NovelToon NovelToon
NAMA KU QUEEN

NAMA KU QUEEN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan
Popularitas:657
Nilai: 5
Nama Author: Dewi ars

NOVEL PERTAMA, MAAF JIKA BANYAK TYPO.
Autor hanya ingin menulis bercermin dari kehidupan sehari-hari, jauh dari CEO atau lehidupan yang kaya raya. selamat membaca.

Queen! begitulah teman-teman dia sering memanggil, seorang gadis sederhana berusia 18 tahun yang baru lulus SMA. Tidak banyak impian gadis ini, hanya ingin segera mendapatkan pekerjaan, dan membantu ekonomi keluarganya.
queen memiliki kekasih sejak 1 tahun terakhir, tepat nya saat queen duduk di bangku kelas 3 SMA.

Bagaimana perjalanan cinta seorang queen, apakah dia bisa mewujudkan keinginannya membantu ekonomi keluarga??

Selamat membaca, saran dan kritik saya nantikan, jangan menghujad yang bisa meruntuhkan mental autor ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Waktu terus bergulir, matahari terbit tenggelam bergantian, Queen gadis manis keturunan jawa ini sekarang sudah berganti tempat kerja, dia berpindah ke pabrik yang baru buka, sebuah PT cabang Jawa barat. Gaji yang dia dapatkan sudah lumayan banyak, sesuai dengan UMK setempat, queen mulai banyak mengenal teman dari berbagai daerah. saat ini usia queen sudah 19 tahun, komunikasi dengan abdi kian renggang, tekanan dari abdi membuat queen jengah, dia gadis yang masih ingin bebas meraih mimpinya, tekanan demi tekanan tak lagi dia pikirkan, hidupnya hanya kerja, kerja dan kerja, dia mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk membeli motor, dia benar-benar menikmati perjalanan hidupnya, rasa rindu kadang menghantui, tetapi jika teringat tekanan dan tekanan dari abdi, dia jadi malas untuk bertemu. Abdi semakin emosi saat tahu queen sengaja menghindarinya. Sedang queen sendiri menikmati hidupnya sesuai mimpinya dengan naik gunung, camping ke pantai, atau kuliner bersama teman-nya. abdi sering bertandang ke rumah tapi tidak menemukan queen, hari kerja queen kerja, jika hari libur orang tua queen pasti berkata queen mendaki, atau ke pantai dan lain-lain.

Hingga suatu hari saat queen pulang kerja, dia kaget karena abdi sudah ada di rumah nya, mata nya merah menahan amarah, queen bersikap santai, dia langsung membuka pintu tanpa sepatah kata.

" kenapa kamu menghindari aku dek?" tanya abdi

"aku tidak menghindar, aku kerja" jawab queen

"hari libur kamu tidak pernah ada di rumah. ibu bilang kamu mendaki lah, ke pantai lah, main lah. Kenapa tidak bersama aku? " abdi mencecar queen dengan berbagai ucapan.

"sudah aku bilang, aku masih ingin bebas, aku ingin seperti teman-temanku mas, aku stres kamu menekanku terus tentang pernikahan" queen menjawab dengan nada agak tinggi

" itu karena aku mencintaimu dek, aku..."

" tapi aku tidak suka di paksa, ayo kita putus!!!!" queen memotong pembicaraan abdi

Abdi syok bagai di sambar petir, bagaimana mungkin dia mau putus, sedangkan queen adalah wanita yang sudah di sentuhnya??, wanita yang sudah dia nikmati??, tidak!! Abdi tidak mau menyentuh wanita lain selain queen, queen harus jadi istrinya.

Apa yang di ucapkan queen membuat abdi naik pitam, abdi yang hilang kesabaran langsung menarik queen dan memeluknya, mencium paksa, mer×××× dada queen. Queen kaget dan berusaha melepaskan diri, tapi cengkraman abdi terlalu kuat. Abdi bermain-main di area sensitifnya, membuat queen harus menahan nafas demi menjaga kewarasannya, dia tidak memungkiri bahwa perlakuan abdi membangkitkan gairahnya. Tetapi dia terus memberontak karena... Sekali lagi dia tidak suka di paksa.

Abdi yang di penuhi amarah, nafsu, kecewa, takut kehilangan, dia jadi hilang kendali, tangan queen di pegang ke atas, lalu dia melepas semua kancing kemeja queen, hingga seluruh dada quen terakses sempurna di depannya, tanpa pikir panjang dia langsung menghi××× biji mungil itu, membuat queen tak mampu menahannya, hingga akhirnya queen ikut terbuai dan menikmati. Queen mencoba mendorong abdi saat kewarasannya pulih, tetapi abdi tetap tidak mau melepaskannya, lidahnya tetap bermain di sana, membuat queen pasrah, melawan juga percuma, dia memilih menikmati perlakuan abdi, hingga keduanya merasakan ledakan di bawah sana. Abdi masih tetap bermain meskipun tahu kekasihnya sudah mencapai ××××, hingga 15 menit berlalu queen kembali meledak untuk yang ke 2 kali nya. Queen lemah di bawah kungkungan abdi, melihat queen tidak memakai sehelai benang pun membuat abdi hampir mengambil keperawanan queen.

Abdi membelai area kewa×××××× nya queen, lalu tangannya naik ke atas perut, dia berbisik

" dia harus tumbuh di sini dari benih ku dek, aku tidak mau di rahimmu tertanam benih laki-laki lain".

Quen diam dan hanya mendengarkan, badannya masih lemas karena 2 pencapaian tadi. Tetapi ntah karena apa, dia semakin yakin untuk mengakhiri hubungannya dengan abdi.

Perlahan-lahan queen memakai bajunya, abdi membantu memakaikan baju, queen tidak menolak, dia terlalu lemah untuk sekedar bicara.

" maaf ya sayang, semua karena aku sangat mencintai mu" kata abdi

" mas.... Aku tetap ingin putus, aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini" jawab queen

" kenapa kamu tetap ingin putus??, kamu selingkuh? , kamu punya pacar lain??" abdi kembali terbawa emosi.

" ha pacar??" queen langsung tertawa.

" kalau aku mau aku bisa mas mendapatkan pacar baru, tetapi apa mungkin setelah semua yang kita lakukan?? Aku hanya ingin tenang, kerja , dan menikmati alam ku" lanjut queen

" aku tidak mau!! Kamu tetap milik ku, sampai mati, kamu hanya akan menikah dengan ku!!!" abdi merasa tidak lagi bisa mengontrol emosi, hingga dia memutuskan untuk pergi dari rumah queen. " besok aku kesini dengan orang tua ku, titik!!! " lanjutnya sebelum menutup pintu.

Cinta abdi sudah berubah menjadi obsesi, keras kepala queen membuat abdi semakin posesif. Dia tidak main-main, dia benar-benar menghubungi kedua orang tua nya di pulau seberang. Dia memutuskan untuk memaksa queen menjadi istrinya, dia tidak peduli lagi pada cita-cita nya yang ingin menjadi polisi.

Di balik pintu, queen menangis, dia bingung harus berbuat apa, dia takut melawan orang tua nya yang sudah terlanjur menyetujui hubungan mereka, tetapi di sisi lain dia benar-benar tidak bisa bersama abdi yang semakin menekannya.

Queen berjalan menuju kamar, dia melihat kamar yang biasanya rapi kini terlihat berantakan, aroma sisa percintaan mereka mesih tercium di sana, dia berjalan di depan kaca, berjalan mendekat... Lalu... membuka bajunya. Dia melihat banyak jejak merah di dada sampai perut, menandakan bagaimana beringas nya abdi barusan, bersyukurnya dia abdi masih menjaga keperawanannya. Dia tersenyum... Lalu senyum itu perlahan-lahan luntur...

" kenapa dengan hati ku... Aku merasa hampa dan sunyi, kemana cinta yang aku agung-agungkan??" queen bergumam sendiri.

" aku bersamanya hanya menikmati nafsu, cinta itu.... getaran itu... tidak ada. aku susah tidak memiliki rasa padanya... hambar... " queen terus bergumam di depan kaca

" apa sebenarnya yang ku cari... Apa sebenarnya yang ku mau... kenapa aku benar-benar yakin untuk mengakhiri hubungan ini?, padahal aku tau dia sangat mencintai aku, tapi aku... benarkah cintaku sudah luntur??, ataukah ini hanya emosi sesaatku?? "

Queen terus bergumam sendiri, hingga suara adzan menyadarkannya, dia segera merapikan tempat tidurnya, lalu mandi dan sholat. Orang tua nya tidak boleh tau apa yang baru saja terjadi, pikirnya.

Queen sesaat melupakan masalahnya, dia mengalihkan pikirannya dengan membersihkan rumah dan memasak untuk bapak ibu nya yang sebentar lagi pulang. Masalah dengan abdi, akan dia renungkan nanti, dia butuh tenang dalam mengambil keputusan. Dia akan memikirkan, merenung dan intropeksi diri, dia tahu masalah ini tidak bisa di putuskan tergesa-gesa.

HAI PEMBACA YANG BAIK HATI, TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PERTAMA KU, MOHON DUKUNG DAN TINGGALKAN JEJAK YA... LIKE, KOMEN DAN FOLLOW. TERIMAKASIH UNTUK SEMUA DUKUNGAN KALIAN.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!