NovelToon NovelToon
CEO MISTERIUS ITU TERNYATA SUAMI SAYA

CEO MISTERIUS ITU TERNYATA SUAMI SAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kekasih misterius
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Kazuki Taki

𝐑𝐢𝐳𝐮𝐤𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐢 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐢𝐝𝐞𝐧𝐭𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐠𝐚𝐧𝐝𝐚. 𝐡𝐚𝐫𝐢-𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚 𝐛𝐢𝐚𝐬𝐚. 𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐝𝐢𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐰𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐛𝐚𝐡 𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐧𝐲𝐚. 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐢𝐬𝐢 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazuki Taki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 4 - HALTE TUA.

Rabu sore datang dengan langit yang menggantung kelabu lagi. Sejak siang, awan telah menutup matahari, membuat suasana sekolah terasa lebih redup dari biasanya. Angin bertiup lembut, membawa aroma tanah yang seolah bersiap menyambut hujan.

Di kelasnya, Rizuki duduk di bangku dekat jendela seperti biasa. Guru fisika sedang menjelaskan teori gerak lurus berubah beraturan. Suara kapur menggesek papan tulis terdengar konstan. Sebagian siswa mencatat, sebagian lagi melamun.

Rizuki mendengarkan. Ia memahami materi bahkan sebelum penjelasan selesai. Namun hari itu, fokusnya tidak setajam biasanya.

Tatapan mata coklat itu muncul lagi dalam pikirannya. Ia tidak menyukainya. Namun entah mengapa merasuki pikirannya. Karena itu berarti ada sesuatu yang mengganggu stabilitas emosinya.

"Ini tidak relevan," bisiknya pelan dalam hati.

Bel sekolah berbunyi. Siswa-siswa berhamburan keluar kelas. Rizuki berjalan lebih lambat dari yang lain. Ia tidak terburu-buru. Ia tidak pernah terburu-buru.

Langit akhirnya pecah. Hujan turun untuk kedua kalinya minggu itu. Rizuki tidak membawa payung. Karena hari itu ia sengaja tidak ingin membawa nya.

Ia membiarkan beberapa tetes mengenai rambutnya. Entah kenapa, ia ingin merasakan hujan hari itu.

Di sisi timur kota, Vhiena berdiri di depan papan pengumuman sekolah. Ayu dan Lala masih berbicara soal tugas kelompok.

"Kayaknya bakal hujan lagi," kata Ayu.

Vhiena menatap langit yang mulai gelap. Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat. Ia tidak tahu kenapa. "Kalian duluan aja," kata vhiena tiba-tiba.

"Sendiri?" tanya Lala.

"Iya. Mau mampir sebentar." Vhiena berbohong, Padahal tidak ada tempat yang ingin ia datangi. Kecuali mungkin… trotoar itu lagi.

Hujan turun semakin deras. Vhiena akhirnya berteduh di halte tua yang terletak di sudut jalan. Halte itu sepi Bangkunya berkarat, Catnya mengelupas. Lampunya berkedip samar. Ia berdiri memeluk tasnya. Menunggu hujan reda. Atau mungkin… menunggu sesuatu yang lain.

Langkah kaki terdengar mendekat. Teratur, Tenang. Vhiena menoleh. Dan napasnya tertahan. Pria itu lagi ( dalam pikiran vhiena. )

Seragamnya sedikit basah. Rambut hitamnya jatuh tipis di dahi. Wajahnya tetap tanpa ekspresi berlebihan. Ia berhenti sejenak melihat halte. Lalu melangkah masuk.

Hanya ada mereka berdua. Suara hujan menjadi latar yang konstan. Beberapa detik hening.

"Hujan lagi," kata Vhiena pelan.

"Ya," jawab Rizuki singkat.

"Kamu memang suka kehujanan?" tanya vhiena lagi.

Rizuki menoleh sedikit. "Kurasa begitu."

"Tapi kamu tidak pakai payung." Vhiena melanjutkan pertanyaan nya.

"Kadang tidak masalah." Jawaban rizuki tetap pendek. Namun kali ini, nadanya tidak sepenuhnya datar.

Vhiena tersenyum kecil. "Kamu selalu jawab singkat ya."

Rizuki menatap lurus ke depan. "Kamu selalu banyak bicara."

Vhiena tertawa pelan. "Kalau nggak bicara, nanti nggak kenal."

Rizuki terdiam. Beberapa detik kemudian ia berkata, lebih pelan dari biasanya: "Perlu kenal?"

Pertanyaan itu membuat Vhiena terdiam. Ia menatap hujan yang jatuh deras. "Aku rasa iya."

Kali ini Rizuki menatapnya lebih lama. Tatapan itu bukan lagi sekadar pertemuan singkat. Ada kesadaran di sana. Ada pengakuan diam-diam. "Rizuki," katanya akhirnya.

"Vhiena," jawab vhiena dengan wajah ceria nya. Untuk pertama kalinya, mereka menyebut nama satu sama lain tanpa jarak.

Hujan mulai sedikit mereda. Angin membawa percikan air masuk ke bagian depan halte. Refleks, Vhiena melangkah lebih ke dalam. Rizuki bergeser sedikit agar tidak terkena hujan namun tidak terlalu dekat dengan vhiena. Namun jarak mereka kini jauh lebih kecil dibanding pertemuan pertama.

"Kamu pulang ke arah mana?" tanya Rizuki.

"Selatan." Jawab vhiena dengan spontan.

Rizuki mengangguk. "Arah itu bukan jalannya"? Namun ia berkata pelan: "Aku juga."

Vhiena tidak menyadari kebohongan kecil itu.

Hujan berhenti. Langit masih kelabu, tapi lebih terang. Mereka keluar dari halte bersama. Berjalan berdampingan Tidak terlalu dekat, Tidak terlalu jauh, Tidak ada sentuhan, Tidak ada janji.

Namun ada sesuatu yang berubah. Langkah mereka selaras. Untuk pertama kalinya, Rizuki tidak merasa sendirian dalam perjalanan pulangnya. Dan untuk pertama kalinya, Vhiena merasa hujan benar-benar membawa sesuatu, Bukan hanya air Melainkan awal.

1
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧
Vhiena malu-malu kucing/Proud/
Tinggal bilang nunggu si dia apa ssh nya si?/Slight/
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧: Iyaa/Smirk/
total 2 replies
Andik Rifai
sukaa bangeeettt. biasanya tuh alur percintaan CEO sama orang biasa kan ntah di jodohin tapi ditolak ntah dramanya harus diculik, atau keluarga berantakan broken home dll. tp ini tuh mengalir damai tanpa banyak drama. ini real cowok dingin sih ga banyak bacot atau suka ngancem ceweknya. fav banget cerita ini.. btw aku cewek yaa
Kazuki Taki: terimakasih kk
total 1 replies
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧
Penyamaran yg bagus🙏😭

SMA kls 3, trnyta CEO😌
Kazuki Taki: 🥰❤, terimakasih kk
total 5 replies
Ananda Andin Angraini
Kebanyakan titik dan banyak lanjutan kata, alangkah baiknya jika d sambung jadi satu.

cnth
"Tuan Rizuki, maaf mengganggu! Saya lihat lampu masih menyala." kata Mira./Smile/
tapi tergantung masing-masing cerita sih, hehehe
Ananda Andin Angraini: Wokeh /Tongue//Facepalm/
total 2 replies
Ananda Andin Angraini
koreksi dkit ah
Kazuki Taki: koreksi di persilahkan kk 😀
total 1 replies
Ananda Andin Angraini
setinggi apa ya? /Shy/
Ananda Andin Angraini
/Doge/
Ananda Andin Angraini
berisik tapi ngangenin ya. /Joyful/
Ananda Andin Angraini
Untungnya bukan kata 'Y' doank /Facepalm/
Ananda Andin Angraini
"Mungkin." bisa iya, bisa tidak. /Chuckle/
Kazuki Taki: yang jelas iya, soalnya penasaran sama tu cwe🤭
total 1 replies
Kazuki Taki
sudahh kan 🤣
Ananda Andin Angraini
Tanda kutip kurang dan salah tempat kak, harusnya "Rizuki!" /Applaud/
Ananda Andin Angraini
Ah berharap pas dia jatuh d belakangnya ada Rizuki, /Proud/
Ananda Andin Angraini
iya nunggu ayank beb /Joyful/
Ananda Andin Angraini: hilal THR masih belum nampak /Chuckle/
total 2 replies
Ananda Andin Angraini
hmmm,
Ananda Andin Angraini
Da emnk bos muda. /Proud/
Ananda Andin Angraini
Singkat, jelas dan minta di lempar sendal. /Joyful/
Ananda Andin Angraini: Wah ternyata seperti itu /Chuckle/
total 2 replies
Ananda Andin Angraini
udah tanda2 nih Rizuki. /Proud/

kak skip titiknya /Whimper/
Ananda Andin Angraini
bagian akhir, kalau narasinya di satuin lebih baik kak. 🙏/Bye-Bye/
Ananda Andin Angraini
lebih menantang ya Vhin? /Grin/

Skip titiknya kak. /Bye-Bye/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!