Namanya Alesha Khalila seorang office girls di sebuah perusahaan besar yang berada di Ibukota. Dia mempunyai cowok yang bernama Dani Pratama . Alesha berpacaran sama Dani sudah lama sekali tapi setiap Alesha meminta untuk meresmikan hubungan mereka Dani selalu menghindar dan mempunyai seribu alasan untuk menolak.
Suatu hari Alesha sengaja pergi ke Bandung untuk memberikan surprise untuk sang pacar tapi sampainya di Apartemennya sang cowok. Alesha terkejut ketika membuka pintu Apartemennya, Alesha mendapatkan Surprise yang sangat menyakitkan dari sang Cowok...
Apakah Surprise yang didapatkan Alesha dari sang Cowok..
Ikuti kelanjutannya ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 4
Setelah berhasil menculik bayi yang dilahirkan Camelia yang berjenis perempuan dan sangat cantik seperti Ibunya. Andi langsung membawa bayi itu menuju Bandara dan ingin membawanya keluar dari negara ini dan dia ingin menaruhnya ditempat yang nyaman.
Hapenya dari tadi berbunyi, setelah dilihat ternyata dari Salma ternyata yang menelponnya rekan kerja yang disuruh membunuh Camelia . Andi sendiri sudah tidak peduli dengan mereka, dia ingin membawa anaknya Camelia ke Indonesia dan akan memberikan anak itu kepada orang yang dikiranya baik.
Andi menonaktifkan hp nya lalu dibuang di jalan dekat hutan. Dia sudah tidak mau berurusan dengan mereka lagi.
Selamat tinggal negara yang penuh misteri dan penuh kekejaman.
Andi menggendong anaknya Camelia masuk ke dalam pesawat dan sebelumnya dia sudah meminta bantuan temannya untuk meloloskannya membawa bayi yang baru lahir itu. Dan sebelumnya Andi juga sudah meminta tolong untuk menonaktifkan cctv sementara dijalan yang dilaluinya.
Perjalanan yang kurang lebihnya memakan waktu seharian itu dilaluinya dengan sangat baik. Anaknya Camelia juga sangat pengertian mungkin dia juga merasakan kalau nyawanya terancam. Sampainya di Bandara Soekarno Hatta di terus berjalan karena posisi malam dia akan mencari rumah yang sudah gelap dan menaruhnya di depan pintu pagar .
Tidak menunggu lama setelah Andi menaruh bayinya di depan pagar. Ada sorot lampu mobil yang mendekat ke arah bayi itu .
Oek oek oek
" Sha, Va kalian dengar ada suara bayi ?" Tanya Siska.
Mereka mendengarkan apakah benar-benar ada suara bayi menangis .
" Benar Sis, ayo kita turun bayi siapa ini malam-malam kok menangis disini, aku kok merinding bulu kudukku Sis !" Seru Ivana.
Mereka bertiga turun dari mobilnya dan kaget ada keranjang bayi dan didalamnya ada bayi yang diselimuti dengan selimut berwarna pink.
" Tunggu Va, kita harus lapor dulu sama Pak Rt. Takut kita dikira menculik anaknya orang !" Seru Siska kemudian.
Alesha mengambil hapenya ingin menghubungi Pak Rt untuk menyuruhnya ke rumahnya .
" Ada apa Alesha? Kok rame rame disini ?" Tanya Ibu ibu sebelah rumahnya .
" Ini Bu, didepan pagar rumah saya ada keranjang bayi dan ada bayinya Bu. Lihat lah Bu ini bayi siapa Bu dan aku sudah menelpon Pak Rt, Bu. Aku takut dikira menculik bayi seseorang ." Jawab Alesha.
" Masya Allah Alesha bayinya cantik banget, ini kira-kira bayinya siapa ya Alesha ?" Tanya Ibu Wati .
" Saya juga nggak tahu Bu, Kami bertiga baru pulang dari Bandung. Ini saja kami belum masuk ke rumah Bu ." jawab Alesha.
" Assalamualaikum, ini ada apa Alesha Kamu memanggil saya ke sini ?" Tanya Pak Rt.
" Walaikumsalam Pak Rt, ini Pak Rt di depan pintu pagar saya ada keranjang bayi dan di dalamnya ada bayi Pak Rt. Kira-kira Siapa yang menaruh bayi di sini ya Pak RT ?" Tanya Alesha.
Pak RT mendekat keranjang bayi itu dan ternyata benar di sana ada bayi dengan selimut pinknya.
" Nak Lesha, ini ada kantong plastik kamu lihat Nak Lesha!" Seru Pak Rt.
Sedangkan Andi masih bersembunyi dibawah pohon digelapnya malam masih memperhatikan para tetangga yang berbondong bondong melihat bayi yang ditaruhnya disana.
" Ini bayi Alesha ?" Tanya Ibu ibu yang lain yang baru datang dan langsung melihat bayi itu.
" Pak Rt !" Seru Alesha kaget melihat didalamnya ada banyak uang dan ada kertas .
Pak Rt membacanya " Rawat bayi ini dengan baik ya, jangan sampai keluarganya tau. Dia bayi yang malang yang akan di bunuh oleh keluarganya. Sekali lagi tolong rawat dia dengan baik ."
" Berarti ini bayi sengaja ditaruh disini dan disembunyikan dari keluarganya. Dia mau dibunuh oleh keluarganya sendiri ."
Oek oek oek
Bayi itu menangis dengan kerasnya .
" Pak Rt, boleh aku gendong dia Pak Rt kasian dia Pak Rt ." Ucap Alesha meminta izin kepada Pak Rt.
" Silahkan Nak ." Jawab Pak Rt yang kasian sekali bayi yang malang baru lahir saja sudah mau dibunuh. Apa salah dia.
Sedangkan dibelahan Amerika , Camelia dinyatakan meninggal karena pendarahan tapi nggak ada orang yang tau kalau Camelia dibunuh oleh orang suruhan mertuanya sendiri.
" Pak Rt, apa aku boleh merawatnya Pak Rt biar dia bisa menjadi teman saya Pak Rt. Dan apa bisa saya mengadopsinya Pak Rt ?" Tanya Alesha menggendong bayi yang sangat lucu dan cantik.
" Sebaiknya kita bicarakan besok lagi Nak Lesha. Kamu sebaiknya bawa dulu bayi itu ke dalam rumah kamu. Nanti kalau ada apa apa kamu hubungi Bapak ya Nak Lesha. Besok Bapak akan bertanya kenalan Bapak yang menjadi pengacara apa kamu bisa mengadopsinya !" Suruh Pak Rt.
" Ayo Sis, Va kalian bantu aku membawa keranjang itu . Pak Rt untuk uangnya tolong dibawa dulu ya Pak Rt. Aku nggak mau mengambil uang itu kalau belum bisa mengadopsinya ." Ucap Alesha lagi.
" Bawa saja Nak, kamu membutuhkan semua perlengkapannya termasuk susu, pampers, baju dan lainnya Nak !" Seru Pak Rt.
" Benar Alesha kamu lebih butuh, kalau kamu belum bisa belanja akan Mbak bawakan bajunya Karina Dek ." Ucap tetangganya Alesha . Memang tetangga Alesha semua baik dan saling tolong menolong sesama tetangga.
" Aku saja yang beli perlengkapannya Sha, sementara biar aku yang beli buat si adek kecil ini . Aku pergi dulu kamu sama Siska bawa dia ke dalam rumah kamu dulu !" Seru Ivana langsung masuk ke mobilnya ingin mencari toko yang buka dua puluh empat jam .
Akhirnya mereka membubarkan diri masing masing kembali ke rumah masing masing .
" Kasian kamu Sayang, baru saja lahir sudah mau dibunuh oleh keluarga kamu Nak !" Seru Alesha yang masih mendekap tubuh kecil itu .
" Sha, kamu sudah pikirkan dengan baik baik, kalau kamu mengadopsinya nanti status kamu juga berubah Sha. Apa kamu nggak takut nanti laki laki yang ingin menikahi kamu menolaknya Sha ." Ucap Siska menimbali ucapannya sahabatnya yang ingin mengadopsi seorang bayi .
" Aku nggak mau memikirkan laki laki dulu Sis, aku masih trauma dengan laki laki. Kalau pun nanti ada yang mau aku tapi nggak mau menerima bayi ini aku juga nggak mau menerimanya. Aku nggak peduli Sis lagi sama yang namanya laki laki, Sis. mereka bisa saja mengkhianati aku tapi dia insyaallah akan menjadi teman hidup aku Sis . Biarkan nggak ada yang mau nikah sama aku yang penting aku sudah punya dia. Lihat lah Sis dia tersenyum terlihat sangat cantik sekali Sis !" Seru heboh Alesha senangnya dapat teman baru disaat hatinya patah setelah melihat pengkhianatan mantannya.
" Benar saja Sha, dia tersenyum Sha cantik sekali !" Heboh Siska yang ikut ikuta bahagian melihat bayi cantik itu .