Rate 18+
Cinta hilang sebelum ada
Cinta mati sebelum tumbuh
Cinta pergi, dan tak tahu kapan cinta itu kembali
Di saat hati mulai berpaling, sang cinta kembali hadir dengan wajah yang sama, nama yang sama, tubuh yang sama, namun dengan sikap serta sifat yang berbeda.
Disaat cinta mulai berkiblat, di sanalah mereka mulai berjuang!
Berjuang mempertahankan cinta yang sempat hilang.
SEQUEL Dari 'PAK PENGHULU,NIKAHI AKU!'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kiblat Cinta
Aisya mengigit bibirnya gugup, selepas dia menjawab pertanyaan Sang Ayah- yang mengatakan kalau dia menerima pinangan Arion. Ternyata tanpa di duga, pria yang dia kenal sejak usia 4 tahun itu akan menikahinya malam ini.
Aisya tidak menyangka kalau Arion akan menjadikan dia seorang istri, sesingkat ini. Padahal Aisya membayangkan kalau dia dan Arion tidak akan pernah bersatu. Bukan hanya karena Arion tidak mengingatnya, tapi juga mereka berdua memang tidak pernah menjalin hubungan apa pun.
Selain Alkan mereka berpacaran saat masa SMA, dia dan Arion juga tidak pernah mengatakan hal hal yang menyinggung ke arah hati, atau pun perasaan yang selama ini Aisya pendam. Keduanya terlalu pandai menyembunyikan perasaan masing masing, sangat apik dan begitu mulus.
Acara ijab kobul pernikahan Aisya dan Arion hanya di hadiri para saudara, tidak ada yang mewah atau pun wah. Aisya pun tidak menuntut Arion untuk membuat acara besar untuk acara ijab kobul malam ini.
Bahkan Aisya pun tidak diizinkan keluar dari dalam kamar, sebelum acara ijab kobul selesai. Gadis itu terkurung bersama Harumi, gadis berdarah Jepang itu sempat melotot tidak percaya mendengar bestie sekaligus calon adik iparnya akan menikah malam ini.
Dan yang lebih membuat Harumi terkejut, ternyata calon suami Aisya itu adalah atasan Papanya. Bahkan saat ini Pak Aslam Subagiyo yang menjadi saksi pernikahan Aisya dan Arion dari pihak laki laki.
"Kamu enggak capek mondar mandir kayak gitu? duduk dulu deh, udah tenang aja acaranya pasti lancar kok." Harumi menatap jengah pada sahabatnya.
Gadis bergamis putih bermanik indah di bagian dada serta pinggangnya itu, menghela napas pelan- sebelum dia mendudukkan diri di sisi tempat tidur.
"Aku, aku gak nyangka kalau malam ini- Bang Rimba bakalan nikahin aku Rumi. Aku kira satu atau dua bulan atau bahkan satu tahun lagi, sampai ingatannya kembali,"
Harumi menegakan tubuhnya, kedua tangannya memegang pundak Aisya. Gadis bermata sipit itu menatap dalam pada sahabatnya.
"Tenang oke, bersyukur Pak Rion langsung nikahin kamu tanpa alasan dan embel embel 'belum siap'. Itu berarti dia pria yang serius dan bertanggung jawab, tenang oke!" Harumi mencoba menenangkan dan meyakinkan Aisya.
"Aku malah berharap kalau Bang Shaka juga khilaf. Dia lagi oleng, terus nikahin aku malam ini juga. Mumpung Om Alkan ngasih gratisan, Papa aku juga ada, saksi banyak, kurang apa lagi coba?" Harumi mende*sah pasrah.
Terdengar sekali kalau gadis itu sangat berharap kalau Shaka kesambet dewa Eros, lalu menikahinya.
Tapi sayangnya itu hanya angan semata, tidak ada kesambet apa lagi dewa dewa'an.
"Udah duduk disini, jangan mondar mandir terus, capek aku lihatnya!"
🌾🌾🌾
"Saya terima nikah dan kawinnya Aisya Kanzhania Syarief binti Alkan Arthama Syarief dengan mas kawin berupa Perkebunan Kelapa seluas 50 hektar dan 20 hektar sawah di bayar tunai!"
"Bagaimana saksi? sah?
"SAH!"
Arion menghela napas lega, setelah dua kali salah karena gugup- akhirnya yang saat ketiga kalinya proses ijab kobul berjalan lancar. Pria berkoko putih itu mengusap wajahnya, saat Alzaska mengakhiri doa untuk keselamatan dan kebahagian rumah tangganya bersama Aisya.
Hati Arion sudah mantap, dia tidak pernah berniat untuk bermain main dengan hubungan suci ini bersama Aisya. Walaupun dia sempat tremor sedikit, saat beberapa saudara, kakek serta Om dari istrinya mewawancarainya sejenak, sebelum ijab kobul. Dengan tenang Arion menjawab semua pertanyaan mereka, dan orang yang paling mengintimidasi bagi Arion adalah, seorang pria sepuh bermata abu abu. Pria itu terlihat menatap penuh selidik padanya, sebelum akhirnya mengangguk dan mempersilahkan Ayah mertuanya memulai acara.
Bahkan Alzaska dan Arshaka pun sempat mengintimidasinya, sebelum acara di mulai. Shaka sempat memukul kepalanya cukup keras, alasan Shaka memukul kepala Arion- hanya ingin memastikan kalau otak sahabat kecilnya itu masih ada isinya.
Sementara Alzaska, pria yang irit bicara itu hanya memberi pesan- agar dia menjaga adik kembarnya dengan sepenuh hati. Walaupun mereka berteman sejak kecil, Aska tidak akan segan menghajar Arion apa bila pria itu menyakiti Sang Bidadari. Tidak peduli walaupun Arion amnesia atau pun itu, bahkan Aska akan menambah kadar amnesia Arion agar pria itu tidak ingat apa pun lagi, kalau sampai Aisya tersakiti.
Dan inilah awal perjalan cinta mereka berdua, akan kah cinta tetap berkiblat pada tempat semestinya, saat banyak rintangan dan halangan menghampiri hubungan suci mereka nanti.
BULAN MADU DI AWAN BIRU PAKE HELLIKOPTER 😍😍😍😍
YUK MAMPIR GUYS 😘😘😘😘😘
efek kebanyakan nonton anime
pas gk ada aja baru terasa...
merebut darimu? gk salah ngomong?
Rimba milik Aisya sedari zaman masih ingusan
yg dipikirin harta harta dan harta terus...
toh gk punya cucu lagi loh situ tuh 😜
jadi bang Shaka ngincer gadis berhijab temennya Aisya 🤭
dikekepin mulu