NovelToon NovelToon
Belum Siap Hijrah

Belum Siap Hijrah

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Obsesi / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Chicklit / Tamat
Popularitas:135.5k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

"Jangan paksa Humaira Mi... Aku itu Humaira, Humaira bukan Kak Asyifa yang bisa tahan menutup diri pakai jilbab."

Seluruh keluarganya selalu memaksanya menjadi seperti kakaknya yang muslimah namun Humaira merasa belum siap dan sikapnya tidak pantas untuk di jilbapin.

Dunia Humaira yang damai berubah 180 derajat setelah bertemu Bang Ashraf, lelaki yang membuat semua orang salah paham terhadapnya hingga mengikat keduanya di ikatan pernikahan.

Akankah Humaira menemukan cintanya dan bisa bahagia????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbongkar

"Gimana Hasilnya Bang???" Tanya Humaira pada Bang Ashraf.

"Dapat Nilai A dong...." Kata Bang Ashraf jumawa lalu berbisik pada Humaira membuat pipi Humaira memerah seketika. Hal itu pun tak luput dari pandangan dosen Adnan rasa cemburunya semakin dalam, karena perasaan pada Humaira sampai saat ini juga belum padam.

"Ckkk Kalian Makin dekat Aja..." Protes Dosen Adnan tidak bisa menutupi kekesalannya.

Humaira jadi tersenyum canggung namun Bang Ashraf justru semakin menunjukkan kedekatannya, agar Dosen Adnan tidak mendekati istrinya lagi, soalnya Dosen Adnan masih terlihat begitu perhatian dan memiliki perasaan jika di amati membuat Bang Ashraf sejujurnya juga di liputi rasa cemburu.

"Ya Udah Sih Dos... Kan mereka juga udah nikah..." Kata Hilda keceplosan.

"Aaaapppaaaa????"

"Maksudnya Apa ???? Aku hanya salah dengar kan???" Dada Adnan rasanya sudah bergemuruh perasaan tidak terima dengan apa yang barusan di dengarnya membuat dunia rasanya sudah berhenti berputar.

Humaira dan Bang Ashraf saling pandang, bingung mau bercerita jujur apa tidak, sedangkan Hilda menutup mulutnya yang sudah keceplosan, teman-temannya yang lain saling sikut agar memberi penjelasan yang masuk akal tapi melihat wajah syok dari dosennya membuat mereka mengurungkan niat untuk berbicara.

"Emh... Aku salah dengar kan Humaira???" Dosen Adnan sudah tidak sabar lagi menunggu semua orang yang membisu, dirinya langsung menarik Humaira dengan tanganya lalu memojokkan Humaira di tembok, membuat Bang Ashraf tidak terima lalu menarik Dosen Adnan untuk menjauh dari istrinya.

"Please Humaira jangan diam aja... Apa yang barusan aku dengar salah kan??? Elo pernah bilang ke gue kalau Elo belum siap nikah... Itu artinya Elo belum nikah kan???" Dosen Adnan sudah hilang kata halusnya, sikap ke mahasiswi yang lembut sudah tidak ada karena rasa yang sudah penuh di dadanya.

"Elo pernah bilang juga kalau Elo gak suka sama Ashraf... Itu artinya omongan Hilda hanya candaan kan??? Buruannn Jawab iya gitu...!!!" Adnan suaranya sudah mengeras sudah tidak peduli lagi dengan tatapan orang ke arahnya.

Humaira ingin menjawab tapi bingung harus bercerita dari mana, mulutnya membuka lalu menutup lagi, dalam hati ingin sekali melempar Hilda dengan sepatunya karena sudah membuat posisinya menjadi sesulit ini, sudah jadi rahasia dirinya, Bang Ashraf juga teman-teman tentang persaingan antara dosen Adnan dan Bang Ashraf dalam meraih perasaan Humaira selama ini, hanya saja Humaira tidak pernah menanggapi keduanya hingga malam penuh drama itu tiba dan mengubah semua takdir hidup yang sudah di jalaninya.

"Maaf Dos... " Humaira membuka suara ingin menjelaskan kepada Dosen Adnan, namun Dosen Adnan justru berbalik dan menghajar Bang Ashraf karena pikirannya sudah berpikir lebih ke hal yang negatif.

"Brengsek Lo Ashrafffff!!!! " Pukulan mendarat tepat di pipi mulus Bang Ashraf hingga terjengkang ke belakang karena dirinya tidak siap untuk menerima pukulan, membuat Humaira histeris berteriak kaget atas pukulan yang menimpa suami tampannya.

"Apa yang udah lo lakuin??? Hah??? Pasti elo main licik kan????" Pukulan dan tendangan kembali mendarat pada tubuh Bang Ashraf yang ingin berdiri, sontak Humaira memeluk Bang Ashraf untuk melindungi dari pukulan dan tendangan Dosen Adnan lagi, sementara Hanan, Hery dan Hendy memegang tubuh Dosen Adnan yang mengamuk pada Bang Ashraf.

"Lepasin Gue.... Bangsattttt, Kurang Ajar!!! Pasti Elo main yang gak beres kan??? Atau Elo udah nodain Humaira??? Elo udah jebak Humaira kan??? Hingga Umi dan Abi maksa kalian buat nikah??? Jujur!!! Sialan emang Loh... Gue yang njagain Elo yang ngerusakin!!! " Dosen Adnan kalap Hingga Hanan dan Hary yang memegang kewalahan.

"Sialan Mulut Dosen gak beradab!!!" Bang Ashraf kesal lalu membalas pukulan ke wajah Dosen Adnan membuat Humaira lalu memeluk suaminya lagi agar tenang.

"Sudah Cukup!!!!" Kata Humaira marah dengan sikap keduanya yang kekanakan, padahal yang satu sudah Dosen dan yang satunya juga sudah mau lulus Kuliahnya.

"Aku sama Bang Ashraf emang udah nikah!!! Alasannya apa itu urusan Aku, apa Hak Dosen Adnan untuk ngatur hidupku!!! Maaf tapi itu kenyataan jadi jangan berantem lagi!!! Dosen Adnan gak pantas dapat orang kaya Aku yang begini adanya, Jadi stop berharap!!! Maaf Aku sekarang sah jadi istri Bang Ashraf!!!" Humaira berlalu lalu menggandeng Bang Ashraf mengajak suaminya untuk menyisih dan hendak mengobati lukanya.

Dosen Adnan semakin marah lalu menghempaskan tubuh Hanan dan Hary yang memegangi dirinya lalu dirinya berdiri berlalu menuju kantor Dosen dengan dada yang masih di penuhi oleh amarah, tujuannya setelah ini menemui Kakak Humaira yaitu Asyifa untuk meminta penjelasan sedetail-detailnya jika memang Bang Ashraf main curang maka dirinya ingin meminta Bang Ashraf untuk menceraikan Humaira jika bisa.

Sedangkan di taman nampak Humaira sedang memasang kapas yang diberi obat merah untuk bibir suaminya yang pecah akibat pukulan Dosen Adnan tadi, rasa bersalah memenuhi dada Humaira, seandainya dirinya jujur kesemua orang sejak awal jika dirinya sudah menikah tentu tidak akan ada hal seperti ini, namun dulu dirinya masih susah menerima pernikahannya yang memang luar biasa dadakan dan juga antik membuat dirinya mengajukan syarat untuk menyembunyikan status sampai resepsi pernikahan tiba, tapi dengan syarat resepsi yang di biayai oleh uang suaminya sendiri tanpa campur tangan Orang tua, dan akhirnya justru berakhir seperti ini.

"Maaf Ya Bang..." Humaira meniup bibir Bang Ashraf yang pecah dan lembab juga pipinya yang memar membiru.

Bang Ashraf tersenyum lalu mengangguk dirinya tidak mau memperpanjang masalah, apa lagi sampai membuat wajah cantik di depannya ini menjadi sedih dan merasa bersalah terlalu lama.

"Abang Yang minta maaf... Harusnya Resepsinya segera Abang Adakan agar tidak ada kasus kecemburuan pada Suami yang Sah..." Canda Bang Ashraf yang membuat Humaira justru semakin merasa bersalah.

"Tuh Dosen beneran udah gila kali ya... Keras banget pukulannya..." Kata Bang Ashraf sembari mengompres dengan Es lebam di wajahnya.

"Ini Semua gara-gara Humaira... Coba kalau dari awal jujur kita udah nikah, biarin mau gak pakai resepsi atau gak tapi semua orang tau, jadi gak akan kaya gini..."Humaira menunduk sedih, baru kali ini hatinya merasa bersalah atas semua keputusan dan tindakan yang di ambilnya, biasanya dirinya orangnya tak mau peduli tapi saat ini, melihat Bang terluka hatinya sedih dan ikut terluka.

Teman-teman yang dari kantin tadi menyusul setengah berlari sembari membawakan Es teh dan makanan yang tadi belum sempat di makan oleh Humaira dan juga Bang Ashraf. Hilda dengan wajah menunduk lalu mengambil tangan Humaira untuk meminta maaf karena mulut embernya membuat kekacauan ini terjadi.

"Sorry Humay... Sorry Bang Ash... Mulut gue kelepasan..." Hilda menunduk merasa bersalah, sementara yang lain ikutan meminta maaf Humaira dan Bang Ashraf hanya bisa pasrah dan tersenyum karena toh semuanya sudah terlanjur terjadi mau di sesali juga percuma tidak bisa di perbaiki lagi.

"Udah Jatahnya Kita ketauan nikah hari ini kali... Udah Santai aja..."Jawab Bang Ashraf lalu mengambil Es tehnya kemudian meminumnya karena kehausan kemudian memberikan Es teh berkasnya pada Humaira yang kemudian juga di minum oleh Humaira juga.

"Iiih... So sweeettt... Hary... Biar kita gak cinta nikah yuk... Barang kali nanti jadi cinta..."Kata Hany pada Hary sontak membuat Hary tersedak ludahnya sendiri.

"Huuuk Astaghfirullah... Elo udah gak punya niatan kenal sama cowok selain sahabat elo sendiri Han???" Hary geleng-geleng kepala saking terkejutnya.

"Gue gak mau coba-coba... Laki-laki di luar sana belum tentu sebaik kalian.... Jadi udah malas nyari yang pasti-pasti setia aja... Kaya Elo jomblo fisabilillah... Hehehe..." Jawab Hany sontak membuat semuanya memegang kepala saking tidak percayanya.

"Wahhhh Parah kamu Han... Udah nyerah berusaha kamu... Tapi elo perlu tanya Hary nya mau gak sama kamu... Cupu???" Kata Hendy membuat wajah Hany langsung cemberut kesal.

"Udah... Udah... Ya kalau kamu udah tidak nemu lagi yang pas... Kepaksa deh nanti kalau udah tua gue terima, kalau Gue gak nikah duluan... Hahaha..." Kata Hary tertawa ngakak membuat Hany semakin kesal.

"Huuuu Pede... Hany di ambil orang macam Humaira di tikung Bang Ashraf dari Dosen Adnan Elo baru teriak-teriak tidak terima...!!!" Bela Hilda pada Hany membuat Hary sontak membisu takut juga.

1
apajalah
👏🍂🌾🍂🌾🍁🍁🍂🌾🌾🍂🍂🌵
apajalah
🌵🍁🍂🌾👍🍁🍂🌾
tri susanti
lanjut thor
tri susanti
😄😄... lanjut
tri susanti
lanjut
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
parah dosennya
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ngamuk ddk bang
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
pingin di nikah paksa 🤣🤣🤣
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
gatot
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
berantem dah...
dosen kok sumbu pendek..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ketahuan deh
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
😄😄😄😄😄😃😃😃😀
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
udah berani grape grape istri tercinta..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
sat set set...
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
wah .... gercep bang ash
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
paket komplikasi babang aahraf
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
🤣🤣🤣🤣🤣🤗🤗🤗👍👍
menantu kocak...
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
itu suara menantunya abi umi
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
duduh babang panas dingin yee
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
damai, adem, menyegarkan bang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!