Naya seorang Intel negara harus bertransmigrasi ke tubuh seorang wanita malam dan lebih gilanya lagi ternyata pria-pria simpanan wanita itu adalah bandit kelas kakap. Mampukah Naya bertahan di tubuh wanita itu dan menjalani hidup layaknya orang normal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sellachan23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sungguh hebat
Malam hari kini datang hingga Naya dan Selena mulai berdandan layaknya seorang wanita malam, memakai riasan dan parfum menggoda agar para hidung belang melirik mereka. Saat sampai di bar sang penjaga langsung menyambut Naya dengan sangat sopan dan Selena tau bahwa pria itu adalah mata-mata Damian
"Kak pengawal itu mata-mata Damian sekarang akting lah seperti Selena yang dulu" bisik Selena
"Astaga! Banyak sekali mangsa di sini aku yakin pasti aku bisa mendapatkan salah satu dari mereka" ucap Naya dengan suara sedikit kuat
Pria itu hanya diam dan Selena mulai tersenyum sebab ia paham pria itu akan segera melapor sampai Damian akan datang kemari dengan dalih ingin mengecek keadaan bar miliknya. Benar saja tak lama mereka berdua duduk para hidung belang berdatangan layaknya segerombolan semut yang mengerubungi gula namun Selena tampak abai saja sebab ia sudah sering seperti ini
"Selena teman mu cantik sekali apa dia orang baru di sini?" Tanya salah satu pria yang Selena dulu pernah tolak untuk ajakan bermalam
"Tentu! Dia hanya mau dengan pria super duper kaya pastinya" jawab Naya
Pucuk di cinta bulan pun tiba Damian datang dan wajah nya tampak kesal melihat sih kembar di minati banyak pria sebab ia sangat benci Selena menjadi atensi banyak orang
"Apa yang kau lakukan di sini Selena?" Tanya Damian dingin
"Tentu saja mencari mangsa! Kau kan tak pernah mau dengan ku"
Selena tersenyum bangga melihat akting Naya yang sangat lihai dia jadi paham bahwa kakaknya ini berada di tahap yang sama dengan dirinya sehingga Selena tak perlu khawatir Naya akan terluka ataupun terjebak dalam permainan Damian nantinya
"Ada waktunya jadi kau tunggu saja"
"Sudah-sudah pergi sana! Di sini akan ada banyak pria yang menemaniku dan kami akan minum bersama" ucap Naya dengan nada ceria
Damian tampak sangat kesal sehingga dia menarik Naya kasar menuju ruangan pribadi yang Selena tau di mana itu hanya saja dia memilih diam sebab ini lah rencana mereka berdua
"Kena kau!" Batin Naya
Naya berpura-pura untuk berontak agar Damian berfikir bahwa Selena tak membutuhkan dirinya lagi
"Aduhh... sakit lepas Damian! Aku tak mau dengan mu lagi" bentak Naya
"Tak mau?" Tanya Damian dingin
Dia menghentikan langkahnya sejenak demi menatap mata Naya dan yang di tatap hanya tenang sehingga tanpa basa-basi Damian menggendong Naya layaknya karung beras. Setelah sampai di kamar Damian membanting tubuh Naya pelan dan membuat wanita itu berbaring di tempat tidur
"Kau menginginkan aku kan?" Tanya Damian dengan suara serak nya
Naya paham sepertinya Damian sudah mulai bangkit gairah nya jadi dia harus sedikit berhati-hati dalam mengambil langkah. Selena sudah mengatur semua seperti paham skenario yang terjadi, di dalam ruangan itu sudah ada seorang wanita yang pakaian dan riasan nya sama seperti Naya dan akan muncul jika Naya memberi kode
"Ya aku sangat menginginkan diri mu Damian! Sudah lama kita tak bermain mau coba satu permainan?" Tanya Naya dengan nada genit
"Jangan salahkan aku jika bermain kasar"
Damian tampak membuka kemeja nya dengan buru-buru sehingga ia Shirtless sekarang dan saat ingin membuka celananya Naya menghentikan tangannya
"Biar aku saja yang buka tapi aku ingin ke kamar mandi dan juga bisa kah kita bermain di kondisi gelap? Aku ingin lihat seberapa lihai dirimu tanpa melihat aku" ucap Naya memancing Damian untuk setuju
"Tapi aku ingin melihat wajah mu saat di bawahku" tolak Damian
"Kau tetap dapat melihat ku walau remang-remang aku hanya ingin tau seberapa hebat kau menaklukkan aku di bawah sana" goda Naya lagi
"Hahaha... kau menantang ku ya? Baiklah lakukan yang kau inginkan " ucap Damian penuh percaya diri
Naya beranjak dari sana dan menuju kamar mandi untuk menyuruh wanita itu agar menjalankan aksinya seperti biasa
"Kau tak boleh sampai ketauan oleh Damian mengerti? Dan lagi apa kau sudah memakai semua yang mirip dengan ku?" Tanya Naya memastikan
"Sudah nona tenang saja aku akan melakukan tugas ku seperti biasa" ucap wanita yang menyamar menjadi Selena itu. Kini Naya berjalan untuk mematikan lampu dan saat ini lah mereka bertukar posisi, wanita itu berjalan dengan penuh godaan serta melenggok kan badan nya. Dia berjalan mendekat kearah ranjang dan mendorong tubuh Damian agar berbaring di sana
"Tenang sayang aku yang akan memuaskan mu malam ini" bisik Damian
Kini ciuman kasar dapat Naya dengar dengan penuh decapan dan membuat nya sedikit malu sebab dia serta Samuel tak berciuman se kasar itu
"Untung bukan aku yang di sana jika tidak sudah pasti aku habis di makan nya" batin Naya
Kini suara itu berganti menjadi suara-suara tepokan dan suara lirih dari wanita yang menyamar, Naya menjadi paham bahwasanya Selena sangat teliti menyembunyikan wanita ini sebagai doppelganger dirinya. Semua orang dapat terkecoh meskipun wajah nya tak terlalu mirip Selena tapi Selena mampu membuat tubuh serta suara wanita itu bisa meniru dirinya
"Ahh.. bagaimana sayang? Kau puas?" Desah Damian dengan terus bergoyang memacu kecepatan nya
Wanita itu tak menjawab dia hanya bisa berteriak menikmati setiap permainan dari Damian, Naya sudah tampak bosan menunggu mereka siap bermain. Dan setelah tiga jam baru lah Damian selesai dengan nafsunya hingga tak terasa ia tertidur karena kelelahan
"Kerja bagus Rosela! Aku akan mengirim bayaran pada mu nantinya terimakasih sudah membantu ku" puji Naya
"Terimakasih kembali nona, aku tak menyangka calon suami mu sangat hebat di ranjang sampai-sampai aku kewalahan dalam menghadapi nya"
"Baguslah kalau begitu, nanti aku akan memanggilmu lagi jika akan menjalankan sebuah misi sekarang kau beristirahat lah kau tampak sangat kelelahan "
"Baik nona kalau begitu saya pamit"
Setelah wanita itu pergi Naya menatap Damian dengan senyum licik di wajahnya, Naya akan berusaha membuat Damian semakin jatuh padanya meskipun ia paham itu hanya bentuk ke posesifan dari Damian
"Damian mari bertaruh siapa yang lebih hebat! Kau kalah selangkah karena membawa perasaan kedalam sebuah pertarungan" ucap Naya pelan
Segera Naya keluar ruangan untuk mencari keberadaan adik nya itu sebab Naya yakin Selena pasti akan menunggu nya sampai selesai. Namun yang di cari-cari tak terlihat juga sampai Naya memilih duduk di bangku mereka yang tadi sembari meminum beberapa minuman yang ada di sana. Tak lama sebuah pesan chat masuk ternyata dari Samuel dan Naya paham bahwa Samuel sekarang pasti uring-uringan tidak jelas karena ketakutan Naya jatuh kembali pada pesona Damian
"Kau baik-baik saja kan? Damian tak menyentuh mu?" Isi pesannya hanya menanyakan apakah Naya di sentuh atau tidak
Naya terkekeh sendiri membaca pesan dari kekasih nya itu, dia sangat cemburu jika Naya berdekatan dengan Damian apalagi terpikat oleh pria itu padahal aslinya Naya sangat muak melihat tingkah laku Damian
"Aku baik-baik saja kau tenang saja Sam! Oh iya ternyata Selena memiliki wanita yang bisa menggantikan posisinya setiap akan bermain" kirim Naya melalui pesan teks nya
"Iya aku tau itu hanya Damian sepertinya belum sadar jika kalian bertukar posisi"
"Bagus lah jika begitu"
Mereka jadi lanjut untuk bertelepon dan Naya menuju smoking area agar dapat mendengar suara dari seluler nya itu. Di sisi lain ternyata saat Naya beraksi Selena juga memancarkan radarnya untuk mencari-cari pria yang akan dia sikat saat ini. Saat matanya mulai mencari ternyata pria itu ada di sana sedang duduk dengan para rekan kerjanya membahas masalah pekerjaan sepertinya, segera Selena berakting seperti wanita mabuk dan membawa gelas minuman di tangan nya
Selena berjalan mendekat dan saat sudah mau sampai dia berpura-pura tersandung serta terjatuh di dekat Grey. Awal nya Grey tampak tak perduli namun saat melihat wanita itu tampak tak asing segera Grey berjongkok untuk memastikan siapa wanita muda di depannya
"Aduhh maaf ya om saya ga lihat, kepala saya pusing sekali nih" sandiwara Selena
"Naya?" Tanya Grey
"Ehh om kenal saya? Hehehe... apa jangan-jangan om simpanan teman saya ya? Hayoo ngaku" ucap Selena ngelantur
Grey segera pamit undur diri dan dia menggendong Selena ke arah mobilnya, Selena tak menyangka pria tua ini ternyata masih kuat meskipun dia sepertinya masih berumur empat puluhan. Selena berpura-pura tampak takut seperti orang ingin di culik jadi dia berusaha berontak untuk di lepaskan Grey
"Ihh.. om mau culik saya ya? Lepas! Paman penjaga tolong saya mau di culik" teriak Selena
Selena berpura-pura teriak pada pengawal mata-mata Damian padahal dia tau mereka tak ada yang berani melawan kuasa Grey. Grey memerintahkan mereka membuka pintu mobilnya dan memasukan Selena di kursi penumpang serta ia menjalankan mobilnya entah menuju kemana. Selena berpura-pura tertidur seperti orang mabuk dan tak lupa mata nya mengintip sedikit untuk mengingat jalan ini agar ia tak lupa arah nantinya. Tak terasa mobil itu berhenti di sebuah rumah mewah yang Selena yakin ini rumah Grey yang selama ini Selena cari-cari
"Pantas saja aku tak tau di mana rumah nya! Ternyata di kawasan hutan pribadi milik nya" batin Selena kesal
Pria itu menggendong Selena kembali dan membawanya menuju kamar nya untuk di baring kan, perjalanan dari bar menuju ke sini lumayan makan waktu sekitar dua jam. Setelah meletakkan Selena lantas Grey menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya di saat ini Selena langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Naya
"Hallo kak!" Seru Selena panik
"Kau di mana?" Tanya Naya di sebrang sana
"Di rumah Grey kau tetap lah bersama Damian sampai besok pagi dan aku akan di sini mari jalankan peran masing-masing kak! Aku akan menjebak Grey yang di sini kau semangat lah di sana" ucap Selena menyemangati
"Jaga diri mu baik-baik jangan sampai terluka" khawatir Naya
Setelah itu panggilan di matikan dan wanita kembar itu akan memulai perjalanan hidup yang baru demi meraih semua yang mereka ingin kan. Dendam dan cinta akan mulai dari sini tetapi ini lah langkah yang benar untuk mereka gapai
sudah terangsang tp belum di tuntasin,Damian bangun jd sakit struk😂😂😂
aku suka novel yg begini
serasa kita masuk ke dalam novel