Hallo guys ini adalah Karya ke 2
pada novel ini menceritakan bahwa seorang gadis cantik yang bernama Dea Zahra Hotman adalah seorang gadis desa yang sangat cantik, polos, baik hati dan selalu mengikuti keinginan dari orang tuanya berusaha dengan keras membanting tulang bekerja kesana kemari untuk memenuhi kehidupannya dia juga bersekolah di salah satu universitas kedokteran ternama di London karena biaya siswa miskin berprestasi disana Dia tinggal bersama tantenya yang bernama Anggun blancia yang sangat kejam dia juga menjodohkan dengan seorang CEO yang terkenal sangat kejam sombong dingin dan arogan dia juga mempunyai grup mafia yang sangat terkenal dan ditakuti oleh semua orang lelaki itu bernama Arga Laksmana Adijaya yang merupakan pemilik dari Adijaya Group Akankah pernikahan mereka bahagia? makanya baca terus novel ini dan jangan lupa baca novel autor yang sebelumnya❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni Kadek Suciari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Operasi Pradipta part2
"Terima Kasih"Ucap Dea fokus membaca hasil rekaman medis dan scan nya
"Sialan ternyata dalam tubuhnya mengandung racun DIGOXIN "Ucap Dea msmbuat Vina dan Ziko ikut menatap layar
"Aduh dok bagaimana ini"Ucap Vina
"Racunnya sudah menjalar sampai 60% di dalam tubuhnya hingga Otaknya"Ucap Dea
"Lalu bagaimana ini?"Tanya Ziko
"Siapkan Darahnya kita akan menyedot darah pasien dan mengisi dengan pendonor baru"Ucap Dea
"Golongan darah AB"Ucap Vina lalu mengecek ke monitor HT
"Lab Monitor🕹"Ucap Vina
"🕹Masuk Dok"Ucap seseorang dalam monitor
"🕹Berapa Sempel darah AB di sana?"Tanya Vina
"🕹Sekitar 7 kantong"Ucap Seseorang dalam monitor
"🕹Tolong kamu cari 3 kantong darah dari keluarganya cepat"Ucap Dea mengambil Alih HT
"🕹Baik Dok"Ucap Seseorang dalam ht sedikit terkejut mendengar suara pemilik RS
"Cek CCTV siapa pelakunya"Ucap Dea membuka ponsel yang sudah tersambung dengan CCTV Rs.
Saat membuka bertapa terkejutnya mereka ternyata saat dirawat selama 1 bulan Veronica yang merupakan bibi pasien menyemprotkan racun melalui bibir serta menyutik cairan melalui kepala
"Dasar Ular"Kesal Ziko
"Dia sengaja melalui kepala agar tidak terlihat,Karena bekas suntikan tertutupi rambut
"Kita lihat apa yang bisa aku lakukan"Guman Dea
"Kau benar dok kita harus bertindak"ucap Ziko yang mendengar Gumaman dari Dea
"Vin siapkan ruang operasi segera"Ucap Vina
"Baik Dok"Ucap Dr.Vina lalu meninggalkan ruangan
#Flash Back Off#
"Ap apa yang kau katakan Jal*ng"Kesal Veronica sedikit gugup
"Tuan Chen sepertinya di dalam tubuh pasien mengandung Racun Digoxin sehingga menyebabkan aliran darah atau plasma darah melambat dan dapat memperlambat Sistem kerja Hati,Jantung,dan juga Otak,Racun ini hanya di dapat di eropa"Jelas Dea tanpa menatap tuan chen.
"Lalu apa ada obatnya?"Tanya Tuan Chen
"Kita berdoa saja semoga operasinya lancar"Ucap Dea
"Dan sebenarnya Racun ini sudah aktif kemungkinan 3-4 bulan,ada kemungkinan juga sebenarnya karna racun itu lah pasien mengalami koma seperti ini karena racun ini dapat mengakibatkan Kematian,Syukur syukur masih bisa bertahan"Ucap Dea lagi
"Apa...hiks hiks hiks tolong selamatkan dia"Ucap Istri tuan Chen
"Oh yaKenapa tidak jadi operasi di Siangapura?Bukankah 1 bulan lalu kalian memindahkan pasien ke singapura? Tanya Dea
"Rumah sakit singapura pernah menangani nya namun kembali di rujuk ke rumah sakit ini dan mengkonsultasikan agar menemui anda"jelas Tuan Chen sedikit lirih
"Baiklah"Ucap Dea
Tok Tok Tok
"Masuk"Ucap Tuan Chen
"Pagi Dok"Sapa pertugas Lab
"Pagi,Baiklah saya permisi"Ucap Dea lalu pergi bersama Ziko.Namun sempat dea tersenyum mistis ke arah Veronica yang masih membatu
"Permisi keluarga pasien pradipta yang bergolongan darah AB siapa?"Ucap petugas Lab
"Tadi kami sudah kedatangan darah AB 2 kantong jadi kami kurang 1 kantong"Jelas petugas lab
"Untuk apa?"Ketus Veronica kembali sombong
"Untuk operasi pasien atas nama Chen Pradipta"ucap Petugas lab
"Saya ayo ambil sebanyak banyaknya"Ucap Tuan Chen
"Ayo ikut kami"Jelas Petugas lab
"Sial rencanaku untuk menjadi pewaris bisa hilang"Batin Veronica
"Aku harus mencari Akal untuk ini"Batin Veronica tersenyum ke arah pasien
"Kamu tidak boleh hidup,Kau tau rencanaku ingin membunuh Ayahmu maka penghalang utama harus di singkirkan,Yaitu kau penerus keluarga Chen,Setelah kau mati baru Ayahmu akan menyusul jangan panggil Aku Veronica Putri Chen kalau tidak bisa menghancurkan penghalangku termasuk kau Dr.Dea"Batin Veronika
Di Ruang Ganti
Dea tengah berpikir setelah berganti baju menggunakan pakaian operasi
"Sepertinya Dia tidak akan tinggal Diam"Batin Dea
"Aku harus berhati hati"Batin Dea penuh kewaspadaan
.
.
.
.
.
.
Hallo ingat ya berkomentar yang bijak,Boleh ngasih saran dan Kritik ingat juga bahasanya ya,Author akan terima semua Kritik saran yang baik dan pasti aku jadiin referensi,Kalau ada salah kata dan penulisan Maaf ya 🖤🔊Author cuman manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah hehehe lebay kan😉🙏🏻🙏🏻*