NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32.

" bersiaplah " ucap Lucas singkat.

Adel berkedip beberapa kali.

" sekarang? " tanya Adel.

" aku tidak suka menunda " jawab Lucas datar.

" Dasar kaku " gumam Adel pelan hampir seperti bisikan, namun Lucas masih bisa mendengarnya.

" Apa yang kau tunggu " tanya Lucas.

" iya.. iya. "

" aku siap-siap sekarang " jawab Adel ketus, Ia pun bangun dari duduknya, lalu berjalan pelan menuju kamar.

***

Mobil hitam berhenti dengan halus di area parkir, Lucas keluar lebih dulu seperti biasa, lalu tanpa banyak bicara Ia berjalan memutari mobil dan membukakan pintu untuk Adel.

Adel menatapnya sekilas sebelum turun.

Dia aneh, ucapannya dingin dan menusuk... tapi sikapnya kada tidak bisa di mengerti

Adel mendengkus pelan, lalu berjalan lebih dulu menuju pintu masuk mall.

* Suasana mall begitu ramai, lampu terang, suara orang-orang dan aroma makanan yang bercampur menjadi satu.

Adel tampak lebih bersemangat, matanya bergerak kesana kemari, memperhatikan beberapa toko yang mereka lewati.

Sementara Lucas, dengan wahh datar dan kaku, Ia berdiri tegak di samping Adel.

" kita langsung makan " ucap Lucas.

Adel menoleh sinis.

" Buru-buru sekali, kita bahkan baru nyampe " ujar Adel.

" kau yang ingin makan, buka aku " jawab Lucas datar.

" kita jalan-jalan saja dulu " ucap Adel, Ia berjalan lebih dulu, membiarkan Lucas mengekor di belakang.

Tanpa banyak bicara Lucas tetap mengikuti kemanapun Adel pegi, Ia hanya memperhatikan wanita yang ada di depannya.

Untuk pertama kalinya Lucas melihat senyum tipis yang terukir di wajah Adel, tanpa kebohongan dan tanpa paksaan, perasaannya menjadi aneh saat melihat Adel tersenyum.

Langkah Adel melambat di sebuah etalase, matanya berbinar, Ia sedikit membungkuk, memperhatikan deretan barang kecil yang tertata rapi.

Senyum itu masih ada.

Lucas berhenti beberapa langkah di belakang, tatapannya tidak lagi sekedar mengawasi melainkan memperhatikan.

Lebih lama dari biasanya, ada sesuatu yang berbeda, bukan Adel yang biasanya Ia lihat, yang ketus, keras kepala dan siap berdebat kapan saja.

" Lucas Arthur mahendra, lihat ini " ucap Adel tanpa menoleh, Ia belum terbiasa memanggil nama Lucas dengan santai.

Tanpa sadar nada suaranya melembut.

Lucas mendekat beberapa langkah dan berdiri di sampingnya.

" apa " tanya Lucas singkat.

Adel menunjukkan gantungan kunci dengan karakter yang lucu.

" ini lucu " ucap Adel.

" jika kau ingin beli saja " ucap Lucas.

Adel mendesis pelan, Ia masuk ke dalam toko mengambil beberapa barang, melihat-lihat dengan santai.

Lucas berdiri di depan pintu, seperti biasa Ia tidak begitu tertarik namun juga tidak pergi, sesekali pandangannya tertuju pada Adel.

Cara wanita itu bergerak, cara Ia tersenyum sendiri saat melihat sesuatu, bahkan cara Adel mengigit bibir bawahnya saat Ia ragu untuk memilih, semuanya tertangkap oleh Lucas tanpa dia sadari.

" Yang ini bagus gak " tanya Adel.

" jika kau suka beli saja " Jawa Lucas.

Adel mendengkus pelan.

" apa tidak ada komentar lain? " tanya Adel.

" untuk apa? "

" membosankan " gerutu Adel, Ia menekuk wajahnya, Ia segera membayar apa yang dia ambil.

Beberapa menit kemudian mereka keluar dari toko, Adel membawa satu kantong kecil di tangannya.

" puas? " tanya Lucas.

" lumayan " jawab Adel cepat tanpa menoleh.

mereka kembali berjalan berdampingan, langkah kali ini lebih santai, tidak terburu-buru, tidak ada yang berbicara untuk beberapa saat.

Namun anehnya tidak merasa canggung.

Lucas melihat jam tangannya, jam sudah menunjukkan pukul 13:00 siang, tiba-tiba ponselnya berdering.

Lucas langsung menjawabnya tanpa ragu.

" Apa " tanya Lucas.

" Hallo tuan, " jawab mike di sebrang sana.

" tuan ada rapat jam 2 siang, pertemuan dengan tuan Williams " jelas mike.

Langkah Lucas terhenti, tatapannya yang tadi sempat ringan kembali berubah tajam dan fokus.

" aku ingat " jawab Lucas singkat, Ia melirik jam tangannya lagi.

" batalkan, ganti hari " ucap Lucas tiba-tiba.

" apa?... tapi tuan ini tuan Williams, " ujar mike panik.

" lakukan saja, aku yang akan bicara nanti padanya " ucap Lucas.

" ta... " baru saja mike hendak berbicara, Lucas dengan cepat memotongnya.

" mike, apa aku harus mengulangi kata-kata ku " ucap Lucas dengan nada yang menekan.

" baik tuan, akan saya urus " jawab mike cepat.

Lucas memutuskan panggilannya dengan sepihak, Ia menurunkan ponselnya perlahan.

" kenapa berhenti? " tanya Adel.

" sudah jm 1 siang, lebih baik kita segera makan " ucap Lucas datar.

" tapi... "

" kau ingin makan kan " tanya Lucas.

" iya " jawab Adel cepat.

" jadi ayo kita pergi sekarang " ucap Lucas, Ia segera berjalan lebih dulu melewati Adel.

Adel menyipitkan matanya, Ia merasa aneh pada Lucas.

" dasar manusia aneh " gerutunya pelan, Ia segera menyusul Lucas yang sudah ada di depannya.

* Mereka tiba di sebuah restoran sushi yang terkenal, Adel tersenyum lebar melihatnya.

" ayo masuk " ajak Lucas.

Adel mengangguk cepat.

Tapi tiba-tiba seorang wanita datang, dengan langkah tenang dan anggun, wanita itu menyibak rambutnya ke belakang.

Lalu tersenyum hangat pada Lucas.

" Lucas " panggilnya lembut, dengan senyu tipis di bibirnya.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!