NovelToon NovelToon
Supreme Imortal System

Supreme Imortal System

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Action / Sistem / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Hiburan di dunia kultivasi

​Matahari mulai terbenam, menyisakan semburat jingga di cakrawala saat Kenzo tiba kembali di gubuk kecilnya. Dengan gerakan yang sangat lembut—kontras dengan tangan yang telah merenggut ribuan nyawa—ia merebahkan Lin-er yang tertidur lelap ke atas kasur jerami yang dilapisi kain linen.

​Setelah memastikan anaknya aman, Kenzo melangkah keluar. Ia menghirup udara malam yang segar, namun keningnya sedikit berkerut melihat halaman depannya yang kosong.

​"Tempat ini terlalu sepi. Tidak ada kursi untuk sekadar menikmati teh." gumamnya. Sebagai pensiunan pembunuh, ia kini sangat menghargai waktu luangnya.

​"Sistem," panggil Kenzo dalam benaknya. "Berikan aku pil sampahmu itu dan sebuah pisau."

​[Ding!]

[Memproses Permintaan Kreator... Karena Anda adalah pencipta dunia ini, Sistem akan meminjamkan satu unit Pil Pemurnian Qi Cacat dan Pisau Karat Beracun selama 24 jam.]

​Sesaat kemudian, dua benda itu muncul di tangannya. Kenzo menimbang pil merah yang tidak stabil itu, lalu dengan akurasi lemparan seorang ahli pisau, ia menyentil pil tersebut ke arah batang pohon ek besar yang sudah mati di dekat gubuknya.

​Blarrr!

​Ledakan terkontrol itu menghancurkan bagian tengah pohon tersebut tanpa membakarnya. Kenzo kemudian mendekat, menggunakan pisau pinjaman dari sistem untuk merapikan sisa-sisa kayu.

​Sret! Sret!

​Pisau itu memang terlihat berkarat dan kusam, namun saat menyentuh kayu keras, ia memotongnya semudah memotong mentega. Hanya saja, setiap kali Kenzo mengayunkannya, tangannya terasa gatal dan panas—efek samping dari racun murahan yang dioleskan pada pisau tersebut.

​"Sistem tidak berguna," maki Kenzo sambil terus bekerja. "Bahkan memberikan alat kerja saja harus disertai efek samping yang menyebalkan."

​Dalam waktu singkat, potongan pohon itu telah berubah menjadi sebuah kursi malas yang kokoh, meski bentuknya sedikit kasar. Kenzo duduk di sana, menyandarkan tubuhnya yang kini terasa lebih bugar daripada di kehidupan sebelumnya.

​Tiba-tiba, perhatiannya teralih ke langit. Dua garis cahaya, satu biru jernih dan satu merah darah, saling bertabrakan di atas awan. Itu adalah dua kultivator yang tengah bertarung di atas pedang terbang mereka. Dentingan senjata mereka mengguncang udara hingga ke bawah.

​Kenzo memperhatikan dengan mata menyipit, menganalisis setiap gerakan mereka seperti sedang menonton rekaman CCTV target.

​"Gerakan yang wanita itu terlalu indah, tapi penuh celah. Dia bertarung dengan emosi," gumam Kenzo dingin. "Sebaliknya, pria itu bergerak seperti reptil—efisien dan licik. Dalam sepuluh tarikan napas, wanita itu akan mati."

​Benar saja. Pria itu melakukan tipuan rendah, membiarkan bahunya tergores hanya untuk menusukkan pedangnya tepat ke jantung si wanita. Wanita itu jatuh dari langit seperti burung yang patah sayap, sementara si pemenang terbang menjauh tanpa menoleh lagi.

​[Ding!]

[Luar Biasa, Kreator! Prediksi Anda 100% akurat. Sebagai penghargaan atas visi tajam Anda, silakan pilih salah satu hadiah berikut:]

​Bibit Anggur Biasa (Cepat Tumbuh, Rasa Masam)

​Telur Ayam (Hampir Busuk)

​Pisau Dapur Biasa (Tumpul)

​Kenzo menatap tiga pilihan sampah itu dengan tatapan datar. Ia tidak berpikir dua kali.

​"Aku pilih semuanya." ucapnya tenang.

​[Peringatan! Kreator hanya diperbolehkan memilih satu! Jangan mencoba melanggar aturan sistem!]

​Kenzo mendengus, sudut bibirnya terangkat meremehkan. "Akulah yang menulis hukum di dunia ini sebelum kau ada. Jika kau tidak memberikan ketiganya, aku akan mencari cara untuk membongkar kodemu dan menghapus modul suaramu yang berisik itu."

​[...!]

[Sistem terdeteksi mengalami lonjakan stres... Mengakses hak istimewa Kreator... Baiklah! Ambil semuanya! Dasar Kreator rakus!]

​Tiga benda itu jatuh di pangkuan Kenzo. Bibit anggur, sebutir telur, dan sebuah pisau tumpul. Bagi orang lain, ini adalah penghinaan. Tapi bagi Kenzo, ini adalah awal dari benteng pertahanannya.

​Ia menatap telur di tangannya. 'Jika aku menetaskan ini di bawah energi Qi yang tepat, mungkin aku bisa mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekadar ayam goreng,' pikirnya licik.

​Kenzo kembali menyandarkan tubuhnya di kursi buatannya, membiarkan sistemnya terus mengoceh marah di dalam kepalanya. Malam ini, ia mulai merasa benar-benar hidup.

1
I'm Nao
trauma sudah beliau 😬😬😅😅
I'm Nao
tolong bersabar ini ujian 🤗🤗🤗
I'm Nao
"turut mengheningkan cipta" kata si bodoh 😅😅😅
I'm Nao
hormat komandan!!!! pejuang kita akhirnya dapat ber istirahat dengan tenang 😬😬😬😬
I'm Nao
ekhem ini adalah sesuatu yang berada di luar logika sistem dan kamu masih terlalu kecil nak 😉😉😉
I'm Nao
houuuuu mengerikan 😬😬😬
I'm Nao
......kering pun kering wak 😅😅😅😅
I'm Nao: rillll
total 2 replies
I'm Nao
.....😐😐😐...........Allllamak😮😮😮
I'm Nao
😐😐😮😮😮😮😮😮😮
I'm Nao
anjay mulai berguna......



sebentar😅😅
I'm Nao: wkwkwkwkwkwkw
total 2 replies
I'm Nao
🤣🤣🤣🤣
I'm Nao
🤣🤣🤣
I'm Nao
anjirlah mau di smackdown juga wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Agen One: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Skull/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
ngakak🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
satu kali tembak langsung modaaarr
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Sistem nya tidak berkutik/CoolGuy/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Bagus dan menarik. semangat teruzzzz
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Doge/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!