NovelToon NovelToon
Duda Penasaran

Duda Penasaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Duda / Tamat
Popularitas:217.2k
Nilai: 5
Nama Author: lhynaharis

Kaysan pria 31 tahunDuda ditinggal mati saat malam pertamanya Membuatnya jadi penasaran ingin merasakan indahnya malam pertama.

Ia bertemu dengan kaira gadis Remaja yang masih berumur 18 tahun membuat nya jatuh cinta pada pandangan pertama.

sedangkan kaira yang divonis oleh dokter mengidap penyakit kanker darah.

ikuti kisah mereka bagaimana perjuangan kaysan untuk kesembuhkan penyakit kaira

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lhynaharis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kecemasan

Diujung koridor Rumah sakit kaysan meremas ujung kemejanya yang sudah tak terbentuk lagi sejak kaira tak sadarkan diri ia sudah tidak ada waktu hanya untuk sekedar mengganti pakaiannya. Rasa takut kaysan kian menyelimuti hatinya saat ini, Tangannya meremas kuat, pikirannya sangat kacau, Tak dapat dipungkiri saat ini hanya keselamatan Istrinya yang utama.

Lututnya seakan tak mampu lagi untuk berdiri ia terus menundukkan kepala sembari berdoa dalam hati untuk kesalamatan Istrinya,

"Kaysan, "Panggil Mama Dina Namun kaysan tak menanggapi panggilan mamanya seluruh akal sehatnya dikuasai oleh rasa takut.

Sejak kaira Memasuki ruang operasi sampai detik ini kaysan hanya diam ditempatnya Menatap kearah pintu ruangan itu berharap operasinya berjalan lancar.

"Kay.."Panggil Mama Dina sekali lagi.

"Kaysan hanya mendongakkan kepalanya menatap sendu kearah Mama nya.

" Sabarlah nak jangan seperti ini kau bahkan belum makan Apapun. percaya istrimu akan baik baik saja. " Ujar Mama Dina berusaha menenangkan putranya

"Mama,.," Kaysan pun larut dalam kesedihannya sedari tadi berusaha untuk menguatkan dirinya Namun nyatanya ia tak bisa kini ia Hanya bisa mencurahkan segala perasaan kepada Mamanya.

Keysan memeluk erat tubuh Mamanya Tidak mempedulikan orang disekitarnya yang menganggapnya apa yang ada dipikirannya saat ini hanya keselamatan Istrinya.

*****

Tak jauh beda dengan wanita paruh baya yang sejak tadi duduk di kursi panjang didepan ruang operasi, keringat dingin mulai membasahi keningnya Bagaimana tidak, Kedua Anaknya sedang berjuang di dalam ruang operasi. Hingga detik ini mama Risa belum berkata Apa apa .

Hingga Tatapan Nya tertuju pada ujung lorong Melihat pria paru baya sedang mengatur Nafasnya karna telah berlari. Begitupun dengan papa Danu, kaysan dan Mama Dina kini tatapannya beralih menatap pria itu.

Dengan langkah Tertatih pria itu melangkah kearah Mama Risa yang hanya diam mematung ditempatnya, seluruh tubuhnya terasa bergetar hebat, ia Beringsut Kebangku terdekat sebelum jatuh , keringat menyengat mataku dan ia menyeka wajah dengan tangannya Hampir saja ia terjatuh.

Semakin dekat pria itu Berdiri dihadapanya dengan jarak kurang lebih 1 Meter.

"Mas. Gerry..!" panggilnya lirih dengan suara pelan Hampir tak terdengar, Matanya Terpejam hanya untuk menguatkan dirinya, Lalu ia kembali menatap Suami yang selama ini ia Anggap sudah mati.

Mama Dina datang memberikan sedikit ketenangan pada Besannya itu. Yang matanya sudah dipenuhi Oleh Air mata

" Maafkan Aku Risa.." Sesal pria itu kini kelopak matanya sudah berembun melihat Wanita yang sudah ia rindukan selama ini.

"kaysan tidak ingin mengganggu kedua mertuanya saat ini, Biarkanlah ia menyelesaikan masalahnya sendiri yang di pikirannya saat ini hanya istrinya" Pikir Kaysan

Kini Mereka berdua sudah berada di lorong rumah sakit yang tak ada orang satupun, mereka butuh waktu untuk berdua menyelesaikan masalahnya. Hingga 10 Menit berlalu Baik mama Risa Maupun pria itu hanya diam menunduk dibangku panjang di lorong rumah sakit itu

Mama Risa duduk sambil menundukkan kepalanya tangannya terus meremas kuat ujung jarinya, Ayah Gerry datang menghampiri dan menggenggam kedua tangannya hingga tatapan merekapun bertemu. detik itu juga Mama Risa memalingkan wajahnya rasanya masih belum percaya dengan semua ini

"Maafkan Aku RIS.Bukan maksud aku untuk..

Belum juga selesai ucapan pria itu Mama Risa langsung menyelanya.

" Sudahlah mas. Aku tau Mas juga sangat menderita selama ini, Kini Mama Risa merubah posisi duduknya menghadap suaminya, Menatapnya lekat lekat Ada perasaan yang sulit ia jabarkan perasaan yang selama ini masih tumbuh di dalam dirinya.

pandangan merekapun bertemu, tatapan penuh kerinduan yang selama ini mereka pendam, Mama Risa tidak mau membohongi dirinya, Saat ini ia benar benar sangat merindukan Pria itu, Pria yang masih berstatus suaminya.

Merekapun berpelukan meluapkan segala kerinduan yang selama ini mereka pendam, tangisan pilu Mama Risa bergema di lorong rumah sakit...

1
Lisna Wati
semangat author💪💪👍
Pupun
kaira hamil anak keberapa?? sedangkan anaknya Jerry sudah berumur 17 tahun yang kembar dan si Abigail berumur kurang lebih 40 tahun?? ceritanya jadi lari2 saya pikir ini cerita tentang anak2 mereka😄
susi ana
thor, pemakaian huruf besar untuk nama orang ya. Aku rasanya gak tahan bacanya. Btw ceritanya bagus ❤️
fifid dwi ariani
trus berkarya
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
trus bahagia
fifid dwi ariani
trussehat
Moses Gebz: hallo mat aiang
total 1 replies
dani Wulan10
ijin promosi kak🙏🏻🙏🏻
teman" jgn lupa mampir ada novel baru yang seru nih
"bola di balik cinta sang punggawa"
terima kasih bagi yang sudah mampir🙏🏻🙏🏻😍♥️♥️
telat dibawa ke Rumkit...kebanyakan ngobrolx ya Thorr
pasti ibu tiri Kaira n Abigail
wafuuuh si ulat bulu ikutan meeting
vulgarx sedang2 aja..tapi bacax asyiik, reader juga otakx ikut traveling..kek babang Kaysan🤣🤣🤣
🍀 chichi illa 🍒
hidup bang duda 🤭
🍀 chichi illa 🍒
🤣🤣🤣🤣🤣
🍀 chichi illa 🍒
duda fresh from the oven masih anget 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!