NovelToon NovelToon
Tawanan Cinta Sang Mafia

Tawanan Cinta Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Mafia / CEO / Beda Usia / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 5
Nama Author: Gadisti

Dav Jonathan William's, laki-laki tampan berusia tiga puluh lima tahun, seorang bos mafia yang jatuh cinta kepada gadis kecil yang ia rawat selama lima tahun.

Elena Melody Sentra gadis kecil yang di rawat oleh Dav kini tumbuh menjadi gadis cantik berusia dua puluh tahun. Elena juga menjadi primadona di kampus tempatnya menuntut ilmu.

"Elen. Aku tidak akan membiarkan siapapun untuk memilikimu. Karena kamu adalah milikku. Mengerti." Dav mencengkram kuat dagu Elena sehingga membuat Elena meringis kesakitan.

"Uncle, aku mencintainya. Aku mohon izinkan aku untuk bersamanya." Elena meneteskan air matanya, selain menahan rasa sakit di dagunya, Elena juga menahan rasa sakit dalam hatinya.

"Tidak akan pernah, Elen. Jadi lupakan dia, atau aku akan benar-benar melenyapkannya dari muka bumi ini." Tegas Dav sambil melepaskan cengkraman tangannya, lalu berbalik dan berjalan menaiki anak tangga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadisti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mesum nyebelin

Elena berjalan menuruni anak tangganya, ia melihat Dav sedang duduk sambil menggulung lengan kemeja putihnya sampai siku membuat dirinya terlihat semakin tampan di mata Elena.

"Astaga, apa yang aku pikirkan? Kenapa aku merasa dia terlihat sangat tampan hari ini?"Batin Elena sambil berjalan menghampiri Dav.

Dav yang menyadari kehadiran Elena pun seketika mendongak, lalu tersenyum."Sudah selesai?"Dav menatap Elena yang terlihat sangat cantik menggunakan sedikit make up di wajahnya. "Kamu sangat cantik sekali. Bukankah aku sudah bilang, jangan dandan. Aku tidak suka jika ..."

"Aku seperti ini biar kamu tidak malu, Dav. Bukankah aku pergi bersamamu?"Sela Elena sambil menatap lekat wajah tampan Dav. "Kalau ada laki_laki yang menatapku, kamu bisa mencongkel kedua bola matanya hmm."Sambungnya membuat Dav seketika bangun dari tempat duduknya.

"Baiklah, jika itu yang kamu inginkan, aku pasti akan melakukannya."Ucap Dav sambil menarik pinggang Elena membawanya ke dalam pelukannya.

"Aku hanya becanda, jangan di anggap serius, Dav."Jawab Elena sambil memalingkan wajahnya ke arah lain.

Dav menangkup wajah Elena, menatap kedua bolanya dalam."Tapi aku serius baby, aku akan mencongkel mata setiap laki_laki yang menatapmu. Aku akan menggantung kedua bola matanya di atas pohon."Ucap Dav membuat bulu kuduk Elena meremang seketika.

"Kalau kamu melakukan itu, aku tidak akan jadi menikah denganmu, aku tidak mau memiliki suami yang sangat amat posesif terhadapku dan juga begitu kejam, hmm..."Elena menatap Dav, ucapannya barusan benar_benar serius sehingga membuat Dav langsung terdiam seketika.

"Jika Elena tahu aku adalah seorang bos mafia, apakah dia akan takut kepadaku? Apakah dia akan meninggalkanku?"Batin Dav dengan tatapan mata yang tak lepas dari wajah cantik Elena. Tiba_tiba saja perasaan takutnya muncul, takut jika Elena tahu tentang rahasia dirinya.

"Kenapa diam saja?"Elena melambaikan tangannya di hadapan Dav. "Apa aku salah bicara? Kenapa dia mendadak jadi diam seperti ini? Aku kan hanya becanda saja. Apakah dia menganggapnya dengan serius?"Batin Elena bertanya_tanya. "Aku hanya becanda, Dav. Aku sangat yakin kalau kamu tidak mungkin melakukan hal itu, kamu adalah orang yang paling baik di dunia ini, kamu bukanlah orang yang kejam, jika kamu orang yang kejam, mungkin saja lima tahun lalu, kamu tidak akan membawaku ke tempatmu, kamu juga tidak mungkin merawatku hingga sebesar ini." Ucap Elena di iringi dengan senyuman manis di wajah cantiknya membuat Dav seketika berubah seperti sedia kala.

"Kamu berbicara seperti ini, membuatku ingin sekali memakanmu sekarang."Bisik Dav membuat wajah cantik Elena merah seperti tomat. "Aku memang bukan orang yang kejam, baby. Tapi aku orang yang tidak punya belas kasih terhadap orang_orang yang akan mengganggu milikku, terutama kamu. Mengerti." Dav kembali berbisik di telinga Elena, aura mesumnya semakin Elena rasanya ketika Dav sengaja menghembuskan nafas hangatnya di daun telinga Elena.

"Kenapa akhir_akhir ini dia berubah menjadi mesum seperti ini? Bukankah aku tidak mengatakan hal vulgar kepadanya? Kenapa dia bisa terangsang seperti ini? Benar_benar mesum."Teriak Elena dalam hati. Elena berusaha untuk melepaskan dirinya dari pelukkan Dav, namun usahanya hanya sia_sia. Tenaga Dav begitu kuat, bahkan tubuh Dav tidak dapat bergerak sedikit pun membuat Elena harus pasrah berada dalam pelukan calon suami mesumnya itu. "Lepaskan, Dav. Bagaimana kalau di lihat sama para pelayan di sini."Bisik Elena terdengar seperti godaan bagi Dav yang sudah mulai hilang kendali.

"Biarkan saja, bukankah kita ini calon pengantin baru? Untuk apa kamu pedulikan mereka, hmm." Dav mengusap lembut wajah cantik Elena yang semakin memerah, perlakuan manis Dav benar_benar membuat detak jantung Elena tidak sehat. "Aku ingin menciummu, baby."Bisik Dav membuat Elena membulatkan kedua bola matanya terkejut. Elena tidak menyangka jika Dav akan mengatakan hal itu.

"Ti......" Sebelum Elena menjawab ucapannya, Dav sudah mendarakan ciumannya di bibir manis milik Elena. Elena semakin terkejut, ia berusaha untuk melepaskan ciumannya, namun sayang sekali, ia tidak berhasil. Ciuman Dav semakin dalam, lidahnya berusaha untuk menerobos masuk ke dalam rongga mulut Elena.

Salah satu pelayan yang melihat adegan itu pun seketika membekap mulutnya. Ia sangat terkejut jika majikannya sedang melakukan hal yang seharusnya ia tidak lihat. Sementara itu, Elena yang melihat pelayan itu pun merasa sangat malu, ia merutuki Dav yang sama sekali tidak berniat untuk melepaskan ciumannya.

"Argh.... Sangat memalukan sekali. Dasar mesum gak tahu tempat..."Batin Elena kesal dan juga malu.

Dav melepaskan pagutannya setelah di rasa oksigennya terkuras habis. Dav menatap wajah Elena yang terlihat memerah, menangkupnya lalu berkata dengan nada yang begitu lembut. "Kenapa wajahmu sangat merah sayang? Haruskah aku...."

"Ini semua gara_gara kamu. Dasar mesum...."Sela Elena kesal. Nafasnya terengah_engah karena ulah Dav tadi.

"Aku hanya menciummu sebentar, itu tidak dapat di artikan dengan kata mesum, baby. Jika aku mesum, mungkin aku sudah membawamu ke atas ranjang ku sekarang."Bisik Dav sengaja menggoda Elena yang terlihat semakin menggemaskan.

"Mesuuummmm.... Ngeselin banget, sih."Elena mendorong tubuh Dav, kemudian ia berjalan. "Bukankah kita harus pergi sekarang?"Ucap Elena sambil melangkahkan kakinya pergi. "Bisa gila aku lama_lama, argh kenapa dia semakin mesum seperti ini, sih."Gerutu Elena dalam hati.

"Tunggu aku, baby."Dav langsung mengejar Elena, ia menarik tangan Elena dan menggenggamnya lembut. "Jalan bareng, sayang." Ucapnya lembut. Elena hanya memutar kedua bola matanya malas. Ia hanya pasrah tangannya di genggam oleh Dav. "Sepertinya aku harus memberitahukan Elena tentang jati diriku yang sesungguhnya. Tunggu sampai Elena benar_benar jatuh cinta kepadaku, baru aku akan memberitahukannya."Batin Dav sambil terus berjalan menuju tempat parkiran mobilnya.

Bersambung.

1
namia khira
ceritanya bagus banget /Good/
alin soebank
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
namia khira
awal baca langsung tertarik
Qaisaa Nazarudin
Alisha Alisha,, nekat banget kamu, kenapa masih membenci Elena kalo kesalahan itu adanpada diri kamu sendiri,,,
Qaisaa Nazarudin
Dlm setiap perhubungan yg penting kejujuran,Kepercayaan dan kesetiaan,,
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Dav udah jujur sejujurnya ke Elena,,Tuh Deon mau ngenongkarnya,dia pikir Elena belum tau siapa Dav,,
Qaisaa Nazarudin
Bagus Deril kamu jgn mau bersengkongkol dgnnya,, yg ada kamu juga akan ikutan menyesal..
Qaisaa Nazarudin
Andaikan Elena tau papa kamu lah yg tlah membunuh kedua ortunya, apa kamu pikir Elena masih mau dgn mu, Mending dia hidup dgn Dav yg menyelamatkan dirinya dr pembunuhan kejam papa mu itu..
Qaisaa Nazarudin
Terus bagai mana dgn kamu Deon?? kalo Elena tau siapa sebenarnya kamu? Jadi kamu dan Dav itu 11 12 aja, hal usah bual..
Qaisaa Nazarudin
Bukan kah itu terlalu bahaya utk Elena, Setelah ini Elena yg akan jd incaran musuh mu di luar sana Dav..
Qaisaa Nazarudin
Apa kah itu Deon??Feeling ku mengatakan kalo itu Deon..🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Kamu itu terlalu polos Elena,Selalu ceroboh, melakukan sesuatu tanpa berpikir terlebih dahulu..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa harus 3 hari, Biasanya org kaya selalu bilang”Besok kita menikah” 😂😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Apa kamu pikir Dav itu pria bodoh dan polos seperti kamu dan Alisha?? Dav itu lebih cerdas dan licik, kalian tunggu saja hukuman kalian dr Dav 😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Apa saja bisa terjadi dlm satu hari,satu minggu,Satu bulan Sam,Ini kan pula Satu tahun, Cinta mmg gila,Cinta tdk bisa dipaksa Sam..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk kamu aja yg terlalu polos,Masuk jebakan sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Alisha mah mancing2 kemarajan Dav lg,jgn sampai ancaman Dav mlm td dia lakukan beneran,habis kamu Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Bodoh Deon,kelamaan kalo harus nunggu makan dulu,Yg ada rencana lamaran mu akan gagal terus,tuh anak buahnya Dav udah deket..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Noh kan Alisha,itu pengawalnya Dav,,Tapi aku kok nyesek dgn nasibnya Deon setelah ini..
Qaisaa Nazarudin
Cuuiih bisanya cuman ngancem2 doang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!