NovelToon NovelToon
Andre Dan Sheila

Andre Dan Sheila

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Anak Genius / Single Mom / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:81.5k
Nilai: 5
Nama Author: riski iki

Namaku Sheila,Aku bekerja di perusahaan Andre.Dan Aku menjabat sebagai sekretaris di sana.


Dengan niat untuk membalas dendam kepada Bos Ku.

Karena hampir setiap hari, Aku selalu di marahi tanpa alasan yang jelas.


Dengan ambisi Ku itu,Aku menaruh, obat perangsang di dalam minuman nya, dengan niat memberikan pelajaran kepada Bos ku.


tapi ternyata hal yang tidak terduga pun terjadi.


Bagaimana kisah nya... Cokodot lah.😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riski iki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

Setelah selesai menghias kue buatan mereka, kemudian Andrea menaruhnya kedalam kulkas.

" Nah selesai deh Kak, dan sekarang kita hanya menunggu kedatangan Bunda, setelah itu barulah kita menikmati kuenya," ucap Andrea.

" Baiklah Dek, kalau begitu bagaimana kalau kita istirahat dulu, sambil menunggu kedatangan Bunda," tanya Andy.

" Ide yang bagus Kak."

Kemudian mereka berdua keluar dari dapur menuju kamar tidur mereka masing-masing.

Tetapi, disaat Andrea mau masuk kedalam kamarnya, tiba-tiba saja Ia berhenti dan membalikkan badannya kembali menuju kamar Kakaknya.

" Kak, aku tidak jadi tidur didalam kamarku, dan aku memilih tidur bersama dengan Kakak, boleh kan?"

" Boleh saja Dek, tapi ingat jangan mengacau," ucap Andy mengingatkan.

" Baiklah Kak," ucapnya yang langsung masuk kedalam kamar tidur Kakaknya.

Kemudian Dia naik ke atas ranjang, sambil menyandarkan punggungnya di pinggir, dan terlihat saat ini rupanya Ia sedang memikirkan sesuatu.

Sementara Andy yang melihat tingkah laku adiknya, sengaja membiarkannya tanpa berniat bertanya sama sekali, dan lama-kelamaan akhirnya iapun tertidur pulas di atas ranjang.

*****

Keesokan harinya

Andy dan Andrea terlihat sangat sibuk, mempersiapkan barang bawaan mereka, yang saat ini mau berangkat jalan-jalan bersama dengan sang Ayah.

Dan disaat keduanya sedang sibuk, tiba-tiba terdengar suara seseorang mengetuk pintu.

" Pasti itu Ayah?" ucap Andrea.

Kemudian Ia segera menghampiri sang Kakak yang sedang sibuk memasukkan kue buatan mereka kedalam paper bag, pasalnya kue itu tidak jadi mereka makan, sebab keduanya lupa dan langsung tertidur.

" Kakak, apakah sudah siap," tanya Andrea.

" Tunggu sebentar lagi Dek," jawab Andy.

" Sini kak, aku bantuin."

Kemudian saudara kembar itu saling bekerjasama, memasukkan kue buatan mereka secara perlahan, kedalam paper bag, agar tidak berantakan.

Setelah selesai barulah keduanya berjalan menuju pintu dan membukanya.

" Ayah," ucap mereka berdua serempak, kemudian menghampiri sang Ayah dan memeluknya.

" Kenapa lama sekali membuka pintunya Sayang," ucap Andre, sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Sheila.

Tetapi ia tidak menemukan keberadaan Sheila, sehingga Iapun memutuskan untuk bertanya kepada Pangeran dan Ratu kecilnya.

" Ratu kecilku, Bunda kalian sekarang berada di mana," ucap Andre sambil menatap kearah Pangeran dan Ratu kecilnya.

Kemudian saudara kembar itupun melepaskan pelukan mereka dari sang Ayah.

Disaat Andrea mau berbicara, tiba-tiba terdengar suara seseorang memanggilnya dari arah belakang.

" Andrea, Andy...! Apakah kalian sudah siap Sayang?"

Mendengar suara itu, seketika wajah tampan Andre pun berbinar senang.

" Iya Bunda, kami berdua sudah siap," ucap kedua saudara itu serempak.

Setelah Sheila mendengar, suara dari kedua anaknya, yang Ia yakni sekarang berada di ruang tamu, Iapun melangkahkan kakinya menuju tempat tersebut.

Betapa terkejutnya Ia setelah melihat Andre berada di ruang tamunya, dan saat ini sedang menatap kearahnya dengan tatapan penuh arti.

Sheila yang mengerti dengan tatapan Andre, seketika ingin mengusirnya, tetapi Ia urungkan setelah menyadari bahwa saat ini kedua anaknya juga berada disitu.

" Huh....!" Dengan langkah lunglai, Iapun langsung menghampiri anak kembarnya, dan bertanya kenapa Andre bisa berada di rumah mereka.

" Sayang kenapa orang asing ini, tiba-tiba datang ke rumah kita," tanya Sheila kepada Andy dan Andrea.

Kedua saudara itupun saling melirik satu sama lain, kemudian mereka berdua menjawab pertanyaan sang Bunda dengan serempak pula.

" Tentu saja, Orang asing ini mau ikut bersama dengan kita jalan-jalan Bunda."

Sheila yang mendengar jawaban kedua anaknya, seketika memegang kepalanya dan hampir mau pingsan, tapi Andre tiba-tiba menahan tubuh ramping Sheila.

Sementara Sheila yang menyadari bahwa saat ini Andre sedang memegang tangannya, secepat kilat Ia menepisnya.

" Jangan coba-coba menyentuhku," ucap Sheila dengan sinis menatap kearah Andre.

Sementara Andy yang melihat kejadian itu, mulai menyadari kalau saat ini Bundanya, tidak merasa senang atas kehadiran sang Ayah.

" Apa-apaan sih kalian ini, setiap bertemu pasti berantem, kaya kucing dan tikus saja, sekali-kali akur kenapa sih," ucapnya.

" Bagaimana mungkin aku bisa akur, dengan orang yang selama ini aku benci, Ah...! ini pasti ulah kedua anak ini," ucap Sheila sembari memalingkan wajahnya kesamping.

" Sudahlah Sheila, kamu tidak usah marah, Apa yang dilakukan kedua anak kita ini sudah benar," ucap Andre.

" Apa yang Ia katakan barusan, aku tidak perlu marah, Oh...! Aku tau, Jangan-jangan ini adalah rencananya, yang memanfaatkan kedua anakku ini untuk bisa berduaan denganku. Eh...! tunggu, kenapa juga aku merasa jantungku berdegup kencang setelah ia mengatakan hal itu." ucap Sheila di dalam hati, sambil memegang dadanya.

Sedangkan Andy dan Andrea yang melihat tingkah Ayah dan Bunda mereka, kemudian menarik tangannya.

" Apa yang sedang kalian pikirkan, Ayo kita berangkat jalan-jalannya, nanti keburu siang," ucap Andrea.

Sheila yang sedari tadi melamun tiba-tiba menyadari tingkah konyolnya.

" Kenapa aku bisa seperti ini," ucapnya dalam hati.

Kemudian Ia hanya mengikuti langkah Kaki Andrea, yang menuntunnya masuk kedalam Mobil.

Sementara Andy yang menarik tangan Ayahnya tiba-tiba berhenti.

" Kenapa berhenti Pangeran kecilku," ucap Andre.

Kemudian Andy menepuk jidatnya.

" Haduh, kenapa aku sampai lupa," ucapnya.

" Apa yang lupa Sayang," tanya Andre.

" Tidak Ayah, tidak apa-apa kok," ucapnya, kemudian Ia melangkahkan kakinya masuk kembali kedalam rumah.

Tetapi pas dia di Pintu, tiba-tiba Bi Sumi keluar dan membawakan Paper bag yang tertinggal di Dapur.

" Wah...Bi Sumi, tau aja aku mau mengambil ini, terima kasih banyak ya Bik," ucap Andy.

Kemudian Ia kembali menghampiri sang Ayah, yang masih setia menunggunya sejak tadi.

" Ayo Ayah," ucap Andy sambil melangkahkan kakinya menuju tempat Mobil Andre terparkir.

Di Dalam Mobil

" Pangeran dan Ratu kecil Ayah, sudah siap," ucap Andre.

" Sudah Ayah, bahkan sabuk pengaman juga sudah selesai aku pasang," ucap Andrea yang berada di bangku belakang bersama dengan sang Bunda.

" Bunda, boleh aku minta sesuatu," pinta Andy yang sedang duduk di depan bersama dengan sang Ayah.

Sheila pun mengarahkan pandangannya ke arah anaknya Andy.

" Boleh Sayang, kamu mau minta apa?"

" Tapi Bunda harus berjanji, tidak akan menolak permintaanku," ucap Andy.

" Baiklah Sayang, Bunda janji," jawab Sheila.

" Kalau begitu, Bunda cepatlah duduk di bangku depan bersama dengan Ayah, dan aku mau duduk bersama dengan Andrea saja di belakang, dan Bunda tidak bisa menolak, karena Bunda sudah berjanji," ucap Andy.

Seketika Sheila pun sangat tercengang dengan ucapan anaknya, yang menurutnya sedikit licik.

" Huh...!" ucap Sheila dengan sangat lemah, dan kini Iapun sudah duduk di bangku depan bersama dengan Andre.

" Wah...!" idemu bagus juga Pangeran kecilku," ucap Andre.

" Iya dong Ayah, siapa dulu, Andy gitu lho," ucapnya.

Kemudian Ayah dan anak itupun, tertawa bersama.

1
falea sezi
andre plin plan tolol
Anonim
Ooooo kaciannenek peot 🤣🤣🤣🤣
Toni Hartono
inisial tentara terduga teror...masih kolaborasi di sini......
di sumbersari
leyka
koq sela Ndak kerja... apa kakeknya yg selalu mbantunya?
Tyara Lantobelo Simal
semangat untuk selanjutnya
anggita
👌👍👏👏
Puan Harahap
hadir thor
delissaa
udah end ternyata 😀
Putri Handayani
selalu hadir kakak
Santai Dyah
wah sudah tamat
Mak Nur
berasa lari maraton bacanya☺☺
pat_pat
❤️❤️
Ria Diana Santi
Oh, syukurlah ada polisi datang dengan segera.

Syukurlah, semua berakhir dengan bahagia. Aku lega tidak ada yang jadi korban keras kepalanya si Sintia. Selamat untuk Andre dan Sheila! Semoga, kebahagiaan selalu memayungi keluarga kalian, ya! Aamiin ...!
Ria Diana Santi
Setuju sama kata Andre. Ini adalah ambisi mu semata, Sintia.
Ria Diana Santi
Si Sintia makin lama makin Gila!🤦🏻‍♀️ Hadehhh meresahkan!
solin
suka
Hanna Devi
lanjut lagi...
salam dari Hati Terbelah Di Ujung Senja 😊
Sweet chicie💞
lanjut....
Esa Aurelia
Selamat kak udah merampungkan karyanya 😊
Pe_na
End??? 🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!