NovelToon NovelToon
Pindah Ke Zaman Kuno

Pindah Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.

Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.

Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Kecelakaan

"Awas...!"teriak para tamu dengan panik, Kapten Pengawalnya berbalik,namun tak sempat untuk menarik Tuan mudanya menghindar.

"Tuan muda !"teriaknya dengan panik.

Bang!

Teh panas itu membasahi punggung Wang Ryu,dia mengerutkan keningnya, sedangkan Tuan muda Wu yg dilindungi nampak berwarna pucat terkejut.

Saat dia mendongak,mata seterang langit bertabrakan dengannya dibalik kerudungnya.

Matanya melebar.

dia tiba-tiba ingat kata-kata kakeknya,bahwa dulu leluhur mereka pernah melihat reinkarnasi fana dari dewa Surgawi.

Dikatakan bahwa tubuh fana dewa surgawi memiliki rambut berwarna putih, dengan tubuh putih dan kulit selembut susu ,mata yg seribu langit dengan wajah tampan dan lebih cantik dari seorang wanita.

Dikatakan juga tubuh fana dewa surgawi memiliki wewangian yg nunik dan sekarang Tuan muda Mu mencium aroma dari segala jenis buah yg terasa harum.

manis dan segar dari tuan ini!

"Tuan muda anda baik-baik saja?" Melihat kapten pengawal anak ini muncul,Wang Ryu perlahan melepaskan lengan anak itu.

Tuan muda Wu berdiri didukung oleh Kapten pengawalnya dengan linglung,Kapten Ling melihat bahwa Tuan mudanya sangat Shock membuatnya cemas dan marah.

Wang Ryu berbalik untuk melihat si pelaku yg berdiri dengan wajah pucat ,cemas dan ketakutan, pelayan tua berusaha menghibur nona nya.

melihat hal ini beberapa orang mulai mencibir terang-terangan.

"Gadis ini begitu galak,dia tak menyukai tuan muda itu maka biarkanlah,apa perlu sampai mencelakai Tuan muda yg menolaknya?"ucap Bibi Tua dengan wajah galak.

Beberapa orang segera menimpali kata-katanya."Dia bilang Tuan muda ini cacat dan tak pantas untuknya,tapi sepertinya dia lah yg sakit!"

"...Nona ayo kita kembali"bisik pelayan Tua yg merasa kondisi semakin tak kondusif.Nona Fei mengangguk dengan wajah pucat dan ke duanya berjalan ke arah pintu dengan cepat.

"Tunggu...!"tahan suara dengan nada dingin.

Ke dua orang itu berhenti dengan kaku,lalu melihat ke arah suara dengan terkejut,semua orang jga melihat tamu yg sudah dengan baik hati menolong Tuan Muda.

"Apa .. apa maumu!"tanya Nona itu dengan mata memelototinya .melihat ini Wajah beberapa orang segera mengelap.

Anak ini apa orang-orang dikeluarga nya terlalu memanjakannya,dia masih berani memelototi orang.

Melihat bahwa semua orang melihat lelucon mereka,membuat Pelayan Tua segera membungkuk dengan wajah ketakutan."Tuan saya...saya minta maaf,kami akan Menganti rugi untuk obat dan-"

Alis Wang Ryu berkedut.merasa mendengar lelucon.".....Ganti rugi? Jika aku tak menghentikan mu apa kau masih berniat untuk ganti rugi?"

Wajah pelayan itu semakin pucat, dia segera menyangkalnya."..Tidak ! Tidak ..saya hanya terlalu panik,dan ingin nona segera kembali..."

"...Terlihat jelas kau ingin melarikan diri!"bentak Kapten Ling dengan marah.

Tuan muda Wu duduk di kursi yg ditempati oleh Wang Ryu tadi,dia masih diam dengan wajah pucat.

Orang-orang yg melihat merasa semakin kasihan. gadis ini dan pelayan benar-benar tak masuk akal!

"Kami tidak....!"tolaknya mencoba membela diri.Wang Ryu melihat keduanya benar-benar tak enak dipandang."...sikap kalian benar-benar arogan,nama keluarga mu Fei benar bukan?"

"Tuan ini...."pelayan Tua berusaha untuk tak membuat masalah lebih rumit ,apa lagi melihat bahwa Tuan muda ini nampaknya bukan dari keluarga kaya biasa.

Tapi Wang Ryu tak memberikan nya kesempatan untuk berkelit."Klau begitu aku akan mengingatnya dengan jelas...."

"Kamu!-" Nona Fei melihat ke arah Wang Ryu dengan marah.

"tamu ini silahkan pergi!kami tak akan pernah menerima kalian disini...!" perintah pelayan dengan wajah galak.

"Siapa juga yg ingin makan di kedai kumuh mu!"Bentak Nona Fei menatap mereka semua dengan kebencian sebelum berbalik lari keluar sambil menangis.

Pelayan Tua segera ingin menyusulnya namun Wang Ryu menghentikannya."...Tunggu jangan buru-buru.."

dia mengulurkan tangannya, dengan wajah serius dia berkata" Uang ganti rugi total 300 tael perak .."

"Apa...?!"pelayan Tua itu melihat dengan wajah ketakutan.

300 koin perak !apa dia merampok!

Wang Ryu dibalik kerudungnya tersenyum mengejek."...Apa kau tidak lihat!....aku membeli kain sutra dengan bordiran benang perak untuk baju ini yg menghabiskan lebih dari 500 koin perak!"

Semua orang menarik nafas.

pantas saja kainnya begitu terlihat lembut dan ringan ternyata itu dari kain ulat sutra yg susah dibudidayakan!.

apa lagi disulam dengan benang perak!

Hanya para bangsawan dan kerabat dekat kaisar yg bisa memakai pakaian mewah seperti ini!

siapa Tuan muda ini?!

Mendengar ini, membuat wajah pelayan tua membiru,dia mendengar bahwa hanya bangsawan dan kerabat Kaisar yg bisa membuat baju bersulam perak dan emas.

Mereka menyinggung orang yg salah!.

Pelayan Tua segera berlutut dengan ketakutan."Maaf saya!..saya akan segera mengambil uangnya...saya hanya membawa 12 tael emas..."

"Bagaimana jika kau berbohong dan melarikan diri?"tanya Wang Ryu dengan ringan.

"Saya..."Pelayan Tua tak bisa menyelesaikan kata-katanyaa.

Tuan muda Mu yg sejak tadi terdiam ahirnya bersuara." Kapten Ling kawal pelayan Tua untuk mengambil sisa uangnya..."

"Baik!"jawab Kapten Ling dengan senyum sinis pada pelayan tua itu."Ayo pergi jangan jadi pengecut!"

Lalu kapten Ling segera menyeret pelayan Tua yg berwajah pucat diikuti oleh nona Fei yg sudah pucat untuk pergi ke rumah keluarga Fei.

".....Tuan apa anda ingin berganti pakaian dan mengobati lukamu?"tanya penjaga lainya segera menghampirinya dengan hati-hati.

Wang Ryu tak merasakan sakit apaun,namun rasa lengket dipunggung nya membuatnya tak nyaman."...tolong siapkan air,saya akan mencucinya..."

"Baik...!"pelayan itu segera pergi untuk menyiapkan air panas untuk nya mandi.

Lalu Tuan muda Mu berdiri dari kursinya,dan didepan semua orang dia berlutut pada Wang Ryu."Terimakasih banyak yang mulia...!"

"......." Ada apa dengan orang-orang ini.

Wang Ryu menghela nafas lelah,dia mengulurkan tangannya untuk mengangkat anak itu dari lantai yg dingin.

" oke,jangan seperti ini...."jelasnya sambil membantu anak itu duduk di kursinya.

Tuan muda itu tertegun, mungkin Tuan surgawi ini sedang menyamar jadi dia seharusnya tak banyak bicara sembarang bukan.

Benar dikatakan bahwa mereka hanya turun ke bumi untuk ditugaskan menghukum dan memberikan kemakmuran atas dosa dan pahala yg dilakukan manusia.

Jadi saat dia bertemu dengan Tuan surgawi apa yg akan dia dapatkan? hukum atau berkah?

Melihat anak itu nampak berfikir dengan wajah berkeriput membuat Wang Ryu ingin tertawa.

anak ini masih begitu muda kenapa penuh dengan beban pikiran.

Hari semakin malam,Wang Ryu berpamitan pada Tuan muda Mu,yg nama lengkap Mu Zhilin udah kembali ke kamar nya.

Mu Zhilin setelah mengantar Tuan surgawi pergi ,dia kembali ke kamarnya sendiri,tak lama pintu kamar diketuk dan suara kapten Ling yg kembali.

Kantung berisi sisa emas ditaruh diatas meja.

"...awalnya saya ingin langsung memberikannya pada Tuan muda itu,namun hari sudah malam saya tak nyaman jika menganggu istirahat nya...."

"Kita bisa memberikannya besok, tolong simpan saja bersamamu dulu..."perintah Mu Zhilin padanya.

"Baik tuan muda,benar bagaimana dengan telinga anda?"

"Tidak apa-apa..."jawabnya, sambil menyentuh telinga kirinya.

Ke esoknya paginya Wang Ryu berkeliaran dikota sambil bertanya soal rumah yg dijual dan bisa langsung ditempati.

Dia mendapatkan Ada 3 rumah ,yg no.1 rumah itu cukup besar dan luas , seperti bekas milik pejabat tua yg sudah meninggal karena sakit, keluarga tak mau tinggal disana dan berniat menjualnya.

Harganya 300 koin emas.ini murah untuk ukuran rumah dengan halaman luas,5 kamar tidur,dapur dan kamar mandi,seta ada taman kecil didalam rumah ada juga gudang.

Rumah no.2 terdiri dari 4 kamar,dapur ,kamar mandi,ada ruang tamu luas dan halaman dan tanah dibelakang rumah yg masih kosong.

rumah ini milik pria tua bernama Li,dia menjualnya karena akan ikut tinggal bersama putranya ke kota lain.

Harganya 450 koin emas.lebih mahal tpi lokasi rumah dipusat kota, dekat dengan klinik dan sekolah juga pasar.

Rumah no.3 kondisinya sama dengan no.2 bedanya letaknya didekat gerbang kota,dan cukup jauh dengan pusat kota yg ramai harganya jauh lebih murah 250 koin emas.

Wang Ryu berminat pada rumah ke 2.jadi dia pergi langsung ke rumah Tuan Li diantar oleh orang yg memberitahunya soal rumah itu.

"Pria tua Li....!" Teriak paman itu dengan semangat diluar pintu, langkah kaki cepat segera terdengar dengan suara yg tak sabar."Ada apa?"

Pintu terbuka,Wang Ryu melihat pria seusia Kakeknya dengan wajah ramah dan mata yg hidup.paman itu menjelaskan kedatangan mereka." Ada orang yg ingin membeli rumah mu..."

Pria tua itu menoleh ke arah pria bertopi disebelah tetangga nya terkejut.

"Aih ayo Silahkan masuk cepat!" Lalu pria tua Li segera meminta mereka masuk,Wang Ryu melihat bahwa pria tua ini masih cukup tegap saat berjalan.

Berbeda dengan orang seusia yg hampir susah untuk berjalan bahkan bungkuk.

Mereka berbicara soal kondisi rumah ,Wang Ryu melihat kondisi rumah sangat baik,tak ada yg rusak atau bocor.hanya saja perabotan didalam agak tua.

"Paman saya akan membelinya, bisakah surat-surat itu diurus sekarang?"

" Tentu saja...!"jawab pria tua itu dengan semangat.

dia bangun dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil surat-surat dan meminta Paman tetangga memangil petugas Daerah sebagai saksi.

Waktu pembelian rumah berjalan cepat,mereka menandatangani surat kontrak penghilang nama atas rumah itu,dan petugas segera memberikan stempel dikontrak.

Wang Ryu menyimpan satu, pria tua satu dan petugas satu.nama dalam akta tanah sudah resi milih Wang Ryu jadi pria tua Li akan pindah besok.

Pak tua dengan baik hati memberikan lemari dan barang-barang tua itu pada Wang Ryu,dan hanya membawa pakaian dan barang pribadi saat pindah ke esoknya Harinya.

1
Shen shandian luo
typo nya gak karuan..
Aisyah Suyuti
good👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!