NovelToon NovelToon
You Are Mine!

You Are Mine!

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikahmuda / CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:670.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: riri_923

Aqila gadis cantik berusia delapan belas tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikan nya di negara Finlandia.

Malam itu untuk merayakan kelulusan nya, Aqila berhasil kabur dari penjagaan ketat para bodyguard milik kakak nya.

Tetapi siapa yang menyangka gadis itu malah kabur ke sebuah night club terkenal di kota tempat ia tinggal dan terjebak oleh sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan?

Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Sesuatu seperti apa yang akan menimpah dirinya? Atau mungkin sebuah jebakan?

Note:- Agar mengerti jalan cerita sebelumnya, disarankan membaca karya "Terjebak Cinta Om Mafia Possesive"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri_923, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab-31-

"Ayo makan yang banyak dan berhenti memikirkan hal yang tidak penting, cukup fokus pada aku dan pendidikan kamu. Oke!"

"Aku juga gak mau dengar kamu menyebut nama bocah brengsek itu atau pun melihat kamu masih memikirkan nya!"

Bram terus berceloteh layak nya seorang ibu yang sedang menasehati anak gadis nya. Wajah garang Bram berhasil membuat Aqila hanya menurut.

Belum lagi ancaman pria itu, sungguh menyeramkan. Aqila hanya menurut, bahkan saat ini tubuh nya berada di pangkuan Bram dan pria itu terus menyuapi nya.

"Dengar 'gak apa yang aku ucapin barusan?"

Aqila mengangguk mengerti, rasanya ingin sekali ia menjambak rambut berantakan yang menambah ketampanan suami nya. Tetapi saat ini tubuh nya benar-benar tidak bisa diajak kompromi.

.

"Besok kita antarkan formulir pendaftaran sekalian membeli peralatan nya" Ujar Bram yang baru saja mendudukkan tubuh nya di sofa ruang tengah rumah nya.

Aqila pun masih berada di pangkuan nya, dan tentu saja sedari keluar dari kamar Aqila terus berada di dalam gendongan Bram karena untuk berdiri saja kaki nya terus bergetar.

"A-aku mau duduk sendiri" Ucap Aqila yang sedari tadi diam.

"Gak, duduk di sini aja!"

Mata berbinar itu mulai menatap mata Bram yang sedari tadi terus memperhatikan nya, wajah memelas yang saat ini berada tepat di hadapan Bram, membuat pria itu menggeram.

"Shiit! Jangan memasang ekspresi seperti ini!" Bram menekan kepala Aqila hingga kepala istri kecil nya menempel di dada berotot nya.

Jantung Bram memacu begitu cepat dan kencang, tentu saja hal itu dapat di dengar oleh telinga Aqila, hingga senyum tipis terbit di bibir manis itu.

"Berhenti membantah dan turuti ucapan ku, atau aku akan memasuki mu lagi!" Ancam Bram saat merasakan Aqila bergerak.

"Berhenti mengancam ku, dan urusi detak jantung mu yang berbunyi begitu keras" Sahut Aqila.

Wajah Bram memerah dengan umpatan kasar di dalam hati nya.

"Biarkan saja, dia berbunyi begitu keras dan cepat hanya saat bersama mu"

"Hmm terserah apa kata mu, aku ngantuk"

"Jangan tidur dulu kamu baru habis makan" Cegah Bram mengangkat kepala Aqila agar menatap nya. "Lebih baik menonton film atau drama" Lanjut nya

"Bagaimana aku mau menonton jika sedari tadi di hadapkan dengan dada mu?"

"Cih, dasar!" Gemas Bram mengecup pipi Aqila begitu menekan hingga membuat sang pemilik menggeram kesal.

"Kak!"

"Baiklah-baiklah, ayo berbalik dan menonton sesuatu"

Bram membalik tubuh Aqila agar menghadap televisi besar di depan nya, dengan tubuh Aqila yang tetap berada di pangkuan nya.

"Aku mau duduk sendiri"

"Sudah begini saja" Bram menyandarkan punggung nya di sandaran sofa dan menarik bahu Aqila agar bersandar di tubuh nya.

"Nyaman 'kan?" Tanya Bram melihat posisi nya.

Aqila tidak menjawab, gadis itu hanya mendengus kesal dan merebut remote di tangan Bram.

"Jangan nakal tangan nya!" Peringat Aqila saat tangan Bram mengusap-usap perut nya.

"Aku cuma mau mengusap nya sambil meramalkan doa agar anak ku cepat jadi"

"Bahkan aku tidak mengharapkan hal itu" Celetuk Aqila yang langsung di hadiah kan cubitan gemas dari Bram di perut nya.

"Kenapa tidak mengharapkan nya hah? Bahkan aku sangat mampu membiayai seratus anak kita, bahkan seribu pun aku sanggup"

"Gila! Kamu pikir aku kuda laut!" Sentak kesal Aqila menepis tangan Bram.

Seketika tawa Bram pecah, dirinya semakin di buat gemas dengan ucapan Aqila. Tanpa memperdulikan dengusan kesal sang istri, tangan Bram kembali Mengusap-usap perut rata itu.

"Kak!" Tegur Aqila tidak nyaman.

"Sutt diam lah, lebih baik fokus pada kembar botak itu" Sahut Bram dengan mata tertuju pada televisi di hadapan nya.

"Yang botak hanya satu, apa kakak tidak lihat si Upin punya rambut!" Ujar tak terima Aqila.

"Rambut macam apa itu, berdiri sendiri dengan lingkaran di ujung nya. Seperti antena hahahaha"

"Ishh kak Bram!" Geram tertahan Aqila.

"Tuyul versi kartun, hahahaha" Timpal Bram dengan tawanya yang semakin menjadi.

"Tau ah, bodo amat!" Kesal Aqila memilih mengacuhkan Bram.

Mata Aqila mulai fokus pada film kartun di hadapan nya, yang sedang menayangkan si kembar 'Upin&Ipin' yang tengah berkhayal menjadi seorang astronot.

Lain hal nya dengan Bram yang sudah menghentikan tawanya dan malah terfokus dengan wajah Aqila yang dapat ia lihat dari samping.

"Benar-benar bocah, tapi aku sangat menyukai nya"

...****************...

1
Juniarsih Hariany
Luar biasa
Yulianthy Ethi
Lumayan
Yulianthy Ethi
Kecewa
apajalah
🍂🍁🍁👌
Qaisaa Nazarudin
Astaga bayi besar gak mau kalah...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kok manggil mommy nya Kak ARA??
Qaisaa Nazarudin
Makanya nurut OMONGAN Suami,Tapi walaupun ucapan Grey pedas tapi apa yg Grey hilang semuanya benar.. Untung aja Grey dan Ara datang baru selesai masalah,Dasar Qila bodoh..
Qaisaa Nazarudin
Kamu liatkan kerana ulah keras kepala mu selalu Bram yg kena..Apa yg Grey bilang itu emang benar,Dasar Qilla aja yg gak mikir panjang,Bran juga kalo musuh kain cepat aja dia singkirkan,kenapa sekarang malah mau nunggu utk test DNA segala,Untung negatif,Coba kalo positif siap2 lah utk kamu kehilangan Qila dan anak mu,saat itu baru jamu nyesel..🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Gila Qila..Biasanya orang gak mau serumah,Tapi dia malah minta serumah..Harusnya nurut sama Suami,jangan keras kepala,jangan sampe kamu nyesel kalo sesuatu terjadi dgn kandungan ku..
Qaisaa Nazarudin
Kyla pikir Bram bodoh bisa di jebak dengan janinnya yang entah bayi siapa..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hati ku gak rela saat Qila mulai luluh,Duh aku ini juga plin plan,Saat Qila jasar sama Bram aku gak terima,Tapi saat Qila mulai luluh aku juga gak terima alesan ku,Aku gak rela Qilla manahan sakit hati dan iecewa saat tau kalo Kyla beneran hamil anak Bram,aduh kenapa Bram gak bunuh aja Kyla biar gak jadi bomerang dlm hubungannya dgn Qila,Baru juga Qila membuka hati nya ckk..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk Halu mu ketinggian,Kamu salah mencari mangsa nona .
Qaisaa Nazarudin
Kenapa sikap Qilla terlalu Egois dan kasar,Tidak pernah menghormati Bram sebagai Suami,Lama2 aku eneg denan sikapnya..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Kok Grey?😂
Qaisaa Nazarudin
Calon Korban untuk Bram..
Qaisaa Nazarudin
Gak tau aja kamu kalo anak mu sampai sempat menjebak Qila dengan obat perangsang..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Bram,Aku sokong kamu,Sudah seharusnya kamu bersikap TEGAS ke Qila, Menurut ku Qila itu sudah keterlaluan..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya yg kalian nasehatin itu Qila bukan Bram..Noh Qila yg selalu berulah bikin Bram kena marah oleh kalian mulu..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kalo Grey udah tau kebenarannya ngapain masih mukul Bram sampe segitunya,Harusnya kalian berterima kasih ke Bram telah menyelamatkan Qila niat jahat pacarnya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!