NovelToon NovelToon
The Gods World

The Gods World

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: Dyo Erdika

Selama ribuan tahun, Kekaisaran Shen berdiri di Benua Zhanxi, melewati perang, pergantian kaisar, serta zaman yang terus berubah. Namun di balik sejarah panjang itu, terdapat satu nama yang hanya dianggap sebagai legenda.

Shen Hao Feng.

Kaisar pertama sekaligus pendiri Kekaisaran Shen—seorang Dewa Fana yang telah menghilang selama lebih dari sepuluh ribu tahun.

Ketika perang kembali menghancurkan wilayah Kekaisaran Shen dan musuh mulai menginjak tanah yang dahulu ia bangun dengan tangannya sendiri, sosok yang seharusnya hanya tinggal dalam sejarah itu akhirnya kembali.

Ia melihat bagaimana kekaisarannya berubah. Ia melihat rakyatnya menderita. Dan ia melihat tanah yang pernah ia lindungi dihancurkan oleh tangan musuh. Kini, Shen Hao Feng tidak kembali untuk merebut takhta. Ia kembali untuk mencari tahu siapa yang berani menghancurkan Kekaisaran Shen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyo Erdika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Bertemu Murid Lama Setelah 10.000 Tahun Lebih

Shen Hao Feng memerhatikan mereka seperti semut di atas tempatnya. "Bendera 3 Kekaisaran bersatu melawan Kekaisaran Shen? Apa yang terjadi selama aku tidak menjadi kaisar?." Pikirnya.

Namun pikirannya kembali emosi melihat Chang'an telah hancur sebagian dan masih marah pada mereka. "Kalian menganggu tempat ku apa kalian pikir bisa lari?!."

Teriaknnya bergema hingga alam menjawabnya dengan guntur dan hujan deras yang siap menelan puluhan ribu orang di bawah.

Komandan yang hanya di tingkat Tanah tahap 5 memilih mundur karena ia sendiri pun tahu jika melawan Kaisar Pertama adalah hal yang mustahil!.

Mengetahui gerakan komandan mereka yang mundur satu per satu berlari dan terbang pergi karena ketakutan.

Shen Hao Feng tentu saja tidak akan biarkan mereka lari. Shen Hao Feng melebarkan telapak kanannya. Mereka yang berlari terkejut saat bayangan besar menutupi mereka. Dan saat mereka melihat ke belakang apa yang mereka lihat membuat mereka takut.

Shen Hao Feng dengan kobaran api emas di matanya dan tubuh yang besar memberi intimidasi seperti Dewa sungguhan.

Bahkan komandan sendiri melihat kemana-mana bahwa mereka ternyata berada di atas telapak tangan Shen Hao Feng.

"T-tidak mungkin, ini teknik ruang! D-dia benar-benar seorang Dewa Fana!."

Tangan Shen Hao Feng perlahan tertutup dan meremas merekq seperti semut. Shen Luo dan pasukan Kekaisaran yang selamat terpatung melihat sosok besat Kaisar pertama mereka bahkan melebihi Naga Emas itu sendiri.

Shen Hao Feng membuka tangannya dan yang tersis adalah kabut darah yang tiada artinya.

Shen Luo tertawa getir sebelum lututnya menyentuh tanah. "Leluhur pertama membantai semua itu hanya dengan satu genggaman tangan? Inikah Dewa Fana?."

Ia merasa tak percaya diri sebagai Kaisar melihat Kaisar pertama di depannya menunjukkan kekuatan. Bagi Shen Luo ia seperti kuman di hadapan Shen Hao Feng yang megah.

Shen Hao Feng kembali ke wujud manusianya lalu teleportasi ke depan Shen Luo dan Naga Emas masuk ke dalam Bumi.

Shen Hao Feng berkedip teratur selama beberapa detik. "Apa yang kau lakukan? Kenapa tidak segera mengumpulkan yang terluka dan melakukan penyembuhan?."

"Eh?." Shen Luo terheran. "Leluhur tidak menghukum saya?."

Shen Hao Feng memalingkan badan. "Aku akan memberimu hukuman setelah masalah ini selesai." Shen Hao Feng melempar pelan ratusan botol kecil berisi pil penyembuh.

"Berikan ini kepada pasukan mu ini adalah pil pemyembuh kelas 2. Seharusnya bisa mengobati luka berat." Shen Hao Feng melangkah pergi meninggalkan Shen Luo.

Shen Luo meremas tanah dengan tangan lalu berdiri. "Leluhur tolong jangan pergi! Kekaisaran membutuhkan anda!." Teriaknya.

Langkah kaki Shen Hao Feng terhenti. "Aku tidak pergi, hanya saja aku ingin bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak aku temui." Shen Hao Feng berpindah cepat dari tempatnya.

Shen Luo tersenyum lebar dan menudukkan badan sebagai tanda mengerti kemudian membagikan pil seperti perintah Shen Hao Feng.

"10.000 Tahun lebih telah berlalu entah apa Chang'an masih hidup atau tiada." Shen Hao Feng berdiri di atas benteng.

Shen Hao Feng menyebarkan energinya untuk menemukan keberadaan Chang'an walau hanya menemukan mayatnya.

Akhirnya energi Shen Hao Feng menemukan satu energi lemah yang seperti Chang'an. Shen Hao Feng membuka matanya

Shen Hao Feng berpindah cepat ke sumber energi dan dia menemukan satu tubuh orang yang lemas namun belum juga mati. Dia adalah Fei Xuen.

Shen Hao Feng berjongkok di dekatnya lalu menekan dahi Fei Xuen guna dua jari. Shen Hao Feng menyebarkan energi nya ke tubuh Fei Xuen agar mengerti energi milik Fei Xuen.

Namun setelah mengerti energi Fei Xuen, Shen Hao Feng terbelalak dan langsunhg berdiri. "Kau memiliki energi Chang'an namun kau bukan Chang'an. Siapa kau."

Fei Xuen membuka mulutnya dengan lemah. "A-aku- Tida- ahu." Mata Fei Xuen seperti buta tanpa harapan di matanya dan mulutnya terbuka lemas.

Shen Hao Feng mengeluarkan pil kelas satu yang bisa membetulkan suatu luka berat yakni kehilangan fungsi tubuh atau anggota tubuh.

Begitu Fei Xuen menelannya, mata yang buta kian pulih dan tulang yang patah kembali tersambung.

Selama 5 menit proses pun selesai dan Fei Xuen duduk dengan segera. Ia menatap Shen Hao Feng dengan rasa hoemat.

"Tuan terimakasih banyak karena telah menyelamatkan saya!." Fei Xuen bersujud di hadapannya.

Shen Hao Feng mengangguk. "Bisa kau ceritakan padaku kenapa kau mempunyai sedikit energi spiritual Chang'an?."

"Chang'an?." Wajah Fei Xuen terangkat dan ia bingung sendiri kenapa tuan ini mencari nama yang mirip seperti nama benteng Chang'an.

"Tuan mungkin salah paham tapi saya tidak memiliki spiritual orang yang tuan cari."

Shen Hao Feng menyipitkan matanya dan saat itu juga kedua matanya mengeluarkan energi Emas yang mampu melihat energi spiritual.

Di depan Fei Xuen, Shen Hao Feng bisa melihat sendiri bahwa energi Chang'an bewarna putih itu berkumpul di pedang yang Fei Xuen bawa.

Shen Hao Feng memejamkan mata dan keajaibam itu hilang. Bibirnya melengkung membentuk senyuman tipis.

"Chang'an begitu pintar sekali kamu menyimpan tubuhmu di pedangmu sendiri." Gumamnya.

Fei Xuen menyadari tatapan Shen Hao Feng di pedangnya. "Kenapa tuan memandangi pedangku?." Pikirnya.

Shen Hao Feng sebenarnya ingin mengambil pedang itu namun ia tidak akan memaksa terutama mengambil gratis.

Shen Hao Feng mengeluarkan pedang berhias bentuk Naga Jade pada gagangnya, bagian besi di poles secara khusus sehingga menyilaukan dan tajam.

"Ini adalah pedang Dragon Jade, aku berikan ini padamu namun sebagai gantinya berikan padaku Pedang Silver Dragon." Shen Hao Feng menyerahkan pada Fei Xuen.

Fei Xuen tecengang, ia kira Shen Hao Feng akan mengambil pedangnya secara cuma-cuma ternyata tidak. Fei Xuen menatap ragu-ragu Dragon Jade di tangan Shen Hao Feng.

Pedang Silver Dragon telah menemaninya dalam waktu kurun yang sangat lama. Bahkan semenjak ia menjadi kultivator di Kekaisaran Shen ia sudah membawa Silver Dragon.

Namun Fei Xuen merasa bimbang karena ia di tolong Shen Hao Feng dengan memberikan pil kelas satu yang mahal. Akhirnya dengan tangan gemetar Fei Xuen memegang pedang dan menyerahkannya pada Shen Hao Feng.

"Saya berikan pada tuan pedang Silver Dragon!."

Shen Hao Feng tersenyum kecil tapi puas, ia menerima Silver Dragon dan memberikan Jade Dragon pada Fei Xuen.

Shen Hao Feng mengusap besi pedang dengan puas. "Sama seperti dulu. Kau tidak pernah berubah ya pedangku." Shen Hao Feng menguji dengan menebas langit.

"Grroaahh!!!..." Auman keras sang Naga mengguncang dataran dan mengejutkan Fei Xuen. Naga Perak mengaum dan tebasan perak itu memotong langit dan Naga Perak terbang bebas di langit sebelum kembali ke pedang Silver Dragon.

Shen Hao Feng memutar-mutar pedang Silver Dragon dengan cepat kemudian memasukan pedang ke sarungnya. Shen Hao Feng melirik Fei Xuen yang tercengang.

"Ada apa?."

Fei Xuen dengan jari telunjuknya menunjuk Shen Hao Feng. "Kenapa bisa ada Naga Perak di pedang Silver Dragon? Selama ini aku pakai tidak tahu ada sosok Naga Perak di dalamnya."

Shen Hao Feng melirik pedang Silver Dragon kemudian berjalan lagi. "Pengetahuanmu tentang Silver Dragon terlalu dangkal. Kembalilah dan temui Kaisarmu." Shen Hao Feng pergi cepat seperti biasa.

Fei Xuen memberi hormat lalu sesaat matanya tertuju pada Jade Dragon kemudian kembali pergi menuju Shen Luo.

Entah reaksi apa yang akan muncul di wajah Shen Luo jika mengetahui bahwa dirinya masih hidup.

.....

Shen Hao Feng kembali ke gunung berisi danau luas yang indah berkilauan melalui pantulan matahari. Shen Hao Feng memegang pedang Silver Dragon lalu mengusap bilahnya dengan dua jari.

"Chang'an... Lama tak bertemu." Matanya terpejam sebelum terbuka dengan aura emas. Shen Hao Feng masuk ke kesadaran pedang dan menemukan mayat gadis perempuan yang di awetkan di atas peti mati.

Shen Hao Feng mengenali gadis cantik itu. Ia adalah Chang'an panggilannya. Atau nama lengkapnya Chang Jia.

"Chang'an... Berapa lama kamu tertidur? Kini saatnya kamu bangun kembali. Gurumu sudah hidup maka murid-muridnya juga harus hidup."

Shen Hao Feng mengambil badan Chang Jia keluar kemudian Shen Hao Feng mengatur bunga-bunga bergabung untuk Chang Jia tidurkan.

Shen Hao Feng meletakkan Silver Dragon ke sarung lalu ia terbang ke atas dan melempar 6 bendera jiwa.

"Chang Jia dimanapun kau berada selama ada guru mu bahkan jika Dewa Kematian mengambilmu aku akan merebutmu kembali."

Shen Hao Feng menyebarkan spiritualnya dalam jumlah besar hingga cuaca berubah dalam sekejap mata. Hewan-hewan berlarian menjauh, burung berkicau ketakutan, angin dan hujan deras jatuh.

"Buka!." Teriak Shen Hao Feng.

Ke enam bendera jiwa menyala terang energi yang saling terhuhung membentuk sebuah portal dimana Chang Jia sebagai pusatnya.

Portal itu menggambarkan Chang Jia sewaktu hidup bersama nya di 10.000 tahun yang lalu bahkan sewaktu Shen Hao Feng tewas. Shen Hao Feng dapat melihat sendiri bahwa Chang Jia menggembara tanpa akhir hingga menjadi Guru dari satu murid yakni Fei Xuen.

Melihat Chang Jia menjadi tukang mabuk karena sendirian selama ribuan tahun tapi terus mengajar Fei Xuen membuat Shen Hao Feng mengerti.

"Chang Jia... Selama ribuan tahun kau hidup sendirian saat aku tiada. Aku sudah tahu bahwa kaulah muridku yang paling berbakat." Shen Hao Feng tersenyum.

Namun senyumnya hilang saat pandangan portal berubah ke alam nirwana tepat Chang Jia berdiri di hamparan pasir merah.

"Chang Jia!." Tangan Shen Hao Feng terulur seperti ingin menariknya.

"Tcek!." Shen Hao Feng memegang satu bendera jiwa besar. "Chang Jia tenang saja aku akan membawamu ke dunia Fana!."

"Haaa!!." Shen Hao Feng melakukan penyerapan energi dari bendera jiwa untuk menarik roh Chang Jia.

"Ambil dia untukku bendera jiwa Lu!."  Teriak Shen Hao Feng.

"Guhh..." Sosok tangan kegelapan besar muncul dari bendera jiwa dan masuk dari portal menembus Nirwana. Tangan itu mengambil Chang Jia dan masuk ke dalam bendera jiwa.

Shen Hao Feng dengan cepat memutus alam Nirwana dengan Fana lalu mengeluarkan jiwa Chang Jia dari bendera jiwa Lu. Shen Hao Feng tersenyum lega saat melihat jiwa kecil Chang Jia.

Shen Hao Feng segera turun dan memasukan jiwa ke dalam kesadarannya. Shen Hao Feng merasa ini akan perlukan waktu yang agak lama sehingga dia memutuskan untuk meditasi meningkatkan tahap Dewa Fana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!