NovelToon NovelToon
Godaan Hasrat Anak Tiri

Godaan Hasrat Anak Tiri

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Mafia / Playboy / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Tamat
Popularitas:99.7k
Nilai: 5
Nama Author: As Cempreng

Nita Athalia mencari dalang dibalik kecelakaan yang dialami ayahnya hingga membuat dia harus menyembunyikan ayahnya yang masih tak sadarkan diri selama satu satu tahun di dalam ruang ICU khusus yang dibuat pribadi di suatu tempat.

Dia pun harus mengambil langkah paling berbahaya, yang bisa sewaktu-waktu membuat nyawa sendiri melayang bila seseorang mengetahui niatnya. Namun, satu yang ingin dia cari tahu. Ayahnya itu adalah orang baik baginya, tetapi kenapa keselamatan ayah sudah diincar sejak lama, bahkan sebelum kecelakaan yang dialami ayah.

Gerak-gerik Nita dicurigai oleh putra dari suaminya. Ya, Rama Abimasa, pria yang dua tahun di atasnya itu mulai mengganggu, mengacaukan setiap usahanya lalu menggagalkannya.

"Sekarang kau pilih aku atau ayahku?" Begitulah pertanyaan Rama yang membuat hati Nita bergetar karena Nita harus mendapati kenyataan pahit.

Nita telah melenceng jauh dari rencana yang sudah di rencanakan sejak 5 tahun lalu bersama papanya. "Siapa yang aku pilih? Jelas!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon As Cempreng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 : Dilihat Pak Abie

Nita masih termangu pada genggaman tangan Rama. Dia melirik ke arah Lana yang berdiri di garis pintu restoran. Tampak Lana masih marah padanya.

Rama melepas genggaman dan membuka pintu sisi kiri, di samping kemudi. "Aku yang bawa mobil, ya?"

Nita mengangguk patuh dan masuk ke dalam mobil. Dia melirik pada Rama yang menutupkan pintu, lalu pria itu mengitari depan mobil dan masuk ke dalam mobil dengan tatapan penuh arti. Rama menyalakan mesin dan Mobil HRV merah mulai jalan.

Nita merasa ada yang salah, tetapi tubuhnya tak bergeming saat Rama memegangi tangannya. Nita melirik ke tengah dan bertekad menarik tangan,tetapi Rama justru membawa tangannya hingga menempel di dada pria itu membuat Nita sedikit melongo.

"Rasakan ini, Nit. Apa perasaan ku terlalu menjijikan?" Rama menoleh sebentar ke kiri pada wajah Nita yang tampak penuh banyak pertanyaan. "Papah menyukai mu dan aku juga sama. Apa aku durhaka pada papah karena ini? Jawab, Nit?"

"Ram, aku tak ada waktu memikirkan soal perasaan kamu, perasaan papahmu atau perasaanku sendiri. Aku tidak memiliki ruang, Bahkan untuk diriku sendiri."

"Kenapa?" Rama menoleh pada Nita yang melihat ke luar jendela. "Apa lelaki keji itu menghentikan semua impianku? Biar aku mencarinya."

"Aku akan fokus membesarkan Musa ke depan dan tak mau tahu soal lelaki itu lagi."

Rama menoleh pada Nita yang kini mulai membersihkan wajah dengan kapas yang diberi cream pembersih. Tampak Nita juga menetesi obat tetesan mata ke kedua mata. "Untuk apa itu?"

"Agar mataku tak terlalu merah di depan Papahmu." Nita cepat-cepat memakai bedak tipis, ailiner, perona pipi dan lipstik warna pink yang glossy. Terakhir menyemprotkan parfum ke rambutnya yang sempat lecek karena air mata.

Rama dibuat terkesiap karena Nita sama sekali sudah tak terlihat wajah sembab baru menangis. Pintar sekali berbohong. Dan hanya aku yang tahu luar dalamnya hati kamu, kan?

"Kau dulu pake kacamata?" Rama baru ingat saat mendengar obrolan Nita dengan Lana.

"HM ... "

"HM, itu seperti apa? Ya atau tidak?"

Ponsel berdering, Nita tak sempat menjawab pertanyaan Rama, lalu langsung menerima telepon dari Baby sister. "Iya, Mba Jum, sebentar lagi, saya sudah sampai. Ini tinggal .... kira-kira satu km."

Nita gelisah mematikan lampu. "Ayo, nyetirnya lebih cepat. Musa baru bangun dan menangis histeris," katanya pada Rama. Nita melakukan panggilan video saat mbak Jum mengarahkan wajah Musa, tetapi itu tak berhasil. Putranya itu tidak mau tahu, mungkin Musa sangat peka karena belum disentuhnya. Nita jadi tak enak pada Rama, Karen Rama juga sama gelisahnya.

Begitu sampai di Rumah, Rama sampai lupa mematikan mesin mobil dan langsung meloncat keluar dan berlari ke dalam. Mau tak mau, Nita berpindah ke jok kemudi. "Uh masih di posisi N ditinggalin. Rama payah, kan ini bahaya."

Nita memastikan kendaraan aman, baru dia berjalan tergesa-gesa. Di pinggir kolam renang, dia mendapati Rama menepuki bo**Kong Musa sambil mengecupi pucuk kepala Musa.

"Ibu, Den Rama canggih, ya? Tangisan Musa yang histeris , langsung mereda tak memakan waktu dua menit setelah di gendong Den Rama," ucap Jum, si Baby Sister.

"Oh, ya, benar, katamu." Nita sudah tak kaget, karena memang kenyataannya seperti itu. Bahkan sejak Rama pertama bertemu dengan Musa, Musa tak pernah menangis kalau sudah ketemu pelukan pria itu.

Nita menoleh ke kanan dan kiri. "Mas Sergey belum pulang?"

"Pak Abie bilang, tadi Tuan Besar langsung keluar kota dari kantornya. Tuan Patrik yang barusan mengambil perlengkapan Tuan Besar dalam satu koper."

Nita mengangguk mengerti. "Panggilkan Pak Abie dan Bi Inem." Nita melihat kepergian Baby Sister itu, lalu berjalan ke arah Rama. Sang putra langsung minta gendong padanya.

Rama menyunggingkan senyuman dan dengan penuh kasih sayang, memindahkan Musa, sampai tak sadar menekan dada kenyal Nita membuat jiwanya berdesir.

Kerinduan datang tiba-tiba. Rama memutari tubuh Nita dan memeluk Nita dari arah belakang, membuat Nita yang masih menggendong Musa di depan terlonjak.

"Rama, apaan kamu, bisa bikin orang salah paham. Cepat lepas, ada Pak Abie."

"Tidak ada, kamu beralasan. Tadi kamu yang memeluk ku di tempat Lana."

"Aku tak sadar itu. Cepat lepasin, Ram," bisik Nita dengan penuh penekanan. Antara marah dan takut luar biasa. Dia menoleh ke belakang dan mendapati Pak Abie berdiri di garis pintu , menatap ke arahnya.

...----------------...

1
Upriyanti II
kak ergi itukan om sergey
Upriyanti II
apa jangan2 kak Rama Bpk kandungnya musa
༺⬙⃟⛅ada badaknyaℛᵉˣ
makasih
Wati Sulastri
makin seru ceritanya
Wati Sulastri
ceritanya bikin tambah penasaran
UQies (IG: bulqies_uqies)
Aku suka cara kakak menggambarkan keadaan di dalam novel, ceritanya juga menarik. 😍
Jantung Taman
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
Fachri
lanjut thoooorr..... jadi kasian sama sergey pdhal yg awal'y skedar membantu menutupi aib nitha meski menyangkut perusahaan'y juga dan seiring waktu ketulusan hati'y semakin kuat menjadi cinta. masukan buat thor banyak yg perlu drevisi ni kata2'y bnyak yg typo bhkan penempatan kalimat'y klo bsa jka percakapan msih dr 1peran jng dpotong/dpisah paragraf'y biar baca'y gak blunder jg... lebih rapi lagi ajh menentukan paragraf'y.
As Cempreng tikttok @adeas50: Makasih masukannya kak Fachri
total 1 replies
Penghargaan Pink
semangat thor,ceritanya bagus,..crazy up dong😄👍💪
Respati Wijaya
Thor, aku gamau jadi arwah penasaran karena nungguin thor lanjut hiks
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
JellyCuddles
Saya suka kalau alur dan ceritanya jelas kayak gini nih! Semangka! Semangat kakaaaak~
SecretFruity
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
Isma Ismawati
Seru kak, semangat🥰💪
Eni pua
satu mawar untuk kaka🥰
As Cempreng tikttok @adeas50: makasih kak Eni
total 1 replies
rowiethelabel
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
yanktie ino
terima kasih promonya
eyank mampir kasih setangkai mawar
Jantung Taman
Selamat! Karya kk masuk rak buku akuuuu haha bakal aku tunggu terus nih kelanjutannya
Widya Pertiwi
lanjut thor... smg author sll d berikan kesehatan... biar cepet bikin lanjutan nga lg.. udh baper tanggung nih
Zizi Suartini
Aku pengen deh jadi pemeran utamanya, seru kali ya! Thor! Aku mau masuk ke ceritamu bisa enggak?!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!