NovelToon NovelToon
Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

Tamara, seorang gadis muda berusia 19 tahun rela menjadi pelayan demi membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.

Namun saat sedang menjalankan misi, hal yang tak terduga terjadi. Tamara terlibat cinta segitiga dengan suami majikannya.

Akankah misi Tamara untuk balas dendam berhasil? ikutin terus kisahnya ya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jawab Jujur

Melihat raut wajah bingung dan terluka yang terpancar jelas di mata Tamara, keyakinan di hati Giyandra semakin bulat. Dion belum menceritakan semuanya pada Tamara. Tamara masih buta akan kebenaran, Ia masih meyakini bahwa pria yang dicintainya itu adalah ayah kandung dari bayi Giyandra.

Dan kesempatan emas itu akan Giyandra manfaatkan sepenuhnya untuk meruntuhkan hubungan mereka yang baru saja tumbuh.

"Lihat saja, Tamara... Kau pikir cinta kalian sekuat batu? Aku akan pastikan hubungan ini hancur berkeping-keping. Jika aku tidak bisa memiliki Dion, maka kau juga tidak akan pernah memilikinya!"

Giyandra tersenyum miring, tawa jahatnya bergema di ruangan yang sunyi, penuh dendam dan ambisi.

 ***

Di tempat lain, di sebuah bar yang remang-remang...

"Dion... aku benar-benar mengira kau berbeda dari yang lain. Aku pikir kau tulus..." gumam Tamara pelan, suaranya bergetar menahan tangis. Ia menatap kosong ke arah gelas wine di tangannya. "Ternyata kau sama saja... sama brengseknya."

Mata Tamara berkaca-kaca membayangkan wajah bayi Giyandra yang begitu mirip dengan Dion. "Bahkan bayi ini saja lebih jujur daripada kau, Dion. Dia mirip sekali denganmu... tapi kenapa kau tega menyangkalnya?"

Tegukan demi tegukan wine Tamara habiskan untuk meredam amarah dan sakit hati yang menggelegak di dada. Sejak meninggalkan rumah Giyandra, perasaan gelisah itu tak pernah hilang, justru semakin menyiksa. Kepercayaannya pada dunia, pada cinta, kini mulai retak.

Jam dinding telah menunjukkan pukul dua belas malam saat Tamara melangkah masuk ke apartemen. Kepalanya terasa berat, tubuhnya sedikit limbung karena alkohol. Tapi ia harus pulang. Ia ingin menunjukkan pada Giyandra bahwa omongan busuk wanita itu tidak akan mampu memisahkan Dion dan Tamara. Atau setidaknya, itulah yang ingin Tamara pura-pura percayai.

"Sayang! Ya Tuhan, akhirnya kau pulang!"

Dion langsung menyambar dan memeluk bahu Tamara dengan cemas. Wajah tampannya terlihat pucat dan lelah menunggu berjam-jam.

"Kau dari mana saja? Aku menelepon berkali-kali, mengirim pesan tapi tidak kau balas. Aku sangat khawatir!" desis Dion, nada suaranya campur aduk antara lega dan marah.

Tamara menghela napas panjang, berusaha menetralkan detak jantungnya. "Maaf... Setelah dari rumah Giyandra, aku tidak sengaja bertemu teman lama. Kami... minum sedikit dan mengobrol. Kami terlalu asik sampai lupa waktu dan lupa mengecek HP," jawab Tamara datar, berusaha menyembunyikan getar suaranya.

"Oh... begitu," Dion menghela napas lega, meski kerutan di dahinya belum hilang. "Lalu bagaimana pertemuan kalian? Apakah Giyandra setuju untuk mengembalikan semua aset keluargamu yang dia rampas dulu?"

Pertanyaan itu hanya dijawab dengan gelengan kepala lemah dari Tamara.

Rahang Dion mengeras, matanya memancarkan amarah yang tertahan. "Seharusnya aku tahu sejak awal! Wanita licik macam dia, mana mungkin mau menyerah begitu saja. Dia tidak akan pernah berubah!"

Tamara mengangkat wajahnya, menatap manik mata pria itu dalam-dalam. Tangannya perlahan menggenggam tangan Dion yang tergenggam erat karena emosi. Ada harapan kecil di sana, secercah doa agar pria di hadapannya ini memilih jalan kejujuran.

"Kak Dion..." panggil Tamara pelan. "Aku mau tanya satu hal. Jawab jujur untuk ku, tolong..."

"Tentu sayang, tanyakan apa saja. Kau tahu kau bisa percaya padaku," jawab Dion cepat, menatapnya lembut.

Tamara menarik napas dalam-dalam, mengumpulkan seluruh keberaniannya.

"Apa benar... bayi Giyandra benar-benar bukan anak kandung Kakak?"

Hati Tamara berdegup kencang. Jika Dion jawab jujur sekarang, Tamara akan memaafkan segalanya. Ia akan tetap di sini, percaya pada pria itu. Tapi jika Dion berbohong... maka segalanya akan berubah. Tidak akan ada lagi Tamara yang manis dan percaya seperti dulu.

Dion menatap Tamara tanpa berkedip, wajahnya tenang, terlalu tenang hingga terasa menakutkan.

"Tentu saja bukan, sayang. Kau kan sudah tahu kebenarannya. Kenapa masih bertanya?"

Jawaban itu terlontar begitu cepat, begitu yakin, tanpa sedikitpun keraguan.

Dan saat itu juga... hati Tamara hancur lebur.

Kekecewaan itu begitu dalam hingga membuatnya ingin tertawa miris. Dion memilih berbohong. Dan Tamara tahu, mulai detik ini, segalanya antara mereka tidak akan pernah sama lagi.

Bersambung...

1
Dewi
jangn menyerah tmara, kamu harus membals org-org yang jahat pada keluargamu
Dewi
jijik sama orangnya tapi minta dibikinin jus sama orang itu
Dewi
katanya orang kaya, tapi gak bisa bedain barang asli sama palsu
Dewi
ah, Pasti tamara pura-pura jatuh supaya bisa dekat dengan Dion
Dew666
👄👄👄
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
💄💄
Dew666
🔥🔥🔥
Dewi
fokus saja dengan misimu tamara, jangan terkecoh sama Dion
Dewi
Dion udh suka sama tamara, makanya nolak giandra
Dewi
Dion suka sekali bermain api
Dew666
💃💃
Jengendah Aja Dech
❤️
Dew666
🥰🥰
Dew666
🥰🥰
Dewi
kayaknya tamara mau balas dendam karena dion atau istrinya sudah menghancurkan keluarganya
Dewi
misi apa tuh?
Dew666
👑👑
Dew666
💜💜
Dew666
🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!