NovelToon NovelToon
Transmigrasi Jadi Istri Mafia Kejam

Transmigrasi Jadi Istri Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Mafia / Romansa / Tamat
Popularitas:126.7k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Alexa tak pernah menyangka hidupnya akan berubah hanya karena sebuah novel dark romance yang ditulis oleh saudara kandungnya sendiri. Saat membaca bab terakhir, ia menggerutu karena merasa alurnya terlalu kejam dan tokoh utama perempuan diperlakukan tanpa belas kasihan. Namun, ketika tanpa sengaja terjatuh dari tempat tidur, Alexa membuka mata di dunia yang sama persis dengan novel itu. Yang lebih mengejutkan, ia bukan menjadi tokoh sampingan—melainkan Alexa, karakter utama dengan nama yang sama dengannya. Kini ia adalah istri dari Raiden Damon Alteir, seorang mafia paling berkuasa yang namanya ditakuti di seluruh dunia bawah tanah. Di balik wajah tampannya, Raiden dikenal sebagai pria yang dingin, kejam, dan tak mengenal belas kasihan. Setiap kali amarahnya memuncak, kedua matanya berubah menjadi merah, seolah memperlihatkan sisi tergelap yang bahkan para pembunuh bayaran pun takut hadapi. Dalam alur novel, Alexa hanyalah pion yang terus dipermainkan dan dikendalikan oleh sang mafia psikopat. Ia tahu bagaimana kisah itu seharusnya berakhir—tragis. Karena itulah, Alexa bertekad mengubah takdirnya dan keluar dari cerita sebelum semuanya terlambat. Namun, semakin keras ia berusaha melarikan diri, semakin Raiden Damon Alteir menolak melepaskannya. Di dunia yang dipenuhi rahasia, perebutan kekuasaan, dan bahaya di setiap sudut, Alexa harus memilih: mengubah akhir cerita yang sudah ditulis, atau tenggelam dalam takdir kelam yang menantinya bersama sang raja mafia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Langkah kaki mereka terhenti di ujung koridor, di depan sebuah pintu besi berlapis ganda yang dijaga ketat oleh empat pengawal bersenjata lengkap. Begitu pintu raksasa itu terbuka, aroma tembaga darah yang teramat pekat langsung menyengat indra penciuman Alexa, membuat perutnya mual dan mual tiada tara.

Ini adalah ruang penyiksaan utama.

BUK!

Dua pengawal yang menyeret Alexa secara kasar melepaskan cengkeramannya, membiarkan tubuh wanita itu meluruh begitu saja ke lantai semen yang dingin dan kotor. Tubuh Alexa gemetaran hebat. Dari posisinya yang terduduk lemas, matanya membelalak penuh horor menyaksikan pemandangan di tengah ruangan.

Seorang pria paruh baya—pengkhianat yang telah membocorkan jalur logistik klan Alteir—terikat kencang di atas kursi besi tebal. Tubuhnya sudah dipenuhi luka cambukan, namun napasnya masih terengah-engah panik.

"T-Tuan Muda Raiden... mohon ampun! Saya khilaf, Tuan! B-beri saya kesempatan sekali lagi!" jerit pria itu histeris, air mata bercampur darah mengalir deras membasahi pipinya yang memar.

Raiden tidak membalas jeritan itu. Dengan keanggunan yang mengerikan, pria itu melepaskan jas hitam mewahnya, melipat kemejanya hingga sebatas sikut, lalu mengambil gulungan tali serat baja yang kuat di atas meja instrumen.

Tanpa sepatah kata pun, Raiden melangkah mendekati sang pengkhianat. Dengan gerakan cepat dan tanpa usaha berarti, ia mengikat leher serta dada pria itu ke kursi besi, menguncinya hingga tidak bisa menggerakkan kepalanya sama sekali.

"A-AMPUN, TUAN MUDA! AMPUNNN!" jeritan pria itu makin melengking memecah keheningan ruangan.

Raiden lalu meraih sebuah pisau bedah berujung melengkung yang amat tajam dari nampan steril. Cahaya remang lampu operasi memantul dingin di atas mata pisau perak tersebut.

"Kau tahu apa hukuman bagi mata yang berani melihat milikku dan mengkhianatiku, Hans?" desis Raiden, suaranya mengalun sangat rendah, kaku, dan membeku tanpa pendar emosi sedikit pun.

"T-TIDAK, TUAN! SAYA MOHON—ARGHHHH!!!"

JLEB!

Tanpa ada sedikit pun keraguan atau rasa iba, Raiden menusukkan mata pisau melengkung itu tepat ke sudut mata kanan pria tersebut. Pria itu menjerit histeris hingga urat-urat di lehernya menegang parah. Raiden memutar pisaunya dengan presisi yang teramat kejam dan brutal, mencungkil keluar bola mata pria itu hingga terlepas dari rongganya dan jatuh berdarah ke lantai semen.

Darah segar menyembur deras mengenai wajah tegap Raiden, menetes di sepanjang garis rahangnya yang keras. Namun, Raiden bahkan tidak mengedipkan matanya. Wajah tampannya tetap datar, dingin, dan benar-benar seperti iblis pencabut nyawa yang menikmati pertumpahan darah.

"ARGHHHH! MATA SAYA! AMPUN, TUAN MUDA! BUNUH SAYA SAJA! AMPUNNN!" jeritan histeris sang tawanan bergema memekakkan telinga, memenuhi ruangan dengan bau amis yang makin pekat.

KLASEK!

Di sudut ruangan, Alexa meluruh sepenuhnya ke lantai. Kesadarannya seolah dipaksa runtuh. Wajahnya pucat pasi bagaikan mayat, dan seluruh tubuhnya dingin membeku. Bola matanya membelalak lebar, mengawasi adegan brutal di depan matanya dengan syok murni yang menggerogoti setiap jaringan sarafnya. Ia menutup mulutnya dengan kedua tangan yang gemetaran hebat, menahan muntah dan jeritan ketakutan yang tertahan di tenggorokannya.

Ini bukan lagi fiksi. Ini bukan sekadar tulisan di dalam novel. Kekejaman Raiden yang disaksikannya secara langsung puluhan kali lebih mengerikan dari apa pun yang pernah ia bayangkan.

Raiden melemparkan pisau berdarah itu ke meja porselen dengan dentingan nyaring. Pria itu berbalik secara perlahan, menyapu darah di pipinya dengan ujung jarinya, lalu mengarahkan langkah kakinya mendekati Alexa.

Setiap hentakan sepatu kulit Raiden yang berdarah di atas lantai terdengar bagaikan dentang kematian bagi Alexa. Alexa berusaha mundur secara naluriah, menyeret tubuhnya yang tak bertenaga di atas lantai, namun punggungnya mendadak membentur dinding semen yang dingin.

Raiden berlutut di hadapan Alexa. Pria itu menyambar dagu Alexa dengan jarinya yang bernoda darah, memaksanya untuk menatap lurus ke dalam iris mata hitam legamnya yang penuh dengan kegelapan absolut.

"Lihat ini, Alexa," bisik Raiden berdarah dingin, napasnya yang beraroma tembakau dan darah menerpa wajah pucat Alexa. "Inilah yang terjadi pada mereka yang bermain-main denganku."

Cengkeraman Raiden di dagu Alexa makin mengencang, membuat Alexa meringis ketakutan tanpa sanggup bersuara.

"Maka dari itu... ingat baik-baik kalimatku," desis Raiden sangat pelan, namun getaran kejam di balik suaranya sanggup mencabut nyawa siapa saja. "Aku sendiri yang akan membunuhmu jika kau berani macam-macam atau mencoba kabur dariku. Dan percaya padaku... kematianmu di tanganku akan sepuluh kali lebih sadis dan menyiksa daripada pria di belakangmu itu."

Alexa mematung kaku di dalam cengkeraman sang iblis. Air mata ketakutan murni akhirnya menetes deras membasahi pipinya yang pucat, menyadarkannya bahwa di dalam dunia gila ini, Raiden Damon Alteir adalah neraka sesungguhnya yang tidak akan pernah bisa ia jinakkan.

1
Maminya Thania
apa sih,,kalo Indonesia y Indonesia aja,ga usah layar belakang luar negeri. ngga nyambung. kebiasaan para author kek gini,,ga ingat ceritanya latar belakangnya dimana. mana ada di Eropa manggil neng. cerita Uda bagus malah dibuat ga jelas
D Mamie...
Thorr
Adakah bonchap? 🤭🤭🤭
Diah Al Khalifi
Alhamdulillah ending bagus😍
merry
si Rey yg dtg ke dunia nyata demi Alexa,,,
merry
sembuh jg kmu lex syukur lhn
MOZZA AUDYA
maksih kkk buat ceritanya yang sangat baguss ini ..... tolong buat yang banyak Iyah kk novel nya yang bagus kek gini hehehhehe
Serli Hayati
ya kk😁knp udh tamat sih.. AQ masih menunggu kelanjutan manisnya🤭
D Mamie...
lope lope sekebon Thor 😍
Pa Muhsid
TAMAT??
mimief
aaakkkkkk🥹🥹🥹
ending nya manis banget.
jadi inget dongeng dr negri China
yg dia bermimpi menjadi seekor kupu-kupu
dia menceritakan kesemua orang ketika dia bangun
tapi .. sebenarnya wanita ini yg jadi kupu kupu dalam semalam atau kupu kupu yg menjadi wanita itu ?
terkadang batas imagi itu kabur ketika pengalaman batin seseorang melampui itu semua.

happy ending buat Alexa dan Raiden
dan...titip pesen buat kakaknya
KA..masukin namaku donk di karakter novelmu,tapi jgn serem" ceritanya 🤣🤣🤣
Mita Paramita
🔥🔥🔥🔥
mimief
Raiden di dunia realita kah?🥹🥹🥹
merry
stres lex gr gr dunia novel ya,, sdr lex jgn kyk gt mungkin berat tp aku rasa ckp kmu tau dan kmu rasakan sndri ajj klo bisa org luar gk tau tentang khdpnn kmu di dunia novel,,, lbh bgs hdp dunia nyata ada kluarga gt loh lex
Pa Muhsid
ternyata dunia halu juga berbahaya sama seperti dunia maya bikin nagih dan stres
mimief
apakah mereka akan ketemu lagi di dunia nyata ini
kaya di moon levers, walaupun cuman khayalan para fans nya 🤣🤣🤣
Mom Yara
suka banget ceritanya kak
Pa Muhsid
lebih seru kalau rei dunia nyata yang kata cika kakak alexa misterius itu
mimief
huaaaaaaa...othor
ada apa ini
huaaaaaa🥹🥹🥹
Mita Paramita
semoga Raiden bisa hidup lagi 😭 jangan pisahkan mereka thor🤣🤣 Baru juga bahagia sebentar
merry
ret nyusul lbh suka balik ke dunia mu lex kshn kluarga mu jg si,, kn kt kakakmu Rey ada di dunia nyata 🤭🤭🤭🤭ywd hidup didunia yg nyata ajj dan Rey lbh baik gk srh kmu gosok ruang bawah tanah lg🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!