Bagaimana jika seseorang kembali ke masa lalu....
LI ANYA sejak usia dua tahun dia harus menjadi yatim piatu, meski begitu hidup Li Anya tetap menyenangkan karna dia di angkat sebagai anggota keluarga LU yang terkenal kaya raya, dimana keluarga Lu sangat memanjakannya, terlebih putra bungsu keluarga Lu yg kini menjadi pewaris keluarga Lu sekaligus kepala keluarga Lu. Yang sering Anya panggil dengan sebutan Paman Hanting, karna jarak usia keduanya terpaut lima belas tahun.
Namun hari hari indah Li Anya berubah seketika, saat Nyonya besar Lu atau Ibu Lu Hanting mengadopsi putri mendiang pelayan keluarga Lu, yang bernama Gu Xi Xi, kasih sayang yang biasa di dapatkan oleh Li Anya dari keluarga Lu perlahan beralih pada Gu Xi Xi, yang mana membuat Li Anya sangat membenci Gu Xi Xi, apa lagi di saat Anya tahu jika Lu Hanting jatuh cinta pada Gu Xi Xi, menjadikan Anya berubah menjadi gadis kejam, dia selalu bersuaha melukai Gu Xi Xi, hingga suatu hari Li Anya tak sengaja melukai Gu Xi Xi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Di sebuah kamar yang sangat besar, terlihat deorang gadis yang mulai mengerjapkan kedua matanya, gadis itu sudah dua hari tak sadarkan diri, sejak seorang pria menemukannya tergeletak di jalan tak jauh dari hutan.
Uhhhh
Gadis itu yang tak lain adalah Gu Xi Xi melenguh saat merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
''Kau sudah sadar''
Gu Xi Xi seketika langsung membuka kedua matanya, saat mendengar suara seorang pria yang tak jauh darinya.
''Kamu siapa?'' tanya Gu Xi Xi terlihat sekali raut ketakutan yang tercetak jelas di wajahnya, lebih tepatanya Gu Xi Xi takut jika dirinya tertangkap oleh bawahan Lu Hanting.
''Kamu tidak perlu tahu siapa aku, yang jelas akulah yang sudah menyelamatkanmu dari kejaran orang orang itu'' sahut pria itu, meski berbicara panjang lebar namun raut pria itu jauh lebih dingin dari Lu Hanting.
''Te,,, terima kasih, anda sudah menyelamatkan saya, kalau begitu saya pamit untuk pergi'' tukas Gu Xi Xi menurunkan kakinya ke atas lantai, lalu beranjak pergi.
''Berhenti!!'' seru pria itu lalu berdiri dan menghampiri Gu Xi Xi yang berdiri di ujung pintu.
''Ada apa Tuan?'' tanya Gu Xi Xi membalikkan badannya menatap pria matang yang sudah menolongnya.
''Menurutmu, apa cukup dengan ucapan terimakasih, untuk membalas jasaku yang sudah menolongmu'' ucap pria itu dengan seringainya, yang mana membuat Gu Xi Xi merasa merinding.
''La,,, lalu apa yang anda inginkan?, saya tidak punya apa apa untuk membalas anda, selain ucapan terimakasih'' timpal Gu Xi Xi memberanikan diri.
Pria itu tersenyum devil lalu menatap tubuh Gu Xi Xi dari atas sampai bawah, yang mana membuat Gu Xi Xi merasa risih sendiri, apa lagi wajah pria itu sedikit menyeramkan, karna ada bekas luka di bagian pipi kerinya.
''Berapa usiamu?'' tanya Pria itu.
''De,, delapan belas tahun'' jawab Gu Xi Xi.
''Hem,, lumayan'' gumam pria itu mengangguk anggukkan kepalanya.
''Bagaimana jika kamu memberikan tubuhmu, sebagai ucapan terimakasih karna aku sudah menolongmu''
Gu Xi Xi seketika membelalakkan kedua matanya.
''Tidak, saya tidak mau!!'' seru Gu Xi Xi lantang.
''Ok, kalau kamu menolak, aku akan menyerahkanmu kembali pada Lu Hanting''
Perkataan pria itu sukses membuat Gu Xi Xi semakin terkejut, dia tidak menyangka jika pria di depannya kenal dengan Lu Hanting, atau jangan jangan dia orang Lu Hanting pikir Gu Xi Xi.
''Si,,, siapa kamu sebenarnya?, kenapa kamu kenal sama Paman Hanting'' tanya Xi Xi was was, takut jika pria di depannya benar benar orang suruhan Lu Hanting.
''Aku, rival Lu Hanting, jadi kamu tenang saja'' sahut pria itu membuat Gu Xi Xi bernafas lega.
''Bagaimana, kamu setuju memberikan tubuhmu padaku?, atau aku menyerahkanmu pada Lu Hanting'' ucap pria itu lagi.
Gu Xi Xi terdiam, dia berfikir jika dirinya tidak menyetujui permintaan pria di depannya, bisa bisa dia benar di serahkan kembali pada Lu Hanting, sedangkan dirinya tidak mau sampai tertangkap lagi oleh Lu Hanting.
"Bagaiamana ini, apa aku menyetujui saja permintaannya" batin Gu Xi Xi.
" Ah,,, aku punya ide" batin Gu Xi Xi tersenyum.
''Ok, aku setuju dengan permintaanmu, asalkan kamu mau membantuku'' tawar Gu Xi Xi.
''Asalkan kamu mau memberikan tubuhmu padaku, aku akan membantumu apapun itu'' timpal pria itu santai.
''Baiklah'' sahut Gu Xi Xi menarik nafasnya pasrah.
Mendengar Gu Xi Xi setuju pria itu tanpa aba aba langsung menarik tangan Gu Xi Xi, yang mana membuat Gu Xi Xi tersentak.
Brukkk
Akahhhh
Gu Xi Xi meringis saat tubuhnya yang masih terasa sakit, di lempar ke atas ranjang oleh pria itu dengan kasar.
''Apa yang kamu lakukan?'' tanya Xi Xi panik saat tangannya di ikat ke atas sandaran ranjang oleh pria itu.
'' Diamlah jangan brisik, kamu cukup nikmati saja'' sahut pria itu menyeringai.
Gu Xi Xi menutup matanya saat pria itu membuka kemejanya juga celananya, dan hanya menyisakan kain yang menutupi bagian intinya saja, yang kini sudah mulai mengeras.
''Akhhh...!!!''
Gu Xi Xi memekik saat bajunya di robek paksa oleh pria itu.
''Sudah ku bilang, jangan brisik'' tukas pria itu sembari menyumpal mulut Gu Xi Xi menggunakan kain dari robekan bajunya, lalu menutupnya dengan lakban.
Emhhh,,, Emhhh,,, Emmhhh,,
Gu Xi Xi hanya bisa meraung dengan mulut tertutup, saat pria itu melepas bra dan Cd yang di pakainya, dan kini dirinya dalam keadaan tubuh yang polos tanpa sehelai benang satu pun.
''Tubuhmu lumayan bagus ternyata, sayangnya banyak bekas luka'' ucap pria itu memuji juga sekaligus mencibir.
Gu Xi Xi hanya bisa mengeluarkan suara yang tertahan karna mulutnya tertutup, dia merasa malu setengah mati saat pria di depannya terus menatap tubuh polosnya, sampai sampai dirinya melupakan rasa nyeri yang masih tersisa di seluruh tubuhnya akibat siksaan dari orang orang Lu Hanting.
''Aku tidak suka pemanasan, jadi kita langsung ke intinya saja'' ucap pria itu menyeringai, yang mana membuat Gu Xi Xi panik.
Dan benar saja tanpa babibu pria itu memasukkan miliknya yang besar dan panjang ke lubang milik Gu Xi Xi yang masih perawan, yang mana membuat Gu Xi Xi menjerit tertahan karna mulutnya masih tertutup, dan hanya bisa mengerluarkan air matanya, sakit dan perih itulah yang di rasakan oleh Gu Xi Xi di area inti bawahnya, apa lagi kini dirinya sama sekali tidak bisa melawan karna kedua tangan dan kakinya terikat, dan ini tidak ada bedanya dengan siksaan yang dia terima selama di kurung di ruang bawah tanah.
''Kenapa kamu menangis?, apakah sakit, tenang saja, lama lama kamu juga biasa'' ucap pria itu yang semakin mempercepat temponya.
"Anya, tunggu saja, aku akan membalas semua atas apa yang aku terima selama ini" batin Gu Xi Xi penuh amarah di bawah rasa sakit yang ia rasakan saat ini di bagian intinya.
Sedangkan seorang gadis yang tengah berbaring di pangkuan sang tunangannya beberapa kali bersin.
Haccihhh
Haccihhhh
''Sayang, apa kamu sakit?, kenapa terus bersin'' tanya pria.
''Tidak, sepertinya ada yang sedang mengutukku'' sahut si gadis yang tak lain adalah Anya.
''Kamu ada ada saja'' sahut pria itu yang tak lain adalah Lu Hanting, namun Lu Hanting berfikir jika benar ada yang mengutuk Anya itu sudah di pastikan adalah Gu Xi Xi.
Saat ini Anya yang sudah pulang sekolah, dia menemani Lu Hanting yang harus bekerja lembur di perusahaan, karna Lu Hanting sudah memutuskan akan menggelar pernikahannya dengan Anya minggu depan, dan setelah itu dia akan membawa Anya berbulan madu ke Maldives, bahkan undangan pernikahan mereka sudah di sebarkan, tak hanya kolega bisnis Lu Hanting yang di undang, bahkan seluruh murid dan guru di sekolah HSI tidak ada yang terlewatkan, karna Lu Hanting ingin pesta pernikahannya dengan Anya di selenggarakan dengan sangat mewah dan meriah, dia juga mengundang seluruh media, agar semua orang tahu jika Anya adalah miliknya seorang, tapi selain itu ada sesuatu yang sedang di rencanakan oleh Lu Hanting.
sementara anya masih labil
ada sedih ada heppy nya juga lengkap sudah 🙂