NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi / Cewek Gendut
Popularitas:62.9k
Nilai: 5
Nama Author: ElleaNeor

Yvone Faranes adalah seorang Mafia yang memiliki keahlian dalam bidang persenjataan, meracik obat-obatan dan racun, tewas akibat konspirasi dari beberapa orang. Bukannya ke alam baka, Yvone justru terbangun di tubuh gendut milik Rose Reinhart.


Rose Reinhart adalah istri dari Arsen Reinhart 32 tahun, yang meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan yang dikonsumsinya. Semasa hidup, ia selalu dihina dan direndahkan oleh keluarga suaminya karena kondisi fisiknya yang gendut dan jelek.


Bahkan Arsen, suaminya sendiri enggan menyentuhnya lantaran tubuhnya itu. Tidak hanya itu, Rose kerap dihina karena tak kunjung memberikan keturunan bagi keluarga Reinhart.


Hingga kehadiran Renata, disebut-sebut akan menjadi pengganti Rose untuk memberikan apa yang keluarga Reinhart inginkan.


Kini, Rose berbeda. Dengan keahlian milik Yvone yang berada di tubuhnya, ia merubah penampilannya dan memberi pelajaran pada orang-orang yang menindasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElleaNeor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Pisah Kamar

“Pelayan setia?” Tatapan Yvone berubah penuh minat. Detik berikutnya, ujung matanya berubah menyipit. Yvone bukanlah orang yang mudah percaya dengan orang lain. Terlebih setelah apa yang terjadi.

“Ya, Nyonya.”

Yvone memicingkan matanya. Penuh kecurigaan. Jujur saja ia tak percaya dengan apa yang dikatakan pelayan ini.

“Apa bedanya kau dengan pelayan lain?”

Pelayan itu merasa bingung. Ia memperhatikan majikannya ini dan merasa sedikit aneh. Nada bicaranya, gestur tubuhnya, bahkan tatapan dan senyumnya, Sui merasa Rose adalah orang yang berbeda. Hanya fisiknya saja yang sama.

“Nyonya, Anda baik-baik saja ‘kan?” tanya pelayan itu lagi.

“Kau bilang adalah pelayan setiaku. Kalau begitu buktikan!” Seperti yang diketahui oleh Yvone, semua pelayan di rumah ini, tunduk pada perintah Brighita.

Pelayan muda itu tampak berpikir. Kemudian ia melangkah mendekati kasur. “Saya ingat, Nyonya menyembunyikan obat di sini.”

Sui menyibak seprai, dan saat itu ia melihat beberapa butir obat di bawah kasur. Yvone seketika membulatkan matanya.

“Bagaimana obat itu bisa ada di situ?”

Mendengar itu, Sui mengerutkan kening. “Nyonya benar-benar lupa? Nyonya sendiri

yang menyembunyikannya karena Nyonya tidak mau meminumnya. Dan hanya aku yang tahu perbuatan Nyonya ini,” ucap Sui kembali merapikan seprai.

Yvone yang berada dalam tubuh Rose terdiam. Ia tampak berpikir, detik selanjutnya ia kembali bersuara.

“Aku?”

Lagi-lagi Sui merasa bingung dengan sikap majikannya. Namun, mengingat semua yang telah terjadi, Sui memaklumi. Mungkin saja, setelah mati suri, ingatan Rose sedikit terganggu.

“Nyonya sepertinya tidak ingat apa pun. Nyonya sebaiknya ke rumah sakit, saya khawatir terjadi sesuatu terhadap Nyonya. Hanya Nyonya yang baik kepada saya di sini,” ucap Sui sendu.

Yvone menjentikkan jari. “Jadi, apa kau tahu obat apa itu?” tanya Yvone antusias.

Sui pun menjawab, “Itu adalah obat rekomendasi dari Nyonya Besar, beliau berkata itu adalah vitamin kesuburan serta obat menekan nafsu makan. Dan Anda sudah mengkonsumsinya selama bertahun-tahun.”

“Apa?” Rose terkejut. Bertahun-tahun mengkonsumsi Vitamin kesuburan, tetapi tidak kunjung hamil. Yvone sekali lagi melihat tubuhnya sendiri. “Kau bilang aku meminum obat diet? Tapi lihat tubuhku ini! Aku juga tidak kunjung punya anak!” protes Yvone.

Sui mengerutkan kening, merasa aneh mendengar gaya bicara Nyonya mudanya yang terkesan blak-blakan. Biasanya, Rose adalah wanita yang lemah lembut. Tutur bicaranya sopan dan santun.

“Saat bersama saya, Nyonya tidak meminumnya. Tapi jika pelayan lain yang mengantar, Anda terpaksa meminumnya karena jika tidak, mereka akan mengadu dan Nyonya Besar akan marah.”

“Setakut itu aku pada wanita tua itu?” Yvone tidak habis pikir.

Sui mengangguk. “Nyonya. Jangan mati lagi. Saya tidak ingin kehilangan Nyonya.”

Sui mendekat, lalu menggenggam jemari Yvone yang berada dalam tubuh Rose.

Yvone terdiam. Entah mengapa ia merasa wanita ini tidak seperti pelayan yang lainnya. Yvone melihat sebuah ketulusan yang terpancar di wajah pelayan bernama Sui ini.

Meski begitu, ia tidak akan tertipu. Ia tetap akan waspada. Akan tetapi, ia memikirkan sesuatu. Sebuah kesempatan untuk mencari tahu tentang kehidupan Rose lebih dalam melalui pelayan itu.

Suara derap langkah kaki terdengar, seorang pelayan lain muncul. “Nyonya, sarapan sudah siap. Nyonya Besar sudah menunggu Anda.”

Mendengar itu, Sui kembali bersuara. “Sebaiknya Nyonya membersihkan diri dengan cepat lalu turun. Nyonya Besar akan marah bila menunggu terlalu lama,” tegur Sui.

Yvone mendecak. “Tidak akan ada yang berani memarahiku atau kupelintir lengannya.”

Setelah mengatakan itu, Yvone segera berbalik dan menuju ke kamar mandi. Meninggalkan Sui yang terheran-heran dengan ucapannya. Kebetulan, Yvone merasa tubuhnya lengket. Terlebih tubuh gemuk ini mudah berkeringat.

Selesai mandi, Yvone keluar dan melihat Sui menyiapkan pakaian ganti untuknya. Ia melihat dress bunga-bunga berukuran jumbo yang diletakkan di atas kasur. Membuatnya tersadar dengan kondisi fisiknya saat ini.

“Cepat ganti baju, Nyonya,” ucap Sui.

“Aku tidak mau baju itu.” Ia lantas berjalan ke arah lemari. Semua pakaian milik Rose berwarna terang. Sementara Yvone menyukai warna gelap. “Kenapa bajunya warna terang semua?”

Tak lama kemudian Sui mendekat. “Bukankah itu pakaian kesukaan Nyonya semua. Nyonya menyukai warna terang yang lembut, terutama motif bunga,” ujar Sui.

“Apa?” Yvone melotot. “Tunggu, kenapa dalam lemari sebesar ini hanya ada bajuku? Di mana baju-baju suamiku?” Rose baru sadar akan hal itu.

Sui kembali dibuat heran dengan pertanyaan majikannya. Rose benar-benar seperti orang yang lupa ingatan. “Nyonya, bukankah Anda dan Tuan sudah lama pisah kamar?”

“Apa?” Kenyataan macam apa lagi ini? Selain dihina oleh keluarga suaminya. Ternyata Rose juga tidak diinginkan oleh suaminya sendiri, sampai-sampai pisah kamar. Sebenarnya hubungan macam apa yang dijalani pasangan ini?

“Sejak kapan?” tanya Rose lagi.

“Sejak tubuh Nyonya jadi gendut,” jawab Sui takut-takut.

Rose menghela napas. Kenyataan bahwa tubuh wanita ini gendut membuat Yvone merasa kesal. “Kenapa aku berpindah ke tubuh wanita gendut ini sih?” rutuknya dalam hati.

Tidak punya pilihan. Yvone akhirnya mengenakan pakaian seadanya. Ada satu pakaian berwarna gelap, setelan formal.

“Nyonya, itu adalah pakaian formal. Anda yakin ingin memakainya?”

“Kau diam saja. Sebaiknya kau bantu aku sembunyikan obat itu. Dan katakan pada wanita tua itu kalau aku sudah meminumnya.”

“Baik, Nyonya.”

Tak lama kemudian, Rose turun ke lantai bawah dan segera menuju ke ruang makan. Kedatangannya disambut oleh tatapan tajam Brighita dan Alexa. Mereka melihat penampilan Rose dari atas sampai bawah.

“Kenapa lama sekali, kami sampai kelaparan menunggu!” protes Alexa dengan mata melotot.

Yvone membalas tatapan Alexa tak kalah tajam. “Kalau mau makan, makan saja tidak perlu menungguku!” ucapnya ketus, dan itu membuat Alexa semakin mendelik.

“Beraninya kau membalas ucapanku!” seru Alexa dengan nada tinggi.

“Bukan hanya ucapanmu saja. Aku bahkan berani memelintir tanganmu,” balas Yvone. Di dunia ini. Tidak ada yang berani menindas Yvone Faranes.

“Apa kau bilang?” Alexa meremas sendok di tangan.

“Kau mau pergi ke mana? Kau tahu ‘kan kalau kau tidak boleh keluar tanpa izin dari Arsen,” ujar Brighita.

Yvone yang kini duduk di salah satu kursi menatap tajam ke arah mertuanya. Senyum jahat terukir di bibirnya. “Tidak ada yang bisa melarangku.”

“Apa?” Brighita mengepalkan tangannya.

Yvone menatap menu makanan di atas meja. Keningnya mengkerut. “Kenapa semua yang dihidangkan makanan berlemak?” Tatapan Yvone lantas mengarah pada pelayan, kemudian berkata,“Aku ingin makan salad sayur, dan juga salmon segar.”

Mendengar itu, Brighita melotot. “Hei, beraninya kau mengatur menu di rumah ini!” Brighita mengarahkan jari telunjuknya ke arah wajah Rose.

Dengan cepat, Yvone yang berada dalam tubuh Rose, meraih jemari wanita itu kemudian memelintirnya ke belakang punggung, dan membuatnya berteriak.

“Argghhh!!!”

1
chataleya
rose, jangan tinggalkan arsen. maafkan lah.. lupakan segala kesalahannya, lupakan sikap tidak tegasnya, lupakan sikap dia yang tidak memprioritaskan kamu Ros. 🤭🤭🤭
🙈🙈🙈 wkwkwk... hidup 2 kali jg masih mau dibegoin lelaki.🤣
Uthie
Segeralah putus kan Rose 😁👍

hidup sama Arsen yg plin plan, gak tegas, dan lebih mengutamakan keluarga dan sahabat kecilnya itu, lebih baik sihhh sama si dokter itu memang 👍😁
merry
bnr ros lki model kyk arsen tglin ajj mskk rumh dibiarkan dtglin Renata seenak jidat krmh y dgn alasan tmn lm,, arsen juga bodoh hk sdr knp dia bs bgni bisa bgtu gk ada curiga ya,,, gk tegas lgg 3 ular itu dh ngelakuin kesalahan tp diam ajj
Astiana 💕
Thor, aku sesak nafas gara2 baca cerita mu, kayak dracin aja, ketua mafia kok gak tegas, musuh selalu berhasil, matiin aja Napa di Renata itu,paling gak bikin ibu nya lumpuh kek. huhhhh
Tiara Bella
Arsen dtng....wow....
merry
bukn Arsen dh tau y Renata slh knp msh dibiarkan dtgl drmh ya
awesome moment
mo.nerusin baca tp mual. arsen mmg laki2 yg bikin eneg. g punya pendirian. akan lbh bikin jijay lg klo rose milih bertahan. maapkeun, kak. sy mundur..g tahan. mual bgts baca sikap arsen..maapkeun
Tiara Bella
aku heran sm Renata kenapa selalu ada dirmh Arsen pdhal itu bukan rmhnya
awesome moment
nha kn...laki2 cemen. buang ke laut j, rose
awesome moment
arsen klo lo msh plin plan plun...dijamin bakalan dimanfaatin renata. ujungnya....rose menjauh ato...lbh baik menghilang😄😄😄buat p ngeberatin org yg g prioritaskan qt
awesome moment
🤭😄🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
siapa nih yang datang
dome🌬️🌀🌀🌀
curiga aku sama kluarga Arsen. kandungkah apa tiri. Krn mereka berani buat kasih obat agar Arsen bisa dikendalikan
curiga juga sama Renata. ini pasti ada hubungan jug kayaknya sama Jackson si penghianat.
dome🌬️🌀🌀🌀
Danil aja lah, kau sama kudanil aja sih rose ga usah balik ke Arsen. ga penting bnget dia itu
dome🌬️🌀🌀🌀
ga bisa kah Thor Arsen itu buang aja kelait. males banget sih kalau rose sama laki lembek modelan dia. 😤😤😤
esmosi saya thor🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
keselnyaaaaa... astagaaa.. drama recehan kelas teri ini mah🤣🤣..
dan hebatnya si Arsen lembeknya kebangetan sumpah. ngalah Thor ga biarin aja si rose cari cwo yg tangguh tegas crazy rich.
sebenarnya agak janggal aja yaa orng kaya sekelas Arsen penjabarannya. emaknya sama adeknya kayak orng susah. pengen nguasain harta orng. kayak orng yg baru aja jadi orkay alias OKB. kayak gitu lah penampakan kelakuan emak sama adeknya Arsen. ga kelas banget kayak bukan orkay kayak OKB malah
dome🌬️🌀🌀🌀
apa lu sen. apa lu Maruk mau dia duanya.. serakah namanya itu. ga mau cerai tapi tetep mau nikah hnya karna kedinginan emakmu. ga logis banget.
dome🌬️🌀🌀🌀
ngapain sih rose JD kesel dehhhh😤😤😤😤
biarin aja sih si Arsen sama sampah, kau dengan segala kesempurnaan yg kau miliki laki2 mana saja bisa kau dapatkan. biar si Arsen buang ke tong sampah karna pasangan nya juga sampah😤😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
dih aneh,, cerai dl bos baru nikah lagi. enak saja kau. lagian sebagai laki laki sumpah yaa aku sangat sangat sebel modelan kayak si Arsen benyek bener JD laki laki. emaknya ngomong apa ngikut aja kayak ga punya pendirian saja. malas lah. kalau yvone masih tetep sama Arsen. cari yg lebih dr si Arsen. kayak stok laki2 berkualitas hbis saja didunia ini.
dome🌬️🌀🌀🌀
akhirnya.... ada jalan keluar juga soal oplas yaa😁😁.
semangat kembali cantik mempesona Yvonne
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!