NovelToon NovelToon
Penyesalan

Penyesalan

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Patahhati / Tamat
Popularitas:550k
Nilai: 4.9
Nama Author: pipit fitriyani

Cover by @iqbald26


Menceritakan tentang dua manusia yang berupaya setia pada pasangannya yang sudah tiada,namun takdir yang mengatur mereka.


***

*Tidak ada orang ketiga
*Episode tidak banyak
*Siapkan tisu,karena mungkin saja cerita ini mengandung air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengatakan

Sepulangnya Farid dari kantor Ana akan membicarakan semuanya,dia tidak ingin menghalangi kebahagiaan anak sambungnya dan ini adalah waktu yang tepat.

Pukul 8 malam Farid kembali dari kantor, mungkin pekerjaannya tidak banyak. Ana menyiapkan pakaian sampai makanannya, setelah selesai keduanya masuk kedalam kamar meskipun dalam keadaan hening,tanpa ada obrolan seperti biasanya.

"Mas,Ana ingin bicara," ucap Ana pada Farid yang sedang memainkan hapenya

Farid pun melihat kearah Ana ,dia takut kalau Ana akan membicarakan hal yang sama .

"Silahkan," sahutnya singkat

Hal itu membuat hati ana nyeri.

"Mas,aku ingin mas melanjutkan rencana mas untuk menyekolahkan Hana keluar negeri,aku tidak akan lagi melarangnya, ditambah Hana pun begitu antusias ingin bersekolah disana," ucap Hana menyampaikan maksudnya

Farid yang kembali fokus pada hapenya melihat kearah Ana dan meminta kebenarannya,karena sebelumnya ana sangat menentang dengan alasan dia kesepian kalau Ana pergi, meskipun Farid meyakinkan akan memiliki anak secepatnya untuk menggantikan Hana meskipun pada kenyataannya belum pasti.

"Apa kamu serius? bukankah kamu menolaknya dengan alasan ingin mengurusnya sampai dia dewasa dan lagi kamu takut kesepian,"

"Aku sadar mas,aku sudah memaksakan semuanya,aku tidak ingin lagi egois biarkan kamu tetap pada niat awalmu untuk menyekolahkan Hana ,ini juga demi masa depannya dan aku tidak punya hak untuk melarang,maafkan aku yg sempat menghalangi niatmu mas,"

Farid terdiam.

"Baiklah,aku akan mengirimkannya keluar negeri,lagi pula kamu tidak perlu khawatir disana ada saudara sepupuku yang sudah lebih dulu menyekolahkan anaknya,aku yakin Hana akan menyukainya,"

"Iya mas,aku tidur duluan," ucap Hana membaringkan tubuhnya dengan perasaan yang campur aduk.

"Ana, bagaimana dengan pengobatan mu,maafkan aku yang akhir-akhir ini tidak menemani mu," ucap Farid yang berbicara berhadapan dengan punggung Ana

Ana tak sanggup ia pun meneteskan air matanya namun langsung melapnya dengan selimut.

"Mas tidak perlu memikirkan hal itu lagi, fokuslah pada pekerjaan mas,itu lebih penting aku tidak apa-apa. Dan mulai saat ini sebaiknya kita berhenti berharap untuk memiliki keturunan, seharusnya aku menyadarinya sejak awal bahwa aku tidak bisa memiliki Anak,"

"Apa maksud kamu?,"

"Aku sudah menghentikan pengobatannya mas,itu hanya buang-buang uang saja,lebih baik uangnya ditabung untuk sekolah Hana," ucap Hana yang tak bisa menahan air matanya

"Kenapa kamu menghentikannya, bukankah kita sudah sepakat untuk memiliki anak?,"

"Aku lelah mas,lagi pula kamu pun belum tentu menginginkannya,"

Deg Farid merasa bersalah pada Ana karena sejujurnya perasaannya pun tidak begitu yakin ingin memiliki anak atau tidak dari Hana.

"Diam mu adalah sebuah jawaban Untuk ku mas,jadi kita sepakati saja untuk berharap memiliki anak,jika pun berhasil aku akan sangat kasihan terhadap anakku,bahwa ayahnya saja tidak menginginkan kehadirannya,cukup aku yang merasakan kehampaan meskipun dalam kehangatan kasih sayangmu,aku tidak akan tega jika anakku mendapatkan perlakuan yang sama," ucap Ana yang tak bisa lagi membendung air matanya

Farid merasa tersentak bagaimana pemikiran ana bisa sejauh itu tanpa Farid sadari.

"Ana maafkan mas,kamu terlalu berlebihan dalam hal itu bagaimana pun jika kita memiliki anak maka anak itu tetaplah menjadi anak mas,dan mas akan menyayanginya seperti Hana,"

"Benarkah,meskipun bukan lahir dari wanita yang kamu cintai?," ucap ana membuat Farid terdiam.

***

like komen dan Vote ya ide lagi banyak ni siapa tahu up terus😁🤣

1
Susi Yanti
prndek amat thor 🤭
Susi Yanti
hubungan yg diawali dgn kejujuran biasanya akan menjadi manis....
semoga
Susi Yanti
kenapa ana gak mau bilang kli dia br dirawat aja ya
Vera Wilda
ok Thor, terima kasih Thor, semangat ya Thor...
Vera Wilda
selamat Ana , semoga kamu bahagia terus dan secepatnya mempunyai keturunan bersama Ravi, ya Thor 😄😄😄
Vera Wilda
Wah ini part sedih Thor pertemuan Ana dan Hana serta Farid, 😭😭
Vera Wilda
Hana nya juga gak sepenuh hati dg Farid makanya pernikahannya gak ada perkembangan , maaf jd membosankan, 🥱🥱😪😪
Vera Wilda
sudah lah Hana untuk menghindari rasa sakit dan kecewa mu lebih gak perlu kamu tau apa yg emang tidak penting, dan tidak perlu juga untuk mencari tau.... jalani saja selagi dia Farid tidak macam2 😁
Vera Wilda
Semoga rumah tangga Ana dan Farid bisa d perbaiki sehingga mereka hidup normal ya Thor
Vera Wilda
greget, udah tua juga masak gak bisa sich bicara dg istri, .....
Vera Wilda
iya lebih baik pergi Ana, buat apa mempertahan kan orang yg tidak mau menghargai kita ...
Vera Wilda
sama kamu juga gak becus jd suami Farid .....
maling teriak maling....
Vera Wilda
Rumah Tangga yg tidak sehat, tidak ada komunikasi, dan tidak ada keterbukaan ...
lebih baik berpisah, dr pada menyiksa diri....
Vera Wilda
klo begini mah lebih baik lepaskanlah Ana Farid ?
jangan menyiksa orang lain karena pikiran mu yg salah....
Vera Wilda
terpantau masih aman2 saja 😄
Vera Wilda
Semoga aja s nenek lampir Farida akan dapat balasan atas perkataan nya .........
manusia tidak punya hati..... 😡😡
Vera Wilda
siap Thor saya mampir
Fay
selalu q like thor 👍
Fay
lanjut baca
Lia Sukmawati
iya betul pergi ana secepqtnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!