NovelToon NovelToon
Menggoda Calon Ipar

Menggoda Calon Ipar

Status: tamat
Genre:Romansa / Balas Dendam / Sugar daddy / Tamat
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Jangan lupa follow Ig noer_azzura16 for visualnya ya.

Diandra menjadi sugar baby seorang pria dingin selama tiga tahun lebih ketika dia berada di luar negeri. Selain nama dan nomor ponselnya, Diandra sama sekali tidak tahu apapun tentang pria itu.

Namun, tiba-tiba ayahnya menyuruhnya kembali, setelah mengasingkannya selama 7 tahun, ketika adik tirinya akan bertunangan.

Diandra yang memang punya dendam pada ayahnya dan keluarga baru ayahnya itu. Memutuskan kembali, ada dendam yang harus dia tuntaskan.

Namun, siapa sangka. Jika tunangan sang adik tiri, ternyata adalah seseorang yang mengenal Diandra luar dan dalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12- MCI 12

Diandra baru saja menutup pintunya, tapi kemudian dia merasa ada yang terlupa lagi.

"Capek sekali, kenapa pria itu staminanya kuat sekali, eh tunggu... sepertinya aku melupakan sesuatu?"

Diandra mulai memperlambat langkahnya yang mau masuk ke dalam kamar. Dan sesaat kemudian, wanita itu menepuk keningnya dengan cepat.

"Astaga, nomorku pasti dia hapus. Bagaimana dia kirimkan uangnya padaku..."

Diandra berlari ke arah pintu. Dia tidak mau rugi dong, masa sudah kasih servis yang melelahkan untuk Raez, dia tidak dapat untung.

Ceklek

Diandra terperanjat kaget, begitu dia membuka pintu. Pria itu ada di depannya.

"Kamu..."

Pletukk

Raez menyentil kening Diandra. Tidak terlalu keras memang. Tapi tidak pelan juga.

"Mana ponselmu!"

Diandra mengeluarkan ponselnya dari dalam tas.

"Lebih baik kamu tidak datang besok malam di acara perusahaan. Max juga akan datang, jangan sampai aku melihat dia menempel padamu!" kata Raez sambil menghubungkan kembali kontak mereka berdua.

Diandra hanya diam, kalau dia bilang dia akan datang. Mungkin Raez akan marah, dan melakukan sesuatu besok untuk menghalanginya datang.

"Dengar tidak?" tanya Raez dengan nada agak meninggi sambil memberikan ponsel Diandra.

"Aku tidak tulii!" sahut Diandra cemberut.

"Pada siapa mau kamu tunjukkan wajah sok manis itu?" tanya Raez nyeletuk lagi.

Diandra mendengus kesal. Selain ketika mereka berhubungan, pria di depannya itu sungguh tak pernah berkata baik pada Diandra. Semua kata-katanya mengundang rasa kesal Diandra.

"Pergi sana!" kesal Diandra.

Mata Raez melotot.

"Berani bicara seperti itu padaku?"

"Ck, aku harus bagaimana? semua yang kulakukan selalu salah di matamu!" keluh Diandra.

Raez meraih pinggang Diandra dan menciumnya.

'Pria ini kenapa sih? menyebalkan sekali. Bibirku sudah bengkak!' keluh Diandra lagi tapi kali ini dalam hatinya.

"Menurut lah, jangan datang besok!"

Diandra diam, dan Raez segera meninggalkan tempat itu. Diandra menutup pintu dengan kencang.

"Aku tidak mungkin tidak datang, aku harus tunjukkan pada semua orang. Aku adalah putri sulung keluarga Wicaksana. Aku harus ambil kembali semua yang seharusnya jadi milikku" gumam Diandra bertekad.

Dia bukannya tidak takut pada Raez, jangan tanya pokoknya, dia takut sekali. Tapi, dia juga tidak mau orang-orang hidup senang dengan apa yang seharusnya bukan milik mereka. Karena orang-orang itu terlalu serakah. Mereka membuang Diandra, padahal jika di berikan tempat tinggal dan kasih sayang sedikit saja, Diandra sudah sangat bersyukur.

Sayangnya 7 tahun itu membuat dendam sudah berakar dalam pada Diandra. Hingga meski ayahnya memberikan hal itu, Diandra tetap tidak akan diam saja. Dia akan tetap ambil semua haknya.

Di rumahnya, malam hari. Di kediaman yang sudah mirip seperti sebuah mansion sangking megah dan mewahnya. Max yang pulang agak larut, melihat pamannya di ruang tengah. Tapi, karena masih kesal, Max berjalan begitu saja.

"Bukannya meeting selesai jam 8?" tanya Raez pada Max.

Max yang tadinya tidak mau bicara pada pamannya itu, akhirnya menghentikan langkah dan menghadap ke arah pamannya yang sedang duduk sambil membaca buku tebal itu.

"Diandra itu tidak seperti yang paman pikirkan..."

"Memangnya apa yang aku pikirkan tentangnya?" sela Raez.

Max menghela nafas panjang.

"Jika dia seperti yang paman katakan tadi di restoran. Dia tidak akan menolak bantuanku supaya tidak putus kuliah. Dia menjadi pelayan di restoran, menjadi penyanyi di jalan hanya supaya tidak merepotkan siapapun setelah dibuang keluarganya. Paman tidak seharusnya bicara seperti itu padanya. Dia bukan wanita materialistis, dia jauh lebih baik dan berprinsip dari wanita manapun yang aku kenal" kata Max mengungkapkan panjang lebar kenapa dia mengagumi Diandra.

"Putus kuliah?" tanya Raez.

"Paman tidak tahu apapun tentangnya. Makanya jangan mengatakan kata-kata yang menyakitkan itu lagi jika bertemu Diandra. Dia lebih baik tidak makan daripada berhutang. Aku lelah, mau tidur!" kata Max yang langsung pergi dari tempat itu.

Raez masih terdiam.

"Putus kuliah? bukannya dia yang malas dan berhenti? sepertinya belajar bukan hal yang bisa dia lakukan? di buang keluarga?" gumam Raez.

Sebenarnya meski mengenal selama 3 tahun di Madrid. Raez juga tidak pernah mencari tahu tentang keluarga atau apapun tentang Diandra. Cukup tahu dia bersih dan tidak berhubungan dengan pria lain, itu sudah cukup bagi Raez. Hubungan antara keduanya hanya bisnis yang saling menguntungkan. Tidak di sangka, dia malah akan terus terlihat dengan wanita itu. Yang dia kita hanya akan menjadi bagian dalam masa lalunya di Madrid dan tidak akan bertemu lagi.

Raez meraih ponselnya, dia menghubungi asisten pribadinya.

"Halo Bram, cari tahu tentang Diandra Kusuma. Kenapa dia bisa putus kuliah di luar negeri!"

[Baik tuan]

**

Keesokan harinya...

"Yang ini saja, ini cantik Diandra!" kata Celine menunjukkan sebuah gaun yang sangat indah untuk Diandra.

"Jangan merah, aku akan terlihat seperti penggoda!" kata Diandra malas.

Saat ini mereka berada di sebuah butik ternama di sebuah mall. Diandra mengajak Celine untuk membeli gaun. Semalam dia dapat 500 juta, dia sudah investasikan 450 juta pada seseorang yang memang berpengaruh di perusahaan Wicaksana. Dan sisanya tentu saja dia akan gunakan untuk membeli gaun dan perhiasan guna pamer di depan dua teh hijau itu.

Mendengar ucapan Diandra. Celine terkekeh.

"Bukannya niatmu kesana memang mau menggoda tuan Well itu?" tanya Celine blak-blakan.

"Ck, kalau dia bukan calon suami Genelia. Aku tidak akan melakukan itu. Pria itu mengerikan! pinggulku masih sakit sampai sekarang!" keluh Diandra.

"Makanya jangan biarkan teh hijau junior itu menikah dengannya!"

"Ini aku juga lagi usaha! kenapa juga dia harus jadi pamannya Max. Pemuda polos itu, kenapa bisa punya paman semengerikan itu? aku tidak bisa bayangkan hari-hari Max..."

Celine yang mendengar Diandra mengeluh tentang Max. Dan mengingat cerita tentang Max kemarin jadi punya sebuah ide. Otak bisnisnya kembali bekerja dengan cepat.

Celine duduk di sebelah Diandra, meletakkan gaun-gaun itu di sampingnya.

"Diandra, aku punya ide!"

Diandra menoleh, sebenarnya tidak terlalu antuasias. Masalahnya dia masih sakit pinggang.

"Apa?" tanya Diandra datar.

"Max itu sangat suka padamu kan? dan katamu, Max bilang dia sangat dekat dengan pamannya itu?"

Diandra menganggukkan kepalanya. Tapi belum mengerti maksud Celine.

"Kamu terima saja Max...."

Mata Diandra terbelalak. Belum selesai Celine mengungkapkan idenya, Diandra sudah tampak pucat.

"Kamu mau menghabisii aku?" sela Diandra.

"Ck, mana ada seperti itu!"

"Celine sayang, si galak itu tidak membiarkan aku dekat dengan Max. Dan sekarang kamu bilang aku harus pacaran dengan Max. Dia akan mencekikku sampai mati!"

"Itu tidak mungkin, karena aku merasa sebenarnya daripada dia ingin melindungi keponakannya, tuan galak itu justru terlihat lebih ke cemburu padamu!"

Mata Diandra membola.

"Cemburu?"

***

Bersambung...

1
Dewi Habibah
bagus ceritanya
Noer: terima kasih
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
ya ampun cepat nya tamat🤧
Noer: ho'oh kenapa ya 🤧
total 1 replies
D_wiwied
akhirnya si nenek tau kebusukan duo uler teh ijo 😆 smg kedepannya hubungan dg Di mjd semakin baik
Noer: Aamiin
total 1 replies
Ria Adek
🎶Wahai manusia jangan engkau tertipu daya
Oleh dunia yang fana sebagai tempat ujian bagi kita
Dunia sementara akhirat selama lamanya

Orang kaya mati
Orang miskin mati
Raja raja mati
Rakyat biasa mati
Semua pergi menghapap Illahi
Dunia yang dicari
Tak ada yang berarti.. 🎶🎤

Genelia mati..
Kamila mati..
Romi gila..
Diandra bahagia..
Terimakasih Kak Noer untuk updatenya.. ❤❤❤❤❤
Noer: kak Ria, terima kasih banyak ❤️
total 1 replies
Yensi Juniarti
lah tamat ..
cepat sekali sudah tamat...
aku kira masih ada cerita selanjutnya...
GK taunya udah endingnya 😭😭😭
Yensi Juniarti: saranghae 🥰🥰
total 2 replies
D_wiwied
tamat, the end.. happy ending 🥰😍
Noer: gomawo ❤️
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
cepet bangett tamatnya thorr
Noer: iya kak, kasihan Diandra kalau di kasih cobaan lagi. Gumawo dukungannya kak, saranghae ❤️
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
akhir penjahatnya mengenaskan 🤣
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Akhir yang bahagia 🥰
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Tamatlah sudah alkisah kami 🎶🎶🎶
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
😱😱😱 terpanggang dong Genelia
Noer: gosong dia
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
penjarain aja yang lama🤭
Noer: lama lah, novel tamat dia belum bebas
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
cubit aja tu Max Amalia anakmu memang bener² minta dicubitin🤭
Noer: eaaaa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya bisa , namanya juga dah nenek 🤭
Noer: iya kan ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Yo mesti, mosok Raez bohong 🤭
Noer: 🤣🤣🤭😭😭
total 1 replies
Ria Adek
Selain pola asuh yg berbeda antara Genelia & Max, mereka berdua juga punya rasa yg berbeda terhadap orang yang mereka cintai, jika Genelia cinta nya penuh nafsu dan ambisi.. Maka Max cinta nya tulus, jadi walaupun yg tulus lebih sering tersakiti, namun dia bahagia melihat orang yg di cintai nya bahagia dgn pilihan hatinya.. Begitu.. 😁
Noer: saranghae kak Ria ❤️
total 5 replies
yula
💪💪💪💪💪 thor
Noer: semangat
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Max cerita sama Raez lah kalau semalam kamu didatangi tukang hasut 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kayak kamu berguna aja Genelia 🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pelakornya gak tau diri lagi 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: terus apa namanya 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!