Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.
Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.
Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.30 Elias Negatif
Cyara bangun pagi dan segera mandi. Ia menikmati sepotong roti dengan keju lalu berjalan ke halaman belakang rumahnya menikmati angin yang berhembus lembut menerpa rambutnya dengan senyuman.
"Kenapa aku merasa senang ya tiba-tiba. Apakah karena melihat Elias di Rumah Sakit ? Ataukah karena aku bisa membantu kesembuhan Elias...jika di pikir-pikir kenapa semua tentang Elias ?" gerutu Cyara memainkan rambut dengan jari telunjuk dan menggulung ke atas.
"Aku jadi ingat jika aku akan membawakan Elias ramuan itu lagi. Tapi aku dapat shift siang. Gimana mengantarnya ya. Aku tidak mau bolak-balik ke Rumah Sakit. Apa aku tukar shift saja ya ?"
Cyara mengambil ponsel di dekatnya dan menelpon.
"Halo Desi...hari ini kamu shift satu kan ?"
"Iya Cyara sebentar lagi aku mau berangkat. Ada apa ?"
"Jangan berangkat dulu Desi, bagaimana jika kita tukeran shift. Kau gantikan aku masuk siang, dan aku akan menggantikan mu masuk pagi."
"Tapi kenapa Cyara ?"
"Aku sedang bersemangat kerja hari ini, ayolah."
"Kenapa bilang mendadak, tidak bilang semalam saja. Aku harus lepas seragam jadinya."
"Nanti aku traktir Desi. Kamu memang pengertian, terima kasih ya." kata Cyara mengakhiri pembicaraan kemudian menutup telpon.
Cyara segera bangkit kemudian masuk kamar dan berganti seragam putih-putih.
Tak lupa ia membawa kembali lima botol ramuan dan menaruh saku bajunya lalu berangkat ke Rumah Sakit.
Elias menunggu kedatangan Cyara dan menatap monitor di depannya.
"Sudah jam tujuh lebih, kenapa Cyara belum datang. Aku bersyukur karena sakit ini telah mempertemukan ku kembali dengan Cyara. Terima kasih Tuhan, Kau telah mendengar doa ku."
Elias melihat Cyara berjalan menuju ruangan tempat ia dirawat. Namun dia berhenti setelah ada seorang lelaki yang memanggilnya. Lelaki itu memegang tangan Cyara. Cyara menarik tangannya dan menyuruhnya pergi.
"Siapa lelaki itu, kenapa mencari Cyara dan Cyara malah mengusirnya ?" gumam Elias berpikir.
Cyara memasuki ruangan Elias dan melihat ia menunggunya.
"Elias, kenapa dari tadi memandangi monitor ? Ada yang kau tunggu ? Atau mencari seseorang ?"
"Kau sudah datang ? Aku menanti kedatangan mu."
"Sebenarnya aku masuk siang hari ini, karena sudah janji padamu untuk mengantar ramuan herbal ini, aku bertukar shift dengan temanku." kata Cyara membuka satu botol ramuan dan memberikan ke Elias.
"Apakah ada seseorang yang mengganggu mu ?" tanya Elias sambil meminum ramuan dari Cyara.
"Tidak ada yang mengganggu ku."
"Tapi aku melihat di monitor tadi ada seorang lelaki yang memegang tanganmu. Siapa dia ?"
"Kau melihatnya ? Bukan siapa-siapa. Dia teman satu klub di kampus dulu, klub Pecinta Alam."
"Apakah dia cowokmu ?"
"Tentu saja bukan. Aku menganggapnya sebagai Kakakku. Kenapa ?"
"Tidak ada apa-apa. Lalu apakah dia menyukai mu?"
"Apa maksudmu... Aku kesini untuk merawat mu, jangan bahas yang lain. Aku akan mengukur suhu tubuhmu sekarang." kata Cyara mengeluarkan termometer dan mengukur suhu tubuh Elias.
"Elias suhu tubuhmu normal, 37,3 derajat. Kau sembuh, akhirnya kau bisa bebas dari ruangan ini. Aku akan menyampaikan pada dokter perkembangan mu." kata Cyara girang dan berbinar.
Apakah lelaki tadi menyukai mu, kau tidak mau menjawab nya. Setidaknya kau tidak menyukai nya, aku merasa sedikit lega mengetahuinya, kata Elias dalam hati dengan menatap Cyara.
"Apakah ada lelaki yang kau sukai saat ini ?"
"Apa... kau ini bicara apa." kata Cyara mencatat laporan perkembangan Elias.
"Siapa yang kau sukai ?"
Cyara berhenti menulis dan menatap Elias, "kau memang keras kepala, jangan bahas itu dulu."
"Siapa dia..."
"Kau pasti akan bertanya terus padaku jika aku tidak menjawabnya. Baiklah aku jelaskan padamu tapi jangan tanya lagi setelah ini. Aku tidak menjalin hubungan dengan siapapun setelah kita putus. Aku ingin menjalin hubungan yang serius, bukan main-main."
"Kenapa kau tanya itu padaku ? Bagaimana denganmu sendiri, kau pasti punya banyak cewek lagi setelah putus dariku."
"Aku tidak pernah menjalin hubungan dengan gadis lain setelah putus dengan mu ?"
"Kenapa ?"
Elias diam tidak menjawab dan meminum satu botol ramuan lagi.
"Sekarang giliran aku tanya, kau tidak menjawab."
"Kau mau jawabanku sekarang ? Kau yakin ingin mendengarnya ?"
Cyara melihat wajah Elias yang berubah serius memandang nya.
"Baiklah, kau tidak perlu menjawabnya. Aku akan mengirim rekam medik mu, agar ada tindakan lanjutan setelah mengetahui perkembangan mu."
"Jadi aku bisa pulang sekarang ?"
"Masalah itu aku tidak tahu, setelah di lakukan tes baru akan diambil tindakan selanjutnya." kata Cyara pergi membawa rekam medik Elias.
"Aku benar-benar yakin dengan perasaanku sekarang. Aku menginginkan mu untuk berada di sisiku. Tapi aku tidak bisa mengungkapkannya sekarang dalam kondisi payah seperti ini." gumam Elias menatap punggung Cyara keluar dari ruangan.
Beberapa jam kemudian ada perawat lainnya yang masuk dan mengambil darah Elias untuk di cek dan melakukan swab padanya.
"Saya akan mengecek suhu tubuh Anda." kata perawat mengukur suhu tubuh Elias.
"Apakah ada keluhan yang dirasakan ?"
"Nafas sudah plong tidak sesak lagi dan badan saya terasa fit, suster. Apakah saya bisa pulang hari ini ?"
"Belum bisa dipastikan, nanti setelah hasilnya keluar baru bisa diputuskan oleh dokter." kata perawat meninggalkan Elias.
Sore hari hasil tes keluar. Cyara masuk ke ruangan Elias dan menyampaikan padanya.
"Seperti dugaan ku, hasilnya negatif. Kau akan segera pulang." kata Cyara melihat raut wajah Elias yang gembira menatapnya.
"Lalu apakah hari ini aku bisa pulang ?"
"Kemungkinan tercepat besok kau bisa pulang. Kemungkinan terlama dua hari berikut nya kau baru bisa pulang, sesuai standar pelayanan di sini." kata Cyara mengambil botol ramuan kosong di laci Elias lalu berjalan.
Cyara berhenti melangkah mendengar panggilan Elias dan berbalik mendekatinya.
"Tunggu Cyara, kau bawalah semua botolnya, aku akan meminum sisanya sekarang." ucap Elias kemudian meminum tiga botol lainnya dan menyerahkan pada Cyara.
"Kau harus tetap minum ramuannya, meskipun sudah sembuh." kata Cyara menerima botol kosong dari tangan Elias lalu pergi meninggalkan Elias.
"Apa...masih harus minum lagi ?" tanya Elias melihat Cyara sudah menghilang dari hadapannya.
Elias bersuka cita mendengar kabar jika dia bisa pulang besok.
Malam hari El datang menjenguk. Ia mengambil handi talki di depan ruangan Elias dan berbicara dengannya.
"Apa kabar mu, Adikku. Apa kau baik-baik saja ?"
"El... kau datang sendirian ?"
"Aku kesini bersama Ayah, Ibu, dan juga istriku."
"Kemana mereka semua ?"
"Hanya satu orang yang diperbolehkan untuk menjenguk mu, jadi kami akan bergantian membesuk mu. Kau kelihatan bugar dan berseri-seri."
" Aku sudah sembuh, kemungkinan besok bisa pulang."
"Kau ini bicara apa, mana mungkin bisa sembuh secepat itu ?"
"Hasil tes ku sudah keluar, dan hasilnya negatif."
"Bagaimana bisa kau sembuh dalam waktu singkat ?"
"Ini semua berkat Cyara."
"Cyara... apakah dia seorang perawat ?"
"Benar dia seorang perawat dan dia membuat ramuan khusus untukku."
"Kau beruntung sekali, Adikku. Aku akan menyampaikan pada yang lain. Mereka pasti senang mendengar kabar ini." kata El menaruh handi talkie kembali dan menyampaikan ke orang tua dan Haura.
Keluarga Elias bergantian menjenguknya. Ayah, Mama, dan juga Haura.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
gemessss😁
👍
_ _ _
pikiran ku terhantut.
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
🤫