NovelToon NovelToon
Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Misteri
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: noel_piss

Alya, seorang mahasiswi cerdas dan mandiri, dipaksa menerima perjodohan dengan dosennya sendiri.

Arka, pria dingin dan tegas yang menyimpan masa lalu kelam. Hubungan yang awalnya penuh penolakan berubah menjadi konflik batin, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap.

Di antara kewajiban, harga diri, dan cinta yang tumbuh diam-diam, mereka harus memilih: bertahan dalam keterpaksaan, atau memperjuangkan perasaan yang tak pernah direncanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noel_piss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

###♥️

Pagi itu terasa berbeda.

Tidak ada lagi kegelisahan yang mengacaukan langkah Alya seperti hari-hari sebelumnya. Bukan karena semuanya sudah selesai, tapi karena ia akhirnya berhenti lari dari perasaannya sendiri.

Ia berdiri di depan cermin lebih lama dari biasanya.

Menatap dirinya, Seolah memastikan bahwa hari ini, ia akan jujur, bukan pada orang lain.

Tapi pada dirinya sendiri.

“Aku harus memilih…” bisiknya pelan.

Di kampus, suasana masih sama seperti biasa. Namun bagi Alya, semuanya terasa lebih jelas. Ia melihat Raka dari kejauhan.

Sahabatnya itu berdiri di dekat tangga, seperti menunggunya.

Namun kali ini, Alya tidak menghindar. Ia berjalan mendekat. Raka terkejut sesaat.

“Alya…”

Alya berhenti di depannya.

“Aku sudah memikirkan semuanya,” ucapnya pelan, tapi tegas.

Raka menatapnya dalam.

Ada harapan di sana,nmun juga ketakutan.

“Aku nggak mau berputar-putar lagi, Rak,” lanjut Alya. “Kamu berhak tahu.”

Hening beberapa detik.

Alya menarik napas dalam.

“Kamu itu penting buat aku.”

Raka tersenyum kecil.

“Tapi…” lanjut Alya, suaranya mulai bergetar, “perasaan aku… nggak bisa lebih dari itu.”

Senyum Raka perlahan memudar,namun ia tidak memotong.

“Aku sudah mencoba memahami semuanya,” kata Alya. “Dan aku nggak mau membohongi kamu… atau diriku sendiri.”

Raka menunduk.

Beberapa detik....Cukup lama.

Lalu ia tertawa kecil.. Pelan.

“Ternyata… aku memang telat ya,” katanya, berusaha terdengar ringan.

Alya merasa dadanya sesak.

“Rak, aku...”

“Udah,” potong Raka lembut. “Nggak usah dijelasin lagi.”

Ia mengangkat wajahnya.

Matanya sedikit merah, tapi ia tetap tersenyum.

“Aku sudah tahu jawabannya… bahkan sebelum kamu ngomong.”

Alya terdiam.

“Aku cuma… butuh dengar langsung dari kamu,” lanjut Raka.

Hening.

Namun kali ini bukan karena kebingungan.

Melainkan karena perpisahan yang tidak diucapkan secara langsung.

“Alya,” kata Raka pelan, “jangan pernah merasa bersalah karena memilih apa yang kamu rasakan.”

Alya menatapnya, air matanya mulai jatuh.

“Kamu pantas bahagia.”

Kalimat itu sederhana.

Tapi terasa sangat dalam.

“Dan aku…” Raka tersenyum kecil, “akan baik-baik saja.”

Alya tahu itu tidak sepenuhnya benar. Namun ia juga tahu ini adalah cara Raka melepaskannya.

Setelah itu, Alya berjalan menjauh. Langkahnya terasa berat namun juga… lega.

Untuk pertama kalinya, ia tidak lagi terjebak di antara dua pilihan.

Sementara itu, Arka berada di ruang dosen.

ia duduk diam, mencoba fokus pada pekerjaannya namun pikirannya terus kembali pada Alya.

Pada percakapan mereka kemarin, pada kemungkinan bahwa ia mungkin akan kehilangan kesempatan itu.

Ia menghela napas panjang dan tidak banyak yang bisa ia lakukan sekarang.

Selain menunggu.

Sore hari, Alya kembali ke taman kampus.

Tempat yang selalu menjadi titik penting dalam perjalanannya.

Angin berhembus lembut, langit mulai berubah warna.

Dan di sana arka sudah berdiri.

Seolah tahu Alya akan datang.

Mereka saling menatap,tidak ada kata selama beberapa detik.

Namun kali ini tidak ada jarak.

Alya melangkah mendekat dan berhenti tepat di depan Arka.

“Aku sudah membuat keputusan.”

Suara Alya tenang namun tegas.

Arka menatapnya dalam,tidak menyela dan tidak terburu-buru.

“Aku tidak bisa terus hidup dalam keraguan,” lanjut Alya. “Dan aku tidak mau menyakiti siapa pun lebih lama lagi.”

Arka tetap diam memberinya ruang.

Alya menarik napas panjang lalu berkata

“Aku memilih… untuk tetap di sini.”

Kalimat itu sederhana namun maknanya jelas.

Arka menatapnya seolah memastikan ia tidak salah dengar.

“Dengan Bapak,” lanjut Alya pelan.

Untuk pertama kalinya ekspresi Arka berubah.

Bukan senyum lebar,bukan juga kata-kata.

Tapi sesuatu yang lebih dalam.

Kelegaan.

“Alya…”

Alya menggeleng pelan. “Tapi aku punya satu syarat.”

Arka mengangguk. “Apa itu?”

Alya menatapnya serius.

“Aku tidak mau jadi bagian dari masa lalu yang belum selesai.”

Kalimat itu tegas dan arkapun memahami maksudnya.

Tentang Mira.

Tentang semua yang belum benar-benar dijelaskan.

“Aku ingin semuanya jelas,” lanjut Alya. “Bukan setengah-setengah.”

Arka mengangguk tanpa ragu.

“Itu janji,” katanya.

Nada suaranya mantap tidak ada keraguan.

Alya menatapnya beberapa detik.

Lalu… tersenyum kecil dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama senyum itu kembali tulus.

##

Senja turun perlahan.

cahaya keemasan menyelimuti taman kampus....

dua orang berdiri di sana, bukan lagi dalam kebingungan, bukan lagi dalam jarak , tapi dalam sebuah pilihan yang akhirnya diambil dengan keberanian....

1
Forta Wahyuni
sdh mnikah koq tdk satu rmh
noel_piss: mohon d baca dari awal kak🙏kalau dari alurnya belum menikah kak🙏
semoga kk suka sama alur ceritanya ya☺️♥️
total 1 replies
Agnes💅
semangat kak ayok aku selalu nungguin kk up 😄
noel_piss: iya kak, sekarang belum bisa up lg kak soalnya lagi sakit🙏 nanti kalau udah sembuh ak langsung up banyak♥️
total 1 replies
Agnes💅
lanjut kak bgus cerita nya suka🙏
noel_piss: syukurlah kalau kakak sukaa😍semoga teman-teman yang lain suka juga sama cerita perdana ak yang ini kak 😭
total 1 replies
Agnes💅
maaf kak sedikit saran, penulis nya udah menarik udah rapi tapi kurang rapi kayak novel novel yang lain nya, kalo bisa di kasi rapi lagi kak

maaf lancang🙏🙏🙏
noel_piss: makasih banyak kak sarannya 🙏 sangat membantu banget saran dari kakak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!