NovelToon NovelToon
Dimana Papaku, Ma?

Dimana Papaku, Ma?

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / CEO / Mafia
Popularitas:32k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

"Dimana Papaku, Ma?"

Pertanyaan seorang bocah cilik bernama Arka Daru Hutama itu membuat wanita dewasa bagaikan tersambar petir. Raut wajah perempuan bernama Ariska Sandra Hutami seketika pucat karena mendengar pertanyaan sederhana itu. Pada akhirnya pertanyaan itu takkan pernah mendapatkan jawaban pasti sampai takdir kembali mempertemukan Ariska dengan sosok seorang laki-laki yang mirip dengan Arka.

Siapakah sosok laki-laki itu? Apakah pertemuan mereka itu bisa menguak cerita masa lalu yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil

Setelah pulang dari Puskesmas, rumah sederhana milik Nenek Yuli itu sangat sepi. Semua penghuninya ada di rumah. Namun mereka hanya terdiam bertiga di ruang tamu. Antara rasa shock, bahagia, bingung, sedih, dan kecewa menjadi satu. Nana yang tadi di luar ruangan Dokter pun saat diberitahu langsung terdiam. Dia bingung harus mengatakan apa tentang kejadian ini.

"Jadi kamu pergi ke kota ini karena ingin menyembunyikan kehamilan?" tanya Nenek Yuli memecah keheningan. Dengan cepat, Ariska langsung menggelengkan kepalanya.

"Enggak, Ariska baru tahu kalau hamil hari ini. Ariska juga bingung," ucap Ariska sambil menutup wajahnya dengan telapak tangannya.

"Coba ceritakan pada Nenek. Apa yang sebenarnya terjadi sebelum kamu sampai di sini? Kami tidak akan menghakimi atau menuduhmu ini itu. Kami percaya sama kamu," Nenek Yuli berusaha mengorek informasi mengenai kehamilan Ariska. Walaupun dia kecewa karena Ariska menyembunyikan hal yang besar seperti ini.

"Aku dinodai sama orang yang tak dikenal saat selesai bekerja, Nek. Aku juga nggak tahu kok bisa jadi,"

Ariska saat ini malah menangis histeris ketika mencoba menceritakan kejadian yang menimpanya. Bahkan Ariska sampai menepuk perutnya berulangkali karena kesal bisa hamil di saat dia belum menikah. Nenek Yuli dan Nana pun segera mendekati Ariska kemudian memeluknya. Mereka juga menahan tangan Ariska agar tidak memukul perutnya.

"Dia tidak bersalah, Nak. Jangan begini, nanti dia kesakitan." ucap Nenek Yuli yang merasa kasihan pada Ariska.

"Benar kata Nenek, Mbak. Kita akan menjaga dia sama-sama. Mbak jangan khawatir," ucap Nana ikut prihatin atas kejadian yang menimpa Ariska.

"Nanti kalian dicemooh tetangga atau..."

"Biarkan saja mulut mereka terus berbicara. Mereka kan nggak tahu apa yang terjadi. Kalau kita diusir, tidak akan bisa. Ini rumah Nenek," sela Nenek Yuli meminta Ariska agar tidak khawatir pada omongan tetangga.

Ariska menganggukkan kepalanya mengerti. Entah apa yang terjadi padanya kelak ketika memilih mempertahankan bayinya, Ariska tidak peduli. Dia akan menjaga calon bayinya dengan sekuat hati dan tenaga. Jika nanti warga sekitar tahu dan mengusirnya, tidak masalah. Yang penting, Nenek Yuli dan Nana masih tetap ada di sisinya.

"Terimakasih ya Nek, Nana. Kalian itu benar-benar malaikat bagi Ariska," ucapnya dengan nada bergetar.

"Kamu juga malaikat. Selama ini, dapur di rumah ini mengebul juga berkat kerja kerasmu. Nenek punya modal untuk kembali berjualan juga karena kamu. Hidup Nenek dan Nana tak lagi kesusahan karena ada kamu," ucap Nenek Yuli dengan mata berkaca-kaca.

"Kita bertiga adalah perempuan berhati malaikat," seru Ariska memuji dengan bangganya agar tak lagi membahas tentang kontribusi dirinya.

Nenek Yuli waktu itu datang ke rumah salah satu anaknya di kota J, tapi ternyata mereka tidak menerima dirinya. Sehingga dia kembali pulang ke rumahnya. Niat dia menemui anaknya itu adalah meminjam uang untuk biaya sekolah Nana yang merupakan keponakan mereka. Setelah Ariska datang, perempuan itu memberikan uang pesangonnya untuk modal jualan dan sekolah Nana. Sedangkan gajinya di toko bangunan, dia gunakan untuk keperluan kuliah.

"Benar sekali," ucap Nana menganggukkan kepalanya setuju.

"Kita akan selalu bersama apapun yang terjadi. Sayang Mbak Ariska dan dedek di perut," lanjutnya sambil mengusap perut Ariska.

Hahaha...

Terimakasih sudah menghadirkan Nenek dan Nana dalam hidupku, Tuhan. Entah apa yang terjadi padaku waktu itu jika tidak bertemu dengan mereka,

Sayangnya Mama, baik-baik ya di dalam perut Mama. Nanti kita balas itu Papamu yang tidak bertanggungjawab,

***

Brakkk...

"Jadi orang tidak becus," seru seorang laki-laki yang tengah memarahi bawahannya, Carlo. Dia sampai menggebrak meja kerjanya.

"Maaf, Tuan. Kami sudah mengerahkan orang untuk mencari keberadaan Nona Ariska tapi belum ada titik terang," ucap Carlo sambil menundukkan kepalanya.

Baru kali ini Carlo mendapatkan kemarahan besar dari atasannya itu. Biasanya jika ada laporan atau pekerjaan yang salah, atasannya itu akan menegurnya. Namun entah setelah laporan gagal mengenai Ariska waktu itu, atasannya menjadi seseorang yang bersifat temperamental. Bahkan tak jarang beberapa karyawan dipecat oleh atasannya itu, padahal hanya masalah sepele. Carlo waktu itu bertanya tentang ada hubungan apa dengan Ariska, tidak dijawab.

Pencarian terus dilakukan oleh Carlo sampai saat ini. Sudah satu bulan Carlo dan anak buahnya tidak menemukan jejak dari Ariska. Padahal jika menurut informasi yang ditemukan, Ariska hanya lah orang biasa. Seharusnya sangat mudah mencari jejaknya. Carlo juga bingung harus melakukan apa.

"Kalian itu sudah aku bayar mahal, tapi bisa-bisanya gagal terus. Sampai kapan aku harus menunggu?" seru atasannya itu dengan tak sabaran.

"Cari informasi dari keluar..."

"Saya menolak untuk mencari informasi dari keluarganya, Tuan. Pasalnya keluarga Nona Ariska itu bermasalah. Mereka tidak mau mengurus Nona Ariska sejak orangtuanya meninggal. Jadi sudah dapat dipastikan, mereka tidak tahu apapun tentang Nona Ariska." ucap Carlo menyela ucapan atasannya.

"Lal..."

Frans Adiyasta...

Papa...

Atasan Carlo yang ternyata bernama Frans Adiyasta itu terkejut melihat kedatangan Ayahnya. Papa Bayu Adiyasta menatap tajam ke arah putra sulungnya itu. Entah apa yang membuat Papanya itu datang ke kantornya. Selama ini, Papa Bayu jarang sekali datang ke kantornya karena sibuk menikmati waktu di luar negeri bersama istrinya. Apalagi Papa Bayu saat ini datang dengan raut wajah penuh amarah.

Plakkk...

"Apa yang kamu lakukan pada seorang gadis satu bulan lalu?" teriak Papa Bayu sambil melayangkan tamparan ke arah Frans. Carlo yang melihat itu langsung menjauh dari meja milik Frans.

"Apa sih maksud Papa? Baru saja datang kok marah-marah," ucap Frans mencoba tenang. Frans mengusap pipinya yang terasa nyeri kemudian kembali duduk di kursi kebesarannya.

"Kamu pikir Papa dan Mama tidak tahu kejadian satu bulan yang lalu saat kamu menodai seorang gadis? Walaupun kami sibuk liburan di luar negeri, kami memantaumu." ucap Papa Bayu dengan kalimat penuh penekanan.

"Menodai seorang gadis? Jangan-jangan gadis yang dimaksud itu adalah Nona Ariska," gumam Carlo dengan raut wajah terkejutnya.

Frans tampak terkejut mendengar ucapan dari Papanya. Walaupun Frans sudah mandiri, tapi Papa Bayu belum bisa melepaskan anaknya itu. Dia akan terus memantau kedua anaknya agar tidak salah dalam pergaulan. Entah bagaimana caranya, Frans malah kembali bergaul dengan teman kuliahnya. Padahal Papa Bayu selalu memperingatkan untuk menjauhi mereka.

"Pokoknya kamu harus cari gadis itu dan tanggungjawab. Jangan harap kamu bisa menemui Mamamu kalau tidak bersama dengan gadis itu," ucap Papa Bayu memberikan ancaman.

"Papa kok gitu sih? Itu kan Mamaku," seru Frans tak terima karena selama ini sangat dekat dengan Mamanya.

"Bodo amat, itu istriku. Aku akan suruh bodyguard untuk melarangmu masuk ke rumah," ucap Papa Bayu kemudian melenggang pergi.

Astaga...

Brakkk...

Brugh...

1
Aniza
sabar frans,jngan nyerah buat minta maaf
kmu tu dulu pas diap kejadian kurang usaha nyari keberadaan ariska
ririen handayani
baru tau🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
😄😄😄😄😄😄😄
ririen handayani
kejamnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 gk kuat ya carlo
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
tia
👍👍👍👍👍👍👍
Novita Sari
hanya opa n oma yg bisa mengendalikan arka
Rubi Yati
arka love sekebon dh🤭🤭🤭🤭😍😍😍😍😍
Puspa Sella
love buat arka sekebon😍😍😍
Tang Bin
lanjut Thor 🤭
tia
di Tamba satu bab lg thor
E F
🤭🤭😄😄
tq thor🙏😍
lanjutt lg ya🤭💪😄
Sani Srimulyani
hayolo diroasting anak sendiri......pasti jleb banget tuh rasanya.😜
Muft Smoker
pov Frans : sakit ny tuh di sini ,, pas kena hati ku ,,

pov Carlo : lanjuuut pak bos ,, 🕺🕺🕺🕺🕺




🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
aduuuhhh makyeessss rasanya🤭🤭🤭🤭
ririen handayani
pites yg bener bukan pitnes🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
nah udah tau kn mana yg namanya ompong dua😄😄😄😄😄😄😄😄😄😍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kalah sama drama bocel
ririen handayani
astoge ada ada aja pertanyaannya😄😄😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!