NovelToon NovelToon
Hasrat Suami Lumpuhku

Hasrat Suami Lumpuhku

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:863.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Senja

Di saat sedang terpuruk karena kecelakaan, sang istri yang sangat dia cintai malah tega pergi meninggalkannya tepat di malam pertama pernikahan mereka.

Kehidupan yang seharusnya manis, harus berubah menjadi pahit.

Kepahitan hidup Abian menuntunnya bertemu dengan Anaya, seorang gadis sederhana yang bisa membuat hari-harinya menjadi berwarna lagi.

Gadis yang dijodohkan orang tuanya, justru dialah cinta sejati yang selama ini dia cari.

Mau tahu, bagaimana kisah cinta mereka berdua?

Akankah mereka akan saling menerima satu sama lainnya dan menggapai mimpi bersama-sama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Hampir Terbongkar

Anaya menuruni anak tangga menuju ke dapur. Rasa lapar sudah menghampirinya. “Masak apa ya buat Abian?" gumamnya lirih.

Namun, saat akan membuka kulkas tiba-tiba saja Anaya melihat Vania yang sedang berdiri membelakanginya. Sepertinya wanita itu sedang menyiapkan minuman untuk Mario, karena sebentar lagi pria itu pulang dari kantor.

Anaya mengabaikannya dan mulai memasak makan siang untuk sang suami.

“Oh, ada nyonya besar Alfredo rupanya!" sindir Vania seraya berjalan mendekati Anaya. “Enak sekali ya, bangun siang gak ngapa-ngapain terus sekarang kelaparan karena asik bermain di kamar sama suami!”

Anaya memutar kedua bola matanya, malas menanggapi ucapan Vania. Karena jika ia melakukan itu. Dipastikan pertengkaran hebat akan terjadi.

“Heh! Kamu tuli ya?!” Vania menarik telinga Anaya. “Aku itu lagi ngomong sama kamu, Naya!”

Anaya meringis menahan sakit, namun berusaha untuk tetap tenang. “Oh, Ibu bicara sama Naya? Naya pikir gak mau ngomong sama Naya lagi!”

Vania menatap Anaya dengan wajah menahan emosi. Gadis yang dulu penurut kini sudah mulai berani menjawab ucapannya.

“Gara-gara kamu, keluargaku hancur! Amara hamil tanpa suami dan Sandra, dia membenciku! Semua karena kamu, Anaya!” pekik Vania. Menyalahkan semua yang terjadi pada Anaya. “Kalau saja saat itu aku tidak menikah dengan ayahmu, mungkin sekarang hidupku sudah bahagia bersama dengannya!”

Anaya terdiam, mencerna kalimat yang baru saja keluar dari bibir Vania.

“Naya gak salah dengar kan? Bukannya Ibu yang maksa ayah buat nikahin Ibu karena saat itu mantan suami Ibu bangkrut dan pergi bersama wanita lain?” Anaya menepis tangan Vania yang sejak tadi mencengkram tangannya. “Seharusnya disini Naya yang marah, karena semenjak kehadiran kalian bertiga hidup Naya hancur. Naya kekurangan kasih sayang dari ayah. Dan Ibu, selalu siksa Naya dan bilang kalau Naya itu pembawa sial!” dengan berani Anaya menunjuk wajah Vania.

Lihat saja matanya memerah, dadanya naik turun. Ia sudah tidak bisa lagi menahan emosinya yang menggebu-gebu. Emosi yang selama ini ditahannya.

“Dasar anak tidak tahu diri! Berani kamu menunjuk wajahku dan berteriak seperti ini padaku, Anaya?! Harusnya kamu berterima kasih kalau bukan karena aku, kamu sudah mati!”

Prang!

Anaya menjatuhkan gelas yang ada di tangan Vania. Pecahan gelas dan juga kopi panas itu tepat mengenai kakinya.

“Aduh!” Anaya menjerit kesakitan.

“Rasakan itu!” belum sembuh rasa sakit Anaya, Vania menjambak rambutnya dan menampar pipi Anaya. “Ikut aku! Kamu tidak pantas berada di rumah ini, Anaya!”

“Lepas, Bu! Sakit! Kenapa Ibu kejam sekali padaku. Apa salahku pada Ibu!”

“Aku membencimu, sampai kapanpun akan tetap seperti itu! Jangan harap kamu bisa hidup tenang dan bahagia selama masih ada aku, Anaya!” Vania mendorong Anaya hingga kepalanya membentur ujung meja.

Dugh.

“Argh!” ringisnya pelan.

“Kamu itu cuma beban dan pembawa sial!” setelah mengatakan itu, Vania pergi meninggalkan Anaya yang masih tertunduk di lantai.

“Jahat! Kenapa Ibu benci Naya sampai seperti ini, kenapa? Naya cuma mau kita hidup bahagia selayaknya keluarga.” Anaya mencoba bangkit, namun lagi-lagi ia terjatuh.

Dadanya terasa sesak, air mata yang sejak tadi Anaya tahan tumpah seketika. Anaya tidak bermaksud mengatakan itu semua pada Vania. Tapi, semenjak menikah dengan Abian, ia merasa ada seseorang yang suatu saat nanti akan melindunginya tanpa ia memintanya.

“Dasar wanita kejam! Bisa-bisanya dia melakukan itu pada putrinya. Meski bukan putri kandung seharusnya dia menyayanginya seperti dia menyayangi Amara dan Sandra,” gumamnya seraya memasukkan ponselnya ke dalam saku celana.

Ya, pria itu sejak tadi merekam apa yang terjadi di dapur dan berniat untuk melaporkannya pada Abian.

“Sayang, kamu kenapa?” Mario yang berniat menuju ke dapur shock saat melihat keadaan Anaya yang begitu berantakan.

“Naya tadi terpeleset, Yah. Terus jatuh. Padahal Naya–”

“Udah, nanti saja menjelaskannya. Sekarang, kita pergi ke dokter ya.” Mario membopong Anaya. “Lain kali, kamu bisa minta bantuan Ibumu kalau sedang kelelahan.”

Mario tahu, kalau Anaya sepertinya Anaya sudah melakukan kewajibannya sebagai seorang istri. Karena semalaman tanpa sengaja, saat hendak bicara penting ada Abian, ia mendengar suara-suara yang menggelitik telinganya.

Pipi Anaya seketika merona. “A-ayah ngomong apa sih, Naya sama Abian gak–”

“Berikan dia padaku, Ayah!” teriak lantang Abian membuat keduanya langsung menoleh ke arah suara. Dimana Abian tengah menuruni anak tangga memperlihatkan raut wajah datar dan dinginnya. Dengan Theo yang mengikutinya dari belakang.

“Nak, Abian…” lirih Mario.

“Sayang…”

Bersambung...

1
febby fadila
astaga theo kamu kek gadis perawan aja 🤣🤣
febby fadila
anaya kamu itu sdah menyusahkan banyak orang
febby fadila
anaya ini bodoh apa gimana
febby fadila
theo jgn nambah masalah kamu 🤣🤣
febby fadila
gimana konsepnya 🤣🤣🤣🤣 astaga
febby fadila
benar itu mending nikahnya sama juna aja drpada menjadi pelakor dlm rumah tangga kakakmu
febby fadila
bodoh masah buat kamu apa bian itu urusan rumah tangga mereka
febby fadila
emang klau dasar sdah jalang bakalan anak² nya juga jalang /Smug//Smug/
febby fadila
wooowww kejutan amara hamil anaknya juan dan malah nuduh sama kakak iparnya sendiri hanya untuk harta
febby fadila
hmmm masih punya teka teki juga rupanya
febby fadila
mario kamu bukan ayah yg bijak dan peka kamu terllu dibutakan oleh cinta buta
febby fadila
untung ada theo yg sempat rekam semua itu
febby fadila
amara sungguh licik
febby fadila
karma buat kamu sandra, gimana sakit nggak tu, adik kamu sendiri yg jebak suami kamu emang anak² nya vania ini nggak ada yg beres semua jalang
febby fadila
sungguh rumit
febby fadila
tunggu kabar baiknya aja sandra 🤣🤣🤣
febby fadila
gimana bian dapt yg masih ori kan ya beruntung kamu 🤩
febby fadila
hmm abian udah mulai manja² ria dia
febby fadila
hmmm gimana bian sekarang bucin kan kamu 🤣🤣🤣
febby fadila
knp sandra apa kamu mau buat rencana lagi untuk menjadi pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!