NovelToon NovelToon
Kultivator Iblis

Kultivator Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:478
Nilai: 5
Nama Author: Yusub Gultom

Kebencian adalah awal dari kehancuran yg akan ku persembahkan kepada langit, dendam yg terpendam akan ku ukir setajam pedang pusaka, terkadang takdir memang sungguh lucu, dengan sebilah pedang di tangan akan ku tunjukkan kepada langit , dengan sebilah pedang di tangan aku akan menentang takdir langit, dengan sebilah pedang akan ku hancurkan para dewa, dengan sebilah pedang akan ku ukir namaku, dengan sebilah pedang di tangan akan ku ukir namaku sebagai legenda kultivator iblis, kultivator yg paling menakutkan dan paling kejam yg pernah ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusub Gultom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Babak 8 besar turnamen kekaisaran selatan

"Selanjutnya Xiao Xia dari sekte tebing salju, melawan Lin Re dari klan Lin.

"Saya akan menyerang terlebih dahulu saudari Re." Sambil menciptakan pedang es.

"Silahkan Saudari Xia." Lin Re juga menarik senjatanya.

Ting

Senjata beradu menandakan pertandingan telah di mulai, mereka sama-sama melompat mundur. Tarian pedang di iringi cahaya-cahaya yang menyilaukan mata saling beradu dengan selendang. Selendang terus meliuk-liuk di udara mengejar Xiao Xia kemana pun dia melompat, Namun selendang yang bisa memanjang dan mengeras tersebut dengan mudah di halau oleh pedangnya.

Ternyata senjata lembut selebar tiga jari milik Lin Re adalah selendang yang terikat di pinggangnya, bahkan mirip sekali dengan aksesoris gaunnya. Saat selendang itu di lemparkan akan berubah seperti pedang keras dan sangat tajam.

Xiao Xia terbang keudara ketika selendang Lin Re mengejarnya. Mereka berdua bertarung di udara dengan kekuatan penuh. Xiao Xia berputar-putar beberapa kali mengikuti selendang Lin Re, Dia bahkan berjungkir balik untuk menghindari serangan susulan, Lin Re terus memainkan selendang di tangannya dan tidak memberikan kesempatan kepada lawannya.

Bahkan array pelindung beberapa kali mengalami keretakan karena terkena selendang Lin Re, membuat para tetua menggantinya dengan artefak tingkat tujuh agar lebih kokoh.

Pertarungan kedua gadis itu terlihat seimbang dan silih berganti saling menekan.

"Saudari Xia, permainan pedang mu luar biasa. Energiku akan lebih dulu habis jika pertarungan lebih lama."

"Saudari Re, Aku baru pertama kali melawan pengguna selendang sebagai senjata, permainan selendang mu luar biasa. Soal energi tidak ada yang lebih boros dari pengguna es. Energi pengguna es benar-benar tersedot. Berbeda dengan kakak Zhi, dia memiliki elemen es. Dia tidak perlu mengeluarkan energi untuk menciptakan pedang.

"Saudari Xia, hati-hati!"

"Baik saudari Re."

Namun dia tidak menyangka tiga pisau es berhasil menancap di punggungnya saat mengatakan berhati-hati kepada lawannya.

Lin Re menjaga jarak dan menelan beberapa pil pemulihan.

"Jangan lengah saudari Re, aku adalah pengguna es, aku mempunyai seribu serangan tersembunyi."

"Baik saudari Xia, kali ini aku lengah. Aku juga belum pernah melawan pengguna es."

Lin Re menciptakan asap jurusnya, tiba-tiba panggung arena berubah menjadi remang-remang dan Lin Re berubah menjadi 3 orang.

"Luar biasa, aku pikir ini ilusi saudari Re. Inikah jurus kekuatan jiwa milik klan Ling."

"Ini belum sempurna saudari Xia aku baru menguasai 30 persen."

"Luar biasa."

'Hanya 30 persen sudah membuatku kerepotan.' fikir Xiao Xia.

Xiao Xia membekukan wilayah sekitarnya menjadi es abadi membuat tubuh Lin Re yang terbelah menjadi tiga orang langsung menyatu dengan lantai arena. Tiga pecahan jiwa Lin Re Tidak bisa bergerak sehingga dengan mudah di hancurkan. Xiao Xia juga menyadari bahwa lingkaran pertarungan Lin Re memang Ilusi, namun Lin Re yang terpecah menjadi tiga bagian memang asli.

Namun setelah tiga pecahan jiwa Lin Re Hancur, ternyata tubuh asli Lin Re berada di tempat lain dan langsung menyerang ketika mendapat celah. Tubuh Xiao Xia terlempar karena terkena serangan dari belakang. Punggungnya mengalami luka yang tidak ringan, darah menetes membasahi gaunnya.

"Ini baru turnamen sesungguhnya, terlihat mereka seimbang sehingga menciptakan ketegangan."

"Benar sekali, pertandingan kali ini benar-benar enak untuk di nikmati. Aku bahkan baru pertama kali melihat jurus tehnik kekuatan jiwa milik klan Ling."

"Namun jenius sekte tebing salju bukanlah hal mudah di kalahkan, kita semua tau pemilik es memiliki seribu serangan tersembunyi. Mereka juga memiliki energi yang sangat besar."

Xiao Xia Langsung berdiri walaupun masih kesakitan dia membekukan seluruh lingkaran ilusi bahkan bersama dirinya. Dia meledakkan apapun di dalam ilusi tersebut, membuat Lin Re melompat dari sebuah pohon. Ternyata salah satu pecahan jiwa gadis itu bersembunyi menjadi pohon.

"Saudara Xuan, bagaimana menurutmu pertarungan ini? Siapa diantara kedua gadis itu yang akan menjadi pemenangnya?"

"Xiao Xia yang keluar sebagai pemenangnya. namun tidaklah mudah mendapatkannya. lingkaran pertarungan Lin Re memang ilusi namun pecahan tubuh Lin Re adalah asli sehingga tidak mudah bagi Xiao Xia untuk mengalahkan Lin Re ."

Tiba-tiba serangan mendadak datang dari belakangnya dan Xiao Xia merasa lehernya menjadi dingin, namun dengan mudah dia berkelit dan melakukan serangan balik. Saat Lin Re bersama 3 pecahan jiwanya kembali menyerang secara bersamaan, tiba-tiba lingkaran ilusi secara keseluruhan mendadak membeku membuat tiga pecahan jiwa Lin Re yang ingin menyerang Xiao Xia pecah berkeping keping. Beberapa pisau es secara tiba-tiba menyerang Lin Re yang ingin bersembunyi, namun pisau es tersebut berhasil dia cegah sebagian dan beberapa pisau es lainnya berhasil menghantam tubuhnya dan membuat Lin Re terpental.

"Saudara Xuan, apakah penglihatan ku yang salah, sepertinya pondasi kultivasi Xiao Xia belum stabil?"

"Ya, gadis itu sangat baik dan punya keberuntungan. Dia baru saja naik tingkat dari tingkat master menjadi tingkat raja setelah aku memberikan cincin penyimpanan, Namun walaupun pondasi kultivasinya belum sempurna pemilik es tidak mudah di kalahkan."

"Saudari Xia, aku akan melakukan serangan puncak."

"Baik saudari Re.

Tiga energi selendang raksasa meleset dengan kecepatan tinggi menuju Xiao Xia. bahkan udara di sekitar mereka mendadak menghilang. Gemuruh terjadi saat ketiga energi selendang raksasa tersebut menyerang Xiao Xia.

Xiao Xia tidak tingal diam, dia menciptakan energi Pedang raksasa dan beberapa pisau es untuk menghalau serangan Lin Re. Dia juga menciptakan es abadi untuk pertahanan.

BOOM

Ledakan keras terjadi saat kedua energi bertabrakan bahkan menggetarkan panggung arena. Asap tebal mengepul dan percikan kembang api menyebar ke segala arah. setelah asap menghilang keduanya bertekuk lutut saat mendapat serangan balik dari jurus masing-masing.

Xiao Xia mengendalikan beberapa pisau es yang tersembunyi dengan susah payah dan berhasil menghantam Tubuh Lin Re, membuat gadis itu terjungkal dan terlempar keluar dari panggung arena. Xiao Xia memuntahkan darah dari mulutnya dan mengalami luka dalam karena terlalu memaksakan tubuhnya.

Zong We segera melompat dari tempatnya dan melihat kondisi Lin Re yang mengalami kritis karena puluhan pisau es berhasil menembus tubuh gadis itu. Zhong We langsung memberikan pertolongan pertama. Begitu juga dengan Yang Shen, pemuda itu langsung melompat dari kursi tribun untuk membantu Xiao Xia. Gadis itu tidak menolak saat Yang Shen memberikan pertolongan.

"Terimakasih." ucap Xiao Xia. Dia melirik pemuda yang tidak dikenal tiba-tiba membantunya.

"Tidak masalah, setelah ini pasti ada pertemuan kedua, aku pastikan itu." Yang Shen pergi dari panggung arena.

Zong We mengumumkan Xiao Xia sebagai pemenangnya setelah mengobati kedua gadis itu.

"Peserta berikutnya adalah putri Meily dari akademi melawan Yang Xu Lie dari Klan Yang."

Kedua peserta yang di panggil namanya naik keatas panggung arena dan bersiap.

"Saudari Meily, aku tidak akan sungkan walau pun kamu adalah putri Kaisar."

"Silahkan Saudari Xu Lie, saya juga tidak akan menahan diri."

Aura spritual masing-masing memenuhi panggung arena dan bercampur dengan aura dari senjata kedua belah pihak. Namun Aura spritual Yang Xu Lie berhasil menekan putri meily, membuat Putri Meily sulit bergerak

Melihat ganasnya aura dari Yang Xu Lie, putri Meily mengalirkan energi pada tombaknya, gadis itu terbang Ke udara mengikuti Yang Xu Lie, sebuah keputusan yang salah. Belum sempat mendapat posisi di udara Putri Meily langsung terjatuh karena serangan yang datang dan tidak sempat di tangkis olehnya

Putri Meily hanya menyilangkan tombaknya untuk menahan energi yang datang. Energi pedang dengan mudah di halau oleh tombak pusaka tersebut, namun tubuh meily tidak bisa bergerak walaupun dia masih berdiri setelah jarum sebesar jari tangan berhasil menembus tubuhnya. Jarum tersebut datang dari punggung Putri Meily dan keluar dari dadanya.

"Ini tidak baik."

Xuan melompat dari kursinya untuk pertama kalinya. Dia memasukkan satu butir pil anti racun kedalam mulut putri meily. Dia juga membantu menetralkan pil tersebut.

"Putri, bertahanlah." Xuan menotok beberapa bagian tubuh Putri Meily, dan menyalurkan energi api kekacauan untuk pemulihan jantung gadis itu.

Tubuh gadis itu langsung menghitam setelah racun langsung menyebar dengan cepat.

"Saat terbang ke udara ketika pertarungan akan di mulai ternyata gadis Klan Yang Itu melepaskan jarum beracun di tempat tersembunyi. Dia sengaja terbang dan menyerang dengan pedang, namun ternyata itu hanya pengalihan."

"Benar sekali, aura spritual gadis Yang itu membuat lawannya sulit bergerak sehingga dengan mudah menyerang dengan jarum beracunnya."

"Sepertinya jarum beracun tersebut bukanlah senjata sembarang perisai dan armor Putri Meily seolah tidak berguna."

Beberapa pria paruh baya mencoba menganalisa sarangan Yang Xu Lie. Serangan Yanng Xu Lie menurut mereka selalu mengagumkan. Meraka juga berpendapat jika lawannya fokus pada jarum beracun yang tersembunyi, pedang yang ada di tangan gadis itu bukanlah hal mudah untuk menahannya.

"Kurang ajar."

Wajah leluhur klan Zhong merah padam dan hampir saja hilang kendali sat mengetahui bahwa luka dalam cicitnya tidaklah ringan. Bahkan jantung gadis itu sudah berlubang. Satu tarikan nafas lagi gadis itu akan tewas ditempat, belum lagi racun tingkat tinggi yang langsung menyebar dengan cepat.

"Sialan."

Wajah Kaisar juga merah padam saat mengetahui jantung putri nya berlobang. Apalagi wajah putrinya sudah menghitam. Hampir saja dia melompat dari ruangan VIP kalau tidak di tahan oleh leluhur di sampingnya.

Yang Xu Lie menatap Kaisar Kun dengan tatapan tajam membuat bulu kuduk kaisar tersebut berdiri.

Putri meily tidak menyadari bahwa serangan sesungguhnya adalah jarum beracun yang tersembunyi di tempat tertentu.

"Benar-benar menyedihkan, jika tidak ada kultivator bertopeng emas putri Meily sudah tewas di tempat." Leluhur klan Mao memberi pendapat.

"Gadis Klan Yang Itu sudah berada di tingkat raja tahap akhir." Leluhur Klan Bai menggelengkan kepalanya.

"Benar-benar gadis yang dingin, sepertinya masalah puluhan tahun silam masih melekat di kepada gadis itu." Penasehat Kaisar menggelengkan kepalanya.

Para peserta yang tersisa selalu menatap Yang Xu Lie dengan ngeri, Sampai babak final pun gadis itu selalu mendapat kemenangan. Yang mudah. Hanya satu peserta yang menatap gadis itu dengan senyuman.

Setelah Putri Meily melewati masa kritis, dia di bawa eleh Zhong We dari panggung arena, wasit di ganti oleh Xuan untuk sementara waktu.

"Peserta terakhir babak 8 besar adalah Dao Jun dari sekte angin selatan melawan Bai Hu dari Klan Bai.

Kedua peserta terakhir yang di panggil namanya segera naik keatas panggung arena.

1
Yusub Gultom
Ayo teman-teman bantu dong penulis serampangan ini, ini kontrak pertamaku, aku ingin masukan dari teman teman, 🙏🙏🙏, bantu like, komen, subscribe, agar aku lebih semangat update tiap malam, tanpa di like pun aku semangat apa lagi ada support dari kalian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!