NovelToon NovelToon
Misteri Jodoh (Janda Tapi Perawan )

Misteri Jodoh (Janda Tapi Perawan )

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / CEO / Mengubah Takdir / Pengantin Pengganti Konglomerat / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Febriliani

Jodoh, rezeki dan kematian adalah hal yang memang penuh dengan misteri. Sebabnya kita memang tidak tahu siapa yang akan jadi jodoh kita kelak.


Rili Askana menjadi galau tingkat dewa, diumur yang hampir genap 30 tahun. Dia tidak kunjung menikah'. Angin segarpun datang, disaat teman kerjanya menawarkan diri untuk menikahi nya. Tapi, disaat cinta-cintanya kekasihnya itu hilang tanpa bekas.


Kesedihannya bertambah parah, disaat Dia masih galau dipaksa nikah oleh orang tuanya dengan pria yang tidak dikenalnya.



Bagaimana kisah Rili? akankah Dia bahagia dengan pernikahannya.

Temukan jawaban misterinya di Novel ini.

Ini bukan cerita horor. Ini cerita yang bisa menguras emosi dan gelak tawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febriliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkata jujur

"Apa?" Ucap Ayah Rili dengan tidak percaya.

"Iya Yah, ini nak Rival yang dikenalin adek Mirna sama Rili." Ucap Mama Rili dengan meletakkan empat gelas teh manis panas di atas meja di ruang tamu tersebut.

Rival sekarang sangat nervous, Dia sudah tidak percaya diri lagi. Pasti setelah ini niatnya untuk melamar tidak akan terwujud. Pertemuan pertamanya dengan Rili sungguh tidak menyenangkan sekali.

"Waahh..... Kebetulan sekali ya Bu. Berarti Nak Rival ini pria yang bertanggung jawab, buktinya dia membawa putri kita berobat. Padahal dari cerita pak Somad. Nak Rival dan pak Somad sendiri tidak tahu kalau Rili yang terplanting ke tengah jalan karena masih tertutup helm.

"Iya pak," Ucap mama Rili dengan tersenyum kepada suaminya tersebut. "Ayo diminum teh nya Pak Somad, nak Rival." Ucap mama Rili.

"I...i.. yaa Bu, Terima kasih." Ucap Rival dengan gugupnya. Sepertinya orang tua Rili tidak marah padanya.

"Tadi saya mau mencari alamat Tante Mirna. Rencananya saya dan Tante Mirna akan bersilaturahmi ke rumah ini. Karena aku tidak tahu alamat rumah Bapak dan ibu. Tante Mirna pun tidak mau memberi alamat Bapak dan Ibu, Tante Mirna pingin aku ke rumahnya dulu, barulah datang ke rumah ini. Insiden yang tidak diinginkanpun terjadi. Untuk itu sekali lagi. Aku minta maaf ya pak, Bu.!" Ucap Rival dengan mimik wajah sedikit ketakutan.

"Iya tidak apa-apa nak. Yang terjadi tidak mungkin disesali lagi. Semua ada hikmahnya." Ucap Ayah Rili.

Terdengar Shalawat Tarhim dari Mesjid. Shalawat Tarhim adalah doa pujian bacaan seruan shalawat yang dikumandangkan beberapa waktu sebelum adzan.

"Waktu sholat dzuhur sudah dekat. Sebaiknya kita sholat berjamaah ke mesjid dulu. Ucap Ayah Rili.

Kini Ayah Rili, Pak Haji Somad dan Rival sudah memasuki mesjid setelah mereka terlebih dulu berwudhu. Mereka nampak duduk bersila.

"Ayo, nak Rival aja yang adzan." Ucap ayah Rili sambil memegang paha Rival yang sedang bersila disampingnya.

"Saya pak? kalau bisa jemaah yang lainnya saja ya pak, saya orang baru disini. Aku merasa sungkan pak." Jawab Rival, menatap wajah Ayah Rili tersebut.

"Lihat tuch yang datang sholat jemaah kali ini kebanyakan orang tua, sudah tidak kuat lagi adzan. Ayo, cepetan nak. Sudah waktunya untuk adzan." Titah Ayah Rili.

Dengan ragu dan sedikit nervouse, akhirnya Rival mengumandangkan suara Adzan dengan begitu fasih dan sangat merdu, sehingga orang yang mendengar panggilan sholat itu akan merinding, karena Adzan yang dikumandangkan Rival masuk ke relung hati dan menyejukkan jiwa dan menentramkan hati.

Jemaah yang tadinya hanya beberapa orang, kini nampak sudah bertambah. Sungguh adzan yang dikumandangkan Rival, dapat menarik simpatik masyarakat disekitar untuk sholat berjamaah di mesjid.

Ayah Rili kagum mendengar suara adzan yang dikumandangkan Rival. "Sungguh suaranya sangat bagus." Gumam Ayah Rili.

Ayah Rili yakin jika putrinya berjodoh dengan Rival, tentu putrinya akan bahagia. Karena Ayah Rili menilai Rival memang pria Sholeh. Karena sebaik-baiknya memilih calon suami adalah yang baik agamanya, InsyaAllah akan menjadi imam yang menuntunmu menuju surga-Nya.

Setelah sholat berjamaah di mesjid, kini Ayah Rili dan Rival sudah sampai di rumah. Nampak mamanya Rili sedang mempersiapkan makan siang.

Ayah Rili langsung mengajak Rival untuk makan siang bersama istrinya, sedangkan Rili sudah terlebih dahulu makan di kamarnya. Dia harus cepat mengisi lambungnya karena dia akan makan obat.

Setelah makan siang selesai, kini orang tua Rili dan Rival nampak duduk di kursi set sudut minimalis ruang tamu yang sederhana tersebut. Suasana di ruang tamu itu hening, akhirnya Rival mencoba berbasa-basi.

"Bagaimana keadaan adek Rili Bu?" tanyanya dengan sedikit rasa canggung.

"Rili nampak baik saja koq nak."Ucap mama Rili dengan tersenyum.

"Bapak dan ibu pasti sudah tahu apa tujuan saya datang bertamu ke rumah ini, yang tidak lain adalah ingin menjalin hubungan keluarga." Ucapnya dengan suara sedikit gemetar karena grogi. Sebenarnya dia sudah menyiapkan hatinya, apabila keluarga Rili tidak mau menerimanya sebagai menantu.

Ayah Rili yang mendengar ucapan Rival, dibuat kagum. Pria yang sudah tua itu sangat yakin kalau rival ini adalah pria baik.

"Saya ingin jujur. Saya ini dari keluarga miskin pak dan sayapun hanya bekerja sebagai pengutipan retribusi pasar, dan kerja serabutan. Di pagi hari setelah sholat shubuh saya bekerja di ladang kebun karet orang yaitu menyadap karet, dan juga memanen sawit atau Dodos sawit pak, Bu." Ucapnya dengan serius.

Biasanya, setiap Rival menceritakan pekerjaannya kepada keluarga yang akan didekatinya, maka keluarga itu akan menolak Rival. Saat ini Rival juga akan siap apabila orang tua Rili tidak tertarik lagi untuk menjadikannya sebagai menantu.

Kedua orang tua Rili dibuat heran dengan pernyataan Rival tersebut. Mama dan Ayah Rili saling pandang dan geleng-geleng kepala.

Sedangkan Rili yang pintu kamarnya terbuka tersebut, menguping pembicaraan orang tuanya dengan Rival. Entah kenapa mendengar pernyataan Rival, malah membuat cairan bening jatuh dari mata indahnya.

Dia teringat kisah hidupnya waktu kecil, betapa keluarga mereka saat itu sangat serba kekurangan, sehingga setiap pulang sekolah Rili selalu membantu mamanya berjualan gorengan di sekitar pantai.

Bersambung.

Mohon beri like, coment, vote dan jadikan novel ini favorit.

Terima kasih

1
Muhammad Habibi
Luar biasa
Susi Andriani
ya bagus itu
Susi Andriani
jadi ingat Drakor cras landing on you😀😀
Susi Andriani
cerita awal bagus
NBF
,
NBF
bknkah td nama si penjahat itu lamhot???
Chairani Pane Ira
hahaha...sungguh sedih cerita ny .
awal ny aq da gk mau melanjut kn bc..krn kesan ny terllu bertele2..lambat ..tp nth kenapa aq penasarn..
tp makin ke sini ..aq mkin mewek...😭😭😭
lanjut min...
Arissufian Mihsyani
smga rili balik sma yasir.ksi yasir sma rili.y wlaupn ribal jga baik.toi dia bsa cei yg lain.mga jodohx rili yasir y thor
Nia Nara
Fix, rival gak cinta sama mely.. ini lah pentingnya bagi perempuan untuk TIDAK mengejar laki2.. jadi serasa tidak ada harganya ya. Coba sama rili, apa rival tega suruh rili panjat pohon kelapa ?
Nia Nara
Perempuan keliru jika berpikir bisa “menaklukan” lelaki dengan membawa ke ranjang. Itu hanya berlaku untuk lelaki ke perempuan saja. Karena hormon di otak lelaki & perempuan berbeda
Nia Nara
Bedakan sama yasir ke rili sama rival ke mely.. so para perempuan, jangan mau yg lebih bucin ke cowok yaa
Nia Nara
Mely benar2 kekanak2an
Nia Nara
Ini resikonya kalau cewek yg lebih mencintai. Jangan harap dibujuk rayu kalau ngambek
Nia Nara
Apa manfaatnya yg dikakukan mely ? Lelaki bisa have sex tanpa cinta. Tidak jaminan lelaki akan mencintaimu setelah having sex. Cari lelaki yang lebih mencintaimu drpd cintamu kepadanya
Nia Nara
Rili sensitif ya 😅
Nia Nara
Mirip pengalaman ku dulu, selalu gagal krn paksu gak tega lihat muka kesakitan istrinya
Nia Nara
Ini baru lelaki yang menyayangi wanitanya.. biar kata napsu uda di ubun2, tetap gak memaksakan kehendaknya sendiri
Nia Nara
Kayaknya yasir ini banyak teka-teki dalam hidupnya ya
Nia Nara
Kok malah ngeri ya sama si yasir ini. Aku dulu pacaran hampir 4 tahun, pacar yg skrg jadi suami selalu menjaga dan menghormati. Kita tau batasan, gak pernah sampe kayak yasir gini, padahal jelas2 dulu mantan masih menunggu dan pasangan ku jg tau tapi dia tetep stay cool & menghormati gak macam yasir gini
febriliani
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!