NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Langit Darah di Puncak Bintang

​Tepat saat matahari mencapai titik tertingginya di atas Puncak Bintang Jatuh, cahaya benderang itu tiba-tiba meredup.

​Dari ufuk timur, awan berwarna merah pekat bergulung-gulung menutupi langit, membawa serta bau amis darah yang menyengat hingga membuat burung-burung di hutan jatuh pingsan. Tiga bayangan raksasa membelah awan merah tersebut. Tiga ekor Kelelawar Iblis Sayap Darah mengepakkan sayap mereka, menciptakan badai angin yang merobek pepohonan di sekitar kaki gunung.

​Di atas Puncak Bintang Jatuh, langit tidak lagi biru, melainkan merah layaknya darah segar. Tekanan spiritual yang sangat mencekam turun layaknya gunung yang runtuh. Ribuan kultivator fana di Kota Awan Mengambang yang berjarak belasan mil dari sana pun bisa merasakan hawa dingin merayap di tengkuk mereka.

​"Sekte Iblis Darah telah tiba..." gumam para tetua klan di kota dengan tubuh gemetar, menatap ke arah Puncak Bintang Jatuh. "Sekte Pedang Bintang tamat riwayatnya."

​Di punggung kelelawar terbesar, Ketua Sekte Xue Kui berdiri dengan jubah merahnya yang berkibar liar. Matanya yang kejam menatap ke arah bangunan-bangunan giok megah di bawahnya.

​"Oh? Sekte rongsokan ini ternyata punya cukup banyak Batu Spiritual untuk merenovasi markas mereka," Xue Kui menyeringai sinis. "Sayang sekali, hari ini semuanya akan berubah menjadi lautan darah."

​Xue Kui mengangkat tangannya. Belasan tetua Pembentukan Fondasi dan ratusan murid elit di belakangnya langsung menghunus senjata mereka, bersorak menuntut darah.

​"Hancurkan gerbangnya! Bantai semua yang bernapas!" perintah Xue Kui.

​Dua belas tetua Pembentukan Fondasi melompat dari punggung kelelawar, memadatkan energi qi mereka menjadi berbagai macam serangan: tebasan pedang merah raksasa, palu iblis, hingga tombak tulang. Serangan gabungan yang mampu meratakan sebuah kota kecil itu menghantam langsung ke arah Aula Leluhur Sekte Pedang Bintang!

​BOOOOOOMMMM!!!

​Ledakan dahsyat terjadi di udara. Namun, saat debu dan asap dari ledakan itu mereda, mata Xue Kui dan para tetuanya menyipit tak percaya.

​Satu inci sebelum serangan itu menyentuh atap sekte, sebuah kubah transparan yang dipenuhi pendaran jutaan bintang kecil tiba-tiba muncul. Formasi Tirai Bintang Pembantai beriak pelan layaknya permukaan air yang dilempar kerikil, menyerap seluruh serangan gabungan dari dua belas tetua Pembentukan Fondasi tanpa meninggalkan satu retakan pun!

​"A-Apa?! Serangan gabungan kita bahkan tidak menggetarkannya?!" seru salah satu tetua dengan wajah pucat.

​Xue Kui mengerutkan kening. Instingnya sebagai ahli Inti Emas merakan fluktuasi energi yang sangat kuno dan absolut dari formasi tersebut.

​"Formasi pelindung Tingkat Bumi tingkat Puncak? Atau bahkan... Tingkat Surga?" Xue Kui menggeram. "Tidak heran Jiang Chen berani bersikap arogan. Ternyata dia bersembunyi di dalam cangkang kura-kura yang keras!"

​Xue Kui memadatkan qi di tenggorokannya dan meraung, suaranya menggelegar ke seluruh penjuru gunung.

​"JIANG CHEN! KELUARLAH DARI CANGKANGMU! Jika kau memiliki nyali untuk membunuh tetuaku, apakah kau tidak memiliki nyali untuk menghadapiku secara langsung?!"

​Hening sejenak. Angin gunung berhembus membawa daun kering yang jatuh.

​Lalu, sebuah suara tawa pelan dan sangat santai terdengar dari dalam halaman Aula Leluhur, menembus kubah bintang dan masuk dengan jelas ke telinga setiap anggota Sekte Iblis Darah.

​"Cangkang kura-kura? Formasi ini tidak dibuat untuk melindungiku dari kalian, Xue Kui. Formasi ini dipasang agar darah kotor kalian tidak menodai ubin batu giok baruku saat kepalamu kupecahkan nanti."

​Xue Kui melebarkan matanya. Sebelum ia sempat membalas hinaan itu...

​WUUUSH!

​Kubah bintang raksasa yang melindungi Puncak Bintang Jatuh memudar dan menghilang sepenuhnya ke dalam tanah. Jiang Chen telah mematikan formasi pelindung secara sukarela!

​Di halaman tengah yang luas, Jiang Chen duduk santai di atas kursi kayu kebesarannya, menikmati secangkir teh panas yang baru saja diseduh. Di samping kiri dan kanannya, Lin Mo dan Su Yue berdiri tegak, memancarkan qi yang telah dipadatkan hingga ke titik ekstrem. Di dekat kaki Jiang Chen, seekor anjing hitam kecil sedang asyik mengunyah tulang.

​Tidak ada kepanikan, tidak ada rasa takut. Mereka bertiga (dan seekor anjing) menghadapi armada besar Sekte Iblis Darah layaknya menyambut sekawanan lalat yang mengganggu waktu minum teh.

​Melihat formasi itu terbuka, Xue Kui tertawa keras hingga bahunya berguncang.

​"Hahaha! Kesombongan yang luar biasa bodoh! Mengorbankan satu-satunya pelindungmu hanya karena provokasi murahan? Hari ini adalah hari kematianmu!" Xue Kui menunjuk ke arah halaman dengan kasar. "Murid-murid! Cincang dua pengikutnya menjadi saus daging! Para tetua, bantu aku mengunci pergerakan Jiang Chen!"

​"BUNUH!!"

​Ratusan murid elit berjubah merah menjerit buas, melompat turun dari punggung kelelawar layaknya hujan darah yang turun dari langit. Aura pembantaian mereka menyatu, menciptakan tekanan yang mengerikan.

​Jiang Chen meletakkan cangkir tehnya dengan anggun.

​"Lin Mo. Su Yue."

​"Murid siap!" Keduanya menjawab serempak, mata mereka menyala dengan semangat juang yang tak terbendung.

​"Serangga merah yang berjatuhan itu adalah batu asahan kalian hari ini. Jangan buat pil esensiku sia-sia," ucap Jiang Chen santai.

​"Sesuai kehendak Guru!"

​Lin Mo adalah yang pertama melesat. Pedang Meteor Darah-nya ditarik dari sarungnya, memancarkan cahaya merah tiran yang lebih murni dari pada murid-murid Sekte Iblis Darah. Energi Pemadatan Qi Tingkat 8 Puncak meledak dari tubuhnya.

​"Satu pedang menaklukkan bintang!" Lin Mo melompat ke udara, menyongsong puluhan murid yang turun.

​SRAATT! CRASS!

​Hanya dengan satu tebasan horizontal, qi perak yang bercampur niat pedang membelah belasan senjata musuh beserta tubuh para pemiliknya menjadi dua! Hujan darah benar-benar terjadi, namun itu adalah darah musuh mereka sendiri. Kultivasi mereka yang sama-sama di ranah Pemadatan Qi sama sekali tidak berarti di hadapan Tubuh Pedang Kuno.

​Di sisi lain, Su Yue tidak melompat. Dia hanya menancapkan Pedang Bulan Beku-nya ke tanah.

​"Domain Es Surgawi!"

​Akar Roh Tingkat Surga miliknya bereaksi dengan energi alam. Seketika, suhu di halaman anjlok drastis. Ratusan pilar es tajam menusuk keluar dari dalam tanah layaknya tombak mematikan. Puluhan murid yang baru saja mendarat langsung tertusuk dan membeku sebelum mereka sempat menyadari apa yang terjadi. Racun darah yang mereka pancarkan hancur oleh hawa es Su Yue yang sangat absolut.

​Melihat murid-murid elit mereka dibantai oleh dua remaja dalam hitungan detik, dua belas tetua Sekte Iblis Darah murka.

​"Bocah-bocah iblis! Beraninya kalian!" Tiga tetua Pembentukan Fondasi langsung mengubah target mereka, melesat ke arah Lin Mo dan Su Yue dengan senjata terhunus untuk mengintervensi.

​Jiang Chen menghela napas malas. "Sudah kubilang, kan? Serangga merah itu milik muridku. Tetua tua bangka dilarang ikut campur."

​Jiang Chen menjentikkan jarinya, memanggil anjing hitam yang sedang mengunyah tulang di dekat kakinya.

​"Hei Ming. Ajari dua belas tulang tua itu sedikit tata krama. Jangan hancurkan cincin spasial mereka."

​Anjing hitam kecil itu menghentikan kunyahannya, menoleh ke arah dua belas tetua Pembentukan Fondasi yang sedang melayang di udara, dan... menguap.

​Namun, dari balik uapan itu, suara dengkuran yang menggetarkan jiwa terdengar.

​ZZZZZT! CRACK!!

​Petir ungu pekat menyambar dari langit yang cerah, menyelimuti tubuh anjing kecil itu. Dalam sekejap mata, wujudnya meledak dan membesar puluhan kali lipat! Sisik naga sehitam malam bermunculan, cakar setajam pedang merobek tanah, dan kepala naga iblis dengan tanduk yang melengkung agung terbentuk.

​Naga Petir Neraka (Tingkat Langit) telah menampakkan wujud aslinya!

​Bayangan raksasanya menutupi separuh halaman. Tekanan spiritual Tingkat Langit yang berada jauh, sangat jauh di atas Ranah Inti Emas menyapu sekte layaknya kiamat. Ketiga kelelawar raksasa yang masih mengambang di udara menjerit panik, mata mereka berdarah, dan langsung jatuh lumpuh ke tanah karena teror mutlak dari garis keturunan naga iblis itu.

​"N-N-NAGA?!"

​Kedua belas tetua Pembentukan Fondasi yang sedang melesat maju seketika menghentikan langkah mereka di udara. Wajah mereka sepucat kertas, bola mata mereka nyaris copot dari rongganya. Ketakutan yang membekukan jiwa mencengkeram jantung mereka.

​Binatang buas Tingkat Langit?! Bagaimana mungkin sebuah sekte terpencil memiliki binatang pelindung legendaris seperti ini?!

​"RROOAAARRR!!"

​Hei Ming mengaum. Hanya gelombang suara dari auman itu saja sudah cukup untuk membuat tiga tetua Pembentukan Fondasi memuntahkan darah dan terhempas ke belakang. Hei Ming kemudian mengayunkan cakar raksasanya, bermain-main dengan dua belas ahli tersebut layaknya seekor kucing yang sedang mempermainkan tikus lumpuh.

​Di udara, Xue Kui membeku. Mulutnya setengah terbuka, tangan yang memegang tombak darahnya bergetar tak terkendali.

​Semua perhitungan matangnya, semua kesombongannya sebagai ahli Inti Emas... hancur lebur dalam sekejap melihat naga raksasa yang dikendalikan hanya dengan satu kalimat oleh Jiang Chen.

​"K-Kau... Monster macam apa kau ini sebenarnya?!" Xue Kui berteriak dengan suara serak, mundur dua langkah di udara. Dia akhirnya memandang langsung ke arah pemuda berjubah putih yang masih duduk dengan santai.

​"Aku?" Jiang Chen tersenyum tipis.

​Jiang Chen perlahan bangkit dari kursinya. Di dalam benaknya, dia menonaktifkan efek Jubah Penyamar Aura.

​Dalam sepersekian detik, kunci penahan kultivasinya terlepas. Energi spiritual murni dari seorang kultivator Ranah Inti Emas (Golden Core) meledak dari tubuh Jiang Chen layaknya matahari yang terbit. Pilar cahaya keemasan menyapu awan merah pekat yang menutupi Puncak Bintang Jatuh, mengembalikan langit biru yang cerah.

​Cahaya keemasan berputar di sekitar tubuh Jiang Chen, membentuk mahkota lotus tak kasat mata di atas kepalanya. Dia melangkah maju, kakinya memijak udara kosong layaknya tangga, perlahan naik hingga tingginya sejajar dengan Xue Kui.

​"I-Inti Emas?! Dan energi qi ini... sangat murni... ini mustahil!" Pikiran Xue Kui benar-benar meledak. Pemuda berusia dua puluhan di depannya ini bukan saja berada di ranah yang sama dengannya, tetapi kemurnian qi-nya setidaknya sepuluh kali lipat lebih pekat!

​"Kau datang dari jauh untuk mengantarkan Batu Spiritual dan sumber daya ke sekteku," ucap Jiang Chen dengan senyum yang sangat ramah, namun memancarkan niat membunuh yang membuat darah Xue Kui membeku.

​"Sebagai tuan rumah yang baik, Xue Kui... izinkan aku mengantarkanmu ke neraka dengan tanganku sendiri."

1
R.A.N
💪👍
R.A.N
perasaan blum -1.000 lebih udh VVIP?? harusnya pas beli bsar
R.A.N
hoow💪👍
R.A.N
semangat🔛🔥💪
R.A.N
episode 4,pertama💪🙏👍
R.A.N
semangat ⚡🔨Thor, lanjutkan
R.A.N
novel bagus ini baru ketemu💪👍
Arinto Ario Triharyanto
yoooiiiii
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
by💪💪
Hadi Hadi
up up up😄
Hadi Hadi
mantap🤭🤭
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Arinto Ario Triharyanto
mantaapppp
Arinto Ario Triharyanto
yoyoi😎
Arinto Ario Triharyanto
mantap betul dah😎
dewa pedang
wkwkwk mampus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!