NovelToon NovelToon
Bidadari Surga Yang Dirindukan

Bidadari Surga Yang Dirindukan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: Leny Fairuz

Dalam Sekuel kedua mengisahkan tentang lika-liku kehidupan Khaira Althafunnisa putri Hani dan Faiq dalam menemukan cinta sejati. Khaira telah menetapkan hatinya pada Abbas, seorang lelaki sederhana yang telah menggenggam hatinya sejak awal. Dengan kepergian Abbas meyakinkan Khaira bahwa mereka akan sehidup sesurga, hingga ia menutup hatinya untuk siapa pun yang mencoba mendekati dan meminangnya. Alexsander Ivandra seorang Ceo New Star Corp., tidak percaya yang namanya cinta sejati. Setelah diselingkuhi Sandra, kekasihnya yang seorang artis juga model termahal yang merupakan artis dibawah naungan manajemen artis miliknya, sulit bagi Ivan untuk mempercayai seorang wanita, hingga akhirnya pertemuan pertama hingga kesekian kali dengan Khaira membuat Ivan merasakan ada yang berbeda. Mampukah Ivan menaklukkan hati Khaira yang terlanjur membeku untuk memulai hubungan baru dengan seorang pria. Bagaimana cara Ivan untuk membuktikan bahwa perasaannya benar-benar tulus, bukan sekedar cinta biasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leny Fairuz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Setelah menelpon supir kantor untuk menjemput mamanya, Adi kembali ke kafetaria dimana Fery  sudah menunggunya.  Dengan lesu Adi menghenyakkan tubuhnya di hadapan Fery. Kesedihan atas kemalangan dalam rumah tangganya membuat Adi tampak berbeda.

“Apa yang terjadi padamu? Ku lihat akhir-akhir ini kau tidak bersemangat seperti biasa…” Fery merasa heran melihat perubahan sikap sahabatnya itu.

“Aku ingin berterus terang padamu tentang satu hal.” Adi menatap Fery dengan gelisah. Selain Johan, ia yakin Fery merupakan orang yang tepat untuk ia menceritakan permasalahan yang kini sangat mengganggu pikirannya.

“Wah, baru kali ini aku melihat seorang Aditama Prayoga tampak putus asa. Masalah apa yang membuatmu tampak kacau? Selama ini kau begitu perfect dalam keseharian.”

“Helen keguguran. Ia selama-lamanya tidak akan bisa melahirkan anakku.” tandas Adi sambil menghisap rokok yang baru saja ia nyalakan. Ia menghembuskan asapnya dengan kuat, berusaha mengurangi beban di hatinya. “Aku sangat kecewa, hingga membunuh semua perasaan yang ada untuknya.”

“Wah, bukannya kalian saling mencintai. Apa karena Helen mengalami keguguran sehingga kamu frustrasi.” Ia barusan mendengarkan cerita Marisa tentang masalah yang dialami menantu Linda, “Harusnya kalian saling mendukung dan menguatkan…” sebagai seorang teman yang baik Fery berusaha menasehati Adi agar tidak menyesal di kemudian hari.

Adi mengusap wajahnya dengan gusar, “Kau tau kesalahan terbesar yang kulakukan? Telah menceraikan Hani dan tidak mengakui Hasya sebagai darah dagingku…” tandas Adi membuat Fery melongo tak percaya.

“Astaga!” Fery terperanjat hingga meja bergetar karena tanpa sadar ia menyenggol meja saking tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar, “Apa kamu mabuk?”

Adi membalas tatapan Fery yang tertuju padanya, “Aku bersungguh-sungguh. Si kembar dan si mungil cantik itu putri kandungku. Anak-anak yang telah kutelantarkan karena terjebak dengan masa lalu yang penuh dengan kebohongan.”

Fery menggeleng-gelengkan kepala setelah memahami kenyataan yang terjadi. “Pantas saja wajah dede Sasya sangat mirip denganmu. Pada saat menyadarinya pertama kali aku sudah curiga. Tetapi Hani tidak pernah menceritakan tentang dirimu.  Dan Gigi juga tidak tau, siapa suami Hani.”

Adi meneteskan airmata mengingat wajah buah hatinya yang hingga kini tidak bisa ia peluk, hanya bisa ia sentuh. “Aku baru menyadari kesalahan yang telah ku perbuat. Selama ini aku telah menyia-nyiakan si kembar dan menyeraikan Hani karena menuduh ia berselingkuh dengan sahabatnya sehingga hamil Hasya.”

Fery ingin meninju Adi setelah mendengar ceritanya, “Kebodohan yang akan kau sesali seumur hidup. Rasanya mencekikmu saja tidak membuatku puas. Lantas bagaimana kau terlibat dengan Helen?”

Tanpa menyembunyikan sedikitpun, Adi menceritakan kisahnya tanpa ditutupi lagi. Ia tau hanya Fery yang akan bersikap tulus dan memberi solusi terbaik untuknya. Dan ia siap berjuang kembali untuk merengkuh kebahagiaan yang selama ini hilang dalam hatinya.

“…ternyata hidup 3 tahun bersama Helen tidaklah seperti yang ku harapkan. Bukan kebahagiaan yang aku dapatkan, tetapi kesepian. Aku merasa hampa. Kerja keras yang kulakukan selama ini tidak menghasilkan apapun. Ditambah lagi dia telah menyimpan kebohongan terbesar, dan itu menghancurkan egoku sebagai seorang lelaki.”

Fery menghembuskan nafas kesal  setelah Adi mengakhiri ceritanya.

“Aku yakin, jika Helen tidak mengalami keguguran, belum tentu kamu akan menyadari kesalahan yang telah kau perbuat selama ini. Aku tak bisa memberi solusi terbaik untukmu. Hani adalah sahabat Gigi. Dan ia berhak untuk berbahagia setelah apa yang telah kau lakukan terhadapnya dan putra-putrinya.”

“Tapi mereka adalah darah dagingku…” Adi bersikeras menolak perkataan Fery. “Aku akan berjuang untuk mendapatkan mereka kembali.”

“Tuan Faiq lelaki yang baik. Ia sangat tulus memberikan kasih sayang pada putra-putrimu yang telah kau telantarkan. Maafkan aku, kali ini aku tidak berada dipihakmu.”

“Menurutmu, apa aku bisa kembali pada Hani dan anak-anakku?” Adi menatap Fery dengan penuh kecemasan. “Aku menyadari semenjak Hani meninggalkanku, tiada lagi kebahagiaan yang ku rasakan. Semua hanya tentang keberhasilan dan pencapaian. Hidupku kosong tak berarti…”

“Tama, setiap perbuatan kita selalu ada konsekuensinya. Selama ini aku dan Gigi sangat prihatin dengan kehidupan Hani dan anak-anak. Semenjak perceraian, kehidupan Hani sangat menyedihkan. Bagaimana dia harus mengasuh dan menghidupi ketiga anaknya hanya mengandalkan warung makan peninggalan kedua orangtuanya yang tidak seberapa serta bantuan Hanif adiknya. Dia tidak pernah mengeluh, tapi kami paham melihat sikapnya yang tertutup. Gigi menceritakan perselingkuhan suami Hani dengan sekretarisnya, hingga pernikahan suaminya membuat Hani terluka. Dapat ku rasakan kecewanya Hani saat suaminya membawa madunya ke rumah…”

Adi terdiam mendengar sindiran Fery. Setiap ucapan Fery membuatnya kembali ke masa lalu.  Rasanya ia sendiri tidak kuat untuk mengingat setiap perbuatan yang telah ia lakukan.

Fery  memandang  Adi dengan raut kesal. “Saat si kembar sakit, apa kamu pernah mengunjungi mereka, memberikan perhatian walau hanya secuil. Tentu tidak bukan?  Aku mendengar cerita Gigi bahwa Hani menolak pemberian mertuanya, karena ia tidak ingin  terlibat lagi dengan keluarga mantan suaminya. Untung pengacara mantan mertuanya berbaik hati dan membujuk Hani, agar tidak memberatkan almarhum. Dan jika Hani menerima warisan itu, otomatis tidak ada ikatan apapun lagi diantara mereka, walaupun hanya sebatas ayah dan anak …” Fery menghentikan ceritanya melihat wajah Adi yang semakin menekuk sedih.

“Aku tidak tau, apa yang telah menutupi mata hati dan pikiranku, hingga melakukan perbuatan yang sangat melukai Hani. Saat itu aku tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya. Pernikahan kami karena keinginan almarhum papa.”

“Jadi karena itu kamu  berselingkuh dengan Helen, membuat Helen hamil dan menikahinya hingga membawanya serumah dengan Hani?”

“Aku telah dibutakan dengan cinta masa lalu.” Adi merutuk dirinya sendiri. “Walau kuakui, aku sudah merasa nyaman dengan Hani.”

“Sampai detik ini kalau kau tidak terus terang aku tidak akan pernah tau, bahwa suami Hani adalah pengusaha terbesar di negeri ini.  Dan ternyata itu kau, sahabatku sendiri. Benar-benar mengesalkan.”

Adi tertegun mendengar penuturan Fery, “Sekarang Tuhan sedang menghukumku atas perbuatan yang telah kulakukan. Tapi aku mulai mencintai Hani, aku sangat mencintai anak-anakku. Dan aku ingin kembali bersama mereka.”

Fery menepuk pundak Adi dengan kuat, “Seharusnya kamu menyadari  hal ini tiga tahun yang lalu. Maaf, aku akan kembali ke ruangan. Nanti Gigi curiga kalau aku terlalu lama pergi.”

Sepeninggal Fery, Adi termangu. Ia tidak tau apa yang harus ia lakukan sekarang. Penyesalan yang kini ia rasakan sudah tidak ada gunanya lagi. Ia menenggelamkan diri dalam lamunan yang berkepanjangan, sambil memikirkan langkah yang akan ia tempuh selanjutnya.

 

 

1
DewiKar72501823
kok rada bingung ya ak..bab di atas orang tua Faiq n Adi sahabatan..pas di restoran Faiq sudah tau klo Adi mantan suami Hani, di sini kok masih bertanya klo yg lg bersama anaknya siapa?? piye Iki Thor monitor
tri sutami
faiq tellu lembek.. mending adi.. cma 1x dia khilaf.. ini brkli2 knpaa di maafin
Khairul Azam
bener bener ini novel otornya sok baik. anak dihina begitu diem aja gak ada pembelaan. baik sih boleh tapi harus tau mana yg perlu dibaiki dan mana yg nggak patut untuk dibaiki.
Khairul Azam
ini ni yg gak aku suka dinovel ini, ara gak pernah balas ucapan kasar dr orang yg sudah kasar sama dia. baik boleh tp klo sudah ngomkng kasar balas lah.
Khairul Azam
semua bilang bersatu bersatu trs klo mereka mengalami apa yg dirasaakan ara masih kah mereka bilang bersatu.
Khairul Azam
aku pun jg gak ada simpati sama sekali sama ivan.
Khairul Azam
emang bener sih ivan terlalu meremehkan ara. coba kalo anaknya bryan gak ninggak gak mungkin dia nyari ara.
Khairul Azam
orang pokigami itu pada dasarnya gak ada yg bahagia, yg bilang ikhlas ikhal dipoligami itu hanya sekedar menghibur diri nya sendiri, banyak yg tau agama yg poligami bilang adil dan khlas itu bohong mereka laki lakinya hanya memuaskan nafsunya saja memanjakan slangkangan mereka aja..
Khairul Azam
menjijikan mau balikan manusia manusia sampah
Khairul Azam
menjijikan ivan
Marni Marni
màsa lalu ivan mungkin buruk, tp jujur melihat kesungguhan dan penyesalan ivan saya lbh suka rara kembali sama ivan, biarkan anak" nya mendapatkan kasih sayang dr ayah kandungnya, setiap manusia bs berubah utk menjadi lbh baik
Bundanya Pandu Pharamadina
terimakasih sudah di ijinin baca Marathon TAMAT MBAK Author, semoga kita semua selalu di beri sehat, Aamiin 🤲
Bundanya Pandu Pharamadina
Masya Allah semoga apa yg di harapkan terqobul Ivan Khaira
Bundanya Pandu Pharamadina
adik kakak ipar rukun harmonis
❤❤❤❤
almarhum Adi, Tariq ,Hani ,pastinya bahagia
Bundanya Pandu Pharamadina
Khaira... ayo semangat dan jemput kebahagiaan mu(Khaira)
Bundanya Pandu Pharamadina
sehidup semati.
❤❤❤❤
Bundanya Pandu Pharamadina
Andai dan andai terus Fariq, lenggah dan mudah tertipu mah iya jadi suami
Bundanya Pandu Pharamadina
Alhamdulillah Faiq sadar
Bundanya Pandu Pharamadina
Hani kamu juga harus tegas dan bila perlu ulat bulunya tumpas pakai sianida, Faiq bikin mak mak pengen ngetok pake palu biar sadar di Faiq
Bundanya Pandu Pharamadina
yg tegas dong lakinya, jangan ya ya aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!