NovelToon NovelToon
Mayang Dan Bima

Mayang Dan Bima

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:99.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rumaika

[[ TAMAT ]]

IG : @rumaika_sally

Menikahi temen sebangku semasa SMA. Bagaimana rasanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumaika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Deep Talk

Mereka bertiga berbaring di rerumputan. Berbantalkan ransel masing-masing.

Awalnya Bima asyik dengan kameranya. Namun ia ikut terhanyut dengan cerita dua gadis itu. Susi dan Mayang saling bercerita. Kisah mereka.

Mayang awalnya hanya mengatakan kalau hari pertama ia mengobrol dengan Susi di ruang ganti adalah hari dimana ia merasa tak sendiri. Selama ini ia banyak memendam kesedihan. Susi mengatakan semua lukanya dengan ringan, begitu saja seolah tak sakit lagi.

Susi lalu menceritakan kisahnya. Betapa ia dulu juga berdarah-darah menghadapinya. Papanya selingkuh. Kisah klasik hancurnya rumah tangga dan hancurnya hati sang anak. Bahkan ia yang pertama kali tahu. Mamanya sibuk bekerja. Papanyalah yang menjemputnya sepulang sekolah. Ia masih Sekolah Dasar, waktu itu mereka masih tinggal di Jakarta.

"Papa pikir aku belum ngerti. Dia sering mampir sebentar sepulang jemput Susi, nggak langsung pulang ke rumah. Susi nunggu di mobil. Kadang ikut turun. Papa sering antar makanan. Kadang juga barang, entah itu apa di dalam bungkusan. Tante itu baik, dia ramah sama Susi. Bahkan tahu nama Susi. Kata Papa itu teman Papa."

"Mama sama Papa nggak pernah berantem. Papa begitu sayangnya sama Susi. Dia suka ngasih Susi hadiah, semua permintaan Susi selalu dituruti. Tapi Papa cuma bilang jangan bilang Mama ya kalau Papa punya temen," Susi berkata sinis.

"Susi masih polos. Awalnya nggak ngerti. Terus Susi kelas 4. Papa ngajak Susi beli peralatan untuk bayi. Baju bayi, banyak deh pokoknya. Katanya buat teman Papa. Dia bilang Tante itu mau punya bayi. Itu buat kado."

"Susi percaya. Namanya juga masih kecil. Tapi Papa makin sering mampir. Kadang lebih lama di dalam rumah. Terus sering nganterin susu bayi berkotak-kotak. Terus Susi juga lihat mereka bertengkar. Nggak tau mereka ngomong apa. Susi nunggu di mobil." Susi menyeka air matanya yang hampir jatuh. Ini kali pertamanya ia bercerita seperti ini. Ia menganggap Bima yang cuek tak mendengar. Toh kisah ini dia ceritakan untuk Mayang.

"Susi akhirnya cerita sama Mama. Waktu itu Papa ikut PON. Jadi Mama yang jemput sekolah. Mama kaget. Susi tahu Mama kaget. Tapi ditutup-tutupin. Ia menggali semua cerita yang Susi tahu. Susi hafal rumah Tante itu. Mama minta Susi nunjukin jalan," Susi tercekat. Mayang memeluknya dari samping. Ia ingin ikut menangis. Diam-diam Bima ikut mendengarkan.

"Mama nangis di mobil pulangnya. Susi nggak sekolah seminggu. Mama bawa Susi ke rumah Nenek. Mereka cerai. Mama marah. Papa punya anak diam-diam sama Tante itu selama ini. Coba Susi nggak bodoh. Susi harusnya bilang sama Mama sejak dulu. Susi nggak tau. Mungkin Mama bisa maafin Papa kalau dulu ketahuan. Masalahnya, Papa ketahuan udah terlanjur punya anak sama Tante itu."

"Mama nggak pernah nyalahin Susi. Tapi Susi tetap merasa bersalah sampai sekarang. Mama terguncang. Susi bingung. Susi juga sayang Papa. Terus Susi ikut Papa sampai Susi SMP. Mama pindah ke sini. Mulai karir yang baru. Rumah Nenek Susi di sini."

"Pas udah gede Susi tahu. Papa yang salah. Papa nyakitin Mama. Susi tinggal berempat sama Tante itu. Sama anaknya, adik Susi. Susi nggak pernah mau panggil dia Mama."

"Lama-lama Papa berubah. Susi nggak dikasih ketemu sama Mama. Susi kangen Mama. Seiring umur bertambah, karir atlet Papa turun. Usaha yang sebelumnya lancar juga banyak kendala. Papa merugi besar. Tante itu lebih benci sama Susi dari sebelumnya. Dia nyalahin Susi. Bilang Susi bawa sial. Bilang kalau uang habis buat nyekolahin Susi. Papa nggak belain Susi lagi. Dia juga pusing sendiri. Susi pernah didorong, Papa diem aja. Susi pengin kabur, tapi nggak bisa. Susi nggak dikasih akses untuk telepon Mama," Susi terisak namun kembali menenangkan dirinya sendiri.

"Akhirnya Susi kabur malam-malam. Susi cuma punya alamat Mama. Susi naik bis. Uang Susi cuma cukup untuk turun dari bis. Supir bis juga bingung. Rumah Nenek Susi masih jauh lagi, mereka juga nggak tau alamat pastinya dimana. Susi akhirnya diantar ke kantor polisi. Susimenginap semalaman di situ. Mereka yang antar Susi pulang. Mama kaget lihat Susi. Mama nangis, Susi apalagi. Susi ngerasa hancur banget. Susi berhenti sekolah setahun. Terus tahun depannya ngulang lagi kelas 9 SMP. Setahun itu Mama ngantar Susi bolak-balik ke dokter. Ganti psikolog berapa kali, entah Susi lupa. Susi bahkan baru berhenti minum obat pas kelas 10. Susi merasa bersyukur. Mama sayang sama Susi. Papa nggak berani ganggu lagi. Susi nggak mau tahu juga kabar Papa gimana. Susi trauma. Mama tahu itu."

Mayang menangis. Susi memeluknya. Ternyata menjadi Susi tak semudah itu. Ia juga punya banyak luka. Awalnya Bima hanya menyimaknya. Akhirnya ia ikut bercerita juga. Ini kali pertamanya mencurahkan kisahnya. Bahkan Mayang baru mengetahuinya sekarang.

Bima menceritakan tentang Papanya yang selingkuh. Ninggalin dia yang masih kecil bersama Mamanya yang hamil. Ia juga mengisahkan bagaimana Mama kehilangan bayinya. Yang ini Mayang sudah tahu. Tapi tentang Om Adam, Mayang baru mendengar sekarang. Ia nampak terkejut, ia tak bisa untuk tak menangis. Mas Bimanya ternyata menyimpan lebih banyak luka. Susi juga terkejut mendengarnya. Bima yang dingin, ternyata ia menyimpang luka yang sama banyaknya seperti dirinya.

"Mayang jangan bilang Mama kalau Mas Bima cerita ya. Takut Mama sedih kalau ingat." Mayang mengangguk.

"Tapi Bima salut sama Susi. Susi nggak bandel kayak Bima. Ya, kita sama-sama hancur karena perceraian orangtua kalau dipikir-pikir."

"Siapa bilang nggak bandel?" Susi tertawa. Ingatannya kembali mengingat masa lalunya.

1
Qaisaa Nazarudin
Penuh liku2 banget hubungan mereka,tapi mengambil waktu yg lama juga nuat mereka nikah sungguhan ya..
Apapun karya mu bagus thor,,Aku salut sgn perjuangannya Bima 👍🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹
Qaisaa Nazarudin
Menurutku cara mayang ini salah,Tempat istri adalah disisi suaminya apapun keadaannya,apalagi sekarang keadaan Bima yg madih terpuruk dan tergoncang,Mayang harus menjadi kekuatan utk Bima,Bukannya malah ninggalin suami,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Astaga Mayang ingat status kamu,kamu gak bisa lg seenakbya ngadih nomor kamu ke pria lain..apalagi Reza terang2 an bilang alesannya utk apa..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Makanya seharusnya bilang aja tunangan,apa susahnya sih kalo gak mau jujur udah suami istri..
Qaisaa Nazarudin
Udah sakit baru mau cari MANTAN ISTRINYA.. kalo aku jadi Asti ogah ambil tau soal mantan suami lagi,,Aku bukan orang yg sabar dan terlalu pemaaf orgnya,.Jadi sekali di selingkuhin,Seumur hidup akan ku ingat,aku langsung dikte kalo kamu itu org yh gak ku anggap lagi,,
Qaisaa Nazarudin
#Udah SAH gitu..
Qaisaa Nazarudin
Tunangan aja,jgn adek atau sepupu lah,sekurang2 nya mereka harus jgn menutupi ikatan mereka sepenuhnya,sekurang2 nya irg tau mereka ada hubungan spesial gitu,takutnya ada yg ganggu..
Qaisaa Nazarudin
#Ibu angkat
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Mayang masih manggil TANTE Asti?? Udah jadi Mertua juga inu angkat juga, Harusnya panggil MAMA juga dong..
Qaisaa Nazarudin
KARMA buat papanya selingkuhin istrinya sendiri,ninggalin anak dan istri,Nah sekarang dia yg di tinggalin,, Mantoopp👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Nyesek aku thor🥹🥹🥹😫😫😫😫😫😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Mengambil alih pengasuhan Mayang?? Bukannya Mayang mmg udah istrinya Bima ya,, jadi Mayang udah jadi tanggungjawab nya Bima,walaupun umur mayang masih dibawah standar umur utk menikah tp tetap pernikahannya dlm agama itu SAH..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok papanya Mayang meninggal?bukannya td udah sadar ya saat Bima ngadih minum..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan,ku bilang juga apa!!! Hadeeuuhh..Rumit..
Qaisaa Nazarudin
Apa papanya Mayang dan mamanya Bima mulai ada hubungan?? Dan nyata nya Bima juga suka sama Mayang..
Qaisaa Nazarudin
Papanya Mayang dan mamanya Bima tuh pekerjaan mereka apa? kok mereka harus pindah ke sini,daerah terpencil,pantesan Bima gak suka,dia itu anak kota,,
Qaisaa Nazarudin
#Dendam mu
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sama mama kamu Bim,Dendam ku sama papa kamu,terus kenapa mama kamu yg jadi mangsa nya,harusnya kamu banggain tuh mama kamu,Tunjukkan ke papa kamu,kalo kamu bisa sukaes tanpa beliau..
Nita Yulianita
ceritanya bagus.. tiap bab di like.. semangat thor
Rumaika Sally: thankyou, Kak. baca cerita aku yang lain juga yuk
total 1 replies
Nita Yulianita
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!