedang memandang lukisan para leluhur Margareth.

"Serius lah, Akira bukan Toriyama," jawab Alucard sambil minum wine nya.

Akira tertawa kecil sambil menepuk pundak sepupunya. "Kalau kamu sudah yakin menikah, jangan sampai kamu snap dan melampiaskan pada Maggie. Dia tidak tahu apa-apa."

"Dia tahu. Dia tahu aku bisa membunuh orang."

Akira melongo. "You're kidding?"

Alucard menggeleng. "Kami bertemu saat aku membunuh orang yang hendak membunuh aku dan Maggie."

"Siapa orang itu?" tanya Akira dengan rahang mengeras.

"Salah satu pengacau yang geram aku obrak Abrik bisnis haramnya." Alucard menyesap winenya. "Pabrik narkoba di Denmark dan polisi menggerebek bersama dengan aku. Aku sendiri yang mematahkan leher si pemimpinnya! Denmark tidak butuh narkoba!"

"Dari mana?"

"Kamboja. Mereka tinggal di Denmark tapi membuat narkoba? Big No No No."

Akira mengangguk. "Dan salah satu anak buahnya kabur?"

"Yep. Dia mau balas dendam tapi ... Sayangnya, berhadapan dengan orang yang salah. Aku tidak segan membunuh orang jahat, Akira. Aku juga tahu, se psikopatnya aku, keluarga paling utama. Aku tidak akan menyakiti Maggie, meskipun kadang dia menyebalkan!"

Akira tertawa. "Setidaknya, Maggie bukan gadis lemah, Al. Dia tangguh dan pantas bersama kamu."

"Asal tidak parkour saja," gumam Alucard sembari menghabiskan winenya.

Sehari usai acara pertunangan, para anggota kerajaan lainnya pun kembali ke negara masing-masing termasuk Alucard yang kembali ke Denmark bersama dengan anggota keluarganya.

Alucard pun menjalani hidup seperti biasanya, ke kampus mengajar dan menjadi dosen pembimbing untuk tugas akhir para mahasiswa yang hendak lulus ujian akhir.

Pria itu tetap serius dalam menjalankan tugasnya sebagai dosen. Para mahasiswanya awalnya tegang saat tahu siapa dosen pendampingnya namun Alucard tetap menjadi dosen yang baik.

Dua Minggu usai acara pertunangan, Alucard menghadiri acara seminar para dosen matematika dan salah satunya adalah Karina Khan, yang juga dosen matematika di KTH Royal Institute of Technology.

"Drakuli," senyum Karina Khan sambil memeluk Alucard.

"Tante Karina. Apa kabar? Oom Ravi tidak ikut?" senyum Alucard.

"Tidak ... Di rumah bersama Rafandra. Adikmu satu itu kan masih sekolah," kekeh Karina. "Ngomong-ngomong, selamat ya atas pertunangannya. Maaf kemarin Oom Ravi dan Tante tidak bisa datang karena ada acara di kedutaan Inggris juga."

"Santai saja Tante. Nanti saja kalau aku dan Maggie menikah."

Karina menatap keponakannya. "Kamu menikah dimana? Sini atau Stockholm?"

"Sini. Karena kemarin Father bilang tunangan di Swedia, not so royal wedding di Denmark."

Karina cekikikan. "Kok bisa-bisanya bilang not so royal wedding? Tetap royal wedding dong ... Kamu dan Margareth kan sama-sama bangsawan ... Jadi wajar."

"Tante tidak tahu saja bagaimana Maggie Blok!"

Karina menggelengkan kepalanya. "Ternyata benar kata anak-anak, kamu bilang namanya jadi kaldu."

"Habis yang kuingat itu."

Karina tertawa lalu menepuk pundak keponakannya. "Ampun deh kamu!"

***

Stockholm Swedia

Margareth menatap dinding panjat tebing dan dirinya sudah bersiap untuk menaikinya. Per Cholsum, pengawalnya, hanya bisa berdoa agar princess nya tidak jatuh atau apapun! For God's sake, princess, anda itu mau menikah!

"Kira-kira berapa detik aku bisa keatas, Per?" tanya Margareth sambil memasukkan tangannya ke dalam kantung kapur.

"Menit! Menit Princess! Anda jangan model jadi spiderwoman! Anda itu mau menikah!" ucap Per kesal. "Kalau terjadi apa-apa pada anda, saya yang kena amuk oleh Yang Mulia!"

"Naaaahhhh ... Tidak akan terjadi apapun padaku! Percaya saja!" Margareth lalu bersiap. Gadis itu dengan lincah hingga kakinya terpeleset dan Margareth terjatuh. Per dengan sigap memegang tubuh tuan putrinya.

Margareth meringis kesakitan dan Per segera meminta panggil ambulans. Siang itu Princess Margareth Eriksson, harus masuk IGD akibat jatuh dari panjat tebing.

***

Copenhagen Denmark

Alucard yang baru saja mengikuti seminar, terkejut saat melihat Penelope berlari ke arahnya dengan tergopoh-gopoh.

"Yang Mulia! Yang Mulia!" panggil Penelope.

"Ada apa P?"

"Princess Margareth ... Kecelakaan!" ucap Penelope dengan nada terengah-engah.

Alucard dan Karina terkejut. "Apa?"

"Al ... Kamu harus ke Stockholm deh!" ucap Karina.

"Kecelakaan apa?" tanya Alucard dingin. Jangan bilang main parkour keliling gedung di Stockholm!

"Panjat dinding!"

Alucard menggelengkan kepalanya. "Dasar!"

Karina mengelus bahu keponakannya. "Kamu temui Maggie, Al. Bukan apa-apa, sudah waktunya kamu jadi tunangan yang baik."

Alucard hanya mengangguk. Ampun deh Maggie Blok satu itu! Memangnya dia kira dia Spiderwoman?

***

Keesokan paginya Alucard mendarat di Bandara Internasional Stockholm bersama dengan pengawalnya Sven menggunakan pesawat komersil dan dijemput oleh kepala keamanan istana Stockholm. Mereka pun segera diantarkan ke rumah sakit tempat Margaretha dirawat.

Sepanjang perjalanan, wajah Alucard tetap dingin dan mereka pun tiba di rumah sakit. Kepala Keamanan lalu mengantarkan ke kamar Margareth yang dijaga oleh seorang pengawal wanita. Alucard tidak melihat ada Per disana.

"Tuan Putri di dalam sini, my prince."

"Terima kasih." Alucard pun mengetuk pintu dan masuk ke dalam kamar itu. Tampak Margareth terbaring disana dengan mata terpejam. Mendengar suara orang datang, mata gadis itu pun terbuka dan tersenyum saat tahu siapa yang datang.

Princess Margareth Eriksson

"Papa Drak ... Kamu datang," sapanya dengan wajah usil.

"Bagaimana kakimu?" tanya Alucard tanpa basa-basi.

"Sakiiittt," rengek Margareth sok manja.

"Salah sendiri juga!" balas Alucard sambil menarik kursi dan duduk di sebelahnya.

"Kamu itu ... Calon istri kesakitan begini," sungut Margareth sambil manyun. "Tega nian!"

"Sudah tahu kamu mau menikah malah main panjat dinding ... Macam cicak saja kamu!" omel Alucard.

"Bukan cicak ... Spiderwoman," eyel Margareth.

"Lebih parah!" cebik Alucard sambil menyibakkan selimut bagian bawah dan melihat kaki Margareth yang di gips pergelangannya. "Patah?"

"Terkilir," jawab Margareth.

"Kamu kapan keluar dari rumah sakit?" tanya Alucard sambil menutup kembali kaki Margareth dengan selimut.

"Besok mungkin ...."

Alucard mengangguk.

"Kamu akan tetap disini kan papa Drak? Mavis lagi jatuh ini," senyum Margareth.

"Kamu itu Margareth, Maggie Blok bukan Mavis!"

"Tapi sama M nya, Drak!"

"Kamu bukan anak kelelawar tahu!"

"Kalau kamu gigit aku di leher ... Kira-kira aku bisa jadi kelelawar nggak ya?"

Alucard menyipitkan matanya. "Biarpun namaku anagram dari Dracula, aku bukan tukang gigit leher!"

"Iya ... Kamu tukang matahin leher," ucap Margareth.

"Nah! Tuh tahu!" balas Alucard. "Apa kamu takut?"

Margareth menggeleng. "Aku lebih takut kalau kamu berubah jadi kelelawar dan takut matahari."

Alucard menghela nafas panjang. "Kacau!"

***

Yuhuuu up Siang Yaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
cassie
jd ngefans sama Kei 😍
Ani
🤣🤣🤣🤣 tenang aja Per gratis tis
Meeta Baggio
Bakalan rusuh dan penuh drama dehh rumah mereka, bagus nya papa drak mengsabar dengan semua tingkah kacau random meggie blok, mungkin karena udah biasa,nyaman dan menikamati kekacauan meggie blok yaa 😅🤣
Sayem Sayem
🤣🤣🤣🤣🤣peerr kudu stok aspirin brp dus ni? wes kudu siap lahir batin hadapi kerandoman Maggie blok
Murti Puji Lestari
setuju Marcell, pernikahan mereka bakal macam pelangi mejikuhibiniu.. 😅
sefi dwi handriyantin
senangnya liat papa Drak dan Maggie.. selalu ribut-ribut mesra.. yakin rumah tangganya bakal penuh warna dan rasa..
Noey Aprilia
Tar sklian ngmbil aspirin dr pbriknya lngsung....🤣🤣🤣....
Murti Puji Lestari
lhadalah Gami ketahuan.. 😅
Murti Puji Lestari
sebaiknya kalian saling sharing deh kalau soal ini, dan sama sama minta bantuan anak kecil 😅😅😅
Murti Puji Lestari
ya ampun dewasanya pemikiran kamu nak
ǝs
tanpa disadari mereka berdua sebenarnya masing2 sudah punya rasa memiliki
Murti Puji Lestari
iya dia abang sepupu kamu killin api, coba panggil bang arvid gitu, pasti langsung heboh.. 😅
Elsa Fanie
🤣🤣🤣🤣 bener bener cocok ini maggie blok m papa drak,,udah mulai bucin jg 🤭🤭, tinggal Dira m Tora bukan Sudiro yg masih berusaha,,,dan g sabar jg m Gammy bear
amilia amel
setiap hari pasti penuh warna dan papa drak secara nggak sadar sudah menikmatinya warna tersebut 😅😅😅
shinta
pasti kerusuhan setiap hari hahahah
🦋⃞⃟𝓬🧸Nadhiraafifa
siapaaa itu yg denger yaa , aduhh kepooo 😅
Lusy Aristiani
😅😅😅😅😅Hayoooookkkk,,,,biyuuuuh, gek piye.... 😅😅😅😅😅
Faizah Muzdalifah
Seru Nih mbak Hana Gami ketemu Raja Arsya 😂😂😂 lagi dong mbak ceritanya 🙏🙏🙏💪💪💪
mama_im
kayaknya ketemu arsya nih, udah gak bakalan bisa rahasia rahasiaan kalo dah ketauan arsya mah 🤣🤣
ⓚⓐⓗف
wah wah wah... saha nih yang memergoki Gami?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!