lia gadis cantik yang berusaha mempertahankan cinta namun harus menerima kenyataan tentang perbedaan..
ketika kau mencintai seseorang maka jangan pernah menyerah untuk berjuang. meski lelah tetaplah tegar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhurul Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32
andai saja aku bisa menahan waktu maka akan aku hentikan waktu itu di sini, di mana aku bisa melihat mu selalu tersenyum....
"jika kau ingin bertemu ibu mu, cepatlah sembuh, apa kau tidak bosan di rumah sakit terus,, ucap Syarif
"iya ayah, lia juga sudah bosan di sini...
jawab lia...
dan bisaka hari ini Steven yang jaga lia...
lanjutnya...
"baiklah jika Steven tidak keberatan...
jawab Syarif...
"ngak kok om, malahan aku bahagia bisa bersama lia...
ucap Steven dengan senyum manisnya ke arah lia...
"apa sih yang di pikiran Steven, jangan-jangan otak mesumnya kumat...
gumam lia dalam hati yang membuat seketika bulu kuduknya merinding...
"kau jangan macam-macam..
ucap Angga dengan tatapan tajam kearah Steven...
"apaan sih ayah, memang nya kami mau ngapain...
potong lia yang melihat tatapan Angga...
"ya sudah kami pergi dulu, jaga lia baik-baik...
ucap Syarif menepuk pundak Steven..
dan segera meninggalkan ruangan....
suasana jadi hening seketika...
Steven menghampiri lia yang duduk di atas ranjang rumah sakit...
membelai lembut rambut lia...
"apa kamu lapar sayang,..???
"tidak...
"apa kau haus...???
"tidak..
"atau ada yang sakit...??
"tidak...
aku rindu pada mu sayang...
"tapi kau meninggalkan ku...
ucap lia sewot...
"apa kau sedang marah...
"tidak...
"terus knapa kau mengacuhkan ku..
"hmmm...
"baiklah jika kau tak ingin aku di sini, aku akan pulang saja....
Steven berbalik, tapi sebelum Steven melangkah Lia memegang erat tangan Steven..
"apa kau akan meninggalkan ku lagi...
ucapnya...
"mungkin karna kau mengacuhkan ku...
ucap Steven sedikit acuh ..
seketika air mata lia mengalir, namun tak bersuara dan dengan berat hati melepaskan pegangannya...
"hmmm kenna kau aku kerjain..
gumam Steven.. terbesik sedikit garis melengkung di bibirnya.
"maafkan aku...
ucap lia sambil menunduk menyembunyikan rasa sedihnya...
Steven tidak menjawab namun segera berbalik ke arah lia karna merasakan tangan yang tadinya menggenggam nya kini terlepas...
Steven terkejut melihat lia menangis dengan keadaan menunduk...
segera ia hampiri dan memeluknya seerat mungkin, menenangkan nya...
berhubung kondisi lia yang masih belum stabil...
lia membalas pelukan itu lebih erat lagi..
"sial, bisa-bisanya aku bercanda dengannya seperti ini, gumam Steven dalam hati pada dirinya...
"sayang maafkan aku, aku tidak akan meninggalkan mu.. aku hanya ingin ke toilet aku ngak tahan lagi...
ucap Steven memecah kesedihan lia...
"tapi tadi kau bilang mungkin akan meninggalkan ku...
balas lia....
"iya, aku akan meninggalkan mu sendiri tapi ..
sebelum kata-kata Steven berakhir lia sudah menangis sejadi-jadinya...
"sayang aku hanya meninggalkan mu di sini, karna aku mau ke toilet, aku ngak akan ke Mana-mana....
ucap Steven...
"janji ngak ke mana-mana...
"iya, tapi lepas dulu pelukannya...
"baiklah...
lia meletakkan pelukannya dari Steven..
segera Steven masuk ke kamar mandi yang masih berada di dalam kamar itu...
lia sudah bosan menunggu Steven keluar, karna masih lemah lia segera membaringkan tubuhnya keatas kasur tak lama lia pun tertidur.....
15 menit kemudian Steven keluar dari kamar mandi, di lihatnya lia yang sudah tertidur pulas..
Steven menghampiri nya merapikan selimut yang di kenakan lia..
kemudian menunduk mencium kening gadis kesayangan itu...
dan berjalan ke arah sofa yang tepat berada di samping tempat tidur...
membaringkan badannya di sana dan segera menyusul lia ke alam mimpi...
.
.
.
.
Semangat dan lanjut berkarya
Semangat Author sayang ♥️♥️♥️♥️♥️
👍👍👍👍👍