NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Bahagia

Pernikahan Tanpa Bahagia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Ivy Zhang, seorang pengacara cerdas, akhirnya ingin mengakhiri pernikahannya dengan Leo Fung setelah kehilangan bayi mereka.
Namun Leo, suami yang masih mencintainya, menolak melepaskan Ivy.

Di saat yang sama, Calvin Duan, pria berkuasa sekaligus rival Leo, tiba-tiba menjadikan Ivy sebagai pengacara pribadinya. Dengan tujuan yang sulit ditebak, Calvin menyeret Ivy ke dalam perseteruan dengan suaminya sendiri.

Di antara suami yang berkuasa dan klien yang tak kalah berkuasa, siapa yang harus dibela Ivy?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Calvin sedang mengoleskan salep pada tangan Ivy yang terdapat memar.

“Tuan, rumah ini Anda desain sendiri?” tanya Ivy sambil memperhatikan sekeliling rumah.

“Benar. Aku lebih suka menentukan sendiri desainnya daripada mengikuti aturan orang lain,” jawab Calvin.

Ivy kembali mengamati interior rumah tersebut.

"Dia memang berbeda dari orang lain. Selera dan gaya hidupnya benar-benar tinggi dan berkelas. Baru kali ini aku melihat seseorang yang hidup dengan kemewahan seperti ini."

“Apakah Leo Fung memiliki hobi yang sama denganku?” tanya Calvin.

“Tidak. Dia lebih fokus pada bisnisnya. Dan tentu saja, hobinya mendekati wanita,” jawab Ivy datar.

Calvin terdiam sejenak.

“Hidup bersamanya pasti membuatmu menderita.”

Ivy tidak menjawab.

Calvin melanjutkan sambil mengoleskan salep pada memarnya.

“Sejak kecil, aku lebih suka menentukan pilihanku sendiri. Aku tidak suka diatur oleh orang lain. Rumah ini juga begitu. Aku sendiri yang menentukan desainnya. Ada bagian bergaya Eropa dan ada juga yang bergaya China klasik.”

Ivy kembali melihat sekeliling.

“Aku juga suka mengoleksi mobil, lukisan, dan barang-barang antik.”

Calvin berhenti sejenak, lalu menatap Ivy. “Hanya saja, aku tidak suka mengoleksi wanita.”

Ivy terdiam mendengar kalimat terakhir Calvin.

Ia menatap pria itu beberapa detik, lalu tanpa sadar tersenyum tipis.

“Ucapanmu terdengar seperti sindiran untuk Leo.”

“Bukan sindiran,” jawab Calvin tenang. “Aku hanya mengatakan fakta.”

“Kalau begitu, sepertinya kau sangat berbeda dengannya.”

“Aku memang berbeda.”

Calvin kembali fokus mengoleskan salep pada memar di tangan Ivy.

“Dan kau tidak perlu membandingkanku dengannya.”

Ivy menatap wajah Calvin yang begitu tenang.

“Kenapa?”

“Karena aku tidak tertarik menyentuh wanita sembarangan."

"Di usianya yang sudah tiga puluhan, dia masih tidak memiliki pasangan. Jangan-jangan dia terlalu pemilih. Pria sekelas dirinya mungkin hanya bisa bersanding dengan wanita yang setara dengannya," batin Ivy.

“Tuan, biar aku mengoleskannya sendiri. Ini hanya memar kecil,” kata Ivy.

“Sudah selesai. Jangan sampai terkena air,” jawab Calvin.

“Terima kasih. Tuan, mengenai kasus ini, apakah kita akan membahasnya sekarang?” tanya Ivy.

“Aku ingin mengajukan tuntutan minggu depan, setelah semua bukti terkumpul,” jawab Calvin.

“Tidak masalah. Aku hanya perlu memeriksa ulang semua bukti dan rekaman yang ada. Setelah itu, kita bisa melanjutkan rencana kita,” jawab Ivy.

“Mengenai hasilnya, tidak perlu terlalu dipikirkan. Kalau kalah, kita coba lagi. Kalau menang, kita rayakan,” ucap Calvin.

Ivy menatapnya heran.

“Tuan, bukankah tujuan kita adalah menang? Kenapa aku justru merasa Anda tidak terlalu mengutamakan kemenangan?”

"Karena pengacaranya adalah dirimu. Kalau aku menuntutmu untuk menang, itu sama saja dengan memberimu tekanan," batin Calvin.

“Dalam dunia bisnis, menang dan kalah sudah menjadi hal biasa bagiku. Ini juga bukan pertama kalinya aku menghadapi kegagalan,” jawab Calvin sambil bangkit dari sofa.

“Tuan,” panggil Ivy.

Calvin menghentikan langkahnya dan menoleh.

“Panggil saja aku dengan nama.”

Ivy terdiam sejenak.

“Calvin?”

“Benar.”

“Sudah malam. Malam ini tidur saja di sini,” kata Calvin.

“Hah? Tidur di sini?” tanya Ivy hampir tidak percaya.

“Kenapa? Kau takut aku akan melakukan sesuatu padamu?” tanya Calvin.

“Bukan! Anda adalah orang berkelas. Mana mungkin tertarik padaku. Aku hanya merasa tidak enak mengganggumu. Apalagi aku masih berstatus sebagai istri orang. Kalau ada yang tahu, itu bisa memengaruhi nama baikmu,” jawab Ivy.

“Gosip tidak akan bisa menjatuhkanku. Lagi pula, aku adalah bosmu dan kau adalah pengacaraku. Jadi, wajar jika kau tinggal di sini.”

Calvin menatap Ivy dengan tenang.

“Jangan takut pada gosip di luar. Duan Group akan mengurus siapa pun yang suka menyebarkan gosip sembarangan.”

Ivy terdiam.

Tiba-tiba, ponsel Calvin berdering.

Calvin mengambil ponselnya dari atas meja dan melihat nama yang tertera di layar.

Wajahnya seketika berubah serius.

Ia mengangkat panggilan tersebut.

“Ada apa?”

“Tuan, para preman yang mengganggu Nona Zhang sama sekali tidak mengakui siapa yang menyuruh mereka. Mereka hanya mengatakan bahwa semua itu dilakukan atas keinginan sendiri, bukan atas perintah siapa pun,” kata Tristan.

“Mereka tidak akan melakukan sesuatu yang bisa merugikan diri sendiri kalau tidak menerima bayaran,” jawab Calvin.

“Besok Ivy yang akan menemui mereka secara langsung,” ujar Calvin sebelum mengakhiri panggilannya.

“Ada apa?” tanya Ivy.

“Mereka tidak mau memberitahukan siapa yang menyuruh mereka. Apakah kau akan turun tangan sendiri atau membutuhkan bantuan?” tanya Calvin.

“Mereka mengatakan aku telah menyinggung seseorang yang seharusnya tidak kuganggu. Aku yakin mereka dibayar mahal sehingga lebih memilih menutup mulut,” jawab Ivy.

Ivy menatap Calvin dengan tatapan tegas.

“Aku akan membuat mereka bicara besok.”

1
Kinara Widya
lanjut kak
karin
thanks author
💝F&N💝
secangkir kopi susu manis hangat untukmu yaaaaaaa
sebagai penyemangat untuk memulai harimu😍😍😍😍😍
💝F&N💝
thor, cerita ini sebenarnya bagus. to sayang up nya cuma satu bab saja.
tambah lagi dooooong. supaya kita gak nunggu lanjutannya dengan penasaran.🙏🙏🙏🙏🙏
Dini Anggraini
Ivy kamu dengan Calvin duan saja lebih muda dan tampan.
Dini Anggraini
Kakak author yang baik sekali2 berilah fotonya lengkapnya ivy, Calvin, leo, semua pemain yang ada di novel ini. Terimakasih sebelumnya kak. 👍👍👍🥰🥰🥰
Kinara Widya
jadi s Calvin menyukai Ivi
Rapika Ramie
laki2 penzinah merasa tersakiti..menjijikkan..
Dini Anggraini
Ivy ini benar2 anak kandung apa anak pungut ya kak author masak anak kandung bila pernikahan anaknya gak bahagia malah mendukung 100℅ perceraian anaknya apalagi bila menantu selingkuh langsung di ajak pulang ke rumah ortunya ivy itu. Ini malah mendukung leo si tukang selingkuh heran aku kak. 🥰🥰
Pikachu: kandung kk🤭🤭🤭
total 1 replies
MrHuang Coffe
mantap
karin
Cerita nya bagus thorr. Lanjut thor
sunaryati jarum
Tukang selingkuh jatuhkan saja Ivi
Kinara Widya
Calvin menyukai Ivi sepertinya
sunaryati jarum
Ternyata ada udang di tengah bakwan,Calvin menggunakan jasa Ivy, semoga berhasil
Pikachu: 🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru mampir
Kinara Widya
apakah Calvin sebenarnya menyukai Ivy...
Kinara Widya
Leo yg egois
Kinara Widya
tambah kak
Kinara Widya
bagus2 ceritanya
Kinara Widya
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!