“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ramuan baru
Di lorong, Xiufei berjalan dengan Wewey dan beberapa ajudannya di belakang. Dia masuk kedalam aula yang kini sudah ramai, Xiufei menundukkan kepalanya di hadapan Kaisar sebelum akhirnya duduk di kursi yang sudah di sediakan untuknya.
Tatapan para selir membuat Xiufei merinding, dia berdeham pelan.
“Cih, pantas saja dia membatalkan pernikahannya dengan raja Ji, ternyata dia mau menggoda kaisar.” Cibir salah satu selir, dia selir Jia.
“Rencananya berjalan dengan lancar, dia sudah menghabiskan waktu dengan kaisar.” Balas selir yang lain.
Wewey nampak kesal, dia menyentuh pundak Xiufei namun Xiufei mengangkat sebelah tangannya yang menandakan untuk diam pada Wewey.
“Apa rencana mu setelah ini, Ratu Wang?” Tanya kaisar, dia menatap dalam Xiufei yang memakai cadar.
“Kembali ke kerajaan Wang dan menjadi Ratu yang baik untuk rakyat.” Balas Xiufei santai namun penuh penekanan.
“Kasim.” Panggil kaisar.
“Hamba yang mulia.” Ucapnya yang langsung berdiri tegak, dia membawa gulungan yang berisi titah dari kaisar.
“Ratu Wang.” Tegas kasim istana, Xiufei segera bangkit dan bersimpuh untuk menerima titah.
“Pernikahan mu dengan Raja Ji sudah di batalkan, dan kaisar mengangkat mu menjadi permaisuri agung. Demikian titah ini saya sampaikan….” Tegas Kasim.
Tubuh Xiufei lemas seketika, dia menatap tajam pada kaisar. Laki-laki itu hanya duduk tegak di kursi kebesarannya dan tersenyum miring padanya, melihat itu Xiufei menggertakkan giginya penuh amarah.
“Ratu Wang?” Panggil kasim, Xiufei melihat gulungan titah yang di sodorkan oleh kasim. Tanpa menerimanya, Xiufei bangkit.
“Yang mulia! Saya menolak titah ini, saya memiliki tanggung jawab terhadap kerajaan Wang. Tidak ada penerus di keluarga saya, dan lagi…….. saya tidak suka pada para selir di kediaman anda. Mohon pertimbangkan isi dari titah yang anda keluarkan….” Tunduk Xiufei.
Kaisar bangkit, dia berjalan dan turun mendekati Xiufei. Langkahnya terhenti di hadapan Xiufei, dia tersenyum tipis dan mencengkeram leher Xiufei.
“Aku tidak suka di tolak, Wang Xiufei! Dan lagi, kau sudah mengandung benihku. Apa kau pikir aku rela membiarkannya begitu saja?” Ucapnya dengan penuh tekanan, dia menyeringai. Xiufei menggertakkan giginya, dia menepis tangan kaisar dan mengambil gulungan tersebut lalu pergi tanpa hormat sedikitpun.
“Yang mulia…..” kaget Kasım istana, dia terkejut melihat tingkah lancang Xiufei. Bukannya marah, kaisar justru tersenyum puas.
“Antar calon permaisuri kembali ke istananya, jangan biarkan perjalanannya terganggu.” Ucap Kaisar.
“Yang mulia, kami tidak set—“
“Kembalikan semua selir yang ada di harem, permaisuri ku tidak suka berbagi katanya.” Ucap kaisar lagi.
Para selir berontak, namun kaisar tidak peduli. Dia memilih pergi dari aula. Sedangkan Xiufei, dia nampak kesal saat ini.
”Yang mulia…..” panggil Wewey, dia memijat pelipis Xiufei yang terlihat stress.
“Wewey, menurutmu apa yang harus aku lakukan agar pernikahan ini batal? Aku tidak mau menikah….” Ucap Xiufei prustasi.
“Saya tidak berani berbicara, yang mulia. Ampuni saya….” Tunduk Wewey yang ketakutan setengah mati.
“Ah ya, aku akan bermain dan bermesraan dengan laki-laki lain. Bukankah dengan beg—“
“Tidak yang mulia! Jika anda bersama laki-laki lain, kaisar pasti akan membunuh laki-laki yang bersama anda…..” Lirih Wewey, dia sangat tahu seberapa kejamnya Kaisar.
“Benarkah?” Kaget Xiufei.
“Benar yang mulia…..” angguk Wewey.
“Wewey, kau pindah ke kereta belakang. Aku ingin sendirian…..” ucap Xiufei lelah, Wewey mengangguk dan segera keluar. Setelah kepergian Wewey, Xiufei segera masuk kedalam ruang dimensinya dan bertemu dengan Ratu Wang.
“Yang mulia, bag—“
“Ini takdir, Bella. Kaisar sudah memilih untuk menjadi pendamping hidupnya, kau tahu kenapa?” Tanya Ratu Wang.
“Karena aku cantik.” Balas Xiufei dengan percaya diri, Ratu Wang tertawa kecil dan mengangguk.
“Itu memang benar, tapi kaisar juga merasakan ada energi lain dari tubuh mu yang membuatnya luluh. Seperti yang kau tahu, kaisar masih ada darah dari para dewa. Kekuatannya sangat istimewa, dia bisa merasakan adanya kekuatan yang sama pada dirimu.” Jelas Ratu Wang.
“Tapi aku tidak mau menikah, apa yang harus aku lakukan? Tolong aku yang mulia……” Rengek Xiufei.
“Aku tidak bisa membantu apapun, Bella. Tapi, apa kau tidak merasakan energi dalam tubuhmu setelah kau berhubungan dengan kaisar?” Tanya Ratu Wang tersenyum tipsi.
“Energi?” Herannya, Xiufei memejamkan matanya dan merasakan adanya hawa yang hangat di dalam tubuhnya.
“Ini—“ kagetnya, Ratu Wang mengangguk.
“Berendam lah di kolam, cepat.”
Xiufei mengangguk dan segera bergegas, dia turun ke dalam kolam dan mulai duduk di tengah-tengah air, dia merasakan adanya energi asing yang masuk kedalam tubuhnya namun energi tersebut terasa hangat dan menenangkan.
Ratu Wang bangkit, dia mengambil beberapa daun dan menumbuknya dengan anggun. Cairannya dia masukan kedalam gelas, setelah itu dia mengambil beberapa buah segar untuk Xiufei.
Entah berapa lama Xiufei berada di dalam sana, yang jelas tubuh Xiufei kini terlihat bersinar dan terbungkus daun teratai seperti bunga besar yang belum kuncup.
•••
“Yang mulia.”
“Xi’an Mu, bagaimana dengan perjalanan Xiufei?” Tanya kaisar.
“Ada kereta kuda tuan Jang yang menunggu di perbatasan, nampaknya dia sedang menunggu Ratu Wang. Tapi, kami segera merubah jalan mereka hingga keduanya tidak berpapasan….” Jelas Xi’an Mu.
Kaisar tersenyum, dia meneguk teh nya dengan santai namun sorot matanya sangat tajam dan dingin. Xi’an Mu menelan ludah pelan, nampaknya kaisarnya ini begitu tergila-gila pada Xiufei.
“Singkirkan laki-laki yang berada di sampingnya, kirim kembaranmu kesana.” Ucap kaisar.
“Baik yang mulia.” Patuh Xi’an Mu.
•••
“SIALAN!!! Dia memang sengaja membatalkan pernikahan karena ingin bersama dengan kaisar! Benar-benar wanita jalang!” Marah Raja Ji Yun.
“Yang mulia, anda memang benar. Kata sepupu saya, Ratu Wang bersama kaisar siang dan malam tanpa henti.” Ucap selir Yu Mei.
“Dasar wanita jalang!” Geram Raja Ji.
•••
“Ratu Wang, lihatlah…..” Senang Xiufei, dia berjalan ke arah Ratu Wang yang duduk santai dan menyodorkan ramuan di gelasnya.
“Aku tahu, tubuhmu semakin kuat dan kau juga kebal terhadap racun. Jadi, ke depannya kau akan bebas meminum dan memakan apapun lagi tanpa takut di racun.” Ucap Ratu Wang.
“Aku tahu hahaha….” Senangnya, Xiufei memakan buah dengan santai.
“Pamanku memiliki koneksi dengan orang di dunia gelap, dia pasti akan datang untuk menyerang mu. Meskipun kau kuat, tapi kau masih orang awam disini. Tolong berhati-hati….” Khawatir Ratu Wang.
“Aku mengerti, kau tenang saja.” Senyum Xiufei.
Setelah berbincang cukup lama, Xiufei pun kembali ke kereta kuda. Dia tersenyum lebar, namun senyumnya di kejutkan dengan kemunculan seseorang didalam kereta.
“Salam yang mulia.” Ucapnya.
“Kau, Xi’an Mu?” Kaget Xiufei, dia tahu bahwa laki-laki di depannya merupakan pengawal dekat kaisar.
“Saya Xi’an Fu, saudara kembar Xi’an Mu. Saya di utus yang mulia kaisar untuk menjadi pengawal rahasia anda.” Jelasnya dengan tegas.
“Pengawal rahasia? Oh ayolah, apa kau pikir aku bodoh? Aku tahu, kaisar menempatkan mu disini karena ingin terus memantau ku 24 jam! Cih….” Kesal Xiufei, Xi’an Fu hanya diam tak merespons.
“Keluar, kenapa kau masih disini?” Heran Xiufei.
“Anda belum mempersilakan saya pergi, yang mulia.” Balasnya, Xiufei ingin sekali menendang wajahnya namun itu hal yang tidak mungkin.
Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa