NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta Sang Dosen

Jeratan Cinta Sang Dosen

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dosen / Mengubah Takdir
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Anastasya atau biasa dipanggil Ana, seorang wanita berusia 24 tahun yang tengah mengejar gelar S1.


Pertemuan pertamanya dengan seorang laki laki membuat hidup Ana berubah. Nathaniel Francisco, seorang dosen berusia 30 tahun yang terobsesi dengan dirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Setelah malam itu, Nathan berhenti mengganggu Ana. Bahkan sudah 3 hari Ana tak melihat Nathan, Ana merasa sedikit lega.

" Lo kenapa ? Daritadi gue perhatiin bengong aja, mikirin Pak Nathan ya " goda Fitri

" Ngaco, gue lagi mikirin cari duit dimana lagi yah Fit. Kayaknya ngandelin gaji part time aja ga cukup, Ade gue yang satu mau kuliah satu lagi mau masuk SMA "

" Hmm Na.. Sorry ya gue ga bisa bantu lo, gue cuma semangatin lo doang "

" Engga apa apa Fit, gue punya sahabat kayak lo aja udah beruntung"

" Aduh Na, terharu nih gue "

Keduanya pun tertawa untuk beberapa saat, hingga tawa Ana sirna saat melihat Nathan yang berjalan menuju arahnya.

" Kabur yuk " ucap Ana

" kenapa ? "

Belum juga sempat pergi, Nathan sudah sampai di meja Ana dan juga Fitri.

" Boleh saya pinjam Ana sebentar ? " ucap Nathan

" Boleh Pak " jawab Fitri mengangguk

" Ikut saya Na, sebentar " ucap Nathan dan Ana mengiyakan

Ana berjalan di belakang Nathan, ia takut jika nantinya akan ada gosip yang tidak tidak mengenai dirinya dan Nathan.

Nathan mengajak Ana keruangannya, Ana berpikir setelah malam itu Nathan tau batasnya tapi ternyata Ana salah.

" Setelah malam kemarin saya sudah mengambil keputusan Na " ucap Nathan lebih dulu

" Keputusan apa pak ? "

" Keputusan buat tetap jadiin kamu pacar saya "

Ana menghela nafasnya kasar, ia benar benar tak habis pikir dengan dosennya ini.

" Pak dengerin saya, pertama saya ga suka sama bapa, kedua saya juga lagi ga mau pacaran, ketiga pacaran itu untuk kedua orang yang memiliki perasaan pak " jelas Ana

" Lalu apa yang harus saya lakukan agar bisa mendapatkan ketiganya? "

" Engga ada pak, saya ga suka sama bapa "

Nathan mengangguk anggukkan kepalanya, sedangkan Ana ia membuang wajahnya ke lain arah.

" Jadi kamu nolak saya lagi ? " ucap Nathan

" Menurut bapa ? Udah ya pak, intinya saya ga mau jadi pacar bapa " tegas Ana

Ana keluar dari ruangan Nathan, Ana benar benar tak habis pikir dengan yang Nathan pikir.

....

Malam ini Ana kembali bekerja seperti biasanya, Cafe malam ini cukup ramai membuat Ana sedikit kelelahan.

Setelah jam cafe selesai, Ana dan beberapa pegawai lainnya pun pergi untuk mengambil gaji mereka.

" Ini Ana gaji dan juga tip dari tamu kemarin " ucap Pak Pian selaku atasan

" Terimakasih pak " ucap Ana sambil mengambil amplop yang cukup tebal

Ana tak tau berapa jumlahnya, tapi yang jelas sepertinya uang yang ia terima lebih banyak dari yang biasanya.

Ana keluar menuju motor yang ia parkirkan, namun saat Ana hendak menuju motor miliknya Jeremy mantannya itu menghampiri Ana.

" Ana tunggu Ana " ucap Jeremy

Ana mencoba mengabaikannya, namun tangan Jeremy sudah menggenggam erat tangan Ana.

" Lepasin gue " ucap Ana dengan emosi

" Na, aku minta maaf Na. Aku khilaf Na, aku janji ga akan ngulangin lagi Na " ucap Jeremy memohon

" Gue udah ga perduli, mau lo tidur sama siapapun sekarang juga gue ga perduli. Gue udah jijik sama lo"

" Kalau kamu ga mau balikan sama aku, aku akan sebarin foto foto kamu Ana. Biar semua orang liat tubuh kamu "

" Gue juga bisa sebarin vidio lo kemarin Jer, jadi lo ga usah ancam gue "

Ditengah perdebatan Ana dan Jeremy, entah darimana tiba tiba Nathan menghampiri keduanya.

" Ana.. " ucap Nathan memanggil

Ana dan Jeremy menoleh bersamaan, entah kenapa Ana merasa terselamatkan oleh kehadiran Nathan.

" Kamu siapa ? " tanya Nathan menunjuk Jeremy

" Lo yang siapa ? Ga usah ikut campur, Ana ini pacar gue " jawab Jeremy

" Jer stop ya, kita itu udah putus " tegas Ana

" Ana, aku ga pernah mau kita putus Na " ucap Jeremy

" Itu urusan lo, yang penting gue mau putus Jer " ucap Ana dengan tegas

" Jadi kamu ini mantannya Ana ? " ucap Nathan

" Lo siapa sih ? Ngapain ikut campur hah ? " tegas Jeremy

" Dia Nathan, pacar gue. " jawab Ana sambil menggandeng tangan Nathan

" Pacar? Secepat itu Na ? " ucap Jeremy

" Kenapa ? Lo aja selingkuh, kenapa gue ga boleh punya pacar dengan cepat ? "

Jeremy tersenyum sinis, ia mengeluarkan ponselnya.

" Lo boleh pacaran sama Ana, tapi disini gue punya foto foto seksi Ana " ucap Jeremy yang kemudian pergi

Ana masih menggandeng tangan Nathan, Nathan membiarkannya begitu saja.

" Jadi itu mantan kamu ? " ucap Nathan

Ana yang tersadar langsung melepaskan genggamannya dan sedikit menjauh.

" Saya pergi dulu pak " ucap Ana yang kemudian dengan cepat Nathan tahan

" Biar saya antar, bahaya takut mantan kamu masih ikutin kamu " ucap Nathan

Ana berpikir ada benarnya juga apa yang Nathan katakan, terlebih Ana juga tau bagaimana Jeremy.

" Sekali ini aja, ini pun terpaksa " ucap Ana dan Nathan tersenyum

Ana pun masuk kedalam mobil Nathan, rasanya sedikit aneh berada berdua seperti sekarang.

" Jadi itu mantan kamu? " Nathan membuka percakapan

" Hemm, 3 tahun saya sama dia pacaran. Tapi ternyata saya di khianati gitu aja, saya ngeliat sendiri di tidur sama wanita lain. Ternyata hubungan lama itu ga menjamin apapun"

" Maaf pak saya jadi curhat " ucap Ana dengan suara yang pelan

" Engga apa apa Na kalau memang itu bikin kamu lega "

" Soal tadi juga saya minta maaf pak, sudah bilang kalau bapa pacar saya dan saya juga udah lancang "

" Loh jadi kita ga pacaran beneran nih ? "

" Engga lah pak, ngomong ngomong ko bisa bapa disana ? "

" Oohh ya tadi saya mau ke cafe tapi saya lihat sudah tutup terus ga sengaja liat kamu jadi yaudah saya samperin " ucap Nathan berbohong

Ana hanya mengangguk, ia tak ingin membahas. Ana merasa semakin lelah karena Jeremy.

" Kita makan dulu ya, kamu pasti belum makan kan ? "

" Engga usah pak "

" Sebentar saja Ana "

" Baik pak "

Ana mengiyakan sebagai ucapan terimakasih kepada Nathan yang sudah membantu dirinya.

Mobil Nathan berhenti disebuah tempat makan yang terbilang mewah.

" Pak, kita mau makan disini ? " tanya Ana

" Iyah, kenapa Na ? "

" Hmm, kayaknya ditempat lain aja deh pak "

" Oo oke, kamu mau dimana ? "

" Nanti saya beritahu Bapak "

Karena permintaan Ana, akhirnya mobil Nathan pun kembali pergi dari sana.

Hingga Ana menunjuk salah satu tempat makan, sebuah tempat sederhana.

" Disini ? " ucap Nathan

" Iyah, bapa ga keberatan kan ? "

" Engga ko ga apa apa "

Ana mengajak Nathan untuk makan diwarung pecel ayam, disana keduanya pun menikmati makanan mereka.

Setelah memesan makanan, keduanya duduk sambil menunggu makanan mereka tiba.

" Kalau kamu butuh bantuan saya, kamu bilang aja ya Na "

" Saya ga suka merepotkan orang lain pak, selagi saya bisa sendiri pasti saya lakukan sendiri "

" Na.. "

" Hmm kenapa Pak ? "

" Syarat apa yang saya harus lakukan agar bisa menjadi pacar kamu ? "

1
aroem
bagus
Athalia Karo
di perkuliahan tidak ketua kelas namanya Thor tapi disebut komting kelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!