Bagaimana jika Cinta pertama yang kamu pendam selama ini, Tiba-tiba menjadi saudara tirimu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mawar
"Senja kenapa matamu bengkak? " tanya Mira dengan wajah kawatir.
"Gapapa, hanya rindu sama Papa, " jawab Senja dengan singkat, lalu duduk di kursinya untuk sarapan bersama.
"Biru, kamu mau makan sama apa biar Mama ambilkan? " tanya Mira dengan lembut.
"Nggak perlu, " jawab Biru dengan singkat.
Suasana meja makan yang sudah bertahun-tahun seperti ini, hanya ocehan nggak jelas Mira yang selalu terabaikan.
"Senja, nanti kamu berangkat bareng sama Kakakmu ya, " ucap Arga kepada Senja, dan Senja langsung di buat gelagapan.
"Anterin dia sebagai perwakilan Papa Ru, " ucapnya yang kali ini ke Biru.
"Aku bukan kakaknya, " jawab Biru singkat.
"Ya udah kembalikan semua kunci kendaraan yang kamu pakai selama ini, " gertak Arga dalam bentuk ancaman.
"Pa, Senja bisa naik taxi online, " sela Senja.
Biru berdiri, dan menaruh semua kunci mobil dan motor yang dia gunakan selama ini di samping piring makanan yang belum dia habiskan, lalu bergegas pergi.
"Mas, jangan terlalu keras sama Biru, " jelas Mira yang memenangkan suaminya yang saat ini terlihat mulai emosi.
"Senja, ambil kuncinya, kamu pakai mobil Biru..!! " perintah Arga yang membuat Senja tertegun.
"Tapi Pa, " protes Senja.
"Papa nggak suka penolakan, " potong Arga langsung.
"Aku takut Kak Biru semakin marah, " jelas Senja dengan jujur.
"Biarkan aja, " jawab Arga enteng, dan Mira memberi kode untuk Senja agar menurut dengan perintah suaminya.
...----------------...
Saat ini Senja berhenti tepat di depan tongkrongan Biru dan para teman-temannya. Semua teman Biru di buat tertegun dengan kecantikan Senja saat turun dari mobil Biru.
"Senja...!! " Sapa Lucky yang saat ini datang menghampiri Senja. "Ngapain ke sini? " tanyanya.
"emb, mau kembaliin kunci mobil kak Biru, " ucap Senja dengan jujur.
Senja berjalan ke arah Biru lalu memberikan kunci mobilnya, tetapi Biru sangat acuh terhadapnya. "Pakai aja, gue nggak butuh, " ucapnya dengan acuh.
Senja menghela nafasnya dengan berat, "Aku tau ini mobil kesayangan Kak Biru, dari tante Anna, " ucap Senja lalu memberikan kuci tersebut kepada Lucky, dan dia berjalan menuju sekolah nya yang berada di sebrang jalan kampus Biru.
"Gila, adik Lu cantik banget, " puji salah satu teman kampusnya. "Gue kalau punya adik kayak gitu, gue nikahin sendiri, " ucapnya lagi.
"Gila...!!! " sarkas Cristian secara langsung, yang saat ini bergidik ngeri.
"Gue juga mau jadi adik ipar Lu Ru, " tawar Rangga, yang saat ini jadi teman balapan mobilnya. "Lu boleh pakai mobil gue yang manapun, " tawarnya lagi.
"Sulit kalau Rangga maju, nggak ada yang mampu nyaingi, " ucap Dirga dengan bangga. "Kecuali si Biru sendiri, " jelasnya lagi yang membuat Biru menoleh ke arahnya dengan tatapan tajam. "Peace..!!" ucapnya sambil terkekeh.
"Biru kan milik Mawar secara paten, " ucap Rangga sambil merangkul Biru. "Ya nggak? " tanyanya kali ini.
"Nggak minat, " jelas Biru, sambil menepis tangan Rangga yang merangkulnya.
"Tuh dia datang, " ucap Rangga yang melihat ke Arah Jemima, yang saat ini di sebut Mawar oleh semua orang karena pesonanya yang luar biasa.
"Naik ke mobil, " perintah Jemima ke Biru dengan wajah marahnya.
Biru masih terlihat acuh, "Kalau nggak mau naik, kenyamanan gadis SMA yang bawa mobilmu akan terancam, " ancam Jemima.
Biru langsung tersenyum tipis, "Baguslah, gue nggak perlu capek menyingkirkan dia, " ucapnya lalu masuk ke mobilnya sendiri. Dan mengegasnya dengan kecepatan tinggi.
"Berengsek, dia nggak ikut kelas lagi, " maki Cristian yang melihat kepergian Biru.
"Dia sambil merem otaknya udah encer," saut Lucky yang saat ini menarik Cristian masuk ke kampus.
......................
"Semoga Suka Ya☺"
semangat 🙏😍