NovelToon NovelToon
I AM A GOD IN ANOTHER WORLD

I AM A GOD IN ANOTHER WORLD

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: WERWET

we Lin seorang penjaga toko perhiasan yang di kirim ke dunia lain dan menjadi karakter op di dunia lain ( sedang di revisi )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WERWET, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14 perdebatan senior

Setelah meninggalkan toko perhiasan itu, pria berjubah abu-abu tidak berani berhenti sedikit pun.

Langkahnya semakin cepat.

Sesekali ia menoleh ke belakang.

Seolah khawatir seseorang sedang mengawasinya.

Jalanan distrik perdagangan Kota London tampak sunyi.

Sebagian besar toko masih tertutup.

Tidak ada keramaian.

Tidak ada pedagang yang berteriak menawarkan dagangan.

Hanya angin dingin yang berhembus melewati jalan batu.

Namun justru kesunyian itu membuatnya semakin gelisah.

"Terlalu tenang..."

"Seolah tidak terjadi apa-apa."

Padahal beberapa menit yang lalu, ia merasa sedang berdiri di hadapan sosok yang tidak bisa dipahaminya.

Sementara itu...

Di toko perhiasan.

Suasana tetap sepi seperti biasa.

Bel pintu tidak berbunyi lagi setelah kepergian pria berjubah abu-abu.

We Lin sedang menghitung stok cincin di belakang meja kasir.

"Satu..."

"Dua..."

"Tiga..."

Di atas meja.

Cermin Mata Dewa tergeletak diam tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.

Di pojok toko.

Tetua Morcant masih tidur nyenyak di sofa tuanya.

Ngorrr...

Suara dengkuran pelan menjadi satu-satunya suara yang terdengar di dalam toko.

Suasana toko perhiasan tetap tenang.

Tidak ada pelanggan.

Tidak ada suara langkah kaki.

Hanya suara jam dinding yang berdetak perlahan.

"Tik..."

"Tik..."

"Tik..."

We Lin sedang duduk di belakang meja kasir sambil menghitung stok perhiasan.

Di atas meja.

Cermin Mata Dewa masih tergeletak diam.

Sejak diperintahkan untuk diam, artefak itu benar-benar tidak mengeluarkan suara sedikit pun.

"Bagus,"

kata We Lin puas.

"Kalau semua benda seperti ini diam, hidupku pasti lebih tenang."

Tentu saja...

Cermin Mata Dewa tidak berani membantah.

Jauh di markas Organisasi Rasi Bintang.

Suasana jauh berbeda.

Aula utama dipenuhi para tetua.

Wajah mereka terlihat serius.

Di tengah ruangan, gulungan-gulungan kuno terbuka di atas meja batu.

Mereka sedang mencari semua catatan yang berhubungan dengan Mata Dewa.

Namun semakin banyak yang mereka baca...

Semakin sedikit jawaban yang mereka temukan.

Karena sebagian besar catatan telah hilang dimakan waktu.

Salah satu tetua menghela napas.

"Informasinya terlalu sedikit."

Tetua lain mengangguk.

"Yang kita tahu hanya satu."

"Pemilik Mata Dewa memiliki kedudukan tertinggi dalam warisan leluhur organisasi."

Ruangan kembali sunyi.

Tak seorang pun berani meremehkan arti kalimat tersebut.

"Jika semua catatan itu benar..."

"Maka pemilik Cermin Mata Dewa itu memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan kita para tetua."

"Laporkan semuanya."

ucap salah satu tetua.

Pria berpakaian abu-abu itu menarik napas panjang.

Kemudian mulai menceritakan seluruh kejadian di toko perhiasan.

Semakin lama ia berbicara...

Semakin sunyi suasana aula.

Ketika ia selesai menceritakan tentang Cermin Mata Dewa...

Salah satu tetua langsung berdiri.

"Apa kau yakin tidak salah lihat?!"

"Saya yakin, Tetua."

"Seratus persen?"

"Seratus persen."

Ruangan kembali sunyi.

Para tetua saling memandang.

Wajah mereka berubah serius.

Karena mereka tahu apa arti kemunculan artefak tersebut.

Sementara itu...

Pria berjubah abu-abu yang sebelumnya mengunjungi toko masih berdiri di tengah aula.

Ia tiba-tiba teringat sesuatu.

"Tetua."

"Hm?"

"Ada satu hal yang belum saya laporkan."

Semua orang langsung menoleh.

Pria itu menelan ludah.

"Di toko itu..."

"Saya melihat seorang lelaki tua sedang tidur di pojok ruangan."

Beberapa tetua mengernyit.

"Lalu?"

"Saya tidak memperhatikannya."

"Kenapa?"

Pria itu menggeleng.

"Saya tidak merasakan apa-apa darinya."

"Mungkin hanya pelanggan biasa."

Mendengar itu, salah satu tetua tua tiba-tiba membuka matanya.

"Bagaimana penampilannya?"

Pria berjubah abu-abu mulai menjelaskan.

Semakin lama ia berbicara...

Ekspresi beberapa tetua berubah aneh.

Salah satu dari mereka bahkan hampir berdiri.

"Tunggu..."

"Itu..."

Tetua lain langsung menatapnya.

"Kau mengenal orang itu?"

Tetua tua tersebut terdiam cukup lama.

Kemudian menghela napas.

"Aku tidak yakin."

"Tapi deskripsinya sangat mirip seseorang."

Ruangan langsung menjadi sunyi.

"Seseorang?"

Tetua tua itu menjawab perlahan.

"Salah satu tetua senior yang menjadi legenda hidup pada masanya."

Mata semua orang membelalak.

"Mustahil."

"Beliau ada di toko tersebut?"

"Itu hanya kemungkinan."

Namun tidak ada yang bisa mengabaikan kemungkinan tersebut.

Seorang tetua tua mengelus janggutnya.

"Bagaimana dengan pemuda itu?"

Pria berjubah abu-abu menjawab tanpa ragu.

"Saya tidak bisa melihat kedalamannya."

Kalimat itu langsung membuat beberapa tetua mengernyit.

"Kau tidak bisa melihatnya?"

"Tidak."

"Benar-benar tidak bisa?"

Pria itu mengangguk.

"Saya bahkan tidak merasakan fluktuasi kekuatan sedikit pun."

Mendengar itu, suasana menjadi semakin berat.

Tetua berjanggut putih perlahan menutup mata.

"Tidak bisa dideteksi..."

"Atau memang sudah melampaui kemampuanmu?"

"Tunggu, Xi Cen. Kemungkinan terbesar, bahkan kita pun tidak mampu mendeteksi fluktuasi kekuatan dari pemilik toko tersebut,"

jawab salah satu tetua.

"Benar juga..."

1
helena
liontin bukan sembarang liontin/Casual/
༺Noxaris༻
kak aku kasih saran ya itu ceritanya bisa di bikin lebih padet lagi biar suasananya menjadi lebih tegang dan membuat pembaca betah terhadap novel nya kalo kayak gini itu susah mendapatkan pembaca yang mengikuti
༺Noxaris༻: dan lancar ya novel ya
total 5 replies
Kausafiksi.id
nanti lanjut baca bab episod selanjut nya saat senggang, mulai menarik 🙏👍
Tio Buki
Iku meramaikan ya thor🙏🙏🙏
Tio Buki: Oke dek, masam. Alhamdulillah. Lancar ya🙏🙏
total 2 replies
Tio Buki
Benar benar toko perhiasa istimewa.
WER: toko dunia lain pasti op 😆👍👍👍👍
total 1 replies
Tio Buki
Bahayakah, atau keberuntungan
Tio Buki
Siapakah orang itu. Kita saksikan bersama sama
WER: terimakasih kak udah support /Smile//Smile//Smile/👍👍👍
total 1 replies
Tio Buki
Nah, betul kan
Tio Buki
Wow, mendapatkan tugas rupanya
Tio Buki
Berpindah kedunia lainkah dia
WER: betul 👍😆👍👍👍
total 1 replies
Tio Buki
Kenapa ya????
Tio Buki
Benda apakah itu
Jay Andrew
bagus author cuman masih ada kekurangan yang membuat cerita nya kurang enak kalo di baca oh iya satu lagi updet
Jay Andrew: update nya yang cepet
total 1 replies
Kausafiksi.id
kirain duit sekoper bang 😁
Kausafiksi.id
aku kasih like dsn baca seluruh nya thor, jangan lupa mampir karya ku juga 🙏
helena
✈️✈️✈️ travel ke genre novel yg beda. my new adventure
WER: makasih kak udah support 😆👍👍👍
total 1 replies
WER
maaf nya novel nya lama upload soalnya aku masih sekolah dan pulang nya jam 3 mohon di maklumi oke 👍
WER: maaf maksudnya jam 3 sore 👍
total 1 replies
S3C
semangat kak dan sering seringlah upload 😁👍
WER: oke pasti kak💪💪💪💪
total 1 replies
Clevareus
kira kira sistem ini siapa ya sebenernya, dia berkali kali ngasih giveaway artifak yang bener bener Overpower ke wei lin kaya seakan akan itu mainan. si wei lin nya juga bomat pulak/Facepalm/
WER: Wkwkwk, makasih kak udah ikut berteori. Ditunggu terus ya, siapa tahu tebakannya benar. 😆👍👍👍👍
total 1 replies
kave story
tetap semangat abangku btw ini bagus banget bikin nagih aja
kave story: iya semangat selalu ya semoga berhasil
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!