Series ke dua dari novel 14 Februari, yang menceritakan kehidupan karir dan asmara seorang Charity Lilybelle Tjaidjadi, atau yang lebih akrab di sapa Lily.
Bagaimanakah kisah selanjutnya?
Baca terus novel Lily ya 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER - 32
"Ini semua gara-garamu," ucap Icha dengan kesal kepada putrinya. "Sudah berulang kali mama katakan jangan dekati anak pungut itu, tapi kau masih saja nekat mendekatinya, bahkan kau pakai cara kotor untuk mendapatkannya. Kalau begini bukan hanya kau saja kena tapi mama pun kena imbasnya, akibat perbuatanmu itu." Icha menghentakan kakiknya, kemudian pergi mengejar Kevin ke kamar.
"Mas Kevin tidak bisa melarangku untuk tidak keluar rumah," protes Icha kepada suaminya. "Bagaimana dengan pekerjaanku?" ia hilir mudik berjalan di depan Kevin yang duduk di depan meja kerjanya.
"Kau bisa ajukan surat pengunduran diri via email, semua barang-barangmu suruh saja OB yang mengantarnya," jawab Kevin. "Untuk baby spa, semuanya biar aku yang akan menghandlenya."
"Mana bisa begitu, mas? Mas Kevin tak bisa memintaku berhenti begitu saja," Icha sudah terlanjur mencintai pekerjaannya, meski ia baru beberapa bulan ia bekerja di tempatnya yang baru setelah perpindahannya dari Jogja ke Jakarta.
Icha baru saja mencicipi manisnya bekerja di Ibu kota, ia tak rela karirnya berakhir seperti ini. "Please, mas Kevin jangan memintaku untuk berhenti."
Kevin mengulurkan remot TV, kemudian ia memutar rekaman CCTV kediamannya beberapa waktu lalu saat Icha dan Raline bercengkrama seputar Kendra dan keluarganya. Seketika Icha membekap mulutnya dengan kedua tangannya, ia tak menyangka jika suaminya sampai memeriksa CCTV kediamannya. "Mas, aku benar-benar tidak sengaja mengucapkan itu semua."
Kevin menggeleng, ia tak menyalahkan Icha sepenuhnya atas semua kejadian ini. Sebagai kepala keluarga Kevin merasa gagal mendidik istri dan anaknya, ia terlalu sibuk dengan ambisi karir dan bisnisnya sehingga sering mengabaikan peranannya sebagai seorang suami dan juga sebagai seorang ayah. "Aku memintamu keluar dari pekerjaanmu karena aku ingin mengajakmu, bersama-sama belajar ilmu parenting," ucap Kevin. "Aku juga sudah meminta kepada manajement rumah sakit untuk mengurangi jadwal praktekku."
Kevin mendekat ke arah Icha, dan memeluknya dari belakang seraya berbisik. "Mari kita benahi semuanya dari awal, untuk putri kita dan keluarga kita."
Sejak saat itu Raline tidak lagi mengganggu Gavin, bahkan ketika mereka berpapasan di sekolah pun Raline sudah tidak lagi menyapa Gavin. Hal ini membuat Gavin merasa merdeka terlepas dari jerat Raline, ia sangat berterima kasih kepada Kendra, namun Kendra mengingatkan kepada Gavin untuk sementara waktu tidak mendekati putrinya, ia khawatir Raline akan berbuat onar lagi dan bisa mengganggu konsentrasi Lily mau pun Gavin.
"Jadi biarlah seperti ini dulu sampai kalian lulus, kau fokuslah pada kelulusanmu yang sudah di depan mata," ucap Kendra dari seberang telepon.
"Baik uncle, sekali lagi Gavin mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya. Assalamualaikum."
"Walaikumsalam."
Begitu Kendra menutup teleponnya, Gavin melangkah memasuki perpustakaan sekolahnya, ia tersenyum melihat Lily yang tengah sibuk membaca buku, namun kemudian senyum Gavin berubah menjadi rasa cemburu ketika Tara datang dan duduk di samping Lily.
Tara yang tengah mengajari Lily, menatap Lily dengan tatapan yang berbeda, dan Gavin meyakini jika Tara menaruh hati pada Lily. "Tidak, tidak... Mereka hanya saudara. Lily pernah mengatakan kepada mommy jika dia mencintaiku," gumam Gavin. Setelah mendapatkan buku yang di carinya, Gavin menghampiri meja admin perpustakaan untuk meminjam buku tersebut, ia memilih untuk belajar di rooftop ketimbang melihat Lily bersama Tara.
Pokoknya sukses untuk semua karya²nya dan semangat berkarya ❤❤
Terimakasih banyak buat Irma yang sudah menghadirkan kisah Lily yang memberikan begitu banyak pelajaran hidup tentang cinta, kesetiaan dan kesabaran.
Semangat terus untuk berkarya dan semoga kesehatan, kesuksesan dan keberkahan selalu membersamai, Aamiin....