LOVE PETAL FALLS SEASON 1& 2 [TAMAT]
Lima tahun lalu kesucian Sara di renggut paksa oleh seorang pria hingga dirinya hamil. Lima tahun kemudian Sara menjalani hidupnya bersama Putranya. Kelopak cinta di hati Sara yang sudah mengering membuatnya tak percaya lagi dengan apa itu cinta kasih seorang pria, sampai pertemuannya kembali dengan Ryuzen membuat hidupnya penuh kejutan dan air mata. Mampukah Ryuzen Han menumbuhkan kembali bunga indah yang dulu pernah ia rusak?
Bukan penulis pro. Tulisan ini dibuat semata-mata murni karena imajinasi penulis, mohon maaf jika masih banyak kesalahan penulisan dalam kalimat.
Nb : Jika ada persamaan peran, kalimat atau adegan itu semua semata-mata mungkin karena ketidak sengajaan/terinspirasi.
Let's do work and stop being copycats! Enjoy your own reading fellas😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Crhysalis_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 32 : Ketidak Jujuran
~Toko Buku
"Um... ngomong-ngomong bagaimana sejauh ini rasanya jadi ART Tuan Muda Ryuzen Han, menyenangkan kah?" tanya Gina membuka obrolan mereka yang saat ini sedang ada sibuk mengitari toko buku.
"Ya begitulah, jujur saja sudah 3 hari ini aku tidak lihat dia. Tiga hari terakhir ini juga aku hanya mekalakukan bersih-bersih saja, tidak masak makan malam seperti biasanya, entah menginap di tempat lain atau apa, dia juga tidak bilang," jelas Sara pada Gina.
"Benarkah? Kalau begitu, rumor dia yang baru-baru ini tertangkap kamera pergi ke acara amal bersama salah satu model terkenal, adalah benar ya?" terang Gina antusias.
"Mungkin! Aku tidak tahu," balas Sara dengan ekspresi santai.
"Memangnya Tuan Ryuzen, kalau di rumah bagaimana sih?" telisik Gina penasaran.
"Eh, kenapa tanya aku, aku kan bukan istrinya!" jawab Sara yang agak jadi salah tingkah.
"Ya barang kali saja kau tahu, secara kau kan sekarang sering melihat dia kalau pulang," ucap Gina kembali menggoda Sara.
"Dengar ya Gina, aku ini cuma seorang yang terpaksa bekerja sebagai ART-nya Ryuzen Han demi membayar ganti rugi pada orang itu. Kalau urusan dia dengan segala macam skandalnya dengan banyak wanita di luaran sana, itu bukan urusanku!" terang Sara.
"Iya sih..., tapi aku penasaran! Oh iya, Ryuzen itu kalau pulang suka bawa pulang perempuan tidak sih?" tanya Gina makin penasaran.
"Entah, tapi selama aku bekerja di kediamannya, aku belum pernah lihat dia membawa perempuan pulang tuh!" ucap Sara yang kini tengah mengambil novel karangan Ren Hao
*Note : Ren Hao itu nama penulis novel favorit Sara.
"Begitu ya? Hem, mungkin berita yang bertebaran itu cuma rumor yang dibuat orang media supaya berita mereka laris-manis dibaca, siapa yang tahu kan?" terang Gina yang sudah selesai memilih-milih buku yang ingin dibelinya.
"Belum tentu, bisa saja dia bawa wanita-wanitanya itu ke hotel supaya tidak ketahuan awak media. Ryuzen bukan orang biasa di negeri ini, dia punya pengaruh kuat di negara ini. Menyembunyikan skandal bukan hal yang tabu untuk orang-orang kaya dan kau pastinya tahu itu kan?"
Gina mengerenyitkan dahinya mendengar Sara bicara seperti itu.
"Sejak kapan, Sara Chen yang cantik dan baik hati bisa berburuk sangka seperti itu?" ucap Gina.
"Oh ayolah Gina, hal seperti itu kan bukan rahasia umum lagi, terlebih seorang Ryuzen Han sudah punya segalanya sebagai pria, tidak heran kan kalau banyak wanita ada di sekelilingnya," ucap Sara.
"Kau termasuk wanita yang ada di sekeliling Ryuzen juga tidak?" tanya Gina kembali menggoda sahabatnya itu.
"Gina...! Dari pada kau menggoda aku terus, kenapa tidak kau gunakan waktumu itu untuk memikirkan pria idamanmu sendiri," ucap Sara yang mulai sebal pada Gina.
"Ah kau ini, kalau itu...."
Wajah Gina jadi berubah agak malu-malu.
"Hei, lihat wajahmu! Seperti anak ABG yang sedang jatuh cinta," ejek Sara. Kini giliran Sara yang menggoda Gina.
"Aku jadi penasaran, siapa pria beruntung yang di cintai oleh sahabatku ini," ucap Sara tersenyum menggoda Gina.
"Nanti, kalau sudah tiba waktunya aku akan kenalkan padamu siapa pria yang aku suka," ucap Gina pada Sara yang tersenyum sehabis menggoda dirinya.
"Baiklah, aku menunggu kapan hari itu tiba," kata Sara antusias.
"Oh iya, kalau tidak salah, kau bilang waktu itu Ryuzen sudah pernah mengantarmu pulang bukan? itu berarti dia tahu dimana kau tinggal," kata Gina.
"Tidak juga, karena waktu itu...."
*Flash back beberapa hari yang lalu saat Sara di antar pulang Ryuzen
Malam itu setelah makan malam selesai, dan Sara juga selesai mencuci piring semuanya. Dirinya berpamitan untuk pulang ke rumah, namun malam itu cuaca seperti akan turun hujan ditambah sudah larut malam. Akhirnya Ryuzen mengantar Sara untuk pulang.
~Di dalam Mobil~
"Terima kasih sudah mau mengantarku," ucap Sara membuka obrolan setelah hampir 30 menit mereka tidak saling berbicara sejak masuk ke dalam mobil.
"Tidak masalah!" balas Ryuzen.
"Hei, boleh aku tanya sesuatu?" kata Ryuzen
"Apa?"
"Kau takut gelap?" tanya Ryuzen to the point sambil fokus menyetir mobil.
Mendengar pertanyaan Ryuzen, Sara tidak tahu harus bilang apa, dia hanya diam memalingkan wajahnya.
"Soal itu..., aku...."
"Kalau tidak ingin menjawab juga tidak masalah," ucap Ryuzen melihat Sara yang sepertinya enggan menjawabnya. Mereka pun kembali saling terdiam hingga tanpa terasa kediaman Sara sudah semakin dekat.
"Tuan, sampai sini saja," kata Sara memberi instruksi.
"Yang mana rumahmu?" tanya Ryuzen.
"Ada di depan sana, tapi kau cukup antar sampai sini saja," kata Sara.
Ryuzen melirik Sara dengan mata tajamnya.
"Kau tinggal sendirian?" tanya Ryuzen lagi.
"Hehe, i... iya," jawab Sara yang terpaksa bohong
"Begitu ya? Baiklah," kata Ryuzen datar yang kemudian tancap gas dan pergi.
"Hati-hati Tuan Muda Han!" ujar Sara pada mobil Ryuzen yang telah meninggalkan dirinya.
Sara menghela nafas.
"Huft...! Dia Pria yang berbahaya! Maaf ya Ryuzen, aku terpaksa membohingimu. Aku tidak ingin kau tahu terlalu dalam tentang kehidupanku. Terutama tentang Arvin. Aku hanya tidak ingin masalah diantara aku dan Ryuzen bertambah rumit**."
*Flashback selesai
Jangan lupa di like, comment dan vote ya gaiss.🌷
oh iya mampir yuk ke novel aku.
WANITA PEKERJA MALAM
by kak eja🌜
masih jadi favorit aku nih