Genre : Dark fantasi, Sistem, Cool head protagonis, supranatural meta, misteri
Namaku Yun fei, seorang Streamer konten horor yang berusia 20 tahun tidak secara tidak sengaja menemukan ponsel hitam yang bertahun-tahun mati kembali menyala.
Dalam ponsel tersebut tidak ada aplikasi lainnya. Namun, terdapat 1 aplikasi yang mengembangkan sebuah Kota Hantu?
Sejak itu, Aku telah mengalami serangkaian kejadian supranatural. Mulai dari gadis dalam cermin yang berdarah, Arwah pendendam, Komplek yang ternyata kuburan angker, dan serangkaian hal misik lainnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon trishaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Iblis cermin
Di rooftop hotel Lao, terlihat Malevolent Yin dengan jumlah yang begitu mengerikan seperti berputar dan meliuk-liuk mirip dengan ular membentuk sesosok laki-laki mengenakan pakaian tradisional hanfu.
Wajah sosok itu sangat tampan namun putih pucat, rambutnya berwarna hitam bagai air terjun turun dari tebing, iris matanya menyala berwarna begitu hijau.
Sosok itu adalah Lin feng, arwah itu melayang dan menatap Yun fei dengan rendah seperti serangga yang bisa dia injak-injak.
"Haha, menyesali saja kesalahan Anda karena telah mencemari kebaikan saya." Lin feng mengatakan hal tersebut dengan sombong.
Yun fei tersenyum menanggapinya, "Buat apa saya menyesal? Ini memang tujuan saya dari awal kok. Terimakasih telah mempermudah!"
Setelah mengatakan hal itu, Yun fei mengeluarkan ponsel hitam dari kantung celana, membuka aplikasi aneh yang satu satunya terinstal dalam ponsel hitam tesebut.
Begitu meluncur ke dalam aplikasi, Yun fei berhasil dikejutkan dengan perubahan yang terjadi pada kota Yin. Sejauh ini Yun fei hanya bertanya jawab dengan ponsel hitam, dia cuma membaca notifikasi.
Untuk melihat perkembangan Kota Yin, sebenarnya Yun fei belum melihatnya sama sekali. Dia berpikir untuk apa terlalu sering melihat perkembangan kota Yin, jika dia tidak memiliki poin untuk membangun beberapa properti kota.
Dengan pupil mata Yun fei membesar tidak percaya dengan yang dia lihat berkata, "Ini... sangat di luar dugaan? Sebenarnya apa yang terjadi?"
________________________________________
> Kota hantu
Pemilik kota : Yun fei
Nama kota : Yin
Luas wilayah : 5 kilometer
Kekayaan : 0 poin
Rakyat hantu :
- Bloody Mary (lvl 7)
- 3x Arwah warga (lvl 2)
- 2x Arwah penasaran (lvl 2)
Properti :
- Istana Hantu (Lvl 2)
- Rumah warga 10x
- Paviliun hantu 5x
- Benteng kota 20 km
- Lantai marmer 10 bidang
________________________________________
Mengabaikan Lin feng yang melayang di udara, Yun fei lebih fokus pada ponsel hitam di tangannya. Dia terlihat kebingungan melihat kenapa jumlah warga hantunya bisa meningkat dengan sendirinya.
"Ini! Apa yang terjadi? Ditambah Bloody mary level 7 bagaimana bisa? Bukankah baru level 5? Ini sangat membingungkan. Tapi, saat ini saya tidak memiliki waktu untuk mencari tahu."
Merasa tidak memiliki waktu karena dia pada saat ini tengah sedang melawan Lin feng yang Arwah itu juga ingin mengincar nyawanya. Yun fei meng-klik kata Bloody marry di menu warga hantu kota Yin.
Seketika sebuah kabut hitam keluar dari ponsel Yun fei di hadapannya. Kejadian ini di saksikan oleh Lin feng, arwah itu tersenyum karena tertarik.
Kabut hitam tersebut secara perlahan membentuk sosok seperti manusia, tidak lama kemudian kabut hitam mulai pudar, menunjukkan sosok menyerupai wanita berumur 25 tahun yang terlihat sangat cantik.
Wanita tersebut seperti di sorot dengan cahaya dingin rembulan malam hari, ia memiliki kulit putih bersih bagaikan salju pertama turun, rambut yang berwarna emas seperti lebih dari jutaan sutra, dan iris pada kedua bola matanya permata safir.
Pakaiannya adalah dress berlengan panjang yang digunakan untuk tidur berwarna putih, itu terlihat sangat lusuh karena memakai bahan paling rendah tapi tidak membuat kecantikan wanita itu luntur.
Kecantikan wanita itu seperti menyihir setiap mata pria yang memandang, bahkan Yun fei saja yang masih mengaktifkan Spirit Eye Vision dan sering melihat setiap keindahan fana terpana olehnya.
Disisi lain Lin feng terkejut dengan kehadiran wanita yang muncul dari kabut. Walaupun wanita tersebut memiliki paras yang sangat cantik seperti menyihir, entah kenapa dia mendapatkan firasat buruk seperti menghantui dirinya.
'Apa-apaan wanita itu? Kenapa saya memiliki firasat buruk? Sebenarnya dia itu siapa?' gumam Lin feng di dalam pikirannya.
Wanita itu tersenyum dan menoleh ke arah Yun fei, "Apakah ada yang bisa saya bantu?"
Yun fei tersadar, "Eh? Ah! Iya Kamu siapa?"
Sambil tersenyum, wanita itu berjalan mendekati Yun fei. Setelah sampai di hadapannya, wanita itu menyentuh pundak Yun fei. Dari dalam bayangan Yun fei, sesosok gadis Arwah Sekolah menengah akhir kesal.
Sosok tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Lin mei. Mengabaikan rasa takutnya terhadap sesosok Lin feng dengan wujud aslinya, dia menggenggam lengan wanita yang memegang pundak Yun fei.
Dengan kesal berkata, "Maaf, Nona itu sebenarnya siapa?"
Memiringkan kepalanya sambil tertawa wanita itu membalas, "Haha! Maaf saya hanya ingin sedikit menggoda kalian Haha!"
Yun fei menampik kedua tangan wanita tersebut, lalu berjalan mundur selangkah dan mengulurkan cutter seperti sedang menghunuskan pedang ke ke hadapan wanita tersebut.
"Kamu siapa? Apa teman Lin feng? Atau mungkin bawahannya?" Yun fei bertanya dengan nada dingin dan memberikan tekanan Spirit Eye Vision.
Lalu bertanya, "Kenapa sepertinya Anda kenal kami berdua? Saya jelas memanggil Bloody mary kenapa Anda yang muncul?"
Wanita tersebut tersenyum, "Bukankah kamu sudah menjawab pertanyaan milikmu sendiri?"
"Huh?" Yun fei menurunkan cutter di tangan. "Anda bloody mary? Si hantu cermin? waktu itu?" Sambil mengatakan ini, Yun fei mengingat wujudnya.
Dalam ingatan, Yun fei mengingat kenangan seperti trauma pada saat bermain permainan bloody mary yang ponsel hitam berikan pertama kali.
Bloody mary yang Yun fei ingat memiliki wujud yang sangat mengerikan, kulitnya sangat pucat, matanya memiliki iris berwarna hitam mengeluarkan air mata darah, dan rambutnya putih acak-acakan.
"Kenapa bisa?" Yun fei bergumam dalam pikiran, mengingat wujud bloody mary sangat berbeda jauh dengan wanita yang di hadapannya.
Mengangkat tangan kanannya, lalu Mary melakukan karate chop di kepala Yun fei dengan sangat lembut, agar kepalanya tidak hancur.
Raut wajah Mary kesal, walaupun begitu dia masih tetap terlihat sangat cantik. "Sembarangan, kamu pasti mencoba membandingkan wajahku dengan wujud hantu cermin bukan?"
"Bagaimana kamu bisa menebaknya? Tidak, maaf sepertinya saya kurang ajar." Yun fei lalu sedikit membungkuk meminta maaf karena merasa agak kurang ajar karena membandingkan wajah wanita.
Di dalam pikiran, Yun sedang menghembuskan nafas imajiner, "Hah, sepertinya saya mendapatkan kenalan seperti Yuri. Ada apa dengan takdir ini?"
Mendapati Yun fei meminta maaf, Mary mengangkat tangannya, melambaikannya dan berkata, "Itu tidak masalah!" Setelah itu Mary menoleh ke arah langit malam, lebih tepatnya melihat Lin feng.
Kemudian melanjutkan perkataannya, "Lagian kita masih memiliki sesuatu yang harus di urus bukan? Nanti kita bisa mengobrol lagi."
Di langit malam terdapat ratusan tombak terbuat dari Malevolent Yin tampak seperti duri kaktus yang siap menghujam Yun fei beserta Arwah pengikutnya.
Selain itu, Lin feng juga memasang wajahnya sangat sombong, dia berpikir Yun fei dan yang lainnya akan mati nantinya. Setelah berpikir ulang tentang wanita cantik yang muncul secara misterius, lebih tepatnya melihat energi rohnya yang terlihat sangat kecil. Lin feng berpikir, firasat buruk sebelumnya yang Lin feng rasakan tidaklah penting.
Lin feng tersenyum dengan lantang berkata, "Apa kalian sudah selesai berbicara? dan apa boleh saya menghujani kalian dengan kekuatan saya?"
Sementara itu di belakang Yun fei, nampak Lin mei ketakutan, segera bersembunyi ke dalam bayangan Yun fei. Untuk Yun fei sebenarnya merasa ketakutan karena melihat ratusan tombak hijau di langit yang siap menghujaninya.
Yun fei berpikir, rencana yang dia susun dengan hati-hati akan gagal total, tidak menyangka Lin feng dapat memulihkan kekuatan yang telah hilang.
Yun fei bergumam, "Sepertinya sia-sia memanggil Mary untuk bertarung. Sialan, kenapa selalu tidak berjalan sesuai rencana?"
Di samping Yun fei berpikir rencana yang dia susun berakhir kegagalan, di tambah bahkan memanggil Mary tidak tidak merubah apapun, Mary tidak takut sama sekali. Wanita itu menganggap tombak hijau yang ada di langit tidak ada apa apanya.
Melirik sekilas ke arah Yun fei sedang berkeringat dingin, Mary menghembuskan nafas. "Kenapa Anda ketakutan? Bukakan ada saya? Itu juga alasan Anda bukan memanggil saya? Untuk mengurus dia."
Yun fei kebingungan dan bertanya, "Apa yang Anda maksud?"
Sambil tersenyum, Mary mengangkat tangan ke atas langit. Lebih tepatnya menunjuk ke ratusan tombak hijau di atas langit menggunakan jari telunjuk.
"Duri itu tidak ada apa apanya, saya ini sangat kuat kamu tahu?" kata Mary mengejek Lin feng.
Merasa sedikit diremehkan oleh wanita misterius tersebut, arwah tersebut menghujani semua tombak ke arah Yun fei, Mary dan Hotel Lao.
Selera humornya ke Yun Fei bagus pake banget
Sempet blunder beberapa menit akoh