Aprilia Suci Prabowo anak dari seorang Pengusaha terkaya No.1 di Negeri ini harus menelan pahitnya kenyataan saat mengetahui Papihnya mempunyai wanita idaman lain selain Mamihnya.Dan yang lebih parahnya lagi,mempunyai anak dari perselingkuhannya itu.
Raditya Putera Pratama seorang Polisi tampan nan gagah di pilih untuk bekerja sebagai Bodyguard sekaligus sopir pribadi April wanita cantik tapi jutek.
Bagaimana kelanjutan kisahnya,akankah berakhir bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DIJEBAK
🏵
🏵
🏵
🏵
🏵
Di Kampus....
April sampai di Parkiran Kampus,tapi hari ini tumben Sella tidak ada menyambutnya.
"Si Oneng kemana?tumben ga nyambut kedatangan gue," gumam April.
April mencoba menghubungi Sella tapi Ponselnya tidak aktif.
"Lho,tumben banget Ponselnya ga aktif."
Seperti biasa,April sarapan di Kantin Kampus seorang diri karena Sella tiba-tiba menghilang.
Disaat April sedang sarapan,tiba-tiba ada notif pesan masuk.Dan pesan itu ternyata dari Sella.
"Pril tolongin gue,gue ada di Gudang belakang," isi pesan tersebut.
Mata April melotot,dia cepat-cepat membayar makanannya dan berlari menuju Gudang belakang tempat Sella berada.
Sementara itu,di dalam Gudang Sella terlihat di ikat di atas kursi dan mulutnya di sumpal oleh kain sehingga tidak bisa berbicara.
Ternyata yang mengirim pesan kepada April itu bukan Sella melainkan Sisil.Sisil dan Alya terlihat tertawa dan bertos ria di luar Gudang.
Sella tidak tahu siapa yang sudah membawanya ke Gudang,karena pada saat dia di bawa ke Gudang matanya di tutup.
Sella berontak di atas kursinya namun apa daya dia tidak bisa melakukan apa-apa.Sella terlihat ketakutan berada di Gudang yang gelap dan kotor seorang diri tanpa terasa air matanya menetes.
April berlari sekuat tenaga menuju Gudang,Sisil dan Alya yang tahu kedatangan April segera bersembunyi.
Pada saat pintu Gudang di buka,suasana pengap dan kotor menyambut indera penciuman April.
"Sell,Sella..lo dimana?"
April celingak-celinguk memanggil-manggil nama Sella tapi tidak ada jawaban.
Tiba-tiba pintu Gudang terbuka membuat April kaget,dan betapa terkejutnya saat April berbalik sudah ada 3 orang laki-laki yang sedang tersenyum menyeringai ke arah April.
Ketiga laki-laki itu lantas menutup pintu Gudang tersebut dan menguncinya.
"Siapa kalian?dimana Sella?" tanya April dengan raut yang sangat ketakutan.
"Sella...siapa Sella,kami tidak mengenalnya" ucap laki-laki 1.
Kemudian ketiga laki-laki itu tertawa terbahak-bahak.
"Sudahlah cantik,ngapain mikirin orang lebih baik sekarang kita bersenang-senang," ucap laki-laki 2.
Ketiga laki-laki itu perlahan menghampiri April,dan April terus mundur.
"Mau apa kalian,jangan mendekat atau gue bakalan teriak," bentak April.
"Teriak saja sekuat tenaga kamu,tidak akan ada yang mendengar teriakan kamu karena Gudang ini jauh dari Gedung Kampus."
Ketiga laki-laki itu tertawa dan mulai mendekati April.
Di lain tempat,anak buah Dika yang di suruh mengikuti April selama di Kampus sedang kebingunga mencari kebaradaan April.Pasalnya saat April sarapan di Kantin,dia sedang pergi ke Toilet dan saat kembali dari Toilet,dia tidak menemukan April.
Hari ini Dika memang tidak ada jadwal mengajar jadi dia tidak ke Kampus,dan pada saat Dika tidak berada di Kampus,Dika selalu menyuruh anak buahnya untuk mengawasi April.
Anak buah Dika kebingungan dan ketakutan,dia terus mencari keberadaan April di seluruh Kampus dan bertanya ke setiap Mahasiswa juga tapi tidak ada yang tahu keberadaan April.
Wajah anak buah Dika sangat pucat,dia takut kalau memberi kabar kepada Bosnya pasti Bosnya akan marah besar dan bahkan nyawanya sendiri bakalan terancam.
Dengan hati yang ketakutan,anak buah Dika menghubungi Dika.
"Bos maaf,saya kehilangan jejak Nona April bahkan Nona Sella pun tidak ada,saya sudah mencari ke semua Kampus dan bertanya kepada semua Mahasiswa tidak ada yang tahu," ucap anak buah Dika dengan nada bergetar.
Di Perusahaannya,Dika yang mendapat telpon dari anak buahnya merasa geram dan marah besar kemudian Dika menutup Ponselnya,Dika membanting Ponselnya sampai berserakan di lantai.
"Kurang ajar,benar-benar orang tidak berguna" Dika terlihat marah dan siap-siap pergi menuju Kampus.
***********
"Woi Dit,lo kenapa sih kok gue lihat dari tadi kerja lo ga fokus ngelamun teru," ucap Rico.
"Perasaan gue ga enak Ric,gue takut terjadi kenapa-napa sama April soalnya dari tadi dia ga ngehubungi gue dan saat gue hubungi dia ga di anggkat-angkat biasanya April tidak seperti ini," ucap Radit.
"Tenang Dit,kali aja April lagi sibuk sama tugas Kuliahnya" seru Rico menghibur sahabatnya itu.
Sementara itu di dalam kelas...
"Dre,kok ada yang aneh ya tumben April sama Sella ga ikut Mata Kuliah biasanya mereka itu paling rajin lho," seru Brian.
"Iya,dan ga ada pemberitahuan juga kalau mereka ga masuk," jawab Andre.
"Mereka kemana ya?" tanya Brian.
**********
Suasana di dalam Gudang...
"Tolong..toloooongg" teriak April.
Tapi ketiga laki-laki itu langsung memaksa April untuk melayani nafsu bejad mereka.
April berontak dan berteriak sekuat mungkin,tapi apalah daya tidak ada yang mendengar teriakan April.
Satu laki-laki menghampiri April di saat laki-laki itu sudah mulai dekat,April menendang barang berharga yang di milki semua laki-laki.
Laki-laki itu meringis kesakitan karena tendangan April begitu kuat.
Satu laki-laki lagi merasa geram,dia menghampiri April dan menampar April sekuat tenaga sehingga keluar darah dari sudut bibir April.
April jatuh tersungkur,laki-laki itu mendekat dan berhasil merobek pakaian April.Lengan pakaian April robek dan terpampanglah tangan April yang putih mulus membuat ketiga laki-laki itu semakin bernafsu.
"Jangan mendekat,saya mohon" April sudah ketakutan dan menangis.
"Tidak akan ada yang bisa menolong kamu,lebih baik kita bersenang-senang sekarang" ketiga laki-laki itu tertawa terbahak-bahak.
Ketiga laki-laki itu terus memaksa April,dan April terus berontak dengan tangisannya.
"Tolong...tolooonngg" teriak April.
Sisil dan Alya berada di Taman Kampus dan tertawa bahagia.
"Bagaimana ya sekarang nasib Kak April?" ucap Alya dengan senyum-senyum.
"Pasti ketiga laki-laki itu sudah berhasil memperkosanya,kasihan banget nasib April" seru Sisil dan tertawa terbahak-bahak dan Alya pun ikut tertawa.
"Syukurin lo Pril,makannya jangan berani nantang gue" gumam Sisil dengan senyumnya yang jahat.
Di POLRES,perasaan Radit tambah tidak tenang dia memutuskan untuk izin pulang padahal dia ingin memastikan kalau kekasihnya itu baik-baik saja.
Selama di perjalanan menuju Kampus April,Radit tak henti-hentinya memikirkan April tiba-tiba hatinya terasa sakit tidak tahu kenapa.
Dika dengan langkah cepat memasuki kawasan Kampus,banyak Mahasiswa yang menyapanya tapi tidak di gubris oleh Dika sama sekali.
Tatapan membunuh terpancar di matanya,membuat siapa saja yang melihatnya bergidik ngeri.
Anak buah Dika yang sudah menunggu di depan ruangan Dika,terlihat gemetar dia menundukkan kepalanya tidak berani menatap ke arah Bosnya.
"Kenapa kamu bisa kehilangan jejak April?" bentak Dika.
"Ma..maaf Tuan,tadi pada saat Nona April sedang makan di Kantin saya pergi sebentar ke Toilet dan saat saya kembali lagi,Nona April sudah tidak ada," ucap anak buah Dika.
"Apa tidak ada yang melihat kemana April pergi?" tanya Dika dengan nada tinggi.
"Tidak ada yang melihat Nona April,saya sudah mengecek CCTV tapi Nona April tidak terlihat keluar Kampus bahkan mobilnya pun masih ada di Parkiran," jawab anak buah Dika.
"Ini ada yang aneh," gumam Dika.
"Bahkan di saat Mata Kuliah di mulai,Nona April dan Nona Sella tidak masuk kelas" seru anak buah Dika.
Dengan mengepalkan tangannya,Dika pergi keluar dan mencari keberadaan April.Dika mencari ke setiap ruangan yang di ikuti oleh anak buahnya.
Radit sampai di Kampus April,di lihatnya mobil April ada terparkir di parkiran Kampus dan itu membuatnya lega.Tapi pada saat Radit hendak melajukan motornya,Radit mendengar perbincangan beberapa Mahasiswa yang sedang duduk tak jauh dari Radit berada.
"Hei,sebenarnya si April kemana ya dari tadi banyak orang yang mencari dia."
"Iya,bahkan Pak Dika saja datang ke Kampus untuk mencari April padahal kan hari ini ga ada jadwal Pak Dika ngajar."
Radit yang mendengar itu,langsung turun dari motornya dan menghampiri orang-orang yang sedang berbincang-bincang itu.
"Maaf,tadi aku dengar kalian ngomongin April ada apa dengan April?" tanya Radit.
"Ini Mas,menurut gosip anak-anak April dan Sella menghilang."
"Apa..kok bisa?"
"Kita juga ga tahu Mas,semua orang sekarang sedang mencari keberadaan April dan Sella."
Tanpa mencari tahu lagi,Radit melajukan motornya dan menyimpannya di Parkiran Kampus.Dengan berlari,Radit mencari keberadaan April.
Disaat Radit sedang berlari mencari April,Radit menabrak seseorang.
"Maaf..maaf ga sengaja," ucap Radit.
"Radit,ngapain kamu disini?" tanya Sisil.
"Kalian lihat April ga?" tanya Radit panik.
"Tidak,memangnya kenapa?" tanya Sisil.
Tapi Radit tidak menjawabnya dan langsung berlari kembali mencari April.
"Ih,kenapa sih semua orang nyariin April," Sisil menghentak-hentakan kakinya.
Sementara itu,petugas kebersihan yang hendak membuang barang-barang bekas ke Gudang seperti mendengar orang.
Petugas kebersihan itu masuk kedalam Gudang,dan betapa terkejutnya dia saat melihat Sella yang terikat dan mulut di sumpal.
"Ya Alloh Neng,Neng kenapa?" petugas kebersihan itu membuka ikatan dan kain yang menyumpal mulut Sella.
"Terima kasih Mang."
"Neng kenapa,bisa ada disini?"
"Ga tahu Mang,tadi tiba-tiba ada yang menghubungi saya di suruh kesini."
"Ya sudah,kita keluar dari sini."
Sella pun keluar dari Gudang itu,sementara di Gudang sebelah April sedang berjuang melawan para laki-laki yang ingin menodai dirinya.
Sella berjalan di papah oleh petugas kebersihan itu,Dika yang melihat Sella langsung berlari menghampiri Sella.
"Sella,kamu kenapa?" tanya Dika.
"Pak Dika,ada yang menjebak saya Pak."
"Terus,April kemana?"
"Maksud Bapak apa?" tanya Sella.
"April menghilang."
"Apa...!!"
"Bapak nemuin Sella dimana?" tanya Dika.
"Di Gudang belakang Pak."
Tanpa menunggu lagi,Dika langsung berlari ke arah Gudang belakang.Dia mencari ke dalam Gudang tempat Sella di sekap,Dika kembali keluar Gudang,dia berdiri di depan Gudang matanya melirik kemana-mana.
Hingga akhirnya matanya berhenti di pintu Gudang yang paling pojok.Perlahan Dika mulai mendekati Gudang tersebut dan benar saja terdengar bisik-bisik dari arah dalam Gudang.
Sementara itu di dalam Gudang,April sudah kehabisan tenaga buat melawan dia sudah pasrah air matanya tak henti mengalir.
Dika langsung menendang pintu Gudang itu,dan betapa terkejutnya Dika saat melihat tiga laki-laki sedang berusaha memaksa April.
Emosinya naik ke ubun-ubun,tatapan membunuh Dika sudah terlihat,ketiga laki-laki itu bangun dan menyerang Dika.
Tidak butuh waktu lama,ketiga laki-laki itu bisa Dika kalahkan karena memang tenaga ketiga laki-laki itu tidak ada bandingannya dengan Dika.
Anak buah Dika dengan sigap membawa ketiga laki-laki itu,sementara Dika segera membuka jasnya dan menutupi tubuh April yang sebagian bajunya sudah terkoyak.
"April..."
April tidak menjawab hanya air mata yang terus mengalir dan tubuhnya yang bergetar hebat.
Dika memeluk April...
"Jangan takut,ada aku disini" ucap Dika.
Tiba-tiba April pingsan,Dika langsung menggendong April.
*********
Sella masih di papah oleh petugas kebersihan menuju parkiran.
"Lo kenapa Sell?" tanya Brian.
"Panjang ceritanya," ucap Sella lirih.
"Ya sudah Pak,biar kami saja yang memapah Sella," ucap Andre.
"Baiklah"
Baru dua langkah,Radit berlari ke arah Sella.
"Sell,April kemana?" tanya Radit panik.
Belum sempat Sella memjawab,anak buah Dika datang dengan menyeret ketiga laki-laki yang ingin melecehkan April.
Semua Mahasiswa yang ada di sana menoleh tak terkecuali Radit dan yang lainnya.
"Ada apa ini?" gumam Andre.
Belum selesai keterkejutan mereka,di belakangnya Dika sedang berjalan dengan menggendong April yang tampak kacau dengan luka lebab di wajahnya.
"April..." ucap semuanya serempak.
Disaat di depan Radit,Dika sempat beradu pandang sampai pada akhirnya Dika melewati Radit dan cepat-cepat membawa April ke mobilnya.
Radit segera menyusul mobil Dika,ada rasa cemburu dan marah.Marah pada dirinua sendiri tidak bisa menolong kekasihnya itu di saat dia membutuhkannya.
Mobil Dika berhenti di sebuah Rumah Sakit,Dika segera keluar dari mobilnya dan Radit segera menghampiri Radit.
"Biar aku yang menggendong April," ucap Radit.
Dika hanya menatap Radit dengan penuh amarah.
"Minggir,jangan halangi jalan" ucap Dika dingin.
"Biar aku yang bawa April," Radit kembali meminta kepada Dika.
"Dasar lak-laki tidak berguna,setelah kamu tidak bisa menolong April sekarang dengan tidak tahu malunya kamu ingin menolong April," seru Dika.
Radit terlihat melamun dan akhirnya membiarkan Dika membawa April,dia sadar kalau dia memang tidak bisa menjaga April.
Dika segera membawa April ke ruangan pemeriksaan.Radit hanya mampu melihatnya dari kejauhan.
Tidak lama kemudian,Papih Anwar dan Mamih Lisda datang dengan perasaan khawatir.
"Bagaimana keadaan April Dika?" tanya Mamih Lisda.
"Masih di periksa Tante."
"Terima kasih Dika,kamu sudah menolong April," ucap Papih Anwar.
"Sama-sama Om."
Dokterpun keluar dari ruangan rawat April.
"Bagaimana keadaan anak saya Dok?" tanya Papih Anwar.
"Anak Bapak tidak apa-apa cuma mengalami luka luar dan sedikit ketakutan saja,saya sudah memberikan obat penenang jadi sekarang anak Bapak sedang istirahat," jelas Dokter.
"Apa boleh kita menjenguknya Dokter?" tanya Mamih Lisda.
"Boleh,tapi jangan di ganggu dulu biarkan anak Bapak dan Ibu istirahat dulu," ucap Dokter.
"Baik Dokter,terima kasih."
"Om,Tante,maaf Dika harus kembali ke Kantor nanti Dika ke sini lagi," ucap Dika.
"Baiklah,sekali lagi terima kasih ya Dika," ucap Papih Anwar.
"Sama-sama Om,ya sudah Dika pamit dulu."
Dika pun pergi meninggalkan Rumah Sakit,Papih dan Mamih April masuk ke dalam ruang rawat April.
Perlahan,Radit melangkah mendekati ruangan rawat April.Radit melihat di balik pintu kaca,dilihatnya wanita yang sangat dia cintai terbaring lemah dengan luka lebam di wajahnya yang putih mulus.
"Maaf,Sayang aku tidak bisa menyelamatkanmu," gumam Radit.
🌼
🌼
🌼
🌼
Hallo semuanya,,mana suaranya😊😊
Ayo dong di tunggu dukungannya sebanyak-banyaknya jangan kasih kendor🙏🙏😘😘
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU💋💋💋