Aira Cantika Putri seorang perempuan cantik , pintar dan rendah hati. Mahasiswa kedokteran yang banyak di sukai pria kampus karna kecantikan dan kerendahan hati nya. Terlahir dari keluarga yang sederhana dan penuh kehangatan.
Kendra Aditya Nugraha seorang dokter muda yang tampan tapi sikapnya begitu dingin dan kaku namun di dalam hati nya begitu hangat dan rapuh. Anak pemilik rumah sakit ternama di jakarta juga satu satu nya pewaris rumah sakit.
Reyhan Adi Utama seorang calon dokter sekaligus anak pebisnis sukses. Sikapnya yang begitu ramah dan hangat terlebih terhadap Aira wanita yang dia suka sejak kuliah. Dia pun teman seangkatan dengan Kendra.
Aira terjebak di antara dua hati pria tampan itu.
Manakah yang mampu meluluhkan hati Aira?
Kendra yang dingin dan kaku atau Reyhan yang hangat dan lembut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deti apriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengumuman Pernikahan
Selang lima menit kemudian acara akan di mulai, lampu-lampu di atas panggung sudah mulai menyala dan seorang host pun sudah berdiri di sana sambil cek sound
"Ra kamu degdegan gak sih kok aku jadi deg-degan begini" celetuk Dinda
Rara menganggukan kepalanya dia merasa tegang dan kaget apa benar calon suami nya itu yang akan jadi pengisi seminarnya tapi Rara tidak tau sama sekali soal ini
"Kenapa dia gak kasih tau ya kalau dia bakal jadi moderator di seminar ini?" batin Rara
"Hah pasti dia mikir buat apa juga kasih tau toh aku cuma calon istri karna paksaan" batin Rara lagi
Host pun memulai acara dengan pembukaan dan membacakan susunan acara tampak para mahasiswi sangat antusias menunggu keluarnya moderator tampan itu keluar di mana melihat fotonya saja sudah membuat mereka menggila.
Tapi ada juga beberapa mahasiswi dan mahasiswa yang ternyata sudah tau wajah Ken di keributan beberapa hari lalu kalau yang jadi moderator nya adalah calon suami Rara mereka pun kaget dan tidak menyangka
"Baiklah kita mulai saja panggil seseorang yang akan menjadi moderator kita kali ini, dia seorang Dokter muda berbakat juga bisnis man hebat. Kita sambut Bapak Kendra Aditya Nugraha S.Ked , S.M.B" ucap Host
Ken pun masuk ke aula tampil dari arah belakang panggung dan di sambut dengan tepuk tangan para mahasiswa-mahasiswa
"Ya ampun ganteng banget"
"Oh my god bakal betah gue nih"
"Waw serius ini moderatornya"
"Kok muka nya kaya gak asing ya?"
"Kok kalo di liat-liat mirip cowo yang ngerebutin Aira waktu itu bukan sih?"
Begitu riuh para mahasiswi saling berbisik-bisik saling memuji dan terpesona akan ketampanan Ken ada juga yang bertanya-tanya
"Wah Ra kayanya dokter Ken bakal banyak fans nya nih" ucap Bayu melihat sekitar aula para mahasiswi yang berdecak kagum
"Kaya nya kamu harus pasang badan nih Ra" timpal Dinda sambil cengengesan
"Apa sih" jawab Rara
"Kalo mereka tau sifat nya mana mungkin suka sama manusia es begitu" batin Rara
"Eh ini beneran calon suaminya my beautifull?" tanya Jason di jawab anggukan oleh Dinda dan Bayu
Acara pun di mulai
"Hallo Dokter Kendra apa kabar?" tanya Host
"Kabar saya alhamdulillah baik" jawab Ken dengan senyum simpul
"Oh iya yang belum tau atau bertanya tanya siapa sih Dokter Kendra ini, kita akan kenalkan profilnya" ucap Host sambil mengalihkan pandangannya pada layar besar belakang podium
Kendra Aditya Nugraha S.Ked, S.M.B
Usia 28 tahun
Lulusan terbaik Fakultas Kedokteran di Harvard University
Lulusan terbaik Fakultas Manajemen Bisnis di Universitas Indonesia
Dokter Umum di Rumah Sakit Harapan
Pendiri Yayasan Penderita Kanker anak dan perempuan
Bisnis Man muda pewaris Royal Group
"Nah itu dia profil dari Dokter Kendra" ucap Host
"Seperti yang kita tau ini pertama kali dokter Kendra tampil di depan umum sebagai moderator juga pewaris dari Royal Group, sebelumnya Dokter Kendra ini belum pernah tampil di berita , majalah atau wawancara mana pun. Benar begitu dokter Kendra?"
"Iya memang betul dan jujur ini membuat saya sedikit gugup"
"Hehehe tenang saja dokter bisa lebih santai. Lalu kenapa sekarang memutuskan untuk menjadi moderator di seminar ini dan mau tampil di depan umum?"
"Jadi awalnya ini tawaran Papa saya untuk saya memulai tampil di depan umum agar terbiasa tapi setelah saya fikir ini kesempatan yang baik juga untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang saya miliki kepada yang lainnya"
Dan percakapan pun berlangsung seterusnya Ken berbagi pengalamannya ketika sekolah kedokteran dan manajemen bisnis berbagi kiat-kiat agar tetap semangat belajar dan cara membagi waktu untuk sekolah dan kegiatan sehari hari nya, selain itu Ken juga bercerita bagaimana awal mula nya dia memulai mendirikan Yayasan Kanker untuk anak dan perempuan serta mulai belajar bisnis dan menjalankan bisnis dari Papa nya
Tak terasa waktu seminar bergulir sudah dua jam, bagi para mahasiswi ini seminar yang menyenangkan karna mereka dengan senang nya fokus melihat wajah tampan dokter Ken
Rara dan teman-temannya pun sedari tadi fokus mendengarkan isi seminarnya merasa kagum pada Ken yang berjuang untuk mencapai tujuannya meski dia anak dari seorang konglomerat tidak membuatnya bersantai dan semaunya
"Ternyata dia hebat banget" batin Rara
"Wah dokter Kendra ternyata hebat banget ya dia benar benar berjuang buat mencapai tujuanny benar-benar menginspirasi" decak kagum Dinda
"Iya tenyata di balik sifat kaku nya dia sehari hari dia bisa bersikap baik dan santun begitu ya" timpal Bayu
"Iya dari tadi dia jawabnya juga ramah banget dan sering senyum beda sama sehari-hari" sambung lagi Dinda
"Wah ternyata calon suami nya my beautifull luar biasa banget jadi malu gue" ucap Jason
"Eh Ra kamu kok diem aja kenapa?" tanya Dinda menepuk lengan Rara yang sedari tadi fokus melihat Ken
"Euh gak kok gak papa" jawab Rara
"Segitu nya banget liat calon suami" ledek Bayu
"Iya nanti juga tiap hari liat sampe segitu nya banget" ikut ledek Dinda
"Apa sih kalian ini , udah perhatiin depan tuh" jawab Rara
"Dia bener-bener orang hebat ya kok aku jadi merasa minder gini ya" batin Rara
Lalu mereka kembali fokus ke acara
"Wah tidak terasa waktu ternyata berlalu cepat ya" ucap Host dan di setujui para mahasiswi
"Sebelum acaranya selesai saya ada beberapa pertanyaan tambahan mungkin ini juga mewakili dari beberapa orang yang penasaran nih dengan kehidupan pribadi dokter seperti apa sih. Apa dokter keberatan kalau saya ajuin pertanyaannya?" tanya Host ragu
Ken lalu menatap sekilas Evan yang sedari awal acara berdiri di belakang podium menghadap kearah Ken dengan wajah datarnya
"Silahkan" jawab Ken setuju
"Dokter Kendra ini seperti yang kita tau kehidupan pribadinya sangat tertutup tapi pasti banyak orang yang ingin tau sebenarnya dokter Kendra ini masih singel atau sudah ada pasangan sih?" tanya Host dengan nada sedikit menggoda
"Kaya nya sekarang aku tau maksud rencana Papa" batin Ken
"Untuk saat ini memang saya masih singel" jawab Ken sambil menatap ke arah Evan yang masih diam datar
Sontak jawaban itu membuat riuh di kalangan para mahasiswi
"Ra.. " Dinda dan yang lain menoleh ke arah Rara
Ken masih diam menatap tajam ke arah Evan menunggu reaksi nya tapi Evan tidak bergeming masih tetap pada posisinya
"Jadi dia gak terpengaruh" batin Ken
Baru saja Host akan menyambung pernyataan Ken tapi keburu Ken melanjutkan jawabnya
"Saya memang masih singel saat ini tapi satu bulan lagi saya akan melangsungkan pernikahan" sanggah Ken tiba-tiba membuat suasana makin riuh dengan jawabannya
"Hahaha ternyata dokter Kendra bisa bercanda juga ya.." canda Host
"Wah selamat ya untuk rencana pernikahannya dok semoga lancar. Kita jadi penasaran siapa perempuan beruntung itu" ucap Host
"Saya lah yang beruntung bisa mendapatkan perempuan baik seperti dia" jawab Ken membuat keadaan semakin riuh dengan setiap jawaban tidak terduga dari Ken
Ken menatap tajam Evan yang kini menyunggingkan senyuman puas karna Ken akhirnya memilih mengalah dan ikut ke dalam rencana Wisnu
Layar di belakang podium menampilkan sebuah foto preweding Ken dan Rara secara tiba-tiba membuat Ken dan Rara membelalakan matanya kaget di tambah keadaan semakin ramai dengan bisikan-bisikan yang lain dan juga tatapan tajam para mahasiswi ke arah Rara dan Ken bergantian
Foto preweding yang di buat beberapa minggu yang lalu itu pun dengan paksaan dan tekanan dari Wisnu dan juga Siska yang ikut menemani mereka berfoto sehingga bisa menghasilkan foto yang bagus itu
Mata Ken yang geram pun melihat ke arah Evan tadi berdiri tapi Evan sudah tidak ada di sana
"Papa.. " gumam Ken geram
"Wah ternyata ini lah calon istri dari dokter Kendra , sepertinya ini foto preweding ya. Tapi kok seperti nya wajahnya terlihat familiar ya" ucap Host
Yang lain sontak melihat ke arah Rara sedangkan Rara hanya menunduk bersembunyi di balik lengan Rara karna malu
"Eemm mungkin yang lain sudah kenal karna dia salah satu mahasiswi terbaik di sini" jawab Ken
"Wah berarti orang nya ada di ruangan ini sekarang" ucap Host sambil melirik lirik
Ken hanya mengangguk dan melihat sekeliling dan Ken menemukan Rara yang sedang menundukan kepalanya di belakang lengan Dinda
"Eh Ra dokter Ken ngeliatin kamu tuh" ucap Dinda
"Udah biar aja aku malu" jawab Rara
"Ngapain dia bersembunyi segala dia pikir aku gak malu apa" gerutu Ken dalam hati
"Baiklah dokter Kendra karna pertanyaan kita sudah terjawab semuanya kita mengucapkan terima kasih untuk waktu dan kesempatan yang berharga ini dan juga kabar bahagia dari rencana pernikahan kalian semoga semua nya berjalan lancar ya" ucap Host
"Saya juga mengucapkan terima kasih telah memberikan kesempatan pertama bagi saya berbagi pengalaman saya yang belum seberapa ini" jawab Ken
"Baiklah kita akhiri acara seminar hari ini sampai di sini, semoga ada kesempatan selanjutnya untuk bertemu lagi dokter Kendra" ucap Host
Acara pun selesai dengan Ken dan Host peegi lebih dulu dari podium ke ruangan Ken menunggu tadi
Ken yang sudah ada di dalam pun melihat ruangan itu kosong mencari keberadaan Evan
"Kemana dia" ucap Ken sambil menyandarkan tubuhnya ke sofa dan merebahkan kepalanya
"Papa bener-bener keterlaluan" gumamnya
****
Sementara itu Rey yang baru menyaksikan acar tadi merasa kesal dan amarah nya memuncak, bagaimana tidak acara tadi seolah menunjukan bahwa Ken ingin mengumumkan bahwa Rara itu calon istri nya
Rey mengepalkan kedua tangannya dengan marah
"Kak.. " seru Ellen sambil merangkul lengan Rey
Rey langsung menepiskan tangan Ellen dari nya dengan sangat kasar lalu berlalu keluar ruangan aula
"Kak Rey.. " teriak Ellen tapi tidak di hiraukan
Ellen menoleh ke arah Rara dan teman-temannya yang masih duduk di tempatnya menunggu yang lain keluar lebih dulu
"Aira" geram Ellen sambil mengepalkan tangannya hendak menghampiri Rara
"Ellen" Metta dan Gita menahan Ellen
"Lepas!!" seru Ellen kesal
"Lo mau apa jangan cari gara-gara lo udah tau kan siapa calon suaminya dia" seru Metta
"Iya lagi dia kan gak berbuat apa-apa nanti kita kena imbasnya" timpal Gita
"Udah ayo" Metta dan Gita menarik paksa Ellen keluar
Sementara itu Rara masih tampak menyembunyikan dirinya di belakang Rara
"Sumpah gue gak percaya apa yang barusan gue liat" ucap Jason terheran
"Kita kaya bukan liat acara seminar tapi acara pengumuman pernikahan Rara" tambah Dinda
Tiba-tiba saja seorang lelaki datang menghampiri Rara dan teman-temannya
"Permisi Nona" sapanya menundukan sopan menyapa Rara
Sontak mereka menoleh ke arah lelaki itu dan mengerutkan keningnya bingung
"Siapa ya?" tanya Rara ragu-ragu
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hay Readers maaf ya kalo up nya lama
sebenernya aku udah up tapi harus di di review dulu sama pihak NT nya jadi sabar ya
Semoga kalian tetap setia baca ya meski nunggu di review dulu
Jangan lupa like dan coment juga tambah ke novel favorite kalian
ibaratnya ga praktis panjang lebar
mau nikah aja sama orang asing
ini adalah novel pertama yg aku baca di NT dan pertama kali aku baca novel gara" liat prolognya sw temen haaaa terharu bgt dua th llu ini aku msih blom download apk NT ah perjuangan ngingat judulnya😭😭😅😂